TULISAN 29. VAKSINASI MENINGITIS BOLEH GAK UNTUK IBU HAMIL UMROH ?

Pemberian imunisasi atau vaksinasi pada wanita adalah bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tetapi timbul pertanyaan, apakah wanita hamil boleh diberikan vaksinasi ? beberapa hari yang lalu saya mendapatkan pasien yang sedang dalam masa persiapan untuk berangkat umroh dan bertanya apakah dirinya boleh divaksin meningitis ? bahkan ada juga bidan dalam grup facebook khusus bidan yaitu grup bidan kiuttt hello kitty yang bertanya bolehkah wanita hamil diberikan vaksinasi meningitis.

Perlu diketahui bahwa Vaksin meningitis penting untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis yang disebabkan oleh kuman meningococcus. Saya mengutip pendapat dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM, Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM yang pernah diwawancarai oleh liputan 6.com bahwa vaksin meningitis boleh diberikan pada ibu hamil bila ibu hamil tersebut akan pergi ke wilayah endemis meningitis. Satu hal yang perlu ditanyakan oleh ibu hamil sebelum menerima vaksinasi adalah bertanya pada dokter penyakit dalam atau dokter asrama haji atau dokter pelabuhan apakah vaksin meningitis yang akan diberikan pada ibu hamil merupakan jenis vaksin kuman in-active atau vaksin yang berisi kuman hidup yang dilemahkan. Pada wanita hamil sebaiknya diberikan vaksin yang berisi kuman mati.

Menurut guidelines atau pedoman pemberian vaccine oleh CDC Amerika Serikat, terdapat beberapa vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil. Resiko vaksinasi terhadap janin dalam kandungan sebetulnya baru sebatas teori saja. Belum pernah terdapat bukti bahwa vaksin yang berisi virus inaktif/ bakteri inaktif atau toxoid menyebabkan janin cacat atau keguguran. Tetapi secara teori bila vaksin tersebut berisi kuman/ virus hidup maka terdapat kemungkinan membahayakan janin dalam kandungan… tapi ini baru sebatas teori dan tetap saja sebaiknya dihindari diberikan pada wanita hamil.  Dalam bahasa aslinya sebagai berikut:

Risk to a developing fetus from vaccination of the mother during pregnancy is theoretical. No evidence exists of risk to the fetus from vaccinating pregnant women with inactivated virus or bacterial vaccines or toxoids. Live vaccines administered to a pregnant woman pose a theoretical risk to the fetus; therefore, live, attenuated virus and live bacterial vaccines generally are contraindicated during pregnancy

Menurut CDC Amerika Serikat, pemberian vaksinasi pada wanita hamil harus mempertimbangkan bahwa keuntungan/ manfaat bagi wanita hamil harus lebih besar daripada resikonya. Ya tentu saja hidup ini penuh dengan resiko, gak mau resiko ya jangan hamil. Mau main aman 100% ? ya jangan hamil, jangan berobat ke dokter kandungan, jangan makan obat, jangan melahirkan, jangan suntik obat… gitu aja kok repot.

Benefits of vaccinating pregnant women usually outweigh potential risks when the likelihood of disease exposure is high, when infection would pose a risk to the mother or fetus, and when the vaccine is unlikely to cause harm

Sebaiknya wanita diberikan vaksin meningitis sebelum hamil agar saat hamil tidak perlu lagi di suntik. Demikian pula dengan vaksin rubella, sebaiknya diberikan minimal 6 bulan sebelum hamil. Berikut saya tampilkan vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil yang diambil dari guidelines CDC Amerika Serikat.

Vaccine General Recommendation for Use in Pregnant Women For More Information See text
Routine Hepatitis A Base decision on risk vs. benefit. See Hepatitis A text
Hepatitis B Recommended in some circumstances. See Hepatitis B text
Human Papillomavirus (HPV) Not recommended. See HPV text
Influenza (Inactivated) Recommended. See Influenza text
Influenza (LAIV) Contraindicated. See Influenza(LAIV) text
MMR Contraindicated. See MMR text
Meningococcal (ACWY) May be used if otherwise indicated. See Mening (ACWY) text
Meningococcal (B) Base decision on risk vs. benefit. See Mening (B) text
PCV13 No recommendation. See Pneumococcal Conjugate text
PPSV23 Inadequate data for specific recommendation. See Pneumococcal Polysaccharidetext
Polio May be used if needed. See Polio text
Td Should be used if otherwise indicated (Tdap preferred). See Tetanus and Diphtheria text
Tdap Recommended. See Tetanus, Diphtheria, and Pertussis text
Varicella Contraindicated. See Varicella text
Zoster Contraindicated. See Zoster text
Travel & Other Anthrax Low risk of exposure — not recommended. High risk of exposure — may be used. See Anthrax text
BCG Contraindicated. See BCG text
Japanese Encephalitis Inadequate data for specific recommendation. See Japanese Encephalitis text
Rabies May be used if otherwise indicated. See Rabies text
Typhoid Inadequate data. Give Vi polysaccharide if needed. See Typhoid text
Smallpox Pre-exposure — contraindicated.
Post-exposure — recommended.
See Smallpox text
Yellow Fever May be used if benefit outweighs risk. See Yellow Fever text

 

Sumber bacaan:

  1. General recommendations on immunization: recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). MMWR 2011; 60 (No. 2): 26.
  2. https://www.cdc.gov/vaccines/pregnancy/hcp/guidelines.html
  3. Wawancara liputan 6.com (dengan saya lakukan perbaikan sehingga bisa lebih tepat dalam menyampaikan pada ibu hamil)