TULISAN 104. KENAPA PERIKSA LABORATORIUM SAAT HAMIL ?

Kehamilan adalah suatu pengalaman yang sangat berharga. Oleh sebab itu dokter kandungan akan melakukan segala upaya untuk mengamankan kehamilan dan tentunya untuk mempersiapkan persalinan. Mengapa sih periksa laboratorium itu sangat super penting selama anda hamil ? karena tes-tes laboratorium ini digunakan untuk membantu mengidentifikasi kondisi yang dapat mempengaruhi kesehatan Anda dan bayi Anda selama kehamilan dan persalinan. Coba anda bayangkan selama hamil anda tak pernah melakukan test laboratorium kemudian terjadi situasi emergency terhadap janin dalam kandungan anda dan anda diputuskan untuk segera melahirkan janinnya tetapi ternyata kondisi anda tak memungkinkan untuk menjalani proses persalinan emergensi… apa yang akan dokter lakukan demi menolong janin anda ? oke bisa ditolong tetapi dengan resiko yang sangat tinggi baik pada ibu hamil maupun janin dalam kandungan.

Contoh selama hamil anda tidak pernah cek laboratorium darah rutin. Ternyata didapatkan kadar trombosit atau keping darah beku anda sangat rendah. Maka hal ini sangat berbahaya bagi ibu hamil bila melahirkan bahkan dapat menyebabkan stroke pada wanita hamil bila pembuluh darahnya pecah atau bocor. Dokter kandungan yang baik akan mempersiapkan dan selalu mengamati ibu hamil dan janin dalam kandungan. Ibu hamil yang sehat maka lingkungan dalam rahim diharapkan juga sehat sehingga janin dapat tinggal dengan lebih aman dalam rahim.

Banyak test laboratorium yang perlu bagi ibu hamil, tetapi tidak semua laboratorium siap dengan berbagai pemeriksaan. Sehingga dokter kandungan hanya memeriksakan laboratorium berdasarkan kebutuhan yang erat kaitannya dengan antisipasi segala macam kondisi emergensi, sesuatu yang sangat tak diharapkan. Dokter kandungan juga berusaha mengupayakan lingkungan yang aman bagi janin dalam kandungan. Tetapi perlu diingat bahwa dokter kandungan bukan Tuhan dan tidak ada yang bisa menjamin bahwa dengan berbagai upaya tersebut maka semua akan aman-aman saja. Alangkah lucunya bila kita pengen aman, hamil yang sehat, tetapi upayanya tidak maksimal.

Ibu hamil adalah pihak yang paling tahu mana yang terbaik bagi janin dalam kandungannya sehingga ibu hamil berhak banget untuk menolak saran dokter kandungan bila dirasakan tidak dibutuhkan bagi kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Prinsip dokter kandungan adalah mengetahui sejak dini jauh lebih baik daripada mendadak dikala dibutuhkan tindakan yang cepat. Mengetahui lebih dini berarti dokter kandungan dapat lebih mempersiapkan ibu hamil menjalani kehamilan dan persalinan kelak serta memberikan lingkungan yang optimal bagi janin dalam rahim.

Test lab apa saja yang diharapkan dapat diperiksa buat ibu hamil ?

  1. Darah rutin. Test ini bertujuan untuk melihat apakah ibu hamil memiliki kondisi anemia atau tidak, ada kelainan darah atau tidak, dan lain-lain.
  2. Golongan darah. Hal ini sangat penting karena ada golongan darah tertentu yang dapat membunuh janin dalam kandungan, terutama bila terjadi perbedaan golongan darah rhesus antara ibu dan janinnya. Hal ini dapat diatasi bila diketahui sejak awal sehingga dapat diberikan obat-oabtan anti rhesus yang diharapkan dapat menyelamatkan janin dalam kandungan.
  3. Antigen Hepatitis B. Pada ibu hamil dengan hepatitis B maka janinnya harus dipersiapkan saat prosespersalinan yaitu dengan tersedianya zat hormon khusus untuk janin yang ibunya mengalami hepatitis B (penyakit liver) yaitu imunoglobulin (HbIg). Obat ini sangat sulit didapati sehingga butuh waktu. seandainya ibu hamil diketahui saat proses persalinan maka mampukah keluarga mencari obat tersebut dalam waktu 24 jam ??? lewat dari 24 jam maka hampir tak ada gunanya bagi bayi baru lahir alias bayi itu ikutan sakit liver.
  4. Serologi syphilis. Pernah lihat bayi cacat ? penyakit ini juga bisa bikin keguguran.
  5. Urine lengkap. Infeksi saluran kencing sering bikin kelahiran prematur atau kontraksi sebelum waktunya. Juga sering bikin perdarahan yang mengarah kepada keguguran. Kalo gak diobati atau berobat tapi udah terlambat maka ujungnya adalah keguguran. Bahkan bisa bikin infeksi ginjal pada wanita hamil. Kalo udah infeksi ginjal maka seringkali hamilnya gak bakalan berlanjut.
  6. Pada ibu dengan HIV maka peru penanganan multi disiplin yang melibatkan dokter kandungan dan dokter penyakit dalam dengan harapkan meminimalkan resiko janin tertular oleh ibunya.
  7. kadar gula darah. kehamilan yang disertai dengan peningkatan kadar gula berarti menimbulkan resiko pada janin yaitu sulit nafas ketika lahir. hal ini bila lambat diketahui maka dokter tidak memiliki waktu untuk mempersiapkan kematangan paru-paru janin. Bila diketahui lebih awal maka dokter kandungan dapat bekerja sama dengan dokter penyakit dalam untuk berupaya menurunkan kadar gula sehingga diharapkan janin lebih punya harapan untuk bernafas normal saat lahir kelak.

Hidup itu adalah pilihan. Ibu hamil yang menentukan mau dibawa kemana kehamilannya. Dokter kandungan cuman membantu mengarahkan dan mengevaluasi hasil upaya ibu hamil terhadap janin dalam kandungannya. Gak mau cek lab ? gak masalah… yang hamil siapa ?

2 thoughts on “TULISAN 104. KENAPA PERIKSA LABORATORIUM SAAT HAMIL ?”

    1. cek darah lebih ditujukan untuk kesehatan bumil. kalo bumil sehat maka insya Allah janin juga sehat. sekaligus untuk menjaga kondisi optimal serta pengawasan melekat pada bumil sampai menjelang persalinan

Comments are closed.