TULISAN 158. PERSALINAN PREMATURE/ KURANG BULAN

PERSALINAN PREMATUR (BAYI PREMATURE / KURANG BULAN)

Persalinana premature adalah suatu kelahiran bayi dimana terjadinya pada umur kehamilan kurang dari 37 minggu. Menurut para ahli kedokteran kasus ini merupakan kejadian yang lumayan banyak. Di USA sendiri mencapai 10% kasus, sedangkan di Indonesia kemungkinan sekitar 20% kasus. Pada ibu hamil yang sudah pernah melahirkan bayi premature maka ada kemungkinan nantinya bakalan melahirkan premature lagi. Yaaa kira-kira 30-40 % kemungkinannya bakalan lahir premature lagi pada kehamilan berikutnya. Tapi jangan takut dan galau karena dunia kedokteran anak-anak semakin maju. Di Jepang saja, berkat adanya doraemon, sekarang mampu merawat bayi yang lahir pada usia kehamilan 24 minggu terutama akibat ibu-ibu hamil yang terkena darah tinggi. Tapi Indonesia belum mampu gaes. Sebab teknologinya belum secanggih itu dan pula biayanya luarrrr biasa mahal, kemungkinan gak bakalan dicover juga kalo pake BPJS ha ha ha ha karena super mahal.

PENYEBAB PERSALINAN PREMATURE

Sebetulnya sulit menentukan penyebab persalinan premature, tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan atau beresiko menimbulkan persalinan premature, yaitu antara lain:

  1. Status social ekonomi rendah. Pada wanita hamil dengan kondisi asupan gizi yang kurang baik maka sangat rentan terjadi persalinan kurang bulan bahkan tak jarang yang mengalami keguguran pada saat hamil muda. Kita juga mengetahui bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang kurang beruntung sehingga kurang mendapatkan pendidikan ketika masih di usia sekolah. Ya katakanlah karena ekonominya lemah sehingga tak bisa sekolah atau tak bisa meningkatkan pendidikannya ke taraf yang lebih baik.
  2. Pengaruh umur pada saat hamil. Pada wanita hamil dengan usia sangat muda yaitu kurang dari 18 tahun atau usia yang lebih tua yaitu lebih dari 35 tahun ketika hamil maka resiko terjadinya kelahiran premature pada kehamilannya juga meningkat.
  3. Riwayat pernah melahirkan premature pada kehamilan sebelumnya.
  4. Suami atau isteri merokok.
  5. Penyalahgunaan obat-obatan NARKOBA.
  6. Infeksi pada kehamilan. Saya lumayan sering melihat ibu-ibu hamil yang mengalami keguguran atau pecah ketuban sebelum hamil tua atau persalinan kurang bulan hanya gara-gara suka nahan-nahan pipis dan akibatnya terkena infeksi saluran kencing.
  7. Penyakit sistemik ibu hamil. Penyakit ini adalah penyakit yang lumayan berat diantaranya adalah darah tinggi, asthma (mengi/ bengek), paru-paru, jantung, ginjal, liver, dll. Bahkan bisa juga disebabkan oleh kondisi anemia yaitu kurang kadar darah Hb. Sebaiknya sedapat mungkin ibu hamil menjaga kadar Hb darahnya di sekitar 10g% dengan cara semangat makan makanan bergizi, minum vitamin hamil, hidup bahagia (baca: nonton Lee Min Ho alias drama korea), olah raga ringan, dll. Perlu diingat bahwa yang bisa mempersiapkan dan menjalani kehamilan/ persalinan dengan baik hanyalah sang ibu hamil sendiri, bukan dokter kandungan. Dokter kandungan hanya bisa nyuruh, advis, dan saran. Yang berjuang hanyalah ibu hamil dan keluarganya. Jadi hasil kehamilan dan persalinan yang baik sepenuhnya tergantung dari upaya ibu hamil menjaga kehamilannya dan mempersiapkan persalinannya.
  8. Perdarahan antepartum. Hal ini biasanya disebabkan oleh factor adanya placenta previa sehingga terpaksa ibu hamil harus lahiran sebelum cukup bulan demi menyelamatkan nyawa ibu hamil (terutama) dan bila memungkinkan juga menyelamatkan janinnya.
  9. Operasi pembedahan semasa kehamilan. Terutama pada operasi daerah dalam perut memang dapat menyebabkan timbulnya kontraksi Rahim sehingga dapat timbul keguguran, persalinan premature atau pecah ketuban.
  10. Hamil tetapi ada KB IUD atau KB spiral dalam Rahim. Untuk ini nanti kita bikin topic tersendiri ya. Kalo ada waktu ntar kita bikin postingan. Prok prok prok ada kelincinya. Ha ha ha ha.
  11. Ada juga yang mengalami kelemahan mulut Rahim. Ini memang hampir pasti bakalan lahir premature terutama pada kehamilan 5 bulan ke atas. Harus segera konsultasi dan cerita ke dokter kandungan sejak awal kehamilan (test pack positif).

BAGAIMANA TANDA-TANDA YANG HARUS DIWASPADAI ?

Bila selama hamil terdapat tanda-tanda berikut maka sebaiknya ibu hamil segera control ke dokter kandungan:

  1. Ada perdarahan yang keluar.
  2. Ada mules-mules, bisa sedikit-sedikit atau bisa juga kuat.
  3. Keluar cairan ketuban. Kadang-kadang tidak byor byor byor keluarnya, sering juga rembes.
  4. Bila ada keputihan, terutama gatal dan bau.
  5. Bila ada beser, bolak balik pipis.

Nanti saat ke dokter kandungan atau ke bidan juga boleh maka biasanya bidan akan periksa apakah ada pembukaan leher Rahim atau belum, ada penipisan atau belum, ada perubahan arah mulut Rahim atau belum, dll.

CARA MENCEGAHNYA ?

Sebetulnya cara mencegahnya tak sulit. Hanya butuh semangat dan kemauan dari para ibu hamil. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Istirahat, jangan mau jadi inem di rumah.
  2. Rajin senam hamil atau paling tidak olah raga jalan kaki pagi hari selama 30 menit 2-3x seminggu.
  3. Jangan stress.
  4. Jangan nahan-nahan pipis.
  5. Jaga kebersihan organ kelamin.
  6. Jangan suka pake pewangi atau pembersih vagina.
  7. Bila kehamilan sudah pernah berdarah dan telah diadviskan oleh dokter kandungan supaya gak hubungan sex maka ya jangan hubungan sex. Tapi para suami juga gak boleh jadi alasan untuk tergoda pelakor. Ha ha ha. Pelakor memang bikin cemas dan stress para ibu-ibu masa kini.
  8. Bila ada keluhan selama hamil maka segera periksa walopun belum waktunya control kehamilan.

TULISAN 145. INFEKSI RAHIM PASCA MELAHIRKAN (ENDOMETRITIS)

Melahirkan adalah peristiwa mendebarkan bagi setiap wanita hamil. Bahkan melahirkan itu bisa membuat satu keluarga stress semua gara-gara si bayi mungil lama banget launching nya. Tapi… begitu sang pujaan hati lahir dengan tangisannya yang membahana heboh menggelegar maka seluruh keluarga menyambut dengan bahagia bagaikan lepas dari penjajahan belanda. Setelah melahirkan apa yang dialami ? hmm… mulailah berbagai peraturan dari berbagai pihak keluarga ditekankan pada wanita nifas… tidak boleh bobok siang ! Jangan makan ikan ! Jangan berdiri di depan pintu ! Jangan makan daging ! dan masih banyak lagi peraturan lainnya. Pokoknya timbullah berbagai jenis penjajahan model baru yang walopun tujuannya adalah demi kasih sayang keluarga terhadap wanita nifas tetapi sebetulnya berbagai peraturan tersebut tak pernah dianjurkan oleh dokter kandungan.

Ada wanita hamil yang mengalami infeksi rahim pasca melahirkan (nifas) yang dikenal dengan istilah endometritis. Nah endometritis ini ada yang akut dan ada yang kronis. Endometritis yang akut terjadinya pada 10 hari pertama pasca melahirkan, sedang endometritis yang kronis terjadinya setalh 10 hari pasca melahirkan.

Apa saja gejala endometritis itu ?

  1. demam
  2. darah nifas berbau busuk, kadang2 bernanah.
  3. keluar darah berlebihan karena rahim gagal mengecil.
  4. nyeri rahim
  5. bisa menyebar ke anak rahim atau parametrium.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh wanita masa nifas ketika mengalami endometritis dengan gejala di atas ?

  1. segera ke dokter kandungan
  2. nanti wanita hamil akan dilakukan pemeriksaan USG
  3. pemeriksaan laboratorium.
  4. bila nampak ada sisa placenta maka akan dikuret.
  5. nanti dokter kandungan akan memberikan antibiotika, bisa 1 macam, bisa juga banyak macam.

Apa sih penyebab dari endometritis pasca melahirkan ?

  1. kuman TBC rahim
  2. kuman vagina
  3. wanita nifas kurang menjaga kebersihan diri.
  4. malas beraktivitas, bobok melulu. Kalo ngantuk maka boleh bobok.
  5. kurang gizi, malas minum, gak mau minum madu.
  6. makanan tak mengandung protein hewani, makannya cuman sayur dan krupuk doank.
  7. terlalu lelah karena suami gak mau ngebantuin isteri yag bolak balik bangun dari tidur karena bayinya rewel… suami cuman molor dengan alasan besok pagi kerja… helllooooo…. inilah yang bikin isteri terkena baby blues syndrome (depresi/ stress pasca melahirkan)

oke deh… kurasa cukup sekian. selamat membaca.

TULISAN 140. KETIDAKCOCOKAN DARAH IBU DAN BAYI DALAM KANDUNGAN (INKOMPATIBILITAS)

Golongan darah merupakan bagian dari gen yang diturunkan dari kedua orang tua (gabungan dari ayah dan ibu) dan terdapat di sel darah kita. Sistem penggolongan darah yang dipakai adalah sistem ABO. Berikut penjelasannya:

  • Seseorang dengan golongan darah A, berarti memiliki antigen tipe A, dan tubuh akan membentuk suatu protein antibodi untuk ‘melawan’ antigen B
  • Golongan darah B memiliki antigen B, dan kebalikannya, tubuh membentuk antibodi antigen A
  • Untuk orang yang bergolongan darah AB, ia memiliki kedua antigen yaitu antigen A dan B, namun tidak memiliki antibodi apapun
  • Orang dengan golongan darah O tidak memiliki antigen A maupun B, melainkan tubuh orang tersebut membentuk antibodi untuk melawan antigen A dan B.

APA SIH YANG DIMAKSUD DENGAN KETIDAK-COCOKAN DARAH IBU DAN BAYI DALAM KANDUNGAN ?

Ketidakcocokan ABO atau dikenal dengan istilah incompatibility ABO adalah ketidakcocokan golongan darah ibu dan janin yang paling sering terjadi dan merupakan penyebab paling umum penyakit hemolitik pada bayi baru lahir (HDN = hemolytic disease of newborn). Ketidakcocokan ABO lebih dari itu sering terlihat pada bayi baru lahir yang memiliki darah tipe A karena frekuensi golongan darah tipe A yang lebih banyak dibandingkan dengan tipe B di sebagian besar populasi masyarakat. Biasanya incompatibility ABO terjadi lebih umum pada orang-orang Afrika atau Etnis Amerika Latin. Ketidakcocokan ABO pada bayi baru lahir umumnya muncul dalam bentuk neonatal ikterus akibat anemia hemolitik (Coombs test positif) dan terjadi pada 0,5-1% bayi baru lahir, sangat jarang ya… boleh disebut dengan penyakit langka deh. Jadi nanti kalo bayinya lahir cowok dikasih nama INCOMPATIBILITO, panggilannya ITO sedangkan kalo lahirnya cewek diberi nama INCOMPATIBILINA, panggilannya INA. Incompatibility ABO berbeda dengan incompatibility rhesus. Kalo incomapatility rhesus kaitannya dengan antigen D pada permukaan sel darah merah dan menimbulkan sensitisasi rhesus. Incompatility ABO biasanya jauh lebih ringan karena dampak anemianya tidak seberat dari incompatibility rhesus. Kalo incompatibility ABO dampak yang paling sering dilihat adalah bayi baru lahir menjadi kuning karena pecahnya sel darah merah akibat ketidak-sesuaian antara golongan darah ibu dan janin dalam kandungan.

Beberapa teori telah dikemukakan oleh para ahli hematologi (dokter dengan keahlian di bidang darah manusia) untuk menjelaskan kenapa dampak hemolisis (penghancuran sel darah) janin dalam rahim yang disebabkan oleh incompatibility ABO tidak separah incompatibility rhesus. teori tersebut menyatakan bahwa di dalam darah janin masih ada sedikit antigen A dan antigen B yang tidak berkembang dengan baik dan antigen-antigen tersebut menimbulkan reaksi antibody dalam darah ibu hamil dan penyebaran antigen A dan B yang menyebar luas di  jaringan lain menghasilkan lebih sedikit antibodi ibu hamil yang melintasi plasenta untuk berikatan dengan antigen sel darah merah pada janin. satu lagi alasan paling penting bahwa inkompatibilitas ABO tidak menyebabkan hydrops fetalis (bayi anemia dalam rahim dan kulitnya melembung) adalah pada ibu hamil Antibodi anti-A dan anti-B yang terbentuk secara alami adalah berupa IgM sehingga antibody ibu hamil tersebut tidak melewati plasenta. Inilah yang menjelaskan bahwa pada incompatibility ABO antibody darah ibu hamil tidak menghancurkan sel darah janin dalam rahim yang berkebalikan halnya dengan incompatibilty rhesus.

bingung gak ? wes gini aja gampangnya… pada ketidakcocokan darah golongan ABO antara ibu hamil dan janin dalam kandungan maka janinnya gak masalah… nanti masalahnya pas waktu lahir yaitu kuning. Dah paham kan ??? gampang to ???

Sebetulnya ibu hamil yang bergolongan darah O tetap saja memiliki antibody berupa Ig G  (tidak hanya Ig M) terhadap janin yang memiliki golongan darah A atau B, tetapi prosentase diseluruh dunia sangat kecil yaitu <1% ibu hamil. Kalo IgG banyak maka Ig G ini bisa melewati placenta dan akhirnya menghancurkan sel darah janin yang berakibat janin terkena kondisi yang disebut dengan hydrops fetalis (janinnya anemia dan kulitnya melembung). Dan hydrops fetalis biasanya terjadi pada janin yang golongan A dan ibunya golongan O. Bisa juga ketidak-cocokan golongan darah ABO ini menimbulkan dampak yang tidak disebabkan oleh janin tetapi hal ini sangat jarang terjadi yaitu bila ada paparan terhadap kuman E.coli pada ibu hamil yang tentunya tanpa gejala apapun dan kuman tersebut merangsang timbulnya antibody IgG terhadap antigen A dan antigen B sehingga bisa bikin masalah ke janin dalam kandungan yaitu hydrops fetalis non imun artinya sumber terciptanya antibody ibu hamil bukan disebabkan oleh janin tetapi disebabkan oleh kuman E.coli.

Berbeda dengan Rh inkompatibilitas, dimana pada ibu hamil yang memiliki golongan darah rhesus negatif maka pada kehamilan berikutnya dampak yang diterima oleh janin bakalan lebih parah lagi. seringkali hal ini ditemukan pada ibu-ibu hamil berkebangsaan asing yang menikah dengan lelaki indonesia maka biasanya bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka kesempatan punya anak cuman 1 yaitu saat hamil ke 1 saja, sebab pada hamil kedua mesti keguguran melulu. Kok bisa ? ya bisa donk… ibu hamil bule kebanyakan bergolongan darah rhesus negatif, sedang pria indonesia meliki golongan darah rhesus positif. bila hamil dan janinnya ikut golongan darah ibu maka aman-aman saja tetapi kalo janinnya ikut golongan darah ayahnya maka hampir pasti keguguran melulu. Pola inkompatibilitas rhesus menunjukkan pola yang konsisten, berbeda dengan inkompatibiilitas ABO yang cenderung inkonsisten. Maksudnya adalah bila pada kehamilan pertama bayinya kuning akibat incompatibilitas ABO maka pada kehamilan berikutnya belum tentu mengalami hal yang sama walopun golongan darah anaknya berbeda dgn ibunya.
Karena kelangkaan hemolisis intrauterin yang parah karena ketidakcocokan ABO, penilaian untuk anemia janin intrauterin (dalam rahim) tidak dianjurkan berdasarkan pada ibu yang memiliki darah tipe O. Pemeriksaan laboratorium dengan melakukan pengukuran antibodi IgG anti-A dan anti-B dapat dianggap sebagai bagian dari evaluasi tanda-tanda anemia janin yang asal-muasalnya tidak dapat dijelaskan misalnya adanya  asites atau hidrops fetalis pada ibu hamil yang bergolongan darah tipe O. Biasanya dokter anak akan meminta untuk mengambil sampel darah tali pusat saat bayi baru lahir untuk mengetahui golongan darah bayi dan sekaligus untuk tes antibodi bila ibu hamil adalah tipe O dan anak sebelumnya memiliki penyakit hemolitik pada bayi baru lahir yang disebabkan oleh karena ketidakcocokan ABO.

APAKAH GOLONGAN DARAH O DAN AB TIDAK BOLEH MENIKAH ?

Golongan darah pasangan suami isteri akan menentukan golongan darah anak. Namun perlu diingat bahwa golongan darah anak tidak selalu sama persis dengan ayah atau ibu. Ada beberapa perpaduan golongan darah yang menghasilkan jenis berbeda.

Berikut ini golongan darah yang kemungkinan dimiliki oleh janin dalam kandungan:

  • Golongan darah O dan O. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O.
  • Golongan darah O dan A. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O atau A.
  • Golongan darah O dan B. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O atau B.
  • Golongan darah A dan A. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O atau A.
  • Golongan darah A dan B. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O, A, B, atau AB.
  • Golongan darah B dan B. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O atau B.
  • Golongan darah AB dan O. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah A atau B.
  • Golongan darah AB dan A. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah A, B, atau AB.
  • Golongan darah AB dan B. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah A, B, atau AB.
  • Golongan darah AB dan AB. Jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah A, B, atau AB.

Untuk pasangan suami istri, sistem penggolongan darah ini dapat dilihat untuk menentukan kemungkinan golongan darah anak. Orang dengan golongan darah O dan AB jika menikah dan memiliki anak, maka kemungkinan anaknya bergolongan darah A ataupun B. Hal ini tidak akan menjadi masalah bila sang ibu yang bergolongan darah AB (perlu diingat selama kehamilan darah ibu dan janin bercampur melalui plasenta). Hal ini disebabkan karena golongan darah AB seperti yang dijelaskan diatas tidak memiliki antibodi apapun, sehingga ‘darah ibu tidak akan melawan darah sang anak’. Namun, terdapat suatu kondisi pada bayi akibat ketidakcocokan golongan darah ibu dan bayi. Kondisi ini terjadi pada saat golongan darah ibu O dan memiliki anak dengan golongan darah A ataupun B.Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Ibu dengan golongan darah O, memiliki antibodi yang melawan antigen A dan B (antibodi ini akan melawan darah sang anak yang memiliki antigen/golongan darah A ataupun B). Karena sel darah merah anak diserang oleh antibodi ibu, maka menyebabkan pecahnya sel darah merah sang anak, dan menyebabkan anak menjadi kuning. Namun, anda tidak perlu khawatir, biasanya kondisi anak dapat kembali normal beberapa minggu setelah kelahiran (karena antibodi dari darah ibu akan ‘habis’ dan sudah terdapat terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi kuning pada bayi baru lahir).

saya rasa sudah cukup jelas ya… dan saya udah capek nih… mau bobok lagi…

sumber bacaan:

  1. https://www.exxcellence.org/media/103007/management_of_pregnancy_with_abo_posted.pdf
  2. WebMD. A to Z guides. Blood Transfusion – blood type.
  3. American Red Cross. Blood types.
  4. Mesa R., Mayo Clinic (2016). Universal blood donor type: is there such a thing?
  5. The Royal Children’s Hospital Melbourne. Blood Groups and compatibilities.
  6. Ratini M., WebMD (2016). Blood Types: What to Know.
  7. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apakah-golongan-darah-o-dan-ab-tidak-boleh-menikah

TULISAN 138. BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN

Memakan makanan yang sehat dan seimbang akan membantu janin dalam kandungan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya sehingga janin tumbuh pada tingkatan yang sehat. Tetapi berapa banyak kalori ekstra yang benar-benar  dibutuhkan oleh ibu hamil selama masa kehamilannya ? Ada hal yang perlu diingat bahwa meskipun ibu hamil membutuhkan kalori ekstra, ibu hamil tidak perlu untuk memaksa makan sebanyak mungkin karena menuruti anggapan nenek moyang zaman purbakala yaitu “makan untuk dua orang.” Rata-rata wanita hamil hanya membutuhkan sekitar 300 kalori sehat lebih banyak dalam sehari daripada kondisi sebelum hamil. Hal ini akan membantunya mendapatkan jumlah berat badan yang tepat selama kehamilan, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus untuk ukuran wanita hamil.

lalu berapa sih idealnya pertambahan berat badan seorang wanita hamil ? Hmmm… tergantung sih… kalo sebelum hamil wanita tersebut berat badannya sudah proporsional alias ideal maka selama hamil kenaikan berat badan yang baik itu sekitar 11-17 kg. Tapi kalo sebelum hamil wanita tersebut masuk kategori kurus (bukan ideal) maka selama hamil dianjurkan kenaikan berat badannya sekitar 13-20 kg. nah bagaimana dengan wanita yang udah terlanjur gemuk sejak sebelum hamil ? Wah kalo ini jangan banyak-banyak naik berat badannya… sebaiknya hanya sekitar 7-12 kg saja kenaikannya selama hamil.

Bingung gak ? ya udah gini aja deh gampangnya… Secara umum, wanita hamil harus menambah sekitar 1 hingga 2 kg selama tiga bulan pertama kehamilan ( sejak test hamil positif s/d umur kehamilan 12 minggu) dan nambah sekitar 0.5 kg per minggu sampai HPL. Jika sedang hamil janin kembar maka  dalam 3 bulan pertama sama tuh yaitu harus nambah 1-2 kg kemudian nambah sekitar 500-1 kg tiap minggu setelah lewat 3 bulan. Looo dok… bukankah wanita hamil banyak yang mual muntah selama 4 bulan pertama kehamilan ? Terus gimana nambahin berat badannya ? Hmmm… teori memang tak seindah prakteknya. Mau gak mau seorang ibu hamil mesti nekat makan-makanan bergizi atau apa saja deh pokoknya makanan selama dalam masa mual muntah sehingga tubuh gak kekurangan kalori. Biasanya dokter kandungan akan membantu dengan memberikan obat anti mual muntah apabila ibu hamil sama sekali tak bisa menghadapi mual muntahnya dalam 4 bulan pertama. Oh iya hampir lupa… kenapa kok ibu hamil kembar mesti nambahnya berat badannya lebih banyak daripada ibu hamil biasa ? Karena berat badan janin kembar itu sangat tergantung dari berat badan ibunya. Kemudian janin kembar itu cenderung lahir pada usia kehamilan premature akhir atau kalopun hamil tua maka hamil tua awal dengan ukuran berat bayi yang masih setara dengan berat bayi premature. Nah oleh sebab itu ibu hamil kembar mesti berusaha jangan sampai berat janin kembarnya terlalu kecil supaya ketika lahir kesehatannya bayinya gak terganggu.

Coba dihitung perkiraan pertambahan berat badan ibu hamil itu dari mana saja:

  1. berat badan janin sekitar 2.5-4 kg
  2. berat placenta/ ari-ari sekitar 1 kg
  3. berat total cairan ketuban 0.5-1.5 kg
  4. pertambahan kepadatan payudara sekitar 1-1.5 kg
  5. pertambahan berat akibat pertambahan volume darah sekitar 1.5-2 kg
  6. pertambahan lemak badan dan lemak payudara sekitar 2.5-4 kg
  7. pertambahan berat rahim sekitar 1-2 kg

Nah angka di atas tuh kalo ditotal sekitar 10-16 kg selama hamil. Berarti ya kurang lebih sekitar itulah.

Bagaimana kalo wanita hamil pertambahan berat badannya berlebihan ? Kalo hal ini terjadi maka sebaiknya wanita hamil tersebut mengurangi berat badannya, bukan dengan mengurangi makan, tetapi dengan cara:

  1. mengatur diet supaya jangan ngemil diantara jam makan.
  2. makin rajin ikut senam hamil.
  3. Hindari makan berlemak dan berpengawet MSG dll.
  4. hindari makanan gorengan seperti french fries, tahu isi, bakwan, dll.
  5. stop produk susu dalam hal ini termasuk stop es krim.
  6. Jangan makan minum yang manis-manis gula termasuk gak boleh makan permen.
  7. kurangi garam.
  8. kalo masak, maka minyak gorengnya harus yang rendah lemak dan mengandung omega 3.
  9. Rajin makan buah.
  10. Jangan lupa rajin jalan kaki tiap pagi antara 30 menit s/d 1 jam sehari. Berenang juga boleh… tapi inget ya… kolam renang itu kan isinya tidak hanya air kolam renang tetapi juga kencing orang. Jadi kalo saya pribadi sih selalu melarang pasien saya buat berenang selama hamil.

Lalu bila berat badan ibu hamil ternyata masih kurang maka bagaimana cara untuk meningkatkannya supaya janinnya sehat ? Gampang saja… duitnya ada… lemburnya ada… suaminya ada… mertuanya ada… mamanya ada… jadi ibu hamil tinggal nurut nurut nurut saja… begini caranya:

  1. makan 5-6x sehari dalam porsi kecil.
  2. makan camilan yang praktis dan sehat seperti kacang, kismis, roti keju, kerupuk ikan, buah kering atau buah-buahan segar, dan es krim atau yogurt atau susu apapun boleh deh.
  3. minum susu apa saja boleh.
  4. makan buah dengan rajin.
  5. jangan kerja rumahan yang bikin lelah… ini penyakit dalam keluarga nih… isteri kerja bagaikan PRT. Padahal isteri pun ingin santai dan menikmati manja-manja gimanaaa gitchuuu ke suami. Ntar kalo isteri bau bawang maka suami cari alasan  buat selingkuh. Lebih baik bila memungkinkan para suami mencarikan PRT bagi isteri sehingga isteri bisa lebih menikmati hidupnya… kasih duit belanjaan yang banyak… ATM dipegang isteri… karena laki-laki itu kalo duitnya banyak maka maunya juga banyak… dan waspadalah karena pelakor mengintai dimana-mana ha ha ha

oke deh… cape nih nulis terus… selama membaca…

oh iya kalo mau ga bung di group facebook IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY maka silakan gabung asalkan semua pertanyaan di jawab. Hargailah admin di sana karena pada galak-galak he he he

TULISAN 136. BERBAGAI METODE PERSALINAN NORMAL PERVAGINAM

Ketika persalinan memasuki kala 2 yaitu dimana pembukaan mulut Rahim sudah mencapai 10 cm alias lengkap, wanita hamil mungkin dapat mempertimbangkan atau memilih berbagai posisi tubuh saat melahirkan normal, posisi yang dirasakan paling nyaman bagi dirinya untuk membantu wanita hamil menjalani proses mengejan serta melahirkan buah hati menjenguk dunia yang indah ini. Perlu diingat bahwa setiap posisi persalinan yang dipilih, sedikit banyaknya akan mempengaruhi perineum wanita hamil. Perineum itu adalah daerah antara vagina dan lubang dubur wanita. Ada beberapa posisi yang bisa dipilih wanita ketika melakukan persalinan pervaginam.

Saya berharap tulisan ini dapat menjelaskan risiko dan manfaat dari pilihan wanita hamil dalam upaya melahirkan secara normal pervaginam (melalui vagina). Apalagi saat ini sedang heboh metode persalinan Maryam yang menurut saya bukanlah suatu terobosan baru dan terkesan dalam salah satu video yang saya tonton dapat mencegah persalinan operasi sesar yang tentu saja sangat menyesatkan bagi wanita hamil yang belum paham bahkan bagi para bidan sekalipun.

Persalinan Maryam merupakan modifikasi dari metode persalinan yang sudah ada, perbedaannya adalah persalinan Maryam itu ada posisi berdiri dan jongkoknya sambil berpegangan pada besi atau sandaran. Jadi tidak ada yang baru dalam metode persalinan tersebut. Dikatakan di video itu bahwa sang ibu hamil mengalami ketuban rembes dan posisi kepala masih tinggi sehingga disarankan untuk sesar lalu dapat diatasi dengan metode persalinan Maryam… Menurutku sih agak lebay dan sok tau… semestinya tidak boleh ada pernyataan demikian. Promosi sih boleh tapi jangan bikin fitnah atas apa-apa yang tak diketahuinya karena seorang dokter itu bisa menjadi dokter spesialis kandungan itu perlu waktu hingga 15 tahun sekolah sejak dokter umum. Belakangan ini muncul pula yang namanya metode persalinan amani yg juga mirip-mirip persalinan maryam dimana metodenya tak hanya dengan berbaring tetapi dengan jongkok atau apalah menurut para penganut konsep persalinan amani. Dikatakan bahwa dengan metode persalinan amani maka dapat menghindarkan ibu bersalin dari tindakan kedokteran semisal vaccuum atau forceps atau episiotomi. Jadi menurut saya hal ini sebetulnya tidak usah dijadikan alasan pembenar mengenai metode persalinannya karena sangat tidak fair… sangat tidak adil… perlu diingat bahwa di indonesia teknologi kedokteran semakin lama semakin canggih dan angka deteksi terhadap gangguan janin semakin tinggi. Semua serba dihubungkan dgn time atau waktu sehingga diharapkan bayi yang lahir dapat menerima stress seminimal mungkin. Sangat tidak elok menyalah-nyalahkan dunia kedokteran karena dalam dunia kedokteran itu setiap ada ilmu baru maka butuh waktu bertahun-tahun serta penelitian yang sangat lama utk pembuktiannya. Setiap persalinan normal harus memenuhi berbagai syarat agar berhasil yaitu diantaranya posisi janin, letak janin bagian bawah, apakah janin sudah masuk pintu atas panggul atau belum, posisi turunnya janin apakah sudah benar atau belum, kecepatan turun janin dalam rongga panggul, faktor penghalang jalan lahir, kecepatan pembukaan mulut rahim, ketebalan mulut rahim, panjangn mulut rahim, kekakuan dinding vagina, kekakuan pintu vulva, dan lain-lain. Jadi kalo dokter atau bidan melakukan pemeriksaan dalam vagina maka bukan sekedar tahu pembukaan pintu rahim saja tetapi mereka juga melakukan penilain dan prediksi apakah bakalan ada macet atau tidak.

Perlu diingat bahwa TIDAK ADA METODE PERSALINAN NORMAL YANG TERBAIK BAGI SETIAP WANITA HAMIL. Sebab semua tergantung pada kenyamanan dan pilihan termudah bagi para wanita hamil. Berbagai metode persalinan normal tidak dapat mencegah terjadinya operasi sesar karena operasi sesar dilakukan untuk mencegah timbulnya gawat janin, robekan Rahim, cedera ibu yang parah, dan lain-lain. Dokter kandungan bukan hobby operasi sesar, bukan pula tidak pro normal (istilah keren zaman now)… dokter kandungan itu pro keselamatan ibu hamil dan bayi dalam kandungannya. Tidak ada dokter kandungan yang pro normal dan tidak ada dokter kandungan yang pro sesar.

Berikut adalah berbagai posisi ibu melahirkan yang boleh saja dicoba:

  1. Posisi berlutut dengan bola bersalin. Tidak ada posisi sempurna untuk persalinan normal. Namun, mencoba posisi yang berbeda dapat membantu wanita hamil merasa lebih terkendali dan mengatasi rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa posisi tertentu yang paling nyaman bagi wanita hamil juga dapat meningkatkan kemajuan proses persalinan. Dengan melibatkan suami saat proses bersalin, wanita hamil mungkin akan merasakan dukungan semangat yang lebih besar juga. Saat persalinan sedang berlangsung, wanita hamil dapat mencoba berbagai posisi yang paling nyaman dan paling tidak nyeri.
  2. Posisi mirip goyangan pinggul maju mundur mirip dansa sambil pelukin suami. Juga mirip dengan posisi Maryam. Berdiri atau berjalan selama tahap persalinan fase pembukaan mulut Rahim dapat memperpendek masa pembukaan mulut Rahim sehingga persalinan dapat berlangsung lebih lancer dan cepat. Condongkan atau rangkul tubuh suami sehingga agak membungkuk ke arah isteri terutama pada saat timbul kontraksi Rahim. Atau lilitkan lengan Anda di leher suami dan mulailah bergoyang pinggul anda maju mundur, seolah-olah Anda menari dengan lambat. Ini juga posisi yang bagus bagi suami untuk menggosok-gosok mesra punggung isteri.
  3. Posisi duduk. Selama persalinan, gerakan berirama bisa membantu menenangkan dan mengurangi rasa nyeri wanita hamil. Goyang perlahan sambil duduk di kursi yang kokoh, tepi tempat tidur atau bola bersalin.
  4. Posisi miring ke depan. Posisi ini mirip dengan posisi Maryam. Jika punggung wanita hamil terasa sakit saat persalinan, mungkin gerakan tubuh condong ke depan akan terasa lebih nyaman. Mengangkang kursi atau membungkuk di atas bed bersalin. Dan ini juga posisi yang baik bagi suami untuk menggosok punggung isteri sehingga isteri dapat lebih tenang dan merasa lebih diperhatikan.
  5. Posisi menyergap (lunging), dimana kaki diangkat satu dengan tubuh posisi berdiri. Posisi ini mungkin dapat mengurangi rasa tidak nyaman di punggung bawah ibu hamil ketika dalam fase persalinan fase aktif. Anda dapat mencoba mencondongkan tubuh ke depan sambil berdiri. Angkat satu kaki di kursi yang kokoh. Perlahan condong ke arah kaki yang terangkat selama kontraksi berikutnya. Jika kursi terlalu tinggi untuk kenyamanan, gunakan tumpuan kaki yang pendek atau dingklik atau kursi jongkok untuk cuci pakaian.
  6. Posisi berlutut dengan memeluk bola bersalin. Ini juga mirip dengan posisi Maryam. Terkadang berlutut membantu meringankan sakit punggung. Berlutut sambil condong ke depan juga dapat membantu membuka panggul ibu bersalin. Gunakan bola bersalin atau tumpukan bantal untuk menopang. Di rumah sakit, angkat tiang besi kepala tempat tidur. Berlutut di bagian bawah tempat tidur sambil mengistirahatkan lengan dan tubuh bagian atas di atas tempat tidur.
  7. Posisi jongkok dengan berpegangan pada tiang atau pinggiran besi kepala tempat tidur bersalin. Ini juga mirip dengan posisi Maryam.
  8. Posisi merangkak dengan menggerakan tubuh maju mundur. Ini juga mirip metodee Maryam tetapi beda posisi saja. Kalo metode Maryam kan berdiri, sedangkan ini posisi merangkak.
  9. Posisi berbaring miring ke kiri atau kanan senyamannya wanita hamil. Umumnya mesti miring ke kiri.
  10. Posisi konvensional dimana ibunya berbaring terlentang dengan kedua kaki ditekuk ke atas pada pangkal paha.
  11. Posisi setengah duduk sambil bersandar ke suami. Posisi ini bisa bikin persalinan dan melahirkan bisa lama dan lebih sulit. Posisi persalinan normal ini adalah posisi persalinan berbaring dimana ibu hamil dapat bersantai menyandar di bed bersalin. Ada berbagai cara untuk mencapai hal ini yaitu Anda dapat berbaring di tempat tidur, bersandar pada bed bersalin yang sandarannya bisa naik turun atau orang lain. Anda juga dapat meminta bantuan suami untuk menjaga agar punggung Anda tetap ditopang sambil menggosok-gosok punggung dan pinggang anda di antara kontraksi. Posisi ini termasuk dalam posisi bersalin yang mengandalkan gravitasi tetapi dengan posisi setengah berbaring/ bersandar.

Semua posisi di atas adalah posisi yang mengandalkan gaya gravitasi bumi dimana proses persalinan dibantu oleh gaya berat bumi, kecuali posisi berbaring terlentang dan posisi berbaring miring. Tidak ada metode yang terbaik bagi ibu hamil yang ingin melahirkan secara normal, yang ada adalah ibu hamil yang memilih metode yang paling nyaman dan paling tidak nyeri bagi dirinya sendiri.

Apa sih kelebihan berbagai posisi di atas ? apakah ada bahayanya ?

Setiap metode persalinan dengan posisi yang diiringi dengan daya gravitasi bumi akan memberikan keuntungan sebagai berikut:

  1. Kekuatan mengejan ibu hamil akan jauh lebih kuat.
  2. Dapat membukan jalan lahir panggul s/d 20-30% lebih luas sehingga rongga panggul lebih luas bagi kepala bayi buat bermanuver atau berputar didalam menuju ke pintu luar vagina.
  3. Dapat mempercepat proses persalinan karena bantuan tenaga dari gravitasi bumi.
  4. Sedikit banyak mengurangi kemungkinan ibu hamil gak kuat mengejan atau gak pintar mengejan sehingga mengurangi resiko bayi di vacuum atau di tang/ forceps.
  5. Mengurangi rasa nyeri persalinan terutama pada punggung dan pinggang karena ibu hamil akan menyesuaikan posisinya sehingga bayi lebih mudah turun. Tetapi pada posisi ini bila janin turun dengan posisi kepala yang salah maka rasa nyeri yang ditimbulkan dapat lebih hebat daripada posisi konvensional.
  6. Mempercepat pembukaan mulut Rahim karena tekanan kepala bayi makin kuat berkat tarikan gravitasi bumi dan dorongan kekuatan perut ibu.

Nah kekurangan dari metode yang mengandalkan gravitasi (posisi bukan berbaring) adalah:

  1. Resiko perdarahan makin tinggi.
  2. Resiko robekan perineum s/d ke dubur makin besar.
  3. Gawat janin atau fetal distress akibat tekanan dorongan yang terlalu kuat.
  4. Pecahnya pembuluh darah di kepala janin akibat pemaksaan terdorong oleh kekuatan ibu hamil.
  5. Robekan vagina yang sangat parah terutama pada bayi yang turun dalam jalan lahir dengan posisi yang salah tetapi maju terus akibat dorongan ibu hamil dan daya gravitasi.
  6. Terdapat sifat agak maksa tehadap janin untuk lewat jalan lahir sehingga potensi cedera janin juga tinggi.
  7. Robekan mulut Rahim bahkan robekan Rahim mungkin saja terjadi terutama bila pembukaan belum lengkap, ukuran janin sebetulnya gak pantas untuk lahiran secara normal dan posisi kepala janin turun terbalik alias wajah janin menghadap perut ibu hamil.

Oke deh… saya rasa sudah saya sampaikan semua nih… jadi perlu dipahami bahwa tidak ada metode yang paling baik yang ada adalah metode yang paling dirasakan cocok oleh ibu hamil. Silakan tetap latihan kegel atau senam hamil secara rutin untuk membantu merelaksasi pintu keluar vagina dan juga jalan lahir bagian dalam. Ada metode pelemasan vagina yang dipopulerkan di India yaitu dengan jalan meregangkan vulva atau pintu vagina pada jam 4 6 8. Dan ada alat khusus untuk melonggarkan dan melemaskan pintu vagina yang bertujuan untuk mencegah kekakuan pintu vagina dengan harapan tidak perlu sampai digunting saat bersalin. Tetapi tetap saja ada resiko robekan perineum tak teratur yang malahan lebih berbahaya daripada guntingan pintu vagina. Saya sih belum lihat bentuk alat itu tetapi kira-kira alat itu bentuknya mirip dengan balon yang diletakkan dalam vagina lalu ditarik pelan-pelan keluar vagina dengan pelumasan minyak tertentu sehingga lama-lama pintu vagina menjadi relaks dan kendor. Hmm… bicara masalah kendor nih…. Yang kendor bisa bikin suami cari yang kenceng ha ha ha…

TULISAN 135. VARISES VAGINA PADA KEHAMILAN

Saya seringkali mendapatkan rujukan dari bidan dan klinik mengenai varises vagina pada ibu hamil. Pada beberapa ibu hamil bahkan mendapatkan informasi yang sesat dari tetangganya bahkan oom dan tantenya serta engkong dan mamaknya yang memberikan nasehat menakutkan/mengerikan, padahal dokter sekalipun tidak pernah memberikan informasi yang menakutkan.
Beberapa keluhan yang disampaikan ke saya oleh ibu hamil dengan varises di vagina atau vulva antara lain dulunya gak varises sekarang kok varises, nampak menonjol dan benjol di vagina, warna kebiruan di vagina, sakit kalo duduk, dll. Beberapa dari ibu hamil ada yang lebih suka pake pakaian celana ketat daripada longgar karena lebih nyaman dipakai untuk aktivitas, katanya kalo pake celana ketat bisa lebih kurang nyerinya (kalo ini ada benarnya juga sih…). Ada yang mencoba berendam dalam air teh dengan maksud untuk mengecilkan varisesnya, tapi ya tetap saja gak ada perubahan. Saya juga bingung dapat darimana anjuran berendam dengan air teh..he he he he.
Oke deh…begini saja… mari kita kenali apa sih VARISES VULVA VAGINA (selanjutnya kita singkat dengan 3V singkatan merupakan hak patent dari Dr. Cucuk Santoso, SpOG….ha ha ha ha).

APA SIH 3V ITU ?
Varises seringkali ditemukan di tungkai utamanya pada bagian betis dan sekitar pergelangan kaki. Biasanya berwarna kebiru-biruan/ kehijau-hijauan yang tampak pada kulit. Pada wanita, terutama yang sedang hamil, varises ini bisa muncul di vagina dan vulva wanita. Oh iya sudah ngerti dengan istilah vulva gak ? vulva itu artinya pintu masuk vagina, tempat adanya bibir vagina itu looooohhh….
3V itu bentuknya seperti bergelombang, melingkar, belok-belok, membenjol, kebiruan, kehijauan, keunguan, biasanya siiih jarang berubah ukurannya selama kehamilan. Bisa bergerombol atau 1 jalur saja atau menjalar seperti akar pohon. Nanti saya kasih gambarnya untuk lebih mudah mengenalinya….

APA SIH YANG DAPAT MENYEBABKAN TIMBULNYA 3V ?
3V dapat terjadi pada setiap wanita terutama wanita yang memiliki keturunan menderita varises. Resiko terkena 3V meningkat bila wanita tersebut usia kehamilannya makin tua, biasanya memasuki hamil 7-9 bulan (trimester 3). Terjadinya 3V disebakan oleh penekanan terhadap pembuluh darah didaerah panggul oleh makin besarnya ukuran rahim akibat kehamilan. Gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh ibu hamil antara lain rasa nyeri didaerah vulva, daerah vagina terasa berat (gimana ya…rasanya seperti terisi sesuatu gitu deh), bengkak dan segala sesuatu rasa tak nyaman deh, baik untuk duduk maupun aktivitas lainnya.

APAKAH 3V BISA DIOBATI ?
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi keluhan akibat 3V. Penggunaan pakaian ketat yang khusus untuk varises dapat digunakan…(beli dimana ya ? coba cari di bukalapak atau tanyain ke toko-toko olahraga atau coba datangi dokter spesialis bedah, siapa tahu bisa kasih petunjuk untuk beli dimana…oh iya… lihat juga iklan tv media yang jualan segala macam barang, siapa tahu pas kebetulan nemu celana khusus varises ). Wanita hamil sebaiknya jangan beraktivitas yang membutuhkan berdiri lama. Hmm agak sulit juga bagi wanita yang kerja di pabrik ya…tapi saya yakin pihak pabrik pasti mau memberikan dispensasi atau memindahkan posisi pekerja yang hamil ke bagian yang lebih ringan…potong gaji kah ? Sebab berdiri lama itu meningkatkan tekanan terhadap pembuluh darah vena di daerah panggul sehingga akibatnya 3V makin muncul.
Kalo tidur, baiknya wanita sedikit mengganjal bokongnya dgn bantal tipis dengan maksud untuk melancarkan aliran darah sekitar panggul. Ibu hamil sebaiknya jangan mengangkat barang-barang berat karena dapat merangsang timbulnya pembesaran pembuluh darah vena disekitar panggul. Bagi ibu hamil yang bekerja di pabrik sebaiknya minta keringanan supaya kerja ringan saja. Hal ini penting karena untuk daerah karawang, cikampek, purwakarta, subang, cikarang dan bekasi banyak wanita yang kerja di pabrik.

APAKAH WANITA HAMIL DENGAN 3V HARUS OPERASI SESAR ?
Sebetulnya wanita hamil dengan 3V tidak harus di operasi sesar saat melahirkan karena pembuluh darah vena itu lunak dan lembut sehingga tidak menghalangi jalan lahir. Tapi memang rasanya gak enak bingits saat melahirkan normal disertai 3V. Yang paling penting mesti diingat adalah penilaian klinis oleh dokter kandungan lebih menentukan keputusan klinik yang diambil karena semua dokter kandungan pasti ingin melakukan segala yang terbaik bagi ibu hamil, semua dilakukan seusai dengan pertimbangan fasilitas rumah sakit, tim bersalin, dan lain-lain.
Biloa terjadi perdarahan dari pembuluh darah varises akibat persalinan maka para dokter kandungan akan melakukan penanganan terhadap perdarahan vena tersebut, untungnya pembuluh darah vena disekitar vulva vagina alirannya lambat sehingga lebih mudah diatasi. Yang jelas kalo punya 3V sebaiknya melahirkan di rumah sakit, jangan di klinik PPK1 atau puskesmas apalagi bidan BPS…ngeriii tau gak….

APAKAH 3V itu bisa sembuh atau permanen/ menetap ?
Biasanya wanita hamil yang sebelum hamil tidak punya 3V maka ketika pasca melahirkan varisesnya akan mengecil tapi tetap gak bisa hilang. 3V itu akan kembali muncul saat kehamilan berikutnya dan makin besar seiring dengan pertambahan usia kehamilan dan umur ibu. Makanya kalo udah tua, jangan hamil lagi….ntar kena 3V loooooh….
Kalo ibu-ibu udah gak mau hamil lagi, maka sebaiknya 3V diobati terutama bila menimbulkan masalah misalnya nyeri atau rasa tidak enak. Datanglah ke dokter spesialis bedah untuk mendapatkan penanganan antara lain dengan melakukan penyuntikan obat dalam pembuluh darah varises yang dikenal dengan istilah skleroterapi. Kadang-kadang juga dilakukan pembedahan. Yang penting berobat ke dokter yaaaaa….jangan dipijat di dukun dan jangan percaya cerita seram dari tetangga.

TULISAN 134. PLACENTA PREVIA, KEHAMILAN, DAN PERDARAHAN

PLACENTA PREVIA DALAM KEHAMILAN

Placenta previa atau yang dikenal dengan bahasa padangnya adalah ari-ari menutup jalan lahir atau ari-ari dibawah merupakan komplikasi kehamilan yang lazim ditemui pada ibu hamil. Bila ibu hamil dinyatakan mengalami placenta previa oleh dokter kandungan itu berarti posisi placenta atau ari-ari ibu hamil letaknya tidak normal yaitu bisa dibagian bawah rahim, sebelah pintu lahiran atau nutupin pintu lahiran pada rahim. Fungsi placenta adalah untuk memberikan nutrisi pada bayi dalam kandungan ibu melalui tali pusat.
Placenta previa dapat menyebabkan timbulnya perdarahan terutama pada kehamilan lanjut bahkan terkadang para dokter terpaksa harus segera melahirkan bayinya demi menyelamatkan ibu hamil bila dinilai perdarahan yang timbul dapat membahayakan nyawa ibu hamil akibat perdarahan hebat atau akibat kondisi ibu hamil yang buruk walopun umur kehamilan masih prematur. Para dokter demi menyelamatkan nyawa ibu hamil hampir selalu (hampir 100% ) melakukan operasi sesar bila terjadi perdarahan pada placenta previa.
Terdapat beberapa jenis placenta previa. Antara lain:
1. Placenta previa totalis (placenta menutup jalan lahir)
2. Placenta previa marginalis (placenta berada ditepi jalan lahir)
3. Placenta previa letak rendah (tidak nutup jalan lahir tapi letaknya mepet ke pintu lahiran biasanya sekitar 2 cm dari pintu lahiran).
Lokasi menempelnya placenta dalam rahim diketahui dengan pemeriksaan USG pada umur kehamilan 16 minggu sampai 20 minggu. Bila terdeteksi adanya gangguan letak placenta maka akan dilakukan pemeriksaan ulangan untuk mengevaluasi letak placenta pada kehamilan yang lebih tua, biasanya pada umur kehamilan 28 minggu.

APA YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH IBU HAMIL BILA TERDEKTEKSI KENA PLACENTA PREVIA ?
Semua tergantung dari umur kehamilan ibu saat dilakukan USG deteksi tersebut. Bila masih hamil muda ya no problemo, biarin saja, tapi tetap berdoa semoga placentanya “dapat geser” ke atas. Kalo udah geser ke atas maka ibu hamil sudah tidak mengalami placenta previa lagi. Sebetulnya placenta itu tidak bisa bergeser atau dipindah ke atas tetapi seiring dengan pembesaran rahim akibat pertambahan usia kehamilan maka placenta mengikuti pembesaran rahim tersebut sehingga seolah-olah placenta bisa pindah. Kan placenta itu nempel di rahim, kalo rahim makin besar maka rahim makin ke atas sehingga placenta juga terposisi makin ke atas.
Gimana kalo ternyata placenta previa terdeteksi pada kehamilan trimester 2 ? Waduuuuhhhh terpaksa deh ibu hamil mesti makin rajin periksa ke dokter kandungan untuk dilakukan evaluasi USG untuk menilai letak placentanya pada kehamilan yang makin tua. Tapi perlu diingat ya bila terjadi perdarahan maka harus segera ke dokter kandungan bahkan kalo perlu segera ke UGD Rumah Sakit, jangan ke dukun pijat/ sinshe/ guru kung fu/ guru silat dan lain-lain. Ini harus segera diperiksa ada apa sih dengan kehamilan saya ? nanti para dokter di UGD akan memeriksa apakah ini perdarahan akibat placenta previa atau bukan.

APA YANG TERJADI BILA TERNYATA HASIL EVALUASI DOKTER KANDUNGAN MENYATAKAN TETAP PLACENTA PREVIA ?
Kalo ternyata hasil pemeriksaan dokter pada kehamilan selanjutnya menyatakan bahwa tetap kena placenta previa maka ibu hamil sebaiknya jangan hubungan sex dulu dengan suami, istirahat yang cukup bahkan harus lebih deh, lalu hindari aktivitas fisik berlebihan yang dapat merangsang terjadinya perdarahan. Bila lahiran maka harus dengan jalan operasi sesar. Pada placenta previa pada jalan lahir tertutup total oleh placenta sehingga bayi gak bisa lewat. Bahkan sekalipun placenta letaknya dipinggir pun seringkali harus dilakukan operasi sesar karena perdarahan dapat terjadi saat pembukaan pintu rahim karena terjadi robekan pembuluh darah.
Perdarahan pada placenta previa terjadi seringkali tanpa ada rasa nyeri sebelumnya, tau-tau pas bangun tidur…. loooo…. kok ada darah banyak. Atau juga bisa didahului dgn mules pada perut. Kalo ini terjadi maka ibu hamil harus segera ke UGD rumah sakit dan dokter biasanya akan merawat-inapkan ibu hamil.
Bila umur kehamilan ibu sudah mendekati hamil tua maka ibu hamil akan segera dilakukan operasi sesar. Bila masih hamil prematur maka bisa jadi kehamilan ibu dilanjutkan/ dipertahankan sepanjang perdarahan berhenti, tapi bila perdarahan masih berlanjut terpaksa deh mesti lahir premature demi menyelamatkan sang ibu hamil krn perdarahan yang tidak berhenti dapat mengganggu kesehatan bayi juga. Kadang-kadang bila kondisinya masih memungkinkan maka ibu hamil akan disuntik obat untuk membantu fungsi pernafasan bayi bila terpaksa harus lahir prematur. Tapi ingat hal tersebut tidak ada jaminan 100% karena manusia bisanya cuman ikhtiar, Tuhan yang nentukan segalanya.
Kalo pada perawatan ternyata perdarahan berhenti maka kehamilan akan dipertahankan setua mungkin dengan catatan kondisi ibu stabil dan kondisi janin baik. Kalo semua baik dan stabil maka pasien boleh pulang ke rumah. Harus diingat bahwa perdarahan pada placenta previa dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi, jadi walopun sudah pulang ke rumah ibu hamil dan keluarganya harus tetap waspada. Bila terjadi perdarahan ulang harus segera ke UGD Rumah Sakit.
Bila kondisi ibu hamil dan bayi dalam kandungannya stabil dan baik maka kehamilan akan diakhiri pada usia 37 minggu bila memungkinkan. Tapi pengalaman pribadi saya jarang yang bisa mencapai umur kehamilan 37 minggu, rata-rata sekitar 34 minggu saja (prematur).
APA SAJA SIH KOMPLIKASI YANG DAPAT TERJADI PADA PLACENTA PREVIA ?
Ibu hamil yang menderita placenta previa seringkali mengalami perdarahan baik saat hamil maupun saat melahirkan. Seringkali sampai harus di transfusi darah. Ibu hamil dengan placenta previa walopun dilakukan pertolongan dengan operasi sesar, tetap saja memiliki resiko perdarahan saat operasi karena placenta previa dapat nempel erat bahkan tidak mau dilepas dari rahim. Ada juga yang mudah dilepas dari rahim tetapi tempat bekas nempelnya menimbulkan perdarahan terus. Tidak jarang hal ini terpaksa harus dilakukan operasi angkat rahim.
Dokter kandungan akan memberikan obat-obatan untuk menimbulkan kontraksi rahim setelah bayi dilahirkan dengan cara operasi sesar. Hal ini bertujuan untuk membantu memghentikan perdarahan. Tetapi pada kasus placenta previa terkadang hal ini tidak efektif atau tidak dapat membantu karena pada placenta previa, letak placenta itu nempelnya pada bagian bawah rahim dimana di daerah tersebut kontraksinya kurang baik sehingga meskipun diberikan obat untuk kontraksi rahim belum tentu perdarahannya berhenti.
Bila terpaksa lahir premature maka bayi juga belum aman dari resiko/ komplikasi walopun sudah diberikan obat-obatan. Komplikasi pada bayi prematur antara lain sulit bernafas dan berat badan lahir yang rendah.

SIAPA SIH IBU HAMIL YANG BERESIKO TERKENA PLACENTA PREVIA ?
Sebagian besar ibu hamil yang terkena placenta previa ternyata tidak memiliki faktor resiko apapun. Tetapi bila hamil mengalami beberapa hal berikut, diduga dapat meningkatkan resiko terkena placenta previa, antara lain:
1. Pernah placenta previa pada kehamilan sebelumnya.
2. Pernah operasi sesar.
3. Hamil kembar.
4. Pernah operasi daerah rahim bagian dalam.
5. Merokok aktif (ibu hamil merokok) ataupun pasif (suami merokok).
6. Pengguna obat-obatan terlarang.
7. Kehamilan yang berulang kali (hamil bolak-balik, melahirkan bolak-balik).
8. Usia ibu hamil lebih dari 35 tahun.

Yang penting sekarang, sedekah saja begitu dinyatakan tes hamilnya Positif. Niatin bahwa sedekah ini untuk mendapatkan kehamilan yang sehat dan aman baik bagi ibu hamil maupun bayinya. Lakukan tiap hari. Siapin kaleng dirumah dan diisi gopek tiap hari dalam kaleng tersebut. 1 bulan kan cuman Rp 15.000,-. Ntar suami kasih ke tukang somay, tukang sapu, atau siapa saja deh yang dianggap miskin, boleh juga ke masjid. Khusus hari sabtu minggu tetap sedekah ya, jangan libur… yang libur cuman kerja saja…
Semoga bermanfaat.

 

Dr. Cucuk Santoso, SpOG

GROUP FB: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY

TULISAN 132. BAHAYA RUMPUT FATIMAH PADA KEHAMILAN

Kali ini Dokter Cucuk Kiuttt Hello Kitty akan menceritakan dampak yang dapat ditimbulkan akibat mengkonsumsi rumput fatimah saat sedang hamil. Untuk diketahui bahwa tulisan ini saya ambil dari seorang sahabat saya yaitu dr. Syaifudin Zuhri, SpOG. Selamat membaca… dan pesan saya… JIKA ANDA SEDANG HAMIL MAKA JANGAN COBA-COBA NGERJAKAN INI DI RUMAH KECUALI JIKA ANDA SUDAH KANGEN KETEMUAN DENGAN MALAIKAT IZROIL… ha ha ha

Seorang ibu dirujuk ke #RSUD oleh bidan dengan ketuban pecah dini, ketuban telah merembes sejak sehari sebelumnya namun tidak didapatkan kontraksi sama sekali. Di RSUD kami tata laksana sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan pemberian antibiotik dan pemeriksaan awal untuk menentukan tindakan selanjutnya.

Enam jam pertama kemajuan pembukaan dari buka 1 cm menjadi 2 cm. Pada 45 menit kemudian kami “terkejut” karena ibu tampak kesakitan dan dari evaluasi kami dapatkan pembukaan lengkap serta kami temukan gelas dengan #akar#rumput #fatimah di samping ibu tersebut. Bagi keluarga mungkin dengan pembukaan yang cepat merupakan kabar gembira, namun bagi kami itu merupakan tanda bahaya.

#Persalinan yang cepat atau yang kami sebut #partus #precipitatusmerupakan persalinan yang berlangsung kurang dari 3 jam antara awitan persalinan (buka 1 s/d 3 cm) sampai buka lengkap yang pada persalinan normal paling tidak membutuhkan waktu 6 jam.

#Bahaya persalinan cepat adalah akibat kontraksi Rahim yang terus menerus. Aliran darah dari ibu ke janin terhambat oleh kontraksi otot rahim yang terus menerus mengakibatkan bayi dalam kandungan dapat mengalami #hipoksia / kekurangkan oksigen bahkan dapat meninggal dalam rahim. Kontraksi terus menerus menyebabkan regangan berlebihan dari otot rahim. Bila regangan melebihi elastisitas/ kelenturan maka otot tersebut robek, robeklah rahim dan nyawa ibu tersebut menjadi teruhan selanjutnya.

Sudah lama, sebagian masyarakat kita mempunyai pemahaman untuk melancarkan persalinan dengan mengkonsumsi rumput fatimah. Rumput fatimah bagi orang Indonesia biasanya merupakan oleh oleh dari keluarga dari tanah suci. Sebagai dokter kandungan, beberapa kali kami dapatkan pasien diberi rendaman atau ramuan dari rumput fatimah oleh keluarganya. Umumnya mereka berharap pemberian tersebut dapat memperlancar persalinan tanpa mengetahui ada bahaya bila ramuan tersebut dikonsumsi oleh orang yang hamil dan sedang bersalin.

Ramuan / rendaman rumput fatimah dapat merangsang kontraksi rahim . Bahaya dari penggunaan rumput fatimah karena kita tidak dapat menakar jumlah zat aktif yang terkandung di dalamnya. Bila jumlah zat aktif terkonsumsi berlebihan maka yang terjadi adalah partus precipitatus, persalinan yang terlalu cepat, menyebabkan gawat janin, menyebabkan rahim robek dan dapat berakhir dengan kematian janin dan ibunya.

Pada kasus terakhir kami lakukan operasi sesar, saat kami buka ternyata rahim telah robek dan untungnya Kami dapat menyelamatkan Ibu dan anaknya dan masih bisa mempertahankan rahimnya. Kami konfirmasi ke keluarga, keluarga hanya bilang “maafkan kami Pak Dok … kami memang tidak mengetahui bahaya akibat menggunakan ramuan rumput fatimah, terima kasih telah menyelamatkan ibu dan anaknya.”

TULISAN 105. PLACENTA AKRETA… NYAWA IBU HAMIL TARUHANNYA…

Plasenta biasanya menempel pada dinding rahim, namun ada kondisi tertentu di mana plasenta menempel terlalu dalam ke dinding rahim. Kondisi ini dikenal sebagai plasenta akreta, plasenta inkreta, atau plasenta percreta, tergantung pada tingkat keparahan dan kedalaman masuknya plasenta ke dinding rahim. Sekitar 1 dari 2.500 kehamilan mengalami plasenta akreta, increta atau percreta.

Penyebab pasti untuk terjadinya plasenta akreta tidak diketahui hingga saat ini, tetapi diduga placenta akreta terdapat kaitannya dengan plasenta previa pada kehamilan saat ini. Placenta akreta juga diduga ada hubungan dengan kelahiran melalui operasi sesar pada hamil sebelumnya. Plasenta akreta sering terjadi pada wanita hamil dengan placenta previa dan secara studi epidemiologi kira-kira 5 – 10% wanita dengan plasenta previa akan mengalami placenta akreta. Artinya dari 10 kelahiran pada wanita hamil dengan placenta previa maka akan ada 1 placenta akreta. Baca postingan saya tentang placenta previa http://www.cucuk-spog.com/?p=51

Persalinan caesar diduga meningkatkan kemungkinan plasenta akreta di masa depan, dan semakin sering lahiran dengan operasi sesar maka akan semakin besar kemungkinan mengalami placenta akreta.

APA RISIKO PLASENTA AKRETA UNTUK BAYI ?

Pada kasus ibu hamil dengan placenta akreta maka seringkali keputusan klinis harus segera dibuat oleh dokter kandungan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan ibu hamil dan sedapat mungkin bila kondisi mengijinkan juga mempertimbangkan janin dalam kandungan. Persalinan prematur dan komplikasi akibat prematur adalah perhatian utama para dokter anak untuk bayi. Pada kasus kehamilan dengan placenta previa maka dapat terjadi perdarahan pada kehamilan trimester 3 (diatas 28 minggu), dan bila ternyata dari hasil kontrol teratur ke dokter kandungan sejak awal kehamilan dicurigai ada placenta akreta pada kasus placenta previa maka perdarahan akibat placenta previa tersebut akan menyebabkan terjadinya operasi darurat pada usia kehamilan prematur dan operasi tersebut merupakan operasi yang sangat beresiko tinggi bila ternyata benar adanya placenta akreta yang menyertai placenta previa. Bila kondisi masih memungkinkan maka sedapat mungkin dokter kandungan akan mempertahankan kehamilan untuk menghindari operasi darurat dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kondisi darurat dimasa datang, termasuk mempersiapkan janin dengan cara diberikan obat-obatan melalui infus ke ibu hamil untuk memperkuat parau-paru janin sehingga bila terpaksa harus lahir prematur karena emergensi diharapkan bayinya kuat untuk nangis, kuat jantung bayinya, dan kuat nafasnya.

APA RISIKO PLASENTA AKRETA KEPADA IBU ?

Plasenta akreta biasanya sulit dilepaskan dari dinding rahim. Perhatian utama bagi ibu hamil saat operasi sesar yang mengalami placenta akreta adalah pendarahan yang sangat mungkin terjadi (99% terjadi) selama dokter kandungan berupaya manual untuk melepaskan plasenta dari dinding rahim. Pendarahan ini sifatnya sangat hebat dan sangat mengancam jiwa (dapat menimbulkan kematian di meja operasi akibat perdarahan). Belum lagi saat terjadinya perdarahan pada placenta akreta dapat menyebabkan kerusakan pada rahim dan organ tubuh lain akibat upaya dokter kandungan dalam menyelamatkan nyawa ibu hamil karena berdasarkan banyak pertimbangan yaitu antara lain kerusakan organ tubuh lain tidak menyebabkan mati seketika tetapi perdarahan dapat menyebabkan kematian saat itu juga. Target utama adalah hentikan perdarahan, lakukan apapun demi menghentikan perdarahan demi menyelamatkan nyawa ibu melahirkan. Seringkali dokter kandungan melakukan tindakan operasi angkat kandungan darurat secepat-cepatnya demi menghentikan perdarahan yang jumlahnya lebih dari 600cc (setengah liter) per menit.

Coba bayangkan ! sedemikian hebat dan tegang pekerjaan seorang dokter kandungan serta betapa berhutang budinya seluruh keluarga ibu hamil terhadap dokter kandungan yaitu saat kondisi persalinan yang aman apalagi saat kondisi persalinan membutuhkan tindakan emergensi/ gawat darurat. Ingat ya… dokter kandungan bukanlah Tuhan, segala yang dilakukannya adalah upaya / ikhtiar / usaha… tidak ada jaminan berhasil… kalo gagal bukanlah suatu malpraktek… itu karena keterbatasannya sebagai manusia biasa… karena tidak ada satupun kasus kedokteran yang perdarahannya sehebat perdarahan pada saat melahirkan. Tapi ironisnya… di negara Indonesia ini dokter kandungan adalah bidang yang kurang dihargai dan kurang didukung oleh pemerintah, buktinya biaya pertolongan terhadap pasien BPJS yang hamil sangat kecil sehingga dokter kandungan hanya bisa bekerja menolong ibu hamil dengan kondisi yang sangat terbatas.

APA PENGOBATAN UNTUK PLASENTA AKRETA ?

Tidak ada yang dapat dilakukan wanita hamil untuk mencegah terjadinya plasenta akreta. Kontrol teratur pada setiap kehamilan yang masuk kategori kehamilan resiko tinggi pada dokter kandungan merupakan upaya untuk mengurangi resiko kehamilan dan persalinan, walopun tidak mungkin 100%. Jika wanita hamil telah didiagnosis dengan kemungkinan plasenta akreta oleh dokter kandungan, maka dokter kandungan akan memantau kehamilan dengan tujuan menjadwalkan rujukan ke RS tipe A dan akan mempersiapkan ibu hamil sebelum menjalani operasi yang diharapkan mungkin dapat menyelamatkan rahim (tidak sampe angkat kandungan) di RS tipe A. Kalo di Jawa Barat adalah di RS Hassan Sadikin Bandung. Seringkali kondisi plasenta akreta cukup parah sehingga diperlukan operasi angkat kandungan (histerektomi) dan mungkin dengan sangat terpaksa akan merusak organ dalam perut yang lain akibat operasi penyelamatan nyawa ibu hamil.

Apakah dokter cucuk pernah mengalami kasus placenta akreta ? jawabnya adalah pernah dan sungguh membuat trauma dokter kandungan ketika melihat perdarahan yang begitu hebat. Dokter kandungan itu adalah dokter yang cuman bisa mikir 1 detik ketika terjadi kasus perdarahan. Itu baru kasus placenta akreta, belum kasus emergensi lainnya. Makanya saya selalu sampaikan pada semua pasien saya yang hamil, yaitu:

  1. Kerjakan sedekah harian selama hamil dan selama program hamil. Minta pertolongan, kelancaran, kemudahan, dan keselamatan pada Allah SWT.
  2. Kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan.
  3. Rajin bertanya ketika kontrol.
  4. Perut jangan dipijat-pijat di paraji, baik saat hamil maupun setelah melahirkan.
  5. Diet makanan bergizi, tanpa pantangan makanan.

 

TULISAN 12. SUDAH LEWAT HPL TAPI KOK BELUM LAHIR JUGA

Beberapa hari terakhir kehamilan adalah saat yang menyenangkan bagi ibu hamil. Tapi ketika tanggal taksiran persalinan sudah berlalu, maka menunggu mulainya proses persalinan bisa membuat ibu hamil menjadi stres, apalagi lihat tetangga dan teman-teman sudah pada melahirkan…tambah stress deh.

Tidak hanya ibu hamil yang stress, malahan banyak orang tua, suami, saudara, dan yang lainnya juga menjadi cemas. Tapi perlu diingat bahwa jika tidak ada masalah spesifik dalam pemeriksaan kehamilan, bayi dalam kandungan walopun udah kelewat tanggal taksiran persalinannya sangat mungkin dalam kondisi baik-baik saja.

Terdapat berbagai istilah hamil tua dalam dunia kedokteran, antara lain:

  1. Kehamilan yang berakhir sekitar 40 minggu (antara 37 – 40 minggu), dikenal sebagai “kehamilan yang tuanya pas tanggal” atau “kehamilan pas tanggal.”
  1. Jika bayi lahir sebelum umur kehamilan 37 minggu, maka hal itu dianggap kelahiran prematur. Kelahiran janin yang terlalu dini dikaitkan dengan berbagai risiko bagi bayi.
  1. Kehamilan yang berlangsung sedikit lebih lama dari 40 minggu (antara 40 – 41 minggu 6 hari) disebut kehamilan akhir-akhir/ postdate/ late term pregnancy.
  1. Sedangkan kehamilan yang berlanjut 42 minggu atau lebih maka disebut kehamilan post-term/ lewat bulan.

Definisi kehamilan tua mungkin akan berbeda-beda antar negara karena disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan kemajuan teknologi kedokteran tiap negara. Sangat sedikit wanita hamil yang melahirkan tepat pada tanggal taksiran persalinannya. 90% wanita akan melahirkan janinnya secara spontan tanpa rangsangan/ tanpa induksi pada umur kehamilan antara 37-40 minggu dan 5-10% wanita akan melahirkan setelah 40 minggu (antara 40-42 minggu).

Belum diketahui secara pasti penyebab bayi lambat lahir, diduga berkaitan dengan faktor keturunan/ genetik. Dalam suatu studi kedokteran, ternyata didapati bahwa wanita yang telah melahirkan bayi lewat bulan maka mereka akan cenderung untuk melahirkan lewat bulan lagi pada masa yang akan datang. Dokter kandungan akan makin sering untuk meminta ibu hamil kontrol bila sudah lewat dari tanggal taksiran persalinan.

Kapan sih kehamilan dianggap lewat bulan ? pada minggu-minggu pertama kehamilan lewat waktu (lebih dari 40 minggu) maka kondisi bayi dan ibu hamil biasanya masih oke-oke saja asalkan selalu dalam pengamatan dan kontrol dokter kandungan, dan selama kontrol tidak ada masalah yang berkaitan langsung dengan kehamilannya. Tetapi ada hal-hal yang harus disadari oleh ibu hamil yaitu sedikit banyak akan terdapat peningkatan resiko pada kehamilan yang lewat 40 minggu, antara lain:

  1. Fungsi placenta mungkin saja tidak sebagus sebelum umur kehamilan 40 minggu.
  1. Mungkin saja mulai timbul gejala-gejala infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam rahim.
  1. Dapat terjadi komplikasi-komplikasi tak terduga saat hamil atau saat melahirkan misalnya janin akan makin besar sehingga dapat membahayakan saat proses bersalin.
  1. Kalo kehamilan dibiarin saja melewati 42 minggu maka kebanyakan juga lahir dalam 3-4 minggu pasca melewati taksiran persalinan. Tetapi perlu diingat bahwa terdapat peningkatan resiko kematian janin spontan dalam kandungan. Kebanyakan dokter kandungan tidak mau membiarkan kehamilan melebihi 42 minggu sehingga langsung dilakukan induksi persalinan.

Ada banyak metode tradisional yang digunakan wanita untuk memulai persalinan, termasuk hal-hal seperti berjalan-jalan pagi atau jalan-jalan di mall. Beberapa wanita melakukan hubungan seks atau menstimulasi puting payudara mereka dengan harapan hormon yang dilepaskan akan memicu kontraksi rahim.

Pendekatan ini didasarkan pada teori bahwa hormon pada air mani pria (cairan pembawa sperma yang dilepaskan saat ejakulasi), dan hormon yang dibuat tubuh wanita saat terangsang secara seksual, menyebabkan leher rahim wanita hamil akan mengalami rileks dan terbuka lebih mudah. Bahkan banyak penelitian tentang pendekatan tradisional ini. Tapi ternyata penelitian tersebut hanya menghasilkan bukti-bukti lemah yang menunjukkan bahwa puting payudara wanita hamil yang dirangsang selama satu sampai tiga jam per hari dapat membantu mempercepat terjadinya persalinan. Artinya tidak direkomendasikan untuk dilakukan… ya gampangnya boleh dikerjakan tapi hasilnya megecewakan alias gatot (kebanyakan bakalan gagal total). Adapun hasil penelitian tersebut menemukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tanpa stimulasi payudara: Didapati bahwa 8 dari 100 wanita yang tidak menstimulasi puting payudara mereka, persalinan dimulai dalam 72 jam pada umur kehamilan lebih dari 40 minggu.
  1. Dengan stimulasi payudara: ternyata didapati bahwa sekitar 39 dari 100 wanita yang merangsang puting mereka akan melahirkan spontan setelah umur kehamilan 40 minggu. Tetapi perlu diingat yaitu penelitian ini hanya dilakukan pada 400 wanita sehingga penelitian ini hanya bisa memberi gambaran kasar tentang efektifitas stimulasi puting payudara pada wanita hamil.

Rangsangan puting payudara wanita pasca melahirkan ternyata bermanfaat juga untuk mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan. Kebanyakan penelitian kedokteran menyatakan bahwa belum menemukan hubungan yang jelas apakah seks dapat menginduksi terjadinya persalinan.

Tidak hanya rangsangan pada puting payudara, wanita hamil terkadang mencoba sejumlah hal lain untuk mencoba menimbulkan persalinan. Beberapa minum teh daun raspberry untuk melembutkan leher rahim, sementara yang lain menggunakan homeopati, minyak evening primrose atau akupunktur. Tapi tidak ada bukti ilmiah bahwa pendekatan ini berhasil menimbulkan persalinan.

Minyak jarak adalah metode tradisional lain yang digunakan untuk menginduksi persalinan. Ini tersedia dalam bentuk jus, larutan yang digunakan dalam irigasi kolon, atau kapsul. Minyak ini belum terbukti memiliki efek menimbulkan persalinan. Dan perlu diingat bahwa belum banyak penelitian tentang keamanan dan efektivitas minyak jarak bagi wanita hamil.

Oke deh… saya rasa sekian dulu… Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokter cucuk kiuttt hello kitty, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=9

Untuk mengetahui lokasi praktek dokter cucuk, silakan klik link di bawah ini:

https://goo.gl/maps/N22hUjBSjHr

Untuk jadwal praktek di Karawang Barat, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=4