TULISAN 70. TRAGEDI PERDARAHAN DALAM PERUT AKIBAT PECAHNYA BUAH KEHAMILANKU

Tengah malam… untung saya belom bobok… dapat inbox dari kiuttters…

Kiuttter:
assalamu’alaikum… Dokter cucuk kiuttt hello kitty… saya penggemar dan follower dokter cucuk kiuttt hello kitty… saat ini perut saya sakit dok… tatttiiiiittttt bingitssss… saya sedang hamil 2 bulan… ada pendarahan dok sejak 1 minggu yang lalu. Apa yg harus saya lakukan ? Sakitnya luarrr biasa sampe saya pingsan dok saking sakitnya…. tattiiiiit peyuuuttt…. oh iya… ini saya suaminya dok, saya bantuin ngetikin inbox karena isteri kesakitan terus… saya bukan pasiennya… itu cerita isteri saya… kemana kami harus berobat ?

Dokter kiuttt hello kitty:
segera ke UGD RS terdekat sekarang juga. Jangan nunggu besok.

Kiuttter:
Baik dok, salam kiuttters, assalamu’alaikum… terima kasih dokter kiuttt…

Dokter cucuk kiuttt hello kitty:
Oke oom kiuttters… segera ke UGD bawa isterinya ?salam kiuttt hello kitty?… semoga Allah menolong isteri bapak… bismillah… wassalamu’alaikum…

Kehamilan ektopik atau dikenal dengan kehamilan luar kandungan (kita singkat dengan KE) merupakan kehamilan yang tumbuh ditempat yang tidak semestinya.

Proses kehamilan yang normal dimulai dengan berjalannya sel telur dari ovarium menuju saluran telur kemudian bertemu dengan sperma dan mengadakan pembuahan kemudian berubah menjadi segumpal sel kemudian masuk ke dalam Rahim untuk menempel di dinding Rahim dan tumbuh menjadi kehamilan. Tetapi pada KE gumpalan sel hasil pembuahan tidak masuk ke dalam Rahim tetapi tumbuh didalam saluran telur. Akibatnya seiring dengan pertambahan waktu maka saluran telur tak muat lagi untuk menampung kehamilan tersebut dan akhirnya pecah yang diikuti dengan perdarahan hebat didalam perut dan hal ini sangat berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian karena perdarahannya sangat banyak bisa mencapai 3-4 liter.

Tidak hanya dalam saluran telur, KE dapat juga tumbuh ditempat lain misalnya di leher Rahim, ovarium, perbatasan antara Rahim dan saluran telur, bahkan dalam perut.

Apa sih penyebab terjadinya kehamilan luar kandungan ?
KE seringkali disebabkan oleh kerusakan dari saluran telur sehingga perjalanan sel telur ke dalam Rahim akan terganggu akibatnya kehamilan tumbuh di luar Rahim.

Beberapa hal yang beresiko menimbulkan kemungkinan hamil luar kandungan antara lain:
1. Merokok, baik suami maupun isteri.
2. Infeksi kandungan.
3. Endometriosis.
4. Penyembuhan luka bekas operasi yang menimbulkan perlengketan yang menghalangi perjalanan sel telur.
5. Suka pijat di perut dapat menimbulkan perlengketan akibat trauma sehingga menghalangi perjalanan sel telur.

Apa saja gejala hamil luar kandungan ?
Pada awal-awal kehamilan, gejalanya sama persis seperti kehamilan normal, misalnya mual, muntah, pusing, payudara terasa nyeri/ bengkak, nyidam, dll. Tetapi seiring dengan bertambahnya umur kehamilan maka akan mulai muncul gejala-gejala yang mengarah pada kelainan yaitu nyeri perut hebat sering dikenal dengan istilah ACUT ABDOMEN dan perdarahan seperti keguguran.

Bila ibu-ibu mengalami hal ini maka ini adalah kondisi emergensi dan harus segera ke rumah sakit.

Dokter kandungan akan mencurigai dan mewaspadai kemungkinan adanya hamil luar kandungan bila ibu merasa hamil sudah 6 minggu tetapi belum tampak gambaran kehamilan dalam kandungannya. Dokter kandungan akan memberikan nasehat-nasehat penting seperti USG ulang, hati-hati bila ada nyeri perut, waspada bila ada perdarahan seprti keguguran, dll.

Bila dokter menyatakan bahwa nyeri perut ibu merupakan ACUT ABDOMEN dan kemungkinannya disebabkan oleh hamil luar kandungan maka tindakan operasi akan dilakukan segera, tentunya pasien akan diperiksa laborat dulu, pasang infus, berikan obat, konsultasi ke dokter bius, persiapan kamar operasi, dan lain-lain. Pada rumah sakit yang canggih operasi dapat dilakukan dengan cara teropong atau dikenal dengan istilah laparoskopi, mungkin biayanya sangat mahal karena persiapannya canggih dan alat-alatnya mahal-mahal semua dan dikerjakan oleh team dokter yang memiliki keahlian khusus dibidang tersebut.

Di Indonesia, operasi laparoskopi sudah banyak dikerjakan di rumah sakit besar, bahkan pusatnya ada di rumah sakit pendidikan seperti RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Hassan Sadikin Bandung, RS Dr. Soetomo Surabaya, dan lain-lain.

Ibu-ibu yang pernah mengalami kehamilan ektopik/ hamil luar kandungan memiliki resiko terganggunya upaya untuk kehamilan berikutnya dan memiliki resiko untuk terjadi kehamilan ektopik lagi.

Sebaiknya ibu hamil rajin memeriksakan diri selama hamil ke rumah sakit atau dokter kandungan sehingga dapat dilakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkesinambungan untuk menjalani proses kehamilan s/d melahirkan.