TULISAN 146. GANGGUAN HAID PADA WANITA – AMENORE (BAGIAN KE 1)

Setiap wanita normalnya pasti akan mengalami haid. Nah setiap wanita yang haid pasti pernah mengalami yang namanya gangguan haid. Gangguan haid itu bisa dikategorikan menjadi 3 bagian besar yaitu:

  1. gangguan siklus haid. Yang tergolong pada gangguan ini antara lain: haid datang bolak-balik sebelum waktunya (polimenore), haid jarang datang (oligomenore), bahkan haid gak datang-datang (amenore sekunder) dan yang yang lebih parah lagi haid gak pernah datang (amenore primer).
  2. gangguan jumlah darah haid misalnya siklus haid teratur tetapi keluar darahnya cuman dikit (hypomenore), darah haid banyak banget (menorrhagia/ hypermenore)
  3. gangguan lamanya haid misalnya metroragi (haid sudah datang tetapi datang lagi diantara jadwal haid berikutnya), haid yang lebih lama dari 8 hari atau haid yang kurang dari 2 hari.

Amenore sebetulnya bukanlah nama suatu penyakit haid tetapi merupakan gejala gangguan haid. Wanita dikatakan menderita amenore bila sudah 3 siklus haid ternyata haidnya gak datang atau gampang bila sudah tidak haid selama 3 bulan. Gejala amenore ini ada 2 jenis yaitu:

  1. amenore primer yaitu bila wanita sudah memiliki tanda-tanda sex sekunder (payudara, rambut pubis, rambut ketiak) dan sudah mencapai umur 18 tahun tetapi belum pernah haid sama sekali.
  2. amenore sekunder yaitu bila wanita yang sudah pernah haid tetapi mengalami gangguan haid berupa haid tak datang-datang selama 3 bulan atau lebih.
  3. amenore  normal yaitu kondisi wanita yang memang tidak haid karena sesuatu hal antara lain sedang hamil, sedang menyusui bayi (bukan menyusui suami loooo yaaaa….), sedang dalam pengobatan hormonal yang memang disengaja untuk jangan sampai haid, sedang menyusui, dan menopause.

Nah bila wanita mengalami gejala gangguan haid berupa haid tak datang (amenore) maka disarankan untuk segera berobat ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah gangguan haidnya normal atau tidak.

TULISAN 145. INFEKSI RAHIM PASCA MELAHIRKAN (ENDOMETRITIS)

Melahirkan adalah peristiwa mendebarkan bagi setiap wanita hamil. Bahkan melahirkan itu bisa membuat satu keluarga stress semua gara-gara si bayi mungil lama banget launching nya. Tapi… begitu sang pujaan hati lahir dengan tangisannya yang membahana heboh menggelegar maka seluruh keluarga menyambut dengan bahagia bagaikan lepas dari penjajahan belanda. Setelah melahirkan apa yang dialami ? hmm… mulailah berbagai peraturan dari berbagai pihak keluarga ditekankan pada wanita nifas… tidak boleh bobok siang ! Jangan makan ikan ! Jangan berdiri di depan pintu ! Jangan makan daging ! dan masih banyak lagi peraturan lainnya. Pokoknya timbullah berbagai jenis penjajahan model baru yang walopun tujuannya adalah demi kasih sayang keluarga terhadap wanita nifas tetapi sebetulnya berbagai peraturan tersebut tak pernah dianjurkan oleh dokter kandungan.

Ada wanita hamil yang mengalami infeksi rahim pasca melahirkan (nifas) yang dikenal dengan istilah endometritis. Nah endometritis ini ada yang akut dan ada yang kronis. Endometritis yang akut terjadinya pada 10 hari pertama pasca melahirkan, sedang endometritis yang kronis terjadinya setalh 10 hari pasca melahirkan.

Apa saja gejala endometritis itu ?

  1. demam
  2. darah nifas berbau busuk, kadang2 bernanah.
  3. keluar darah berlebihan karena rahim gagal mengecil.
  4. nyeri rahim
  5. bisa menyebar ke anak rahim atau parametrium.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh wanita masa nifas ketika mengalami endometritis dengan gejala di atas ?

  1. segera ke dokter kandungan
  2. nanti wanita hamil akan dilakukan pemeriksaan USG
  3. pemeriksaan laboratorium.
  4. bila nampak ada sisa placenta maka akan dikuret.
  5. nanti dokter kandungan akan memberikan antibiotika, bisa 1 macam, bisa juga banyak macam.

Apa sih penyebab dari endometritis pasca melahirkan ?

  1. kuman TBC rahim
  2. kuman vagina
  3. wanita nifas kurang menjaga kebersihan diri.
  4. malas beraktivitas, bobok melulu. Kalo ngantuk maka boleh bobok.
  5. kurang gizi, malas minum, gak mau minum madu.
  6. makanan tak mengandung protein hewani, makannya cuman sayur dan krupuk doank.
  7. terlalu lelah karena suami gak mau ngebantuin isteri yag bolak balik bangun dari tidur karena bayinya rewel… suami cuman molor dengan alasan besok pagi kerja… helllooooo…. inilah yang bikin isteri terkena baby blues syndrome (depresi/ stress pasca melahirkan)

oke deh… kurasa cukup sekian. selamat membaca.

TULISAN 144. ADA TUMOR MYOMA DAN MASA KEHAMILAN

Jenis tumor rahim pada saat hamil biasanya bukan kategori kanker, tetapi walopun demikian tetap saja masih dapat menyebabkan masalah pada wanita hamil. Menurut pembahasan para ahli yang terdapat dalam majalah kedokteran internasional bahwa tumor jinak pada wanita hamil, yang biasa disebut fibroid/ myoma/ myom/ miom, meningkatkan risiko  untuk terjadinya beberapa hal berikut yaitu:

  1. perdarahan selama tiga bulan pertama umur kehamilan kehamilan (trimester 1)
  2. pemisahan plasenta atau dikenal dengan istilah placenta abruptio atau solusio placenta. Disini kondisi placenta lepas dari tempat nempelnya dan menyebabkan kematian janin serta dapat membahayakan nyawa wanita hamil.
  3. persalinan sungsang/ janin salah posisi.
  4. resiko meningkatnya kemungkinan untuk operasi sesar.

Bayi yang lahir dari wanita hamil yang memiliki fibroid/ myoma lebih cenderung mengalami berberapa hal berikut di bawah ini yaitu:

  1. memiliki skor Apgar lima menit yang rendah. Skor apgar adalah skor untuk menilai kondisi kesehatan bayi baru lahir mrocot sehingga dalam 5 menit pertama langsung diketahui apakah bayinya sehat atau tidak.
  2. berat lahir rendah.
  3. kelainan bentuk tubuh karena posisi dalam rahim mesti dalam pose yang aneh-aneh akibat dari bentuk ruangan rahim yang berubah tidak normal akibat ada tumor.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dokter Gloria Coronado dari Puat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di Seattle Amerika Serikat bahwa wanita hamil yang memiliki tumor myoma pada saat hamil maka akan menderita komplikasi tertentu selama kehamilan, persalinan, dan kelahiran. Dokter Gloria Coronado dan para dokter dalam pusat penelotian kanker tersebut telah meneliti pada lebih dari 2000 wanita hamil yang memiliki tumor myoma di Washington antara tahun 1987 s/d 1993.

Ada juga pernyataan yang dilontarkan oleh Sandra Brooks MD, dokter ahli kanker dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore, Amerika Serikat yaitu tumor myoma/ fibroid merupakan tumor yang sudah umum terdapat pada wanita utamanya yang telah berusia 35 tahun ke atas. Bahkan tedapat 50% wanita usia 35 thn ke atas akan memiliki tumor myoma fibroid. Pada wanita yang sengaja menunda kehamilan sampai pada usia di atas 35 tahun maka bila terbukti memiliki tumor fibroid/ myoma akan memiliki dampak yang lebih berat baik pada saat hamil dan bersalin.

Jika seorang wanita hamil diberitahu oleh dokter kandungannya bahwa dia menderita fibroid/ Myoma, maka wanita hamil tersebut perlu diperiksa secara teratur dengan pemeriksaan dalam atau USG atau keduanya untuk melihat apakah fibroidnya semakin membesar. Fibroid tidak selalu menghasilkan masalah dalam kehamilan, tetapi tergantung pada ukuran dan lokasi fibroid/ myoma nya. Tapi jangan putus asa jika fibroid menyebabkan masalah sebab  fibroid dapat ditangani oleh dokter kandungan sesuai dengan masalahnya.

TULISAN 142. ENDOMETRIOSIS ATAU KISTA COKLAT

Endometriosis adalah suatu penyakit jinak organ kandungan wanita. Penyakit ini banyak menjadi perhatian para ahli kandungan diseluruh dunia. Penyebab pastinya masih belum diketahui sehingga endometriosis dinyatakan sebagai penyakit yang misterius hingga saat ini. Tetapi para ahli kedokteran menyatakan bahwa endometriosis dalam pertumbuhan dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh hormon steroid terutama hormon winta yang dikenal dengan sebutan hormon estrogen.

Bila wanita mengalami nyeri perut/ panggul, nyeri saat haid dan apalagi disertai dengaan sulit hamil alias gangguan infertilitas maka patut dicurigai bahwa wanita tersebut sedang menderita endometriosis. Kenapa bisa begitu ? karena dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada wanita yang mengalami infertilitas/ gangguan kesuburan/ gak hamil-hamil  yang disertai dengan nyeri haid maka ternyata 80%nya disebabkan oleh endometriosis.

Kok bisa nyeri haid yang hebat pada wanita endometriosis ? ini asalnya dari endometriosis itu sendiri yaitu adanya jaringan endometrium/ dinding rahim bagian dalam yang tumbuh diluar rahim. Nah walopun tumbuhnya diluar rahim tetapi karena endometriosis itu asalnya dari dalam rahim maka ketika wanita tersebut haid maka dengan pengaruh dari hormon estrogen dan progesteron maka jaringan yang diluar rahim tersebut ikutan haid juga. Normalnya darah haid itu keluar lewat mulut rahim, kalo pada endometriosis keluarnya kemana saja ke dalam perut wanita sehingga menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa dahhh… lebih nyeri daripada sakit hati pada pelakor pokoknya…

Pokoknya nih, bila wanita mengalami nyeri perut yang timbulnya sesuai dengan jadwal haid, baik itu disertai dgn nyeri haid ataupun tidak maka perlu dicurigai sebagai endometriosis.  Pada wanita yang mengalami nyeri saat hubungan sex juga boleh saja dicurigai menderita endometriosis karena jaringan endometriosis juga bisa tumbuh di daerah sekitar vagina dan dinding luar belakang vagina (cavum douglasi).

Tatacara untuk mengetahui apakah seorang wanita menderita endometriosis adalah dengan cara berobat ke dokter spesialis kandungan. Dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan antara lain:

  1. cek kadar hormon CA125
  2. USG/ CT scan
  3. operasi laparoskopi. Pemeriksaan ini lebih akurat dan lebih pasti.

Terdapat beberapa cara atau uji fungsional untuk mengetahui apakah wanita menderita endometriosis atau tidak yaitu dengan melakukan test analog GnRH. Dokter kandungan akan memberikan analog GnRH sekali saja pada saat haid dan setelah dinilai apakah keluhan nyeri menghilang atau tidak. Bila keluhan menghilang maka 70-80% wanita tersebut memang menderita endometriosis sehingga biasanya dokter spesialis kandungan akan menawarkan apakah wanita mau diberikan obat GnRH analog tersebut selama 5-6 siklus haid ke depan. Bagaimana bila keluhan tak menghilang setelah dilakukan uji fungsional tersebut ? Maka kemungkinan besar nyeri perut yang dirasakan bukan disebabkan oleh endometriosis, misalnya karena tumor ovarium, radang panggul, varises organ kandungan, miom, stenosis serviks (kekakuan mulut rahim), penyakit usus kolon iritatif, appendisitis kronis (usus buntu yang gak mau dioperasi dan terus minum obat tanpa anjuran dokter), infeksi saluran kencing kronis, atau efek dari perlekatan akibat endometriosis yang sudah tak aktif lagi.

Bagaimana cara mengobati endometriosis ? banyak cara walopun belum bisa memberikan hasil yang memuaskan, yaitu antara lain:

  1. operasi
  2. obat-obatan seperti GnRH agonis
  3. pemberian hormon progestogen seperti medroksi progesteron acetat (turunan hormon progesteron) dan danazol (turunan testosteron).
  4. pil KB jangka panjang terutama bagi wanita yang belum mau untuk hamil atau sudah punya anak yang cukup. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa wanita yang rajin menggunakan pil KB maka sangat sedikit yang menderita endometriosis.

kurasa sudah cukup sekian ya… karena gak mungkin saya bagi semua ilmu kesaktian saya, ntar pada pinterrr semua… ha ha ha

TULISAN 16. HAID SAYA NORMAL ATAU TIDAK ?

Siklus menstruasi wanita sedikit banyak dapat menceritakan kondisi kesehatan wanita. Sebaiknya wanita memahami bagaimana melacak siklus menstruasinya dan apa yang harus dilakukan oleh para wanita bila menemukan tentang ketidakteraturan dalam siklus menstruasinya.

Sebagai wanita apakah anda tahu kapan periode menstruasi terakhir anda dimulai atau berapa lama menstruasi anda berlangsung? Jika tidak, mungkin sudah saatnya untuk para wanita-wanita karawang kiuttt hello kitty mulai memperhatikan siklus menstruasinya.

 

Dengan melacak siklus menstruasi anda maka dapat membantu diri para ibu-ibu untuk memahami apa yang disebut menstruasi normal untuk anda, waktu ovulasi (masa subur) dan juga untuk mengidentifikasi perubahan penting dalam siklus menstruasi anda, seperti telat haid atau perdarahan menstruasi yang datangnya seenaknya saja, gak jelas gitu looohhh. Perlu dipahami oleh para wanita bahwa ketidakteraturan dalam siklus menstruasi biasanya bukanlah disebabkan oleh hal yang serius, tetapi walopun demikian sebaiknya para wanita tetap harus periksa ke dokter kandungan karena kadang-kadang haid yang tidak teratur merupakan tanda ada masalah kesehatan.

 

APA SIH YANG DISEBUT DENGAN SIKLUS MENSTRUASI/ SIKLUS HAID ?

 

Siklus menstruasi adalah rangkaian perubahan dalam tubuh wanita (pada rahimnya dan organ kandungan lainnya) yang berlangsung tiap bulan dalam  persiapan untuk kemungkinan terjadinya kehamilan. Kenapa begitu ? ya karena setiap bulan, salah satu indung telur wanita akan melepaskan sel telur, inilah yang disebut ovulasi (masa subur).

Pada saat yang sama, perubahan hormonal mempersiapkan rahim untuk terjadinya kehamilan. Jika ovulasi terjadi tetapi sel telur tidak dibuahi oleh sperma suami maka selanjutnya lapisan rahim bagian dalam (endometrium) akan dirontokkan sehingga mengalirlah darah melalui vagina. Inilah yang disebut dengan periode menstruasi.

 

BAGAIMANA SIH SIKLUS HAID DIKATAKAN MASIH NORMAL ?

 

Siklus menstruasi dikatakan 1 periode dimulai sejak hari pertama haid s/d hari pertama haid pada periode berikutnya, dan periode ini tidak sama untuk setiap wanita. Menstruasi mungkin terjadi setiap 21 s/d 35 hari dalam 1 periode haid dan lamanya perdarahan haid sekitar dua hingga tujuh hari. Pada tahun-tahun pertama mendapat haid biasanya akan didapatkan haid yang periodenya panjang tetapi setelah itu periodenya akan makin pendek dan makin teratur seiring bertambahnya usia wanita.

 

Siklus menstruasi anda mungkin teratur – dengan siklus haid yang sama setiap bulan – atau mungkin kadang-kadang agak tidak teratur, dan darah menstruasi anda mungkin jumlahnya sedikit atau banyak, haid terasa sakit atau mungkin cuman cenit-cenit saja, haidnya lama atau sebentar, dan ini masih dapat dianggap normal. Normal disini artinya normal bagi kebiasaan haid anda selama ini. Pada penggunaan jenis kontrasepsi tertentu, seperti pil kontrasepsi (pil KB) dan KB spiral (IUD) mungkin akan mengubah siklus menstruasi anda.

 

Ketika Anda mendekati menopause, siklus anda mungkin menjadi tidak teratur lagi. Namun, karena terdapat risiko kanker rahim yang meningkat seiring pertambahan usia wanita, maka setiap gangguan haid  di sekitar usia menopause sebaiknya diperiksakan ke dokter kandungan.

Setiap ada keluhan dengan siklus haid wanita maka sebaiknyanya segera periksa ke dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan apakah masih dalam batas normal atau merupakan tanda adanya penyakit tertentu.

 

BAGAIMANA CARANYA WANITA BISA MENGETAHUI SIKLUS MENSTRUASINYA ?

 

Untuk mengetahui apakah siklus haid yang normal bagi anda, mulailah mencatat siklus menstruasi anda di kalender. Mulailah dengan melacak tanggal mulai haid setiap bulan selama beberapa bulan ke depan berturut-turut untuk mengidentifikasi keteraturan siklus menstruasi Anda.

 

Sebaiknya wanita juga mencatat juga hal-hal berikut setiap bulan:

  1. Tanggal habisnya siklus haid. Hal ini untuk mengetahui berapa lama periode haid anda biasanya bertahan? Apakah lebih panjang atau lebih pendek dari siklus biasanya?
  2. Jumlah darah haid. Hal ini untuk mengetahui apakah darah haidnya lebih sedikit atau lebih banyak daripada biasanya? Bisa juga dihitung dengan menghitung berapa kali ganti pembalut dalam 1 hari. Apakah ada darah beku bergumpalnya ?
  3. Apakah anda mengalami pendarahan di antara beberapa periode haid ? maksudnya setelah haidnya bersih lalu datang haid lagi padahal belum waktunya haid.
  4. Apakah ada rasa sakit saat haid ? Apakah rasa sakitnya terasa lebih parah dari biasanya?

 

APA YANG MENYEBABKAN SIKLUS MENSTRUASI TIDAK TERATUR ?

 

Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat memiliki banyak penyebab yang berbeda, termasuk  diantaranya sebagai berikut:

  1. Kehamilan atau menyusui. Sebaiknya walopun menyusui, wanita menggunakan KB karena setiap periode haid yang terlewatkan bisa berarti menjadi tanda awal kehamilan. Menyusui biasanya menunda kembalinya menstruasi setelah kehamilan.
  2. Gangguan makan, berat badan ekstrem atau olahraga berlebihan. Gangguan makan – seperti anorexia nervosa – penurunan berat badan yang ekstrem dan peningkatan aktivitas fisik dapat mengganggu menstruasi.
  3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS). Wanita dengan gangguan sistem endokrin PCOS mungkin memiliki periode haid yang tidak teratur serta ovarium (indung telur) yang membesar yang berisi kumpulan sel telur kecil-kecil (folikel) yang terletak di masing-masing ovarium biasanya akan terlihat pada pemeriksaan USG di dokter kandungan.
  4. Kegagalan fungsi ovarium dini yaitu hilangnya fungsi ovarium normal sebelum usia 40 tahun dikenal dengan istilah premature ovarian failure (POF).
  5. Penyakit radang panggul (PID). Infeksi organ reproduksi ini dapat menyebabkan pendarahan menstruasi yang tidak teratur.
  6. Fibroid rahim. Lebih dikenal sebagai myoma yaitu pertumbuhan tumor rahim yang jinak. Mereka dapat menyebabkan darah haid menjadi banyak dan panjangnya masa haid.

 

APA YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH WANITA UNTUK MENCEGAH KETIDAKTERATURAN SIKLUS MENSTRUASI ?

 

Bagi sebagian wanita, penggunaan pil KB dapat membantu mengatur siklus menstruasi. Pengobatan terhadap masalah-masalah yang dapat menggangu haid seperti gangguan makan, juga bisa membantu memperbaiki siklus haid. Tetapi ada juga beberapa ketidakteraturan siklus menstruasi yang tidak dapat dicegah. Yang penting adalah segera ke dokter kandungan bila:

  1. Tidak haid selama 3 bulan, dan bukan disebabkan oleh hamil. Kalo hamil maka test pack akan bergaris 2.
  2. Haid tidak teratur, padahal sebelum-sebelumnya teratur.
  3. Perdarahan haid lebih dari 7-8 hari.
  4. Jumlah darah haid lebih banyak daripada biasanya. Lebih dari 5-6 pembalut dalam 1 hari.
  5. Haid datangnya keseringan atau kelambatan.
  6. Haid lagi sebelum waktunya padahal barusan bersih.
  7. Nyeri haid yang gak ketulungan.
  8. Haid yang tak teratur dan disertai demam dan nyeri di perut bawah.

Ingat, melacak siklus menstruasi anda dapat membantu anda mengetahui apa yang normal untuk anda dan apa yang tidak. Jika anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang siklus menstruasi anda segeralah konsultasi dengan dokter kandungan anda supaya dilakukan pemeriksaan organ kandungan.

TULISAN 18. SAYA BELUM HAMIL KARENA PCOS

Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah gangguan hormonal yang umum terjadi di antara wanita usia reproduksi. Wanita dengan PCOS memiliki periode menstruasi yang jarang-jarang (sering telat mens) atau berkepanjangan (mensnya lama) dan atau memiliki kadar hormon laki-laki (androgen) yang berlebihan. Ovarium/ indung telur wanita yang menderita PCOS terdiri dari banyak folikel/ sel telur kecil-kecil dan cilaka-nya indung telur wanita tersebut mengalami kegagalan mengeluarkan sel telur secara teratur (ovulasi). Penyebab pasti PCOS tidak diketahui samai saat ini. Diagnosis dan pengobatan dini terhadap wanita yang menderita PCOS dengan diiringi penurunan berat badan dapat mengurangi risiko komplikasi jangka panjang seperti diabetes mellitus tipe 2 (kencing manis) dan penyakit jantung.

Tanda dan gejala PCOS sering berkembang di sekitar masa-masa wanita mendapatkan menstruasi pertama selama masa pubertas. Kadang-kadang gejala PCOS berkembang dikemudian hari, misalnya sebagai respon terhadap penambahan berat badan yang cukup besar. Penambahan berat badan ini disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang salah. Kadar gula yang tinggi terus menerus dalam darah dapat memicu terjadinya resistensi insulin. Jadi kalo jadi wanita jangan gemuk-gemuk. Wanita yang menderita PCOS ada kemungkinan mengalami gangguan yang namanya resistensi insulin dimana insulin dalam tubuhnya ada tetapi gak bisa dipake oleh tubuhnya untuk menurunkan kadar gulanya. Insulin itu adalah hormon yang dipake untuk menormalkan kadar gula dalam darah. Itulah sebabnya kenapa kita sebagai manusia disuruh untuk olah raga yaitu untuk mencegah timbulnya kadar gula darah yang berlebihan dalam tubuh sehingga resistensi insulin tidak terjadi. Pada wanita yang gemuk bukan tak bisa hamil tetapi kemungkinan hamilnya lebih kurang daripada wanita yang tidak gemuk.

Tanda dan gejala PCOS bervariasi. Diagnosis PCOS dibuat oleh dokter kandungan ketika wanita mengalami setidaknya dua dari tanda-tanda ini:

  1. Periode haid yang tidak teratur. Siklus menstruasi yang jarang datang, tidak teratur atau berkepanjangan adalah tanda PCOS yang paling umum. Misalnya: wanita mungkin memiliki kurang dari sembilan periode setahun, lebih dari 35 hari antara periode dan jumlah haid yang sangat banyak.
  1. Kadar hormon androgen berlebihan. Peningkatan kadar hormon pria (androgen) dapat menghasilkan tanda-tanda fisik yang menyerupai pria pula, seperti kelebihan rambut di wajah dan tubuh (hirsutisme), dan kadang-kadang terkena jerawat yang parah dan mengalami rambut rontok/ kebotakan akibat kelebihan hormon androgen.
  1. Saat pemeriksaan di dokter kandungan ditemukan indung telur/ Ovarium yang polikistik. Ovarium wanita mungkin membesar dan mengandung banyak folikel kecil yang berada mengelilingi bagian dalam indung telur sehingga indung telur gagal berfungsi secara teratur karena tidak terjadi pelepasan sel telur. Sel telur yang bisa dilepas oleh indung telur adalah sel telur yang matang. Pada wanita PCOS, sel telur gak bisa matang. Inilah yang menyebabkan wanita PCOS sulit hamil. Gimana mau hamil, spermanya suami jomblo di dalam saluran telur karena sel telur gak ada yang masuk ke dalam saluran telur.

Perlu diingat… tanda dan gejala PCOS biasanya lebih parah jika wanita mengalami obesitas/ kegemukan. Makanya jangan gemuk-gemuk, kurangi berat badan. Olah raga teratur, aerobik juga boleh. saran saya pada wanita yang belum hamil atau mengalami gangguan haid, sebaiknya segera temui dokter kandungan jika wanita memiliki masalah dengan periode menstruasi/ haid tak teratur/ haid berlebihan/ haid jarang datang, termasuk ketika wanita gak hamil-hamil/ ketidaksuburan atau jika memiliki tanda-tanda kelebihan hormon androgen seperti pertumbuhan rambut berlebihan, jerawat yang parah, dan rambut rontok yang parah/ kebotakan kepala seperti pola kebotakan laki-laki alias seperti professor (botak atas).

Penyebab pasti PCOS tidak diketahui. Faktor-faktor yang mungkin berperan untuk menderita PCOS antara lain:

  1. Kelebihan hormon insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi di pankreas yang memungkinkan sel untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Gula digunakan oleh tubuh untuk pasokan energi utama tubuh wanita. Jika sel-sel wanita menjadi resisten/ ogah-ogahan terhadap hormon insulin, maka kadar gula darah dapat naik dan tubuh mungkin akan bereaksi dengan menghasilkan lebih banyak lagi hormon insulin. Kelebihan hormon insulin dapat meningkatkan produksi hormon androgen (hormon laki-laki), menyebabkan kesulitan dengan ovulasi/ pelepasan sel telur.
  1. Peradangan tingkat rendah/ low grade inflamation. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita dengan PCOS memiliki jenis peradangan tingkat rendah yang merangsang ovarium polikistik untuk menghasilkan hormon androgen, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada jantung dan pembuluh darah.
  1. Penelitian menunjukkan bahwa gen tertentu mungkin berkaitan dengan PCOS.
  1. Androgen berlebih. Bila Ovarium/ indung telur wanita menghasilkan kadar hormon androgen yang tinggi maka dapat menyebabkan timbulnya hirsutisme (kelebihan rambut di wajah/ perut) dan jerawat.

Komplikasi yang dapat terjadi pada wanita dengan PCOS antara lain:

1. Sulit hamil/ infertilitas
2. Gestational diabetes/ Penyakit kencing manis pada wanita hamil.
3. Keguguran atau kelahiran prematur
4. tekanan darah tinggi pada kehamilan
5. Steatohepatitis non-alkohol – peradangan hati berat yang disebabkan oleh akumulasi/ penumpukan lemak di hati
6. Sindrom metabolik – sekelompok kondisi termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kadar kolesterol atau trigliserida abnormal yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular/ jantung/ stroke.
7. Diabetes tipe 2 atau prediabetes
8. Depresi, kecemasan dan gangguan makan
9. Perdarahan uterus abnormal/ gangguan haid.
10. Kanker pada lapisan uterus (kanker endometrium)… istilah karawangnya adalah kanker rahim.
11. Sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi serius di mana pernapasan berulang kali berhenti dan mulai lagi. Wanita mungkin mengalami sleep apnea jika saat tidur mengalami mendengkur keras dan wanita yang merasa lelah bangetssss.

Tidak ada tes untuk mendiagnosis PCOS secara definitif. Dokter kandungan kemungkinan akan memulai dengan diskusi tentang riwayat kesehatan wanita, termasuk periode menstruasi dan perubahan berat badan wanita. Dokter kandungan juga akan melakukan pemeriksaan fisik termasuk memeriksa tanda-tanda pertumbuhan rambut berlebih, resistensi insulin dan jerawat.

Di dokter kandungan, wanita kemungkinan akan menjalani pemeriksaan antara lain:

  1. Pemeriksaan panggul. Dokter secara visual dan manual memeriksa organ reproduksi wanita untuk mencari ada tidaknya tumor, pertumbuhan jaringan tak normal atau kelainan lainnya.
  1. Tes darah. Darah wanita akan diambil untuk dianalisis dilaboratorium guna mengetahui kadar hormon wanita. Dokter kandungan juga akan melakukan tes darah tambahan untuk mengukur kadar toleransi glukosa dan kadar kolesterol dan trigliserida puasa.
  1. Dokter kandungan akan memeriksa dengan menggunakan USG untuk melihat penampilan indung telur wanita dan ketebalan dinding rahim wanita.

Pengobatan wanita dengan PCOS akan bersifat sangat individual bangetsss, ditekankan pada hal-hal yang menjadi masalah wanita tersebut misalnya infertilitas/ sulit hamil, hirsutisme/ kelebihan rambut wajah/ tubuh, jerawat atau kegembrotan/ obesitas. Pengobatan PCOS juga mungkin melibatkan perubahan gaya hidup (diet, olah raga) bahkan juga dengan pemberian obat-obatan.

Dokter kandungan akan meminta wanita PCOS untuk menurunkan berat badan melalui diet rendah kalori yang dikombinasikan dengan aktivitas olahraga yang teratur, gak usah berat-berat tetapi rutin. Pengurangan ringan dalam berat badan akan memperbaiki kondisi wanita. Menurunkan berat badan juga dapat meningkatkan efektivitas obat yang direkomendasikan dokter untuk PCOS, dan dapat membantu mengatasi ketidaksuburan.

Untuk membantu dokter kandungan dalam mengobati PCOS maka wanita diharapkan melakukan hal-hal berikut:

  1. Pertahankan berat badan yang sehat. Penurunan berat badan dapat mengurangi kadar insulin dan androgen dan dapat mengembalikan ovulasi/ kesuburan.
  1. Batasi karbohidrat. Diet tinggi karbohidrat dapat meningkatkan kadar insulin. Gampangnya kurangi makan nasi, banyakin makan ikan. Pilih karbohidrat kompleks, yang meningkatkan kadar gula darah Anda lebih lambat. Karbohidrat secara umum dibagi menjadi dua, karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks sering disebut sebagi jenis karbohidrat sehat karena mengandung tinggi serat dan rendah indeks glikemik. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks diantaranya, bijian dan kacang-kacangan termasuk beras merah, jagung dan gandum. Sedangkan karbohidrat sederhana merupakan jenis karbohidrat yang memiliki kualitas rendah. Karbohidrat jenis ini ditandai dengan kandungan gulanya yang tinggi tetapi sangat rendah nutrisi. beberapa contoh makanan sumber karbohidrat sederhana diantaranya: donat, humberger, mie instan dan kue kering.
  1. Olahraga membantu menurunkan kadar gula darah. Jika Anda memiliki PCOS, meningkatkan aktivitas harian dan berpartisipasi dalam program latihan teratur dapat mengobati atau bahkan mencegah resistensi insulin dan membantu menjaga berat badan wanita sehingga dapat terkendali dan juga menghindari diabetes.

TULISAN 25. AKU TAKUT TERKENA KANKER LEHER RAHIM

Kanker leher rahim tergolong dalam 4 besar penyebab kematian wanita akibat penyakit kanker di seluruh dunia. Cara terbaik untuk melakukan pencegahan terkena kanker serviks adalah dengan melakukan deteksi dini kanker serviks yaitu pap smear. Dengan melakukan pap smear maka akan ketahuan apabila terdapat perubahan sel-sel leher rahim yang berpotensi menuju ke arah yang lebih parah yaitu kanker leher rahim. Bahkan pap smear dapat mendeteksi adanya virus HPV yaitu virus penyebab kanker leher rahim. Nah kalo ketahuan adanya perubahan sel-sel leher rahim maka akan dapat cepat ditangani sebelum berubah menjadi kanker leher rahim/ kanker serviks.

Banyak wanita yang tidak tahu bahwa dirinya sedang berada di bawah ancaman kanker leher rahim karena tidak semua kanker leher rahim menimbulkan gejala pada awal-awal penyakit. Tapi… bila penyakit kankernya udah terlanjur parah maka baru timbul gejala dan untuk pengobatan jauh lebih sulit dan harapannya untuk sembuh 100% juga sudah berkurang jauh.

Di luar negeri, kematian wanita akibat kanker leher rahim sudah berkurang jauh karena rata-rata wanita bule sering melakukan pap smear. Siapakah wanita yang beresiko untuk terinfeksi virus HPV yang pada gilirannya akan terkena kanker leher rahim ?

  1. Wanita dengan banyak pasangan sex. Kalo PELAKOR saya gak tahu apakah tergolong wanita dengan banyak pasangan sex… ibu-ibu kiuttters mesti lebih paham daripada saya.
  2. Hubungan sex di usia dini. Di amerika serikat, remaja usia 14 tahun sudah melakukan hubungan sex dengan pacarnya.
  3. Sistem kekebalan tubuh yang rendah.
  4. Pernah kena kanker di organ kelamin wanita lainnya.
  5. Merokok,baik aktif maupun pasif. Kalo suami ibu merokok maka hampir pasti ibu adalah calon terkena kanker leher rahim. Jadi larang saja suaminya untuk merokok.

Lalu apa sih dan bagaimana pemeriksaan pap smear itu ? Papanikolaou test atau Pap smear adalah metode pemeriksaan organ kandungan untuk mendeteksi adanya proses-proses lesi pra-kanker dan atau kanker leher rahim. Dengan melakukan pap smear maka dokter kandungan dapat mendeteksi ada tidaknya perubahan awal dari sel normal menuju sel kanker… bahasa kerennya lesi pra-kanker serviks.  Seperti sudah diketahui di atas bahwa kanker leher rahim disebabkan oleh suatu virus yang dikenal dengan sebutan human papillomavirus atau HPV. Kalo di luar negeri misalnya di Inggris, pemeriksaan pap smear dapat mencegah kematian akibat kanker leher rahim sekitar 700 wanita per tahun. Ini artinya pemeriksaan atau skrining menggunakan pap smear sangat dianjurkan pada setiap wanita terutama yang aktif secara seksual (sudah menikah atau sudah pernah berhubungan sex) minimal 1x/ tahun.

Pap smear tidak sakit dan tidak memerlukan pembiusan. Caranya adalah wanita berbaring dalam posisi seperti akan melahirkan. Lalu dokter kandungan atau pihak laboratorium akan membuka liang vagina menggunakan alat yang dikenal dengan sebutan speculum. Lalu mulut rahim akan dioles dengan sikat super halus dan super lembut kemudian hasil yang lengket di sikat tersebut akan diletakkan dibawah mikroskop untuk diperiksa. Tidak sampai 2 menit sudah selesai tindakan pap smearnya. Hasil pemeriksaan pap smear akan diketahui dalam 2-3 minggu kemudian.

Apa sih persiapan pribadi sebelum melakukan pap smear ?

  1. Persiapan wanita untuk melakukan Pap Smear adalah tidak sedang haid
  2. Tidak berhubungan sex dalam 3 hari sebelum pemeriksaan pap smear.
  3. tidak sedang menggunakan obat – obatan yang dimasukkan dalam vagina.

Lalu apa saja kriteria wanita yang perlu di pap smear ?

  1. Para wanita berusia 21 tahun ke atas untuk melakukan pap smear.
  2. Semua wanita yang telah berhubungan seksual (berapapun usianya). Di Amerika Serikat, wanita sudah berhubungan sex dengan pacarnya sejak usia 14 tahun.
  3. Wanita perokok atau suami perokok.
  4. Riwayat keluarga ada yang terkena kanker leher rahim.

 

Menurut rekomendasi yang dikeluarkan oleh U.S. Preventive Service Task Force yang disepakati bersama dengan American Cancer Society pada tahun 2012 dinyatakan bahwa:

  1. pap smear sebaiknya dimulai sejak usia 21 tahun dan dilakukan tiap 3 tahun sekali.
  2. bila wanita telah berusia 30 tahun ke atas maka pemeriksaan pap smear dapat dilakukan tiap 5 tahun sekali asalkan disertai juga dengan pemeriksaan virus HPV.
  3. Tidak ada batasan usia wanita untuk melakukan pap smear apabila belum pernah pap smear sebelumnya, artinya kalo belum pernah pap smear maka lakukan pap smear segera sekarang juga, jangan buang-buang waktu.

Kebanyakan wanita akan terdeteksi menderita kanker leher rahim pada usia 40-50 tahun. Saking pentingnya pap smear, wanita yang telah berusia 50 tahun ke atas pun tetap dianjurkan untuk melakukan pap smear. Wanita yang sudah menopause (kadaluarsa/ abis pajaknya) pun tetap dianjurkan untuk pap smear. Tapi kalo sudah nenek-nenek (usia 65 tahun atau lebih) dan riwayat pap smear sebelumnya normal sebanyak 3x (kira-kira dalam 10 tahun terakhir) maka boleh saja gak usah pap smear lagi. Bagaimana dengan wanita yang sudah operasi angkat total rahimnya ? tetap harus melakukan pemeriksaan pap smear… istilahnya vaginal smear… terutama bila pernah terdapat hasil pap smear tidak normal sebelumnya atau pernah kena kanker kelamin sebelumnya.

 

 

TULISAN 35. DETEKSI DINI KANKER MULUT RAHIM

Kanker serviks/ kanker mulut rahim merupakan keganasan yang berasal dari serviks. Serviks atau dikenal dengan istilah bahasa karawang sebagai mulut rahim merupakan sepertiga bagian bawah uterus, berbentuk silindris/ tabung, menonjol dan berhubungan dengan vagina melalui ostium uteri eksternum (lubang mulut rahim). Pada tahun 2010 perkiraan jumlah insiden kanker serviks adalah 454.000 kasus. Data ini didapatkan dari registrasi kanker berdasarkan populasi, registrasi data vital, dan data otopsi verbal dari 187 negara dari tahun 1980 sampai 2010.

Per tahun insiden dari kanker serviks meningkat 3.1% dari 378.000 kasus pada tahun 1980. Ditemukan sekitar 200.000 kematian terkait kanker serviks, dan 46.000 diantaranya adalah wanita usia 15-49 tahun yang hidup dinegara sedang berkembang. Menurut perkiraan Departemen Kesehatan RI saat ini, jumlah wanita penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 100.000 penduduk dan setiap tahun terjadi 40 ribu kasus kanker serviks.

Kejadian kanker serviks akan sangat mempengaruhi hidup dari penderitanya dan keluarganya serta juga akan sangat mempengaruhi sektor pembiayaan kesehatan oleh pemerintah. Oleh sebab itu peningkatan upaya penanganan kanker serviks, terutama dalam bidang pencegahan dan deteksi dini sangat diperlukan oleh setiap pihak yang terlibat.

Tes IVA merupakan pemeriksaan skrining untuk deteksi dini kanker serviks. Prosedur pemeriksaan yaitu dengan memasukkan spekulum ke dalam vagina, agar mulut  rahim  (serviks)  dapat  di  periksa  secara  langsung.  Mulut  rahim  kemudian  di olesi  zat  asam  cuka,  apabila  zat  asam  mengenai  sel-sel  yang  abnormal,  warna jaringan  akan  berubah  menjadi  putih  dan  di  katakan  sebagai  hasil  tes  positif.

Pemeriksaan IVA yang positif biasanya menandakan adanya suatu lesi pre kanker, tetapi  tentu  saja  pemeriksaan  IVA  harus  di  pastikan  dengan  pemeriksaan  lainnya oleh dokter spesialis kandungan (Sp.OG), dengan di lakukan pemeriksaan lanjutan seperti  pap  smear,  atau  biopsi.  Hasil  tes  positif  ini  perlu  di  tindaklanjuti  dengan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis kandungan (Sp.OG).

  1. IVA Radang

Pada   pemeriksaan   serviks   di   dapatkan   adanya   peradangan   pada   serviks (cervicitis)  atau  adanya  temuan  jinak  misalnya  polip  pada  serviks. Pada  IVA Radang   di   obati   terlebih   dahulu   hingga   normal   baru   kemudian   di   ulangi melakukan tes IVA.

  1. IVA Positif

Dimana    pada    hasil    pemeriksaan    di    dapatkan    adanya    kelainan    yaitu menunjukkan  adanya  lesi  berwarna  putih  pada  serviks  dan  ini  merupakan kelainan yang menunjukkan adanya lesi prekanker.

Secara umum hasil pemeriksaan IVA adalah sebagai berikut :

  1. IVA Negatif : Serviks normal.
  2. IVA Radang  :  Pada  pemeriksaan  serviks  di  dapatkan  adanya  peradangan pada  serviks  (cervicitis)  atau  adanya  temuan  jinak  misalnya  polip  pada serviks.
  3. IVA Positif  :  Dimana  pada  hasil  pemeriksaan  di  dapatkan  adanya  kelainan yaitu   menunjukkan   adanya   lesi   berwarna   putih   pada   serviks   dan   ini merupakan kelainan yang menunjukkan adanya lesi pra-kanker serviks.
  4. IVA Kanker  Serviks  :  Dimana  kelainan  menunjukkan  adanya  kelainan  sel akibat adanya kanker serviks.

Hasil   positif   pada   IVA   mengarah   pada   diagnosis   pra   kanker   serviks/ kanker leher rahim. Jika  Hasil  tes  IVA  Positif  maka  perlu  ditindaklanjuti  dengan  pemeriksaan  lebih  lanjut oleh  dokter spesialis kandungan (Sp.OG). Pemeriksaan   ini   mungkin   menimbulkan   rasa   tidak   nyaman   selama pemeriksaan  dan  1-2  hari  sesudahnya,  tergantung  ada  atau  tidaknya  perlukaan. Apabila  sesudah  2  hari  nyeri  masih  terus  berlangsung,  mungkin  terdapat  masalah lain   yang   mendasari,   misalnya   infeksi   saluran   kemih,   radang   panggul,   dan sebagainya.

Syarat untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah sebagai berikut :

  1. Sudah pernah melakukan hubungan seksual.
  2. Tidak sedang dalam keadaan menstruasi.
  3. Tidak sedang hamil.
  4. Tidak melakukan hubungan seksual dalam jangka waktu 24 jam.

Tulisan dicopy dan dimodifikasi oleh Dr. Cucuk Santoso, SpOG dari sumber:

  1. http://www.diskes.baliprov.go.id/files/subdomain/diskes/Agustus%202017/Test%20dan%20Prosedur%20IVA.pdf
  2. http://kanker.kemkes.go.id/guidelines/PPKServiks.pdf

TULISAN 39. KATA DOKTER, SAYA MESTI DI KURET

KURET PADA WANITA

Seringkali kita mendengar bahwa wanita yang mengalami keguguran harus dikuret. Sebetulnya apa sih kuret itu ? apakah menyeramkan ? apakah sakit ? samakah dengan operasi ? okelah dokter cucuk yang kiuttt akan mencoba untuk menjelaskan dengan bahasa yang sederhana kepada ibu-ibu sekalian di seantero nusantara.
Kuret atau yang banyak dikenal dengan dilatasi dan kuret (kita singkat dengan DC) adalah tindakan kedokteran yang bertujuan untuk membuka mulut Rahim kemudian memasukkan alat kuret ke dalam Rahim dengan tujuan untuk mengambil jaringan yang berada di dalam rahim.
Kenapa kok mesti dikuret ? kuret seringkali dikerjakan pada wanita yang mengalami perdarahan hebat pada gangguan haid, dikenal dengan istilah abnormal uterine bleeding dengan tujuan untuk mengambil sampel jaringan dalam rahim guna pemeriksaan laboratorium untuk melihat apakah terdapat keganasan atau tidak, sifat sel rahim mengalami kelainan atau tidak, dan masih banyak lagi. Bahkan seringkali kuret dapat menghentikan perdarahan pula utamanya pada kasus keguguran. Bahkan di rumah sakit yang canggih seperti RS Hassan Sadikin atau RS Cipto Mangunkusumo mungkin bisa juga untuk membantu tindakan histeroskopi yaitu melakukan teropong dalam Rahim. Hebat kan Indonesia ? Bangga donk sebagai anak bangsa Indonesia.
Dokter akan melakukan persiapan sebelum tindakan kuret dilakukan. Seringkali dokter akan memasang alat untuk membuka mulut Rahim secara perlahan, dalam hal ini menggunakan laminaria. Bahkan ada juga yang memakai busi kedokteran untuk membuka lebih cepat. Pemberian obat-obatan tertentu juga digunakan untuk membantu mempercepat pembukaan mulut Rahim. Laminaria akan bekerja dengan cara menyerap cairan di mulut Rahim sehingga laminaria akan membengkak sehingga akan membuka perlahan mulut Rahim. Setelah mulut Rahim terbuka maka dokter akan mudah memasukkan sendok kuret ke dalam Rahim. Dokter spesialis bius akan melakukan pembiusan pada saat ibu-ibu menjalani kuret.
Saat dikuret, ibu-ibu akan berada dalam sikap seperti mau melahirkan yaitu posisi paha terbuka kemudian ibu akan dibius dan dokter mulai memasukkan speculum atau pembuka vagina untuk mencari mulut Rahim. Setelah ketemu mulut Rahim, maka akan dilakukan pengambilan dilatator (laminaria) untuk memudahkan memasukkan sendok kuret dan proses kuret langsung dilakukan. Sendok kuret itu ada 2 macam yaitu yang biasa berupa besi berlobang dan yang berbentuk sedot. Semua bisa digunakan.
Apakah kuret beresiko ? untuk dipahami bahwa tidak ada satupun tindakan kedokteran yang tanpa resiko. Sama seperti halnya ibu-ibu sudah tau resiko hamil itu antara lain perdarahan, tetapi kenapa kok tetap mau hamil ? sudah tau resiko naik motor itu jatuh, kenapa kok naik motor ? semua tentu berangkat dengan niat yang baik, semoga Allah SWT membalas pula dengan kebaikan. Hidup mati manusia tidak bisa lepas dari takdir. Sama-sama makan nasi putih, tapi kenapa ketika lahir ada yang kulitnya hitam, putih, kuning, orange, pink…lo lo lo emangnya ada ya wanita berkulit pink ?
Dokter tidak akan memaksakan kehendaknya kepada pasien, keputusan terbaik ada pada pasien atau keluarganya untuk menyatakan persetujuan tindakan kedokteran atau tidak. Pasien seringpula mengatakan “lakukan yang terbaik menurut dokter, dokter lebih tau” tetapi begitu ada komplikasi dengan enaknya bilang “dokter yang salah, dokter malpraktek”… sedih gak sih kalo digituin ? emangnya dokter pengen ada komplikasi ? manusia bukan mesin yang bisa dipakai mikir seharian sebelum ganti olie dan tipe mesin yang sama mesti sparepartnya juga sama, lah kalo mesin manusia mesti beda. Suami yang tidur seranjang bertahun-tahun saja gak ngerti perjalanan pembuluh darah isterinya, apalagi dokter yang baru kenal kemaren sore. Eh kok jadi curhattt… maap… maap… map… kita lanjutin lagi ya….
Resiko kuret antara lain adalah perdarahan, infeksi, luka tembus Rahim (bahasa kerennya perforasi). Bahkan pada beberapa kasus setelah kuret, dapat menyebabkan terbentuknya jaringat ikat pada dinding Rahim atau terbentuk perlekatan muka belakang dinding Rahim. Hal ini dikenal dengan istilah sindroma ashermann. Bila terjadi sindroma ashermann maka akan terjadi perubahan jumlah darah haid dan dapat menyebabkan infertilitas. Sindroma ashermann dapat disembuhkan dengan tindakan operasi. Resiko akibat pembiusan juga dapat terjadi. Istilahnya tidak ada hidup yang gratis tanpa resiko, semua ada resiko.
Setelah dilakukan kuret, ibu-ibu akan diperbolehkan pulang ke rumah keesokan harinya dan sebaiknya beristirahat di rumah selama 2-3 hari sebelum memulai aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri yang timbul sesudah kuret biasanya ringan saja, bahkan gak terasa sama sekali. Setelah kuret ibu-ibu akan mengalami flek-flek atau perdarahan sedikit-sedikit untuk 1 minggu ke depan.
Apakah yang harus diwaspadai setelah kuret ? amati gejala-gejala berikut:
1. Nyeri hebat pada perut
2. Perdarahan yang banyak
3. Demam tinggi
4. Darah/ keputihan yang berbau busuk
Oh iya hamper lupa… siklus haid akan terganggu ya setelah kuret karena Rahim ibu membentuk dinding Rahim yang baru sehingga mesti siklus haidnya akan berubah tanggalnya. Selama Rahim masih dalam proses penyembuhan maka kemungkinan terjadinya infeksi sangat tinggi karena perlukaan pada dinding Rahim merupakan lokasi yang paling digemari oleh kuman-kuman vagina. Sehingga bila setelah kuret sebaiknya jangan memasukkan alat-alat apapun dan cairan pewangi vagina apapun, kalo berhubungan menurut saya lebih baik setelah masa nifasnya saja (42 hari) bila kuret keguguran. Khusus ibu-ibu yang kuretnya karena perdarahan rahim dan sang suami sudah kebelet loncat-loncat ya pakelah kondom.
Saya rasa cukup sekian ya…pesan saya:
1. Sedekah harian Rp 1000,-/ hari dengan semua niatan terbaik ibu-bapak
2. Jangan lupa di LIKE dan di SHARE supaya ibu-ibu yang lain juga memperoleh manfaat dari tulisan ini.
3. Doakan saya rajin upload artikel dan laptopnya gak ngadat lagi… he he he
4. Bila masih ada yang belum jelas, silakan bertanya pada DOKTER KANDUNGAN TERDEKAT yaaaaaa….
5. Nantikan postingan saya kembali 1x/ minggu…okelah kadang-kadang gak posting sama sekali, kadang-kadang 2-3x/ minggu.
6. Konsultasi hanya dilayani bila INBOX. Jgn menuh-menuhi wall.

TULISAN 64. TRAGEDI KANKER LEHER RAHIM / KANKER SERVIKS

Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim wanita (tempat keluarnya bayi), lokasinya berbatasan langsung antara rahim dan saluran dalam vagina. Udahhh… yang bapak-bapak kiuttters gak usah sok ngebayangin… malam jum’at udah lewat…

Kanker serviks disebabkan oleh berbagai berbagai tipe virus HPV (human papillomavirus) yang ditularkan secara seksual. Ketika wanita itu tertular virus HPV maka sistem pertahanan tubuhnya akan berusaha melawan virus tersebut. Sayangnya tidak semua wanita dapat menang melawan virus tersebut sehingga pada sebagian kecil wanita virusnya tetap bertahan hidup hingga bertahun-tahun dan eng ing eng inilah yang terjadi… virus tersebut menyebabkan perubahan sel-sel leher rahim menjadi sel kanker… O M G

Wanita sebetulnya bisa berupaya untuk menambaha kekuatan sistem pertahanan tubuhnya dengan cara meningkatkan sistem pencegahan SISKAMLING alias melakukan sweeping terhadap penyakit kanker serviks yaitu dengan jalan melakukan PAP SMEAR atau boleh juga IVA TEST di puskesmas, dokter kandungan, laboratorium, RS, dll. Wanita juga harus menambah jumlah pasukan tempur pada sistem pertahanan tubuhnya yaitu dengan cara melakukan vaksinasi HPV. Dulu saya pernah upload tentang vaksinasi HPV. Dapat dilihat di cucuk-spog.com

Apa sih gejala dari kanker serviks itu ?

Pada tahap awal/ stadium awal mungkin belum begitu nyata gejalanya bahkan bisa tidak terasa sama sekali gejalanya. Tapi kalo sudah masuk tahapan selanjutnya maka gejala yang mungkin timbul adalah sebagai berikut:

  1. Hubungan sex keluar darah, bisa terjadi perdarahan diantara 2 haid, bahkan setelah menopause pun masih bisa berdarah… kata orang awam sih haid lagi… padahal itu perdarahan.
  2. Keputihan banyak, kadang bercampur darah… jumlahnya banyak dan baunya amit-amit…
  3. Nyeri pada pinggul dan kadang-kadang bila hubungan sex juga terasa nyeri.

Bila wanita mengalami gejala-gejala seperti di atas maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke DOKTER KANDUNGAN bukan yang lain untuk diperiksa penyebabnya. Ingat ya… kalo punya keluhan tentang kehamilan ataupun kandungan apa pun model keluhannya maka segera pergi ke DOKTER KANDUNGAN.

Kok bisa sih leher rahim wanita menjadi kanker ?

Ya bisa saja karena terjadi perubahan genetik sel (gampangnya kalo pake bahasa karawang: mutasi genetik sel leher rahim) akibat pengaruh dari infeksi virus HPV. Sel tubuh manusia yang sehat punya batasan waktu yaitu sel tumbuh dan berkembang secara teratur mengikuti sunatullah kemudian akhirnya sel tersebut mati. Nahhh pada sel kanker ini terjadi pelanggaran sunatullah yaitu selnya tumbuh terus gak bisa stop dan gak bisa mati. Akibatnya sel terus membesar dan memperbanyak diri dan akhirnya membentuk tumor leher rahim. Inilah yang dikenal dengan sifat sel kanker. Mirip dengan korupsi, pertamanya dikit lama-lama banyak dan cengengas cengenges ketika ditangkap KPK… apakah sel kanker tersebut puas ? ooo tentu saja tidak. Sel kanker akan merusak jaringan sekitar dan terus memperluas wilayah jajahannya… ini dikenal dengan istilah invasi (merusak jaringan sekitarnya) dan metastase (terus menyebar).

Penyebab pasti kanker leher rahim sebetulnya masih dalam penelitian terus menerus tetapi virus HPV diyakini berperan penting untuk terjadinya kanker serviks. Banyak wanita yang terkena virus HPV tetapi tidak menjdai kanker serviks, tetapi ada wanita yang terkena virus HPV dan akhirnya menjadi kanker serviks. Diduga juga terdapat keterlibatan gaya hidup, pola hidup, pola pergaulan (nihhhh yang suka sex pra-nikah atau sex bebas… hati-hati…), faktor lingkungan, dll.

Tipe sel kanker serviks ada macem-macem, tapi yang terbanyak ada 2 macem yaitu:

  1. Squamous cell carcinoma. Sel ini berasal dari bagian luar leher rahim. Tipe kanker serviks terbanyak ya karena squamous cell ini.
  2. Sel ini berasal dari bagian dalam saluran leher rahim.

Faktor resiko untuk terjadinya kanker serviks antara lain:

  1. Hubungan sex dengan banyak pasangan, misalnya lonte/ pelacur. Semakin banyak pasangan sexualnya maka semakin besar kemungkinan tertular virus HPV sehingga semakin besar pula kemungkinan terkena kanker leher rahim.
  2. Hubungan sex terlalu dini juga meningkatkan resiko tertular virus HPV. Nihh jaman sekarang banyak kita lihat anak SMP sudah manggil papa mama bahkan anak SD sudah manggil sayang-sayangan… ngeri gak ?!
  3. Pernah tertular penyakit kelamin, apalagi kalo bolak balik tertular penyakit kelamin. Misalnya clamydia, GO (raja singa), sipilis, dan HIV/AIDS dapat makin meningkatkan resiko tertular virus HPV.
  4. Sistem pertahanan tubuh yang lemah. Pada wanita yang sistem pertahanan tubuhnya lemah biasanya akibat menderita penyakit tertentu yang dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh dan kebetulan tertular virus HPV maka besar kemungkinan untuk berkembang menjadi kanker leher rahim.
  5. Suami merokok atau isteri merokok. Asap rokok itu da zat-zat yang terhirup oleh nafas wanita kan berjalan melalui aliran darah hingga ke leher rahim dan mengakibatkan perubahan sel-sel pada mulut rahim (mutasi genetik). Akibatnya ? bila tertular virus HPV maka akan makin besar kemungkinannya terkena kanker leher rahim. Jadi bila ibu-ibu terkena kanker leher rahim ya sudah tahu tohhh siapa-siapa saja yang berperan untuk terjadinya penyakit itu.

Banyak penelitian medis yang menganjurkan untuk melakukan screening atau pemeriksaan dini untuk deteksi penyakit pra-kanker serviks dan  kanker serviks dimulai pada usia 21 tahun. Adapun cara deteksi dini sebagai berikut:

  1. Pap smear. Pap smear itu caranya mulut rahim diusap dengan alat halus, tidak sakit, tidak perlu dibius. Kemudian hasil usapan tersebut diperiksa di laboratorium untuk dilihat adakah sel-sel yang berubah ke arah kanker atau tidak.
  2. Test HPV DNA. Test ini mahal dan dilakukan bila ditemukan adanya hasil pap smear yang mengarah pada kecurigaan kanker serviks atau pra kanker serviks. Test ini untuk mengetahui tipe virus HPVnya.

Bila dokter kandungan MENCURIGAI wanita menderita kanker serviks atau pra kanker serviks maka dokter akan menyarankan untuk pemeriksaan lanjutan menggunakan kolposkopi (teropong khusus untuk kanker serviks). Saat melakukan kolposkopi dokter kandungan akan mengambil sampel jaringan yang dicurigai (biopsi) untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Bahkan bila dokter sudah sangat mencurigai wanita terkena kanker serviks maka seringkali dokter langsung saja menganjurkan untuk biopsi jaringan leher rahim. Biopsinya bisa dengan cara dipotong (tenanggg… gak sakit… gak perlu bius), bisa juga dengan kuret kecil pada saluran leher rahim (nahhh kalo saya pribadi untuk yang ini perlu dibius dikit-dikit karena kecemasan pasien sudah sangat tinggi begitu mendengar kata kuret sehingga kadang-kadang perlu dibius sedikit saja biar pasien gak gelisah dan gak sakit).

Kemudian hasil biopsi tersebut dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Nah bila ternyata hasilnya sangat mengkuatirkan maka dokter kandungan akan melakukan biopsi yang lebih banyak lagi dan dikenal dengan istilah LEEP (di laser leher rahimnya ) atau juga cone biopsy (dipotong leher rahimnya). Kalo ini mesti dibius karena termasuk kategori operasi.

Bila hasil pemeriksaan laborat menunjukkan hasil kanker leher rahim maka dokter kandungan akan menentukan stadium (tingkat keparahan) kankernya. Banyak pemeriksaan yang akan dilakukan antara lain periksa dalam, pemeriksaan radiologi untuk melihat sejauh mana penyebaran sel kankernya, periksa lubang dubur, dll.

Wanita akan dinyatakan menderita kanker leher rahim stadium 1 bila sel kanker terbatas hanya pada leher rahim saja. Kalo stadium 2 maka kankernya sudah melibatkan vagina bagian atas. Kalo stadium 3 maka kankernya sudah menyebar ke sampingnya rahim atau juga bisa makin ke bawah ke arah vagina. Kalo stadium 4 kankernya sudah menyebar luas, misalnya ke kandung kencing, usus besar, paru, tulang, liver, dll.

Pengobatan kanker serviks tergantung banyak faktor antara lain stadium kankernya, kondisi kesehatan wanita, keterbatasan sarana medis, dll. Di Indonesia seringkali terjadi antrian panjang pasien kanker hingga berbulan-bulan yang akan dilakukan terapi radiasi (terapi sinar). Kok bisa ? ya karena pemerintah kita TIDAK PEDULI dengan rakyatnya, beli alat sinarnya tidak banyak dan kadangkala sering rusak. contoh lain kalo untuk rakyat pake pengobatan murahan ala BPJS, kalo untuk pejabat pake yang bagus. Tetapi bukan salah pemerintah saja, faktor kesadaran masyarakat untuk deteksi dini juga sangat rendah sehingga datang sudah terlambat, mau periksa penyakit ketika sudah masuk kanker stadium lanjut. Akhirnya antrian membludak. Akhirnya gak sembuh.

Pengobatan yang lazim diberikan pada pasien kanker serviks antara lain radiasi, kemoterapi, dan operasi. Bila sudah tak mungkin sembuh dengan ilmu manusia maka masuk dalam kategori pengobatan paliatif yaitu hanya mengurangi keluhan saja dan pasien tinggal pasrah saja.

Ngeri gak ? terus gimana caranya untuk mencegah terkena kanker serviks ? Ada beberapa cara pencegahan yaitu:

  1. Vaksinasi HPV
  2. Pap smear rutin
  3. Jangan sex bebas, setia pada isteri sah.
  4. Jangan merokok, baik suami ataupun isteri. Gak percaya ? ya udah. Hidup itu pilihan.

Udah deh… capek nih… semoga bermanfaat. Informasi penting dokter cucuk kiuttt hello kitty:

Marilah rajin bersedekah Rp 4000,- per orang perhari yang dikumpulkan tiap hari dalam kaleng kecil khusus. Sedekah suami dan isteri (jangan digabung ya…), suami sedekah Rp 4000,- dan isteri juga Rp 4000,-. Setiap hari jum’at sedekah tersebut disalurkan suami ke panti asuhan atau masjid. Niat sedekahnya:

  1. Segera punya keturunan/ segera hamil.
  2. Yang sudah hamil, minta hamilnya sehat, lancar, selamat, mudah, dan aman.
  3. Naik gaji, naik jabatan, suami betah di rumah, makin dimanja suami, dan lain-lain.
  4. Terhindar dari kanker leher rahim.

Sedekahnya tidak perlu ikhlas, tidak perlu yakin, tidak perlu nunggu kaya, tidak perlu berbagai alasan yang lain… karena ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai beli nasi oleh anak yatim piatu, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar listrik panti asuhan, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar duit sekolah oleh anak yatim piatu. Tetapi ingat bahwa setiap senyuman anak yatim akan menggetarrrrkan langit sehingga doa yang dipanjatkan anak yatim akan didengar merdu oleh Allah dan senyuman anak yatim yang menerima sedekah (walopun tak ikhlas) akan membuat Allah melimpahkan rahmatNYA dan mengabulkan hajat serta memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi suami isteri yang telah menjadi pejuang sedekah anak yatim. TETAPI KALO IKHLAS MAKA AKAN MAKIN DAHSYAT HASILNYA.

Postingan ini bertujuan untuk mengajak para kiuttters untuk bersama-sama memberikan edukasi/ pendidikan/ pengetahuan bagi ibu-ibu hamil seluruh indonesia sehingga tidak terpengaruh oleh berbagai informasi sesat dari tetangga, pakar hoaxxx, mbah google, dan lain-lain.