TULISAN 155. EARLY PREGNANCY LOSS (KEGUGURAN BAGIAN 4 – THE END)

EARLY PREGNANCY LOSS (Keguguran Bagian 4)

Kadang kala wanita hamil itu mengalami keguguran berulang kali. Ada yang 2x da nada yang 3x bahkan ada yang sampai 5-6x. Salah satu pasien saya ada yang sudah mengalami keguguran 6x dan Alhamdulillah saat ini sudah melahirkan bayi yang sehat. Menurut definisi buku kedokteran yang menjadi kitab suci para dokter kandungan di dunia, yang disebut keguguran berulang itu adalah bila terjadi keguguran 3x atau lebih. Jumlah wanita yang mengalami keguguran berulang tidak banyak, yaitu hanya sekitar 1-2% saja dari jumlah total wanita yang hamil di seluruh dunia. Tetapi, mesti ada yang harus diselidiki kenapa kok ada wanita hamil yang mengalami keguguran sering begitu. Terdapat 3 golongan penyebab besar keguguran berulang kali pada wanita hamil yaitu:

  1. Kelainan kromosom pada buah kehamilan.
  2. Kelainan endokrin/ hormone pada wanita hamil.
  3. Perubahan atau masalah pada sistem imunologi atau sistem pertahanan tubuh wanita hamil.

Dokter kandungan di Indonesia selalu mengambil langkah jauh lebih awal untuk antisipasi masalah penyebab keguguran yaitu pada wanita hamil yang mengalami keguguran 2x atau lebih sudah ditawarkan untuk mengikuti prosedur penyelidikan dalam rangka mencari penyebab keguguran berulangnya. Ini dilakukan karena di Indonesia sistem kewaspadaan pada masalah kehamilan sangat tinggi. Moralitas dan empati dokter kandungan di Indonesia menurut saya jauh lebih baik daripada di luar negeri. Bekerja dalam kondisi yang serba terbatas dan serba dibayar sangat murah oleh sistem kesehatan yang bobrok tidak membuat hati nuraninya tergadaikan. Coba di luar negeri, udah bolak balik demo saja karena gajinya minim dan tak layak. Ehhh kok jadi curhat ha ha ha ha ha.

Wanita yang mengalami keguguran 3x atau lebih memiliki resiko tambahan bila berhasil hamil besar pada kehamilannya yaitu:

  1. Resiko lahir premature
  2. Resiko kecacatan janin
  3. Resiko timbulnya masalah pada placenta misalnya placenta previa, placenta akreta, dll
  4. Kelainan letak janin dalam Rahim misalnya letak sungsang dan letak lintang.

Ada juga wanita yang mengalami keguguran akibat antiphospholipid syndrome atau juga bisa karena incompetent serviks. Apa sih antiphospholipid syndrome itu ? apa sih incompetent serviks itu ? wowww… tunggu deh. Ntar kita cari luang waktu untuk posting akan hal itu. Makanya ikuti selalu postingan edukasi dari dokter cucuk kece badai. Jangan ikuti postingan politiknya karena mesti nyebelin, ikuti postingan edukasinya saja biar pinterrr. Ingat, kalo otak jadi pinter maka bisa membedakan mana salah dan mana benar asalkan diikuti dengan pengolahan hati/ qolbu yang baik pula. Hilangkan iri, dengki, jahat, kejam, dan culas dari dalam diri kita.

Secara umum banyak hal yang dapat menyebabkan kejadian keguguran pada wanita diantaranya sebagai berikut:

  1. Aneuploidy (kelainan kromosom). Terdapat kelainan dalam perkembangan zigot, embryo, janin, dan bahkan mungkin placenta. Pada janin trisomy 13. 16, 18, 21, dan 22 merupakan penyebab utama terjadinya keguguran pada kehamilan muda. Jadi keguguran yang disebabkan oleh aneuploidy itu bisa disebabkan oleh monosomi X (45,X), autosomal trisomy, triploidy (menyebabkan hidropic placenta), dan tetraploidy. 75% keguguran karena aneuploidy terjadi pada umur kehamilan kurang dari 8 minggu, sedang yang euploidy pada umur kehamilan sekitar 8-13 minggu. Keguguran euploidy seringkali terjadi pada wanita hamil usia 35 tahun ke atas.
  2. Infeksi. Infeksi akut yang sering menjadi penyebab keguguran antara lain disebabkan oleh sifilis, streptococcus tipe b yang membuat kolonisasi di vagina, mycoplasma hominis, dan ureaplasma urealyticum. Sedangkan infeksi kronis yang disebabkan oleh toxoplasma gondii, listeria monocytogens, chlamydia trachomatis ternyata belum memiliki bukti kuat dapat menyebabkan keguguran spontan pada kehamilan muda walopun ada jurnal kedokteran yang mengatakan bahwa pada kehamilan muda yang terinfeksi toxoplasma maka dapat bersifat lethal artinya janin mesti mati atau keguguran, tapi ini sifatnya infeksi toxoplasma yang baru terjadi, bukan yang kronis.
  3. Kelainan endokrin. Banyak hal gangguan endokrin yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran antara lain gangguan tiroid, gangguan diabetes, dan gangguan hormone kehamilan misalnya insufisiensi sekresi progesterone oleh corpus luteum.
  4. Gangguan nutrisi atau gizi buruk. Makanya kan sudah bolak balik dibilangin bahwa wanita hamil mesti makan makanan bergizi.
  5. Penggunaan obat-obatan tertentu. Asap rokok ternyata meningkatkan angka keguguran pada tipe yang euploidy artinya janin yang sehat dapat mengalami keguguran bila bundanya atau ayahnya merokok. Alcohol pun juga demikian. Minum kopi lebih dari 4 gelas/ hari juga dapat meningkatka resiko terjadinya keguguran.
  6. Factor lingkungan. Hal ini sering dikaitkan dengan adanya radiasi atau pencemaran udara lingkungan.
  7. Kelainan immunologi. Pada kelainan immunologi maka terdapat 2 penyebab keguguran yaitu autoimmune dan alloimmune. Auto imun artinya imunitas dirinya sendiri yang menyebabkan terjadinya keguguran misalnya pada kasus antiphopholipid syndrome. Pada antiphospholipid terjadi thrombosis (pembekuan darah) dan infark pada placenta sehingga kehamilan tak dapat berkembang dengan baik. Ya gampangnya terjadi stroke pada placenta.  Dokter kandungan akan memeriksa kadar hormone Ig G dan Ig M LAC (lupus anticoagulant) dan ACA (anticardiolipin antibody) pada wanita hamil yang dicurigai memiliki gangguan akibat antiphospholipid syndrome. Dan ini sangat mahal. Sedang pada alloimmunity (immunitas melawan bayinya) yaitu sistem immunologi ibunya menolak kehadiran janin dalam tubuhnya. Banyak terorinya dan gak usah dipikirin karena saya juga mumet kalo mikirin ini. Diduga adanya keterlibatan sitotoksik antibody, NK cell, dll. Mumet toooo ? sama… saya juga mumet. Hal ini masih dapat penelitian dan saat ini sudah dikembangkan berbagai pengobatan menggunakan immunoglobulin dan imunisasi leukosit untuk mengatasi berbagai masalah immunologi yang menyebabkan keguguran. Tapi obatnya memang mahal banget dan gak bisa berhasil banget-banget, banyak juga yang gagal.
  8. Inherited thrombophilia. Artinya darah ibu hamil mengalami kekurangan protein diantaranya protein c dan protein s serta antihrombin III sehingga terjadi peningkatan pembekuan darah di pembuluh darah. Akibatnya kalo hamil ya mirip-mirip dengan antiphospholipid syndrome.
  9. Kelainan Rahim. Misalnya ada masalah pada endometriumnya atau juga bisa karena ada septum atau sekat pada dinding dalam rahimnya.
  10. Incompetent serviks. Leher Rahim ibu hamil gampang terbuka walopun gak ada mules sehingga seringkali lahirnya premature atau bahkan immature.
  11. Akibat operasi dalam perut. Pada wanita hamil yang menjalani operasi dalam perut padahal sedang hamil muda maka dapat beresiko menimbulkan keguguran. Tetapi perlu diingat bahwa bila operasi itu diperlukan untuk menolong ibu hamil maka ya tak apa-apa karena kepentingan keselamatan ibu hamil tetap yang nomor 1. Infeksi dalam perut misalnya akibat usus buntu atau infeksi panggul juga dapat menyebabkan timbulnya keguguran bahkan infeksi tersebut sangat membahayakan nyawa ibu hamil sehingga wajib operasi  bila ada usus buntu walopun resikonya keguguran. Mana ada hidup tanpa resiko. Gak mau resiko ya jangan hamil.

Oke dah… cukup sekian. THE END.

TULISAN 154. EARLY PREGNANCY LOSS (KEGUGURAN BAGIAN 3)

Dalam istilah medis ada yang dikenal dengan sebutan threatened abortion atau abortus imminens atau TERANCAM KEGUGURAN. Artinya pada kehamilan ini sedang dalam proses untuk terjadinya keguguran. Salah satu tandanya adalah keluarnya darah atau darah campur lender atau keputihan berdarah pada awal-awal kehamilan yaitu sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Mula-mula keluar darah dulu, bisa lumayan banyak atau hanya flek-flek saja dan kemudian diikuti dengan nyeri kram perut bawah. Kalo ada gejala itu maka kemungkinan terjadinya keguguran ya kira-kira 50% bakalan terjadi. Pada wanita yang ternyata kehamilannya berhasil dipertahankan alias gak jadi keguguran maka pada kehamilan ini terdapat peningkatan resiko untuk terjadi hal-hal berikut:

  1. Persalinan premature
  2. Bayi lahir dengan berat badan rendah, IUGR atau minimal lebih kecil dah untuk umur kehamilannya.
  3. Kematian janin intrauterine atau segera setelah lahir, istilahnya perinatal death.

Ini tulisan bukan kualitas kaleng-kaleng karena bersumber dari kitab suci dokter kandungan seluruh dunia dan yang nulis juga dokter kandungan terkece badai. Ha ha ha ha ha

Terus bijimana membedakan perdarahan pada kehamilan muda ? ya mesti ke dokter kandungan karena bila kehamilan ada sesuatu maka wajib segera ke dokter kandungan. Dokter kandungan akan menilai apakah perdarahan pada kehamilan ini disebabkan memang karena ancaman keguguran ataukah sebab lain misalnya polip, cervicitis, reaksi desidua di leher Rahim, kanker mulut Rahim, perlukaan dinding vagina akibat hubungan sex, hamil diluar kandungan, kista terpluntir, tumor, atau karena berbagai sebab lainnya. Intinya dokter kandungan akan mencari penyebabnya. Biasanya kalo ancaman keguguran mesti disertai dengan nyeri perut bawah atau minimal nyeri panggul dah.

Pada kasus dimana terjadi ancaman keguguran maka pasien sebaiknya bedrest atau istirahat di rumah walopun ini juga gak jaminan bakalan memperbaiki atau mencegah terjadinya keguguran, pokoknya jangan kerja dulu aja. Dirumah aja duduk sante sambil nonton drama korea. Dokter kandungan juga akan memberikan obat untuk meredakan nyeri perut sehingga wanita hamil lebih nyaman.

Kalo diluar negeri dimana pembiayaan kesehatannya luar biasa maju maka pasien akan dilakukan follow up ketat dengan berbagai macam pemeriksaan seperti USG berulang terutama USG transvaginal, cek hormone beta HCG dan progesterone yang berguna untuk menilai apakah kehamilan ini bakalan berlanjut atau sudah gak berkembang lagi. Tetapi kalo di Indonesia para dokter kandungan menggunakan cara yang lebih baik dan murah yaitu observasi saja dengan membandingkan USG yang lalu dengan yang sekarang dan yang akan datang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kehamilan ini berkembang atau tidak. Murah, praktis, dan nyaman bagi pasien. Pada wanita hamil yang mengalami ancaman keguguran, bila memiliki golongan darah yang langka di Indonesia seperti misalnya rhesus negative maka sebaiknya segera menginformasikan ke dokter kandungan supaya mendapatkan suntik immunoglobulin anti D. kalo di luar negeri ini sih sudah jamak karena kasus wanita hamil dengan rhesus negative sangat banyak terjadi. Saya sendiri baru memperoleh 2 kasus saja karena memang sangat jarang dan nyaris tidak ada. Kebetuan keduanya adalah bule alias orang rusia dan orang amerika.

BERSAMBUNG BAGIAN KE 4

FANPAGE FACEBOOK   :       Dr Cucuk Santoso SpOG

GROUP FACEBOOK       :       ibu hamil kiuttt hello kitty

INSTAGRAM                 :       cucuk.santoso

WEBSITE                    :       cucuk-spog.com

BLOG                           :       cucuk-spog.blogspot.com

ALAMAT PRAKTEK        :       RUKO THE MANSION RESINDA BLOK TA-8 No. 16-17

Senin s/d Sabtu jam 07.00 – 11.00 dan 16.00 – 20.00

Pendaftaran 08122233630

TULISAN 153. EARLY PREGNANCY LOSS (KEGUGURAN BAGIAN 2)

APAKAH KEGUGURAN/ ABORTUS DAPAT MENYEBABKAN INFEKSI KANDUNGAN ?


Jawabannya adalah sangat bisa. Infeksi kandungan akibat keguguran/ abortus sebagian besar berkaitan dengan kejahatan kemanusiaan yaitu upaya pengguguran kandungan tanpa alasan medis (aborsi kriminalis) dan selalu dilakukan oleh orang-orang yang bukan dari kalangan kedokteran. Sehingga seringkali berkaitan dengan cinta gelap, sex bebas, pemerkosaan, perselingkuhan, dll.
Apakah proses terminasi kehamilan (aborsi secara medis) dan atau tindakan kuret keguguran pada wanita yang mengalami keguguran tidak dapat menyebabkan infeksi ? bisa juga. Karena daya tahan tubuh pasien juga berbeda-beda. Tingkat keparahan penyakit sebelum proses aborsi medis dan atau kuret keguguran juga berbeda-beda. Tetapi kasusnya sangat jarang karena:

  1. Dikerjakan dengan alasan medis yang jelas dan berangkat dengan niat baik, bukan niat jahat. Ingat !!! Tuhan tidak suka pada manusia yang jahat ! Jangan melakukan aborsi !
  2. Dilakukan dengan tatakerja yang steril.
  3. Dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten dibidangnya yaitu dokter kandungan.
  4. Dilakukan dengan persiapan yang matang dan lengkap.
  5. Disertai dengan pengobatan dan control pasca aborsi atau pasca keguguran dengan baik dan teratur.
  6. Sebagian besar tindakan aborsi medis dilakukan pada umur kehamilan 2 bulan (atau 8 minggu) karena kondisi pasien diketahui sejak awal dan pasien tak menutup-nutupi penyakitnya. Pada wanita dengan penyakit jantung yang berat yang bila hamil akan bikin mati maka dokter akan menyarankan untuk tindakan aborsi medis. Contohnya bila ada eissenmenger syndrome dan hipertensi pulmonal berat maka akan dapat mengancam nyawa ibu hamil secara nyata dengan angka keselamatan nyaris tidak ada.

Pada keguguran/ abortus biasanya komplikasi yang dapat terjadi antara lain perdarahan, sepsis, syok bacterial dan gagal ginjal akut. Infeksi Rahim, infeksi parametrium, peritonitis, endocarditis, dan septicemia juga dapat terjadi. Pada tahapan yang lebih parah bahkan dapat terjadi DIC (disseminated intravascular coagulopathy) yang menyebabkan perdarahan hebat. Infeksi pasca keguguran 60% disebabkan oleh bakteri anaerob misalnya hemofilus influenza, campylobacter, dan streptococcus grup A.


Seringkali saya dapati pasien yang mengalami keguguran tetapi tak mau dikuret dengan alasan takut. Sebetulnya hal tersebut membahayakan diri pasien sendiri karena namanya sisa kehamilan yang sudah mati dan berdiam di dalam Rahim akan dapat menyebabkan terjadinya infeksi Rahim. Dan hal itu akan mengakibatkan pasien sulit hamil. Pada tahapan yang parah banget bahkan dapat menyebabkan kematian akibat infeksi Rahim dan sekitarnya.

Apa sih yang akan dilakukan dokter kandungan kalo mendapati ada pasien yang keguguran yang mengalami infeksi ? tentu saja pasien akan diberikan antibiotika dan kuret supaya sisa kehamilannya bisa keluar sehingga sumber infeksinya keluar dari Rahim.


KAPAN KESUBURAN WANITA AKAN KEMBALI SETELAH KEGUGURAN ?


Bila tak ada komplikasi maka kesuburan wanita akan kembali setelah 2 minggu pasca keguguran. Sehingga bila wanita ingin menunda kehamilan berikutnya pasca keguguran maka sebaiknya segera pakai KB. Bila wanita ingin segera hamil lagi maka saran saya jangan di KB hormon, sementara pakai kondom saja selama 1-2 bulan pasca keguguran kemudian tancap gassss bersama suami. Bilangin suami: papah, mamah sudah siappp !

Bersambung ke bagian 3

FANPAGE FACEBOOK : Dr Cucuk Santoso SpOG
GROUP FACEBOOK : ibu hamil kiuttt hello kitty
INSTAGRAM : cucuk.santoso
WEBSITE : cucuk-spog.com
BLOG : cucuk-spog.blogspot.com
ALAMAT PRAKTEK : RUKO THE MANSION RESINDA BLOK TA-8 No. 16-17
Senin s/d Sabtu jam 07.00 – 11.00 dan 16.00 – 20.00
Pendaftaran 08122233630

TULISAN 152. EARLY PREGNANCY LOSS (KEGUGURAN BAGIAN 1)

Abortion atau aborsi secara terminology kedokteran artinya adalah berakhirnya suatu kehamilan baik secara spontan ataupun disengaja. Arti disengaja meliputi 2 hal yaitu:

  1. Disengaja oleh dokter karena alasan medis (abortus terapetik)
  2. Disengaja oleh selain dokter dan hal ini dikenal dengan abortus kriminalis (kejahatan kemanusiaan) karena selalu berhubungan suatu kejahatan lainnya misalnya hamil di luar nikah, abortus di dukun/ bidan, klinik aborsi, dll.

Yang disebut dengan keguguran adalah bila berakhirnya kehamilan itu kurang dari usia 20 minggu atau secara berat janin sekitar 500 gram. Hal ini adalah definisi di luar negeri karena fasilitas kesehatannya sudah sangat maju dan canggih sehingga mampu merawat bayi ukuran 500-600 gram di luar Rahim. Kalo di Indonesia maka kemampuannya rata-rata baru 1000 gram sehingga secara perdefinisi tetap mengikuti luar negeri tetapi secara prakteknya ya lebih besar lagi yaitu bila ukuran berat bayi kurang dari 1000 gram. Ada juga kalangan dokter di Indonesia yang menggunakan istilah partus immaturus (termasuk saya) yaitu bila janin lahir dengan berat antara 500 – 1000 gram.

Kebanyakan keguguran itu 80% terjadi sebelum kehamilan mencapai usia 12 minggu dan 90% disebabkan oleh kelainan kromosom yaitu kelainan janin bawaan yang terjadi sejak awal pembuahan. Makanya jangan merokok, jangan minum alcohol, jangan menggunakan obat-obat terlarang (narkoba), dll. Pada wanita hamil dengan usia >35 tahun atau suami yang berusia juga lebih dari 35 tahun maka kemungkinan terjadi keguguran akan makin besar, artinya keguguran itu meningkat seiring dengan usia ayah dan ibu sang janin. Makin tua maka makin mungkin keguguran. Apakah mesti selalu demikian ? Ya tidak juga. Namanya juga teori berdasarkan studi scientific dan epidemiologic, tetapi kalo pengen coba-coba ya silakan saja.

Sekitar 12% kehamilan pada wanita usia <20 tahun akan mengalami keguguran dan sekitar 26% kehamilan pada wanita berusia >35 tahun juga akan mengalami keguguran. Oh iya hampir lupa, kalo misalnya wanita barusan melahirkan kemudian 3 bulan kemudian hamil lagi maka prosentase kemungkinan terjadinya keguguran juga makin besar. Itulah indahnya firman Tuhan, dalam al-qur’an wanita diajari untuk menyapih bayinya sampai umur 2 tahun, hal ini dengan maksud memberikan istirahat kepada rahim untuk mempersiapkan kehamilan berikutnya ketika bayinya sudah tak ASI lagi. Udah giliran ayahnya yang ASI ha ha ha ha ha. Pada Rahim yang terlalu dekat jarak kehamilannya maka kualitas dinding Rahim kurang baik bagi tumbuhnya kehamilan dan resiko terjadinya placenta lengket akan makin besar.

APAKAH KEGUGURAN AKAN MENGGANGGU KESUBURAN ?

Kesuburan tidak akan terganggu oleh adanya keguguran. Kecuali keguguran tersebut disebabkan oleh adanya infeksi kandungan (pelvic infection) atau menyebabkan infeksi kandungan. Saran saya adalah bila terjadi keguguran sebaiknya segera ke dokter kandungan, bukan ke bidan atau ke dokter umum atau ke tabib atau ke dukun beranak. Kalo terjadi infeksi kandungan maka akan menyebabkan gangguan kesuburan yaitu tersumbatnya organ-organ penting daerah Rahim seperti saluran tuba, ovarium lengket, dll. Akibatnya sperma dan sel telur tidak akan pernah ketemu untuk pembuahan.
Keguguran berulang kali yang berakibat di kuret berulang kali akan meningkatkan resiko terjadinya placenta adesiva/ placenta akreta pada kehamilan berikutnya. Setiap keguguran berulang sebaiknya segera diselidiki apa yang menjadi penyebabnya. Memang, biaya pemeriksaan laboratorium untuk menyelidiki hal tersebut tidak murah tetapi lebih baik dikerjakan daripada tidak sama sekali.

KURET TAJAM ATAAU KURET SEDOT ?

Saat ini banyak dokter kandungan yang menggunakan metode kuret baru yang dikenal dengan sebutan AVM yaitu aspiration vacuum manual yaitu kuret menggunakan sistem sedot. AVM ini jelas lebih ringan efek trauma ke Rahim. Bahkan dalam suatu textbook kedokteran (Williams obstetric halaman 3) dinyatakan bahwa pada kasus keguguran yang diterapi dengan kuret sedot maka:

  1. Kemungkinan untuk terjadi keguguran pada kehamilan trimester 2 lebih kecil.
  2. Kemungkinan terjadinya partus prematurus atau lahir kurang bulan juga lebih kecil.
  3. Kemungkinan terjadi bayi lahir dengan BB rendah juga lebih kecil. Oh iya bayi lahir dengan BB rendah itu disebabkan karena kualitas dinding rahimnya gak bagus sehingga pasokan makanan dan zat gizi serta oksigen ke bayi juga berkualitas jelek.

Dokter cucuk kalo kuret apa metode apa ? kuret tajam atau kuret sedot ? saya sih mengikuti perkembangan dunia kedokteran yaitu menggunakan kuret sedot. Guru-guru saya yang hebat-hebat di Surabaya kalo mengajari murid-muridnya selalu menggunakan teknologi kedokteran termodern. Kenapa kok udah gak pake kuret tajam lagi ? Karena pada wanita hamil yang mengalami keguguran bolak balik dan dikuret tajam bolak balik pula maka resiko terjadinya placenta akreta akan makin besar.

BERSAMBUNG KE BAGIAN 2

BIODATA SOCIAL MEDIA DOKTER CUCUK

FANPAGE FACEBOOK : Dr Cucuk Santoso SpOG
GROUP FACEBOOK : ibu hamil kiuttt hello kitty
INSTAGRAM : cucuk.santoso
WEBSITE : cucuk-spog.com
BLOG : cucuk-spog.blogspot.com
ALAMAT PRAKTEK : RUKO THE MANSION RESINDA BLOK TA-8 No. 16-17
Senin s/d Sabtu jam 07.00 – 11.00 dan 16.00 – 20.00
Pendaftaran 08122233630