TULISAN 32. SAYA BEKAS SESAR, PENGEN LAHIRAN NORMAL

Kebetulan pagi ini dokter cucuk kiuttt hello kitty memperoleh salah satu tulisan yang dibuat oleh seorang dokter kandungan terkenal di solo jawa tengah, mengenai hal tersebut. Mari kita simak bersama dalam tulisan aslinya.

Oh iya lupa… VBAC itu artinya vaginal birth after cessarean surgery (percobaan persalinan normal pada wanita hamil bekas operasi sesar sebelumnya).

Ini saya cuplikkan guideline bahasa Inggrisnya. Nanti saya terjemahkan dibawahnya.

Absolute contraindications for attempted VBAC include
1. One or more prior high vertical (“classical”) cesarean deliveries,
2. Two or more prior lower uterine segment transverse cesarean deliveries
3. Non‐reassuring fetal testing (previously referred to as “fetal distress”),
4. Transverse lie,
5. Placenta previa,
6. Delivery in a setting that is unable to offer immediate access to anesthesia services or unable to perform an emergent cesarean.

Relative contraindications include:
7. Breech presentation,
8. Prior full‐thickness myomectomy,
9. A prior uterine rupture.

KONTRAINDIKASI DILAKUKANNYA VBAC:
Saya mulai dari nomer 6 ya, yang paling penting.
6. VBAC gak boleh ditempat yang gak bisa SC emergensi. Termasuk harus ready untuk bius nya (anestesi). Ini di Indonesia yang masih sulit.
1. Irisan sebelumnya klasik (tegak didalam rahim). Ini kontraindikasi. Bahaya robek.
2. Kalau irisannya melintang bawah pun, ga boleh kalau sudah dua kali operasi sesar. Jadi kalau udah dua kali sesar kontraindikasi VBAC
3. Bayi gak sehat, denyut jantung bayi ga oke.
4. Letak lintang
5. Plasenta dibawah menutupi jalan lahir
7. Sungsang
8. Riwayat operasi mioma
9. Pernah robek rahim

Jadi, dokter bukan gak suka VBAC. Cuma memang syarat VBAC ketat. Karena dokter ga suka klo ibu ma bayi kenapa-napa.

Nah jadi makin jelas ya bahwa tidak gampang saja menyetujui untuk persalinan normal pada bekas sesar. Berbagai metode untuk mengetahui ketebalan rahim pasca sesar, indikasi sesar sebelumnya, ukuran bayi saat ini, dan lain-lain digunakan sebagai syarat untuk mengijinkan ibu hamil bekas sesar untuk mencoba persalinan normal… tetapi tidak ada satupun persyaratan yang mampu meramalkan dapat terjadi robekan rahim atau tidak pada saat proses kontraksi dan bersalin. Robekan rahim pada persalinan normal pada wanita hamil bekas sesar cuman 1% tetapi bila terjadi maka akibatnya sangat fatal bagi bayi dan ibunya.
Oke deh… kalo belum jelas maka baca tulisan saya tentang VBAC, browsing aja di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY. Khusus bapak-bapak kiuttters yg ingin gabung dalam grup tersebut maka foto profilnya harus berdua dengan foto isterinya… hal ini untuk mencegah laki-laki iseng masuk dalam grup ibu hamil kiuttters yang sudah terkenal ke-sholehah-nya.

2 thoughts on “TULISAN 32. SAYA BEKAS SESAR, PENGEN LAHIRAN NORMAL”

  1. Assalamu’alaikum, Dokter..

    Saya Alpha, di Sidoarjo.
    Saya terbantu dengan beberapa artikel dokter.
    Tapi masih ada yang ingin saya tanyakan terkait dengan kehamilan saya saat ini. Saya harap dokter berkenan untuk membantu saya.

    Dokter,
    saat ini saya tengah hamil 34-35 minggu, dengan HPL kisaran tanggal 09-15 September 2018.
    Untuk kontrol, saya rutin periksa di dokter kandungan.
    Sebelumnya saya pernah menjalani 3x sc, dengan rincian:
    – anak pertama: laki-laki (hidup, usia 9 tahun)
    – anak kedua: laki-laki (meninggal pada usia 3,5 tahun)
    – anak ketiga: perempuan (hidup, usia 5,5 tahun)

    Yang ingin saya tanyakan, bolehkah saya melakukan VBAC untuk kelahiran berikutnya?

    Tambahan informasi, posisi janin saya bagus (kepala di bawah), ari-ari di atas, ketuban cukup, & detak jantung janin baik.

    Demikian, atas perhatian & bantuan jawaban dokter, saya ucapkan terima kasih.

  2. Assalaamu’alaykum.
    Dokter, saya mau tanya seputar VBAC.
    Saya baru melahirkan anak kedua akhir desember 2018 yll secara SC.
    Yg jadi pertanyaan saya, apakah jika tiba2 saya “kebobolan” sebelum batas aman (katanya) 18 bulan atau 2 tahun utk hamil lagi, resiko utk reptur rahim besar kemungkinannya?
    Soalnya saya gak KB dok, cuma KB kalender sama ‘azl.
    Kalo saran dokter bagaimana?

Comments are closed.