TULISAN 38. KELUHAN SEHARI-HARI IBU HAMIL BAGIAN KE 3

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya.

 

Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan.

 

Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Kita memasuki bagian ke 3 dari 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil yaitu antara lain (silakan baca bagian ke 1 dan bagian ke 2 yang telah saya posting sebelumnya):

 

  1. Puting payudara keluar cairan.

Sebagian wanita berpandangan bahwa kalo bayinya lahir maka barulah ASI keluar. Padahal sesungguhnya proses produksi ASI itu sudah dimulai sejak awal kehamilan.  Jadi gak usah bingung kalo ada keluar cairan dari puting payudara ibu hamil yang belum melahirkan. Cairan itu terdiri dari kolostrum yaitu cairan ASI pertama yang diproduksi oleh tubuh ibu hamil.

 

  1. Keputihan/ keluar cairan dari vagina.

Selama kehamilan wanita akan mengalami keluarnya cairan dari vagina, gampangnya dikenal dengan istilah keputihan. Jumlahnya bisa banyak, sedikit, warnanya bisa macem-macem, baunya pun bisa bervariasi. Sepanjang ibu hamil memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan dan berkonsultasi mengenai cairan tersebut maka gak perlu kuatir karena sebagian besar keluar cairan tersebut adalah normal pada masa kehamilan. Yang perlu diwaspadai adalah bila ternyata cairan tersebut adalah ketuban. Itulah sebabnya setiap ibu hamil harus rajin untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungannya masing-masing.

 

Kok bisa ya keluar cairan begitu selama kehamilan ? karena selama kehamilan dinding vagina wanita hamil menjadi lebih lembut dan lebih lunak, lebih soft, sehingga produksi cairan vagina juga meningkat. Peningkatan produksi cairan ini merupakan bagian proteksi/ perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT pada ibu hamil yaitu untuk menghambat kuman-kuman jahat yang akan masuk ke dalam rahim dengan cara digelontor oleh cairan tersebut.

 

  1. Keluar darah dari vagina.

Bila ibu hamil mengalami keluar darah dari vagina selama kehamilan maka hal tersebut harus dianggap sebagai suatu kondisi gawat darurat sehingga harus segera berobat ke rumah sakit/ dokter kandungan terdekat. Kadang-kadang pada masa kehamilan timbul bercak-bercak kemerahan sedikit utamanya pada masa awal kehamilan dan hal tersebut dapat dikatakan normal karena terjadi proses penanaman embryo atau cikal bakal janin ke dinding rahim. Tapi perlu diingat, wanita hamil tidak bisa mengetahui mana perdarahan/ flek-flek yang normal dan mana yang tidak sehingga wajib ke dokter kandungan/ rumah sakit terdekat.

 

Apa saja sih kemungkinannya kalo ada perdarahan saat hamil muda dibawah 3 bulan ? mungkin saja mau keguguran, mungkin pula tanda hamil diluar kandungan. Gak usah panik… tenangkan diri dan segera kunjungi rumah sakit terdekat.

 

Kebanyakan wanita hamil yang saya temui ternyata sudah perdarahan 1 minggu dan sudah berobat ke sana kemari (bukan ke dokter kandungan terdekat) dan akibatnya… terlambat sudah upaya untuk mempertahankan kehamilan… keguguran dehhh…

 

  1. Sulit tidur.

Rasa lelah, rasa stress, rasa cemas, dan rasa berat menanggung beban kehamilan seringkali membuat wanita hamil mengalami susah tidur. Semua ini disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen dan progesteron wanita hamil yang berakibat timbulnya efek pada sistem radar di otak yang dikenal dengan GABA neurotransmitter.

 

66-90% wanita hamil dalam suatu penelitian berskala besar ternyata mengalami gangguan susah tidur/ insomnia. Belum lagi rasa pegal dan sesak akibat besarnya ukuran rahim yang akan mengganggu kenyamanan ibu hamil untuk berbaring/ tidur. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? jangan cemas, jangan banyak mikir, carilah posisi berbaring yang paling nyaman bagi ibu hamil, usahakan tidur kapan saja, gak bisa tidur malam ya tidur pagi/ siang. Jangan kerja berat di rumah.

 

Para suami mesti tau diri donk… kasian isteri… kalo lelah ya cari pembantu rumah tangga buat meringankan beban isteri… belikan mesin cuci, kalo gak ya silakan nyuci baju sendiri. Gak usah rewel kalo isteri lagi lelah. Suami makan indomie juga gak masalah, pulang kerja suami langsung ngepel, nyuci, dan setrika. Biarin isteri nonton tv dan sinetron.

 

  1. Nyeri perut bawah.

Selama nyeri perut yang timbul tidak extreem atau tidak keterlaluan maka hal tersebut masih lumrah. Hal tersebut dalam dunia kedokteran dikenal dengan pregnancy related pelvic girdle pain (PPGP) atau symphysis pubis dysfunction (SPD).

 

Nyeri perut bawah pada wanita hamil biasanya terjadi disisi kiri atau kanan bawah bahkan bisa juga semua sisi tersebut terasa nyeri. Kadang-kadang vagina dan dubur juga ikutan terasa sakit. Nyeri dekat tulang bawah perut juga sering yerjadi pada wanita hamil. Biasanya nyeri timbul akibat posisi wanita hamil antara lain saat berjalan, saat memutar tubuh ketika berbaring, saat naik tangga, saat duduk, dan lain-lain. Bila nyeri yang timbul sudah dirasakan mengganggu banget maka dokter kandungan akan memberikan obat-obatan anti nyeri untuk meringankan rasa sakit tersebut.

 

Kehamilan itu pasti disertai dengan berbagai perubahan pada sistem tubuh ibu hamil dan dapat menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan wanita hamil. Setiap kehamilan sifatnya unik artinya tidak sama pada setiap kehamilan dan pasti berbeda pada setiap wanita hamil.

 

Jadi… nikmati kehamilan ibu sebagai suatu anugerah, bukan beban, dan selalu konsultasikan keluhan ibu hamil pada dokter kandungan kesayangan ibu-ibu hamil. Jangan enggan untuk bertanya hal-hal yang tidak dipahami, jangan bertanya ke tetangga, tetapi bertanyalah pada dokter kandungan… tapi kalo ibu tinggalnya bertetangga dengan dokter kandungan maka sangat-sangat boleh bertanya pada tetangga ibu tersebut. Jadi kesimpulannya adalah carilah rumah tempat tinggal yang bersebelahan dengan dokter kandungan.

 

Oke deh… akhirnya selesai juga bagian ke 3 dari KELUHAN SEHARI-HARI PADA IBU HAMIL. Selama membaca.