DEPRESI SAAT HAMIL JANGAN DIANGGAP SEPELE, INI CARA MENGENALINYA

Jika ibu hamil yang mengalami perubahan hormon ini juga menghadapi masalah hidup yang cukup berat, bisa saja terjadi. Risiko Bumil untuk terkena depresi akan meningkat bila Bumil pernah mengalami keguguran, pengalaman traumatis, atau depresi sebelum hamil.

Tanda-Tanda Depresi Saat Hamil

Mengenali depresi saat hamil bisa menjadi sulit karena beberapa tandanya mirip dengan gejala kehamilan biasa, seperti perubahan nafsu makan, lemas, dan perubahan pola tidur.

Meski demikian, depresi saat hamil biasanya juga disertai tanda-tanda berikut ini:

  • Sulit berkonsentrasi
  • Merasa tidak berharga
  • Tidak menikmati hal-hal yang dulunya disukai
  • Selalu merasa bersalah
  • Dilanda kesedihan secara terus-menerus
  • Merasa putus asa

Gejala-gejala ini bisa dikategorikan sebagai depresi jika dirasakan setidaknya selama 2 minggu.Walaupun mungkin gejala-gejala ini disadari oleh ibu hamil, tidak banyak yang mengetahui bahwa ini merupakan hal serius. Akibatnya, sering kali gejala ini tidak segera diatasi. Padahal, depresi tidak boleh dibiarkan begitu saja, apalagi bila terjadi pada ibu hamil.

Depresi bisa membuat ibu hamil melampiaskan kesedihannya dengan mengonsumsi , merokok, atau minum minuman beralkohol. Bahkan, pada depresi berat, ibu hamil bisa mencoba untuk mengakhiri hidupnya.

Dampak depresi saat hamil bisa menyebabkan janin berisiko mengalami gangguan perkembangan, lahir dengan berat badan rendah, atau lahir prematur. Selain itu, jika depresi berlanjut hingga setelah melahirkan, ibu kemungkinan besar tidak memiliki keinginan untuk merawat bayinya.

Bagaimanakah Cara Mengatasi Depresi Saat Hamil?

Depresi bisa merugikan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, depresi saat hamil perlu segera diatasi bila muncul gejalanya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan jika Bumil merasakan tanda-tanda yang mengarah ke depresi, antara lain:

Mencari pertolongan dari tenaga kesehatan

Depresi saat hamil perlu ditangani secara profesional. Oleh karena itu, Bumil harus berkonsultasi ke psikolog atau psikater, jika bumil berkonsultasi ke psikolog. Terapi yang muking dilakukan adalah psikoterapi terapi ini dapat mengatasi depresi yang ringan atau sedang  Namun, jika gejala yang Bumil alami dinilai termasuk dalam depresi berat, psikolog kemungkinan akan merujuk Bumil ke psikiater agar bisa mendapatkan obat di samping psikoterapi.

Pengobatan untuk depresi berpotensi menimbulkan efek samping pada janin. Namun, jika psikiater memutuskan untuk memberikan Bumil obat, artinya ia menilai bahwa manfaat mengonsumsi obat tersebut lebih besar ketimbang risikonya. Walaupun begitu, Bumil tetap dianjurkan rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan, apalagi jika depresi juga telah memengaruhi kesehatan fisik Bumil.

Menerapkan pengobatan alami untuk depresi

Untuk mendukung kerja obat dan psikoterapi, Bumil juga bisa melakukan beberapa hal yang dapat membantu meringankan gejala depresi saat hamil, di antaranya adalah:

  1. Istirahat yang cukup
    Usahakan untuk tidur yang cukup dan teratur setiap harinya. Kurang tidur dapat menurunkan kemampuan Bumil untuk menghadapi stres, sehingga Bumil lebih rentan mengalami gejala depresi.
  2. Olahraga ringan
    Latihan fisiki selama kehamilan diketahui mampu meningkatkan kadar hormon serotonin (hormon bahagia) dan menurunkan hormon kortisol (hormon stres). Namun, Bumil dianjurkan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui jenis latihan fisik dan olahraga yang sesuai dengan kondisi bumil .
  3. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
    Cara lain yang bisa Bumil lakukan untuk meringankan depresi saat hamil adalah mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang mengkonsumsumsi makanan yang tinggin gula, lemak jahat, atau terbuat dari tepung diketahui dapat memperburuk mood, bahkan bisa memperparah gejala depresi.
  4. Konsumsi asam lemak omega-3
    Asam lemak omega-3 juga bisa digunakan sebagai mood booster alami dan bisa membantu meringankan gejala depresi saat hamil. Selain itu, nutrisi ini juga baik untuk perkembangan otak bayi. Asam lemak omega-3 bisa didapatkan dengan mengonsumsi kacang-kacangan, dan minyak nabati.

Depresi saat hamil bisa membahayakan ibu maupun janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, gejala depresi perlu diwaspadai dan segera diatasi dengan terapi dan pengobatan dari psikolog atau psikiater.

Sayangnya, salah satu gejala depresi adalah merasa tidak berharga dan putus asa sehingga bisa membuat penderita tidak peduli akan kesehatannya dan enggan untuk mencari bantuan atau pengobatan.

Bila Bumil merasakan gejala depresi, kuatkan diri Bumil dan jangan ragu untuk meminta pertolongan, setidaknya ke orang terdekat terlebih dahulu. Setelah itu, pelan-pelan Bumil bisa melanjutkan dengan berkonsultasi ke psikolog atau

BERBAGAI KELUHAN SAAT HAMIL

Kondisi hamil menyebabkan fisik seseorang calon ibu berangsur-angsur mengalami perubahan. Dalam rentang waktu 9 bulan, perubahan ini menurut ibu menyesuaikan diri dengan kondisi fisiknya. Tak ayal, bahwa perubahan yang ‘mendadak’ ini menimbulkan beragam keluhan siring dengan pertambahan usia kandungan, yaitu :

  1. Kelelahan.

Kelelahan akan dimulai ketika seorang janin tumbuh dirahim ibu. Semakin tua usia janin semakin menimbulkan kelelahan pada ibu. Ini tidak dapat dipungkiri karena beban ibu semakin bertambah ketika membawa janinnya yang semakin hari semakin besar untuk bersama-sama melakukan aktivitas rutinnya. Untuk menanggulangi hal ini berikan porsi istirahat/jeda pada setiap kegiatan. Tubuh tidak boleh terforsir untuk bekerja sehingga kelelahan.

  • Pusing.

Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormone saat kehamilan yang terjadi penyebabnya. Hormone progesterone memicu dinding pembuluh darah melebar sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing.

  • Sembelit

Peningkata relaksasi otot-otot pencernaan dan hormone menyebabkan sistem pembuangan menjadi lambat sehingga menimbulkan sembelit. Untuk menanggulanginya banyak minum air putih yang cukup dan olah raga ringan.

  • Sesak nafas

Bagi yang semakin besar dalam Rahim akan menekan dinding otot diagfarma (penyekat rongga dada dan perut). Keluhan sesak nafas biasanya muncul sebulan sebelum kelhairan, pada saat ini kepala bayi telah memasuki panggul, dalam kondisi ini, ibu (bias dibantu suami) untuk menjaga kondisi rileks mengurangi ketegangan, serta mengurangi aktivitas fisik yang menguras bnyak tenaga.

  • Sakit Punggung.

Melunaknya sambungan antar tulang pinggul serta bertambahnya beban Rahim menimbulkan sakit punggung dan pegal untuk mengurangi keluhan ini suami bias memijit punggung istri dari bawah keatas.

  • Nyeri ulu hati

Jika mengalami keluhan ini jangan panic dulu. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat dipangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung). Untuk mengatasinya selama hamil, jangan seringmembungkuk atau berbaring datar. Kalau ingin berbaring coba gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu disamping tempat tidur dan minumlah sedikit-sedikit setiap kali nyeri.

  • Sariawan

Perubahan hormonal memang berdampak pada semua bagian tubuh termasuk organ mulut.keluhan yang sering dijumpai pada ibu hamil, yaitu sariawan dan gusi berdarah. Hal ini bias disebabkan karena kekurangan gizi (asam folat, vit b12, dan b6) dan stress biasnya dokter akan meberikan obat kumur dan membantu mengatasi peradangan, banyak konsumsi yang mengandung ,imeral dan vit , dan memilih sikat gigi yang halus .

  • Insomnia

Dalam kondisi tubuh yang semakin berat, membuat ibu tidak nyaman dalam posisi apapun, jika ibu mengalami kesulitan tidur usahakan melakukan relaksasi sebelum tidur

  • Varises

Tidak semua ibu hamil mengalami hal ini, karena penyebabnya adalah factor kegemukan dan keturunan jika ibu mengalami hal ini, usahakan tidak memakai sepatu hak tinggi dan tidak boleh berdiri terllau lama

  1. Kram

Biasanya kram terjadi pada otot betis dan kaki. Hal ini disebabkan kekurangan kalsium, kelelahan atau adanya tekanan Rahim pada otot menuju kaki , mengatasinya luruskan kaki, pijat bagian yang mengalami kram dan asupan kalsium.

  1. Sering buang air kecil

Letak kandun kemih bersebalahan dengan Rahim adanay janin membuat kandung kemih tertekan sehingga kapasitasnya berkurang , ini yang menyebabkan sering  BAK , jangan menahannya, dan segera bersihkan dan keringkan daerah kewanitaan , jika perlu gantilah pakaiann dalam sehabis buang air kecil.

  1. Kontraksi

Mulai trimester kjetiga, terkadang ibu hamil mengalami kontraksi palsu, konntraksi ini dialami karena ibu banyak melakukan aktivitas sehingga merasa kelelahan. Untuk menanggulangi hal ini, setiap kali mengalami kontraksi ibu bias istirahat.

MELAHIRKAN NORMAL TANPA JAITAN

Jahitan pada proses melahirkan biasanya disebabkan oleh adanya robekan yang terjadi di bagian area kewanitaan. Robekan atau guntingan menurut istilah kedokteran disebut dengan episiotomi, yaitu pengguntingan yang dilakukan untuk melebarkan proses jalan lahir bayi.

Berikut adalah tips melahirkan normal tanpa jahitan:

a. Menyiapkan diri sebelum persalinan

Hal pertama, yakin bahwa proses persalinan akan berjalan dengan baik. Kemampuan diri ibu dalam menjalani proses normal adalah salah satu modal awal untuk memasuki persalinan normal tanpa jahitan. Adapun beberapa cara seperti pijatan prenium yang umumnya dilaku- kan pada bulan-bulan akhir trimester ketiga atau adapula yang melatih dengan proses senam kegel yang bertujuan melatih otot-otot di lubang pengeluaran.

b. Memilih tempat

Pemilihan tempat merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan proses persalinan normal tanpa jahitan, meskipun semua Kembali pada kondisi kesehatan ibu dan janin akan tetapi bantuan tempat yang nyaman dapat membuat rileks dan menjalani persalinan dengan lancar.

c. Hindari kelelahan yang berlebih mendekati masa persalinan

Salah satu terjadinya episiotomi adalah adanya gangguan pada ibu hamil, gangguan tersebut baik secara ringan ataupun berat. Gangguan ringan seperti kelelahan menjadi salah satu alasan dilakukan pengguntingan atau robekan (episiotomi) oleh karena itu hindari aktivitas yang berlebih ketika ibu memasuki bulan akhir kehamilan. Gunakan waktu istirahat yang cukup dengan menjaga asupan nutrisi dengan makanan yang memiliki kandungan kalori untuk energi ekstra menjelang persalinan.

d. Melakukan gerakan ringan untuk melatih otot

Gerakan ringan yang umum dilakukan pada trimester terakhir yaitu dengan melakukan gerakan kepala, dahi dan hidung sehingga menyentuh lantai begitu juga dengan tangan, lutut dan jari-jari kaki yang ikut menyentuh lantai. Hal ini membantu bayi memasuki posisi terbaik dan mendorongnya bayi sehingga meminimalisir keadaan sungsang ketika lahir. Ibu juga bisa mengelola posisi lain seperti melakukan aktivitas rumah dan juga berjalan sebanyak yang anda sanggup melakukannya. Ketika ibu melakukan posisi jongkok sebaiknya menggunakan bantuan dengan berpegang pada benda yang kuat.

e. Menggunakan aromaterapi untuk membuat rileks

Bagi ibu yang melakukan pemijatan perineum dengan minyak seperti minyak zaitun atau minyak bunga (aromaterapi) untuk membantu peregangan otot dapat membuat suasana yang lebih nyaman dan memberikan ketenangan mendekati persalinan. Ketenangan sangat dibutuhkan untuk mendapatkan proses persalinan normal dan meminimalisir jahitan pada proses persalinan.

f. Alpukat dan minyak zaitun untuk peregangan membantu proses persalinan

Ibu dapat mengonsumsi alpukat dan minyak zaitun untuk membantu peregangan kulit dari dalam. Konsumsi teh daun raspberry juga selama trimester terakhir 2 cangkir setiap hari akan membuat proses persalinan karena membantu adanya kontraksi lebih produktif.

g. Usahakan untuk tidak mengangkat bokong

mengangkat bokong (pantat) Ketika proses persalinan akan menyebabkan terjadinya robekan jalan lahir bayi yang lebih luas. Karena tidak adanya penyangga akan menyebabkan otot mudah terkoyak.

CARA MENGHITUNG USIA KEHAMILAN

Bagi sebagian ibu muda yang baru pertama kali mengalami kehamilan tentu tidak mengetahui secara pasti usia kehamilannya, hal ini disebabkan si ibu tidak mengetahui secara pasti pembuahan itu terjadi. Sebenarya ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk usia kehamilan ibu bias memilih yang paling mudah dan nyaman untuk dilakukan.

  1. Hari Pertama Menstruasi Terakhir

Metode ini membutuhkan pengetahuan tentang siklus mentruasi. Berdasarkan siklus, dokter bias memperkirakan usia kehamilan dan tanggal kelahiran si kecil yang dihitung berdasarkan rumus Neagele, yakni hari ditambahkan 7, bulan dikurangi 3, ditambahkan 1.

Contohnya, bila mentruasi terakhir tanggal 1 mei 2010, diperkirakan persalinan akan terjadi pada 8 februari 2011. Sebagai catatan, untuk bulan yang tidak bias dikurangi 3, misalnya januari, februari dan maret, maka bulanya ditambah 9, tapi tahunya tetap.

Namun sayangnya rumus ini hanya bias diterapkan pada perempuan yang memiliki siklus mentruasi teratur, yakni Antara 28-30 hari. Tak hanya itu hanya sekitar 5% bayi yang akan lahir sesuai perhitungan ini. Sebab perkiraan tanggal persalinan sering kali melesat Antara tujuh hari sebelum atau sesudah tanggal yang dihitung.

  • Gerakan Janin

Perlu untuk diketahui bahwa pada kehamilan pertama gerakan janin mulai terasa setelah kehamilan memasuki usia 18-20 minggu. Sedangkan pada kehamilan kedua dan sterusnya, gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu

  • Tinggi Puncak Rahim

Biasanya, dokter akan meraba puncak Rahim (Fundus Uteri) yang menonjol di dinding perut dan perhitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan sampai puncak Rahim sekitar 28 cm, ini berarti usia kehamilan sudaj mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak Rahim adalah 36 cm, ini menunjukan usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu.

Perlu diketahui, ukuran maksimal adalah 36 cm dan tidak akan bertambah lagi meskipun usia kehamilan mencapai 40 minggu. Kalaupun tingginya bertambah, kemungkinan yang akan dialami adalah janin yang besar, kembar, atau cairan tubuh yang berlebih.

  • Menggunakan 2 Jari Tangan

Pengukuran dengan menggunakan 2 jari tangan ini hanya bias dilakukan jika ibu hamil tidak memiliki berat badan berlebih. Caranya : letakan dua jari diantara tulang kemaluan dan perut. Jika jarak diantara tulang kemaluan dan puncak Rahim masih di bawah pusar, maka setiap penambahan dua jari penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.

  • Menggunakan Ultrasonografi (USG)

Cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh dokter. Tingkat akurasinya cukup tinggi. Yakni sekitar 95%. Dengan USG maka usia kehamilan dan perkirakan waktu kelahiran si kecil bias dilihat dengan jelas melalui ”gambar”janin yang muncul pada layar monitor

TANDA-TANDA PERSALINAN

Ketika kehamilan menginjak usia 39 minggu, kondisi ibu telah diambang ‘pertempuran’. Perasaan cemas, antara keinginan melihat bayinya dengan cepat dan ketakutan akan proses kelahiran itu sendiri. Pada masa ini, ibu sering mengalami:

Panas di sekitar perut (heartburn), merasa se-perti sakit lambung, karena ruang yang semakin menyempit akibat bertambahnya bobot dan ukuran janin Keinginan untuk sering buang air kecil karena desakan janin ke atas dan ke samping secara terus menerus, sementara kemampuan kandung kemih untuk menampung cairan semakin berkurang.Ibu akan semakin menjadi cepat lelah dan gerakan janin sering mengganggu waktu istirahat, gehingga ibu menjadi kurang nyenyak tidur. Ketika kehamilan memasuki masa kelahiran, biasanya kandungan sering mengalami kontraks; yang sangat mirip dengan tanda awal ibu akar melahirkan. Kontraksi ini membuat perut terasa kencang di bagian tertentu. Jika datangnya tidak teratur, di bagian yang berpindah-pindah, dan akan hilang sendiri jika ibu beristirahat seienak (berbaring atau duduk dengan posisi selonior) atau dengan membelai lembut bagian yang sakit, maka kontraksi itu bukan merupakan tanda awal kelahiran. Kontraksi ini hanyalah kontraksi palsu yang sering disebut dengan Braxton Hicks.’ Namun masa kelahiran semakin nyata jika kontraksi yang sesungguhnya terjadi dan diser-tai dengan adanya bercak darah segar disertai dengan lendir yang jernih dari kemaluan. Kontrak-si merupakan gerakan alamiah dari rahim yang mengerut dan mengendur sehingga janin memo-sisikan dirinya sedemikian rupa sehingga janin dalam posisi siap lahir di dalam rongga panggul. Kontraksi akan menyebabkan rasa sakit yang datangnya dari bagian atas rahim dekat saluran telur kemudian Menyebar ke seluruh bagian Rahim hingga ke mulut Rahim/serviks.

Untuk Lebih jelasnya, perlu dipaparkan beberapa perbedaan Antara kontraksi palsu dan kontraksi asli, yaitu sebagai berikut:

KONTRAKSI PALSUKONTRAKSI ASLI
Datang secara tidak teratur terjadi pada bagaian perut yang berbeda-beda        Datangnya teratur. Teriadi secara simetris, mulai dari bagian atas dekat saluran telur lalu menyebar ke seluruh rahim.
Datangnya dalam waktu yang tidak lamaAwalnya, Kontraksi dating hanya sebentar namun kemudian bertambah lama.
Akan hilang jika ibu beristirahatAkan Terum Berlangsung walaupun ibu melakukan istirahat.
Kontraksi akan semakin lemahAwalnya terasa ringan, kemudian akan bertambah kuat dan nyeri.

Kontraksi akan datang terus-menerus don meningkat kekuatannya merupakan awal proses kelahiran dimulai. Pada kelahiran anak pertama. biasanya waktu untuk proses kelahiran akan semakin panjang, bisa sampai seharian penuh. Jika telah ada bercak darah, dan kontraksi sudah berdurasi 15 menit sekali, barulah ke rumah sakit/ klinik bersalin. Karena jika kontraksi datang sudah dalam keadaan rutin, tapi jaraknya masih I jam sekali, biasanya hal itu mulut rahim dalam posisi bukaan I, sehingga masih harus menunggu beriam-jam lamanya hingga waktu kelahiran tiba. Biasanya pula pihak klinik/rumah sakit akan menyuruh kita pulang dan kembali ketika kontraksi dalam keadaar beriarak dekat (15 menit sekali).

Ketika kontraksi semakin dekat, 15 menit sekali, barulah mendatangi rumah sakit/klinik bersalin, jangan lupa membawa tas yang berisi pakaian kita dan bayi yang telah dipersiapkan sebelumnya.Biasanya perawat/bidan akan meminta ibu untuk mandi dan BAB/BAK, berganti pakaian atas dengan baju berkancing depan, dan jarit sebagai bawahannya. Ibu masih diminta untuk berjalan-ialan di dalam kamar bersalin. Sesekali perawat/ bidan akan memeriksa posisi pembukaan mulut rahim, dengan memasukkan jarinya ke kemaluan ibu. Pemeriksaan in sering kali membuat ibu hamil kurang nyaman.

Kontraksi yang merupakan tanda ibu akan segera melahirkan akan meningkat keadaannya, baik dari segi waktu maupun kekuatannya. Pada awalnya kontraksi akan datang sekitar 1 jam sekali dengan intensitas rasa sakit yang ringan (selama 40-60 detik), Rasa awalnya hanya nyeri biasa seperti ketika datang bulan. Selanjutnya jeda kontraksi akan lebih pendek menjadi 5 menit sekali dan 2 menit sekali Semakin berjarak dekat, kekuatan rasa sakit pun bertambah (selama 60-90 detik), yaiu, rasa nyeri yang menjalar hingga ke bagian bawan perut, dan bahkan hingga pada bagian punggung dan belakang pinggang. Pada saat ini ibu sudah tidak kuar berdiri. Biasanya perawat/bidan meminta ibu untuk berbaring. Posisi ini akan memudahkan pembukaan jalan lahir tahap berikutnya. Pada tahap ini, mintalah suami/perawat untuk memijit di sepanjang punggung, melingkari pinggang, serta perut.

Datangnya kontraksi bisa diketahui ibu. Ibaratnya seperti mendaki gunung, jadi ibu bisa merasakan ketika baru mulai mendaki, terus mendaki, yang akhirnya sampai ke puncak, berjalan turun, dan akhirnya sampai ke bawah. Begitulah kontraksi terjadi selama berkali-kali dengan intensitas yang akan bertambah baik kualitas maupun kuantitasnya. Ketika kontraksi akan sampai puncak, ibu bisa mengambil napas sambil tetap berzikir. Cara in terbukti bisa mengalihkan perhatian sehingga alkan mengurangi rasa sakit. Jaga hati dan pikiran untuk tetap minta perlindungan dan kemudahan dari Allah Swt.

Waktu yang pas untuk melahirkan adalah ilka pembulkaan mulut rahim telah genap 10. Mulut rahim bisa terbuka dengan adanya kontraksi tersebut. Pembukaan ini dihitung dengan satuan sentimeter (cm). Jika dokter/bidan menyatakan isudah bukaan 7, maka berarti mulut rahim telan nembuka selebar 7 cm. Karena diameter kepala janin bisa mencapai 9.5 cm, maka pembukaan haruslah mencapai 10. Ketika pembukaan hampir sempurna, kontraksi akan semakin menghebat, sehingga ibu sering kali tidak than dan merasa fase ini merupakan fase terberat. Fase ini diakhiri dengan rasa mulas seperti ingin buang air besar yang sangat menchebat. Terkadang ibu secara tidak sadar buang air besar. Ketika hal ini terjadi, ibu tidak usah merasa malu dan merasa bersalah. Tenaga kesehatan yang membantu persalinan sudah memahami hal ini dan sering mengalaminya. Tahap ini, ibu secara otomatis ingin mengejan. Walaupun demikian kuat keinginan ibu untuk mengejan, tunggulah aba-aba dari dokter/ bidang yang membantu persalinan.

Desakan kepala bayi pada daerah perineum (antara anus dan vagina) semakin kuat. Untuk menghindari perobekan yang tak beraturan, biasanya.Sebagian dokter menyayat/menggunting daerah ini (episiotomi). Ibu tidak per/u khawatir karena sayatan doker tidal a rana terasa karena. Kalah sakitnya dengan proses pembukaan jalan lahir itu sendiri.

CARA PRAKTIS BERKOMUNIKASI DENGAN JANIN DALAM KANDUNGAN

  • Berkomunikasi dengan janin bisa dilakukan saat melakukan latihan relaksasi hypnobirthing. Elus lembut permukaan perut dan ucapkan kata-kata positif apa saja yang ingin Anda sampaikan.
  • Terus lakukan kontak dengan janin, setiap saat dan bersamaan dengan aktivitas sehari-hari seperti berikut ini: lakukan kontak dan komunikasi yang intens, katakan apa yang anda rasakan setiap saat, ajak janin berdialog tentang apa pun yang Anda rasakan, sesekali minta “pendapatnya” akan suatu hal, minta ia untuk “menyampaikan” apa yang ingin la sampaikan (misalnya, seandainya ibu sudah lupa diri ketika bekerja, lupa istirahat, yang membuat janin merasa tidak nyaman).
  • Saat Anda merasakan tendangan janin pada perut, langsung usaplah dengan lembut sambil berkata, “Halo sayang, ada apa? Mama di sini.” Anda juga bisa menggantinya dengan kalimat lain sesuka Anda. Intinya, sapalah si janin.
  • Bacakan buku cerita dengan intonasi berbeda-beda.
  • Ajak janin bermain dan bercanda, melalui sentuhan atau ketukan jari yang berpindah-pindah, usapan lembut, goyangan atau ayunan perut.
  • Perdengarkan musik-musik yang indah dan menyenangkan hati, lalu gerakkan tubuh Anda dengan perlahan-lahan dan alami “bersamanya”
  • Perdengarkan juga suara-suara alam, seperti gemericik air, suara burung, suara angin, debur ombak, dan sebagainya.
  • Saat malam hari menjelang tidur, elus perut Anda dan berbicaralah kepada janin Anda. Ungkapkan harapan Anda.
  • Bila perlu, tulislah surat cinta kepada janin Anda.
  • Jangan lupa mengajak suami, kakak/adik, dan kerabat untuk sesekali”bermain” dengan janin.
  • Duduk senyaman mungkin, tutup mata Anda, dan bernapaslah dalam- dalam sambil meletakkan tangan pada perut. Visualisasikan bayi Anda menendang, mengisap jarinya, tersenyum. Rasakan cinta dan kehangatan melingkupi Anda dan janin Anda. Ini akan menjadi waktu yang terindah bagi kalian berdua..

Latihan relaksasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan spirit janin oleh Walter Makinchen disebut sebagai “A Mother’s Healing Touch”. Latihan ini membuat penghayatan ibu berada pada level spirit dalam menyentuh dan membuat nyaman spirit sang buah hatinya, spirit janin. Hal ini menguatkan ikatan antara ibu dan spirit janin serta membantu sistem energi mereka yang mendukung kehamilan sampai cukup bulan (aterm).

Berikut ini langkah-langkah dari A Mother’s Healing Touch.

  • Duduklah di kursi yang nyaman dengan tulang belakang lurus dan telapak kaki rata pada lantai.
  • Rilekskan seluruh tubuh mulai dari puncak kepala sampai telapak kaki,
  • Letakkan kedua tangan Anda di atas paha kiri dan paha kanan.
  • Bernapaslah dengan tenang dan terus pusatkan perhatian pada napas keluar dan masuk.
  • Fokuskan/pusatkan perhatian pada tiga jari di bawah pusar.
  • Dari setiap napas yang Anda hirup dan hembuskan, bayangkan Anda seolah-olah sedang menciptakan warna oranye yang membuat rasa hangat di sekitar pinggul.
  • Visualisasikan napas Anda sedang memperlebar warna oranye, seolah-olah warna tersebut menyelimuti rahim dan calon bayi Anda.
  • Bayangkan/visualisasikan calon bayi Anda berada di depan Anda.
  • Ketika Anda menarik napas, bayangkan bayi Anda berada dalam pangkuan Anda.
  • Dan ketika Anda dapat membayangkan bayi Anda, cobalah untuk berbicara dengannya dan nyanyikan lagu yang paling Anda sukai dan bersenandung- lah sehingga membuat perasaan Anda menjadi lebih tenang.
  • Saat Anda akan selesai, daraskan “OH, AH, OM” tiga kali. Darasan ini menyebarkan energi kedamaian dan cinta tak bersyarat bagi bayi Anda.

3 FASE PENTING KEHAMILAN (TRIMESTER)

Trimester I (0-12 Minggu)

Pada beberapa Wanita hamil, mereka merasa sangat Lelah dan kurang bertenaga di masa 1-2 bulan awal kehamilan mereka. Mereka terlihat lebih lesu dan kurang bersemangat. Pada fase ini tubuh ibu bekerja keras dan sistem dalam tubuh berusaha membiasakan diri dengan peningkatan hormon progesteron. Gunakan setiap ada kesempatan untuk beristirahat.

Gejala mual-mual sering muncul pada fase ini. Gejala lain di antaranya produksi air liur berlebihan, sering buang air kecil, perubahan suasana hati, lekas marah, timbul jerawat, perut kembung dan ngidam. Puting susu mulai memperbesar dan areola juga lebih besar dan lebih gelap untuk memersiapkan ASI untuk buah hati nantinya. Pada beberapa wanita hamil timbul gejala sakit kepala. Hal ini diindikasikan sebagai gangguan kadar gula darah rendah. Ada juga kondisi berkurangnya aliran darah ke otak. Selama trimester pertama ini biasanya ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 1-3 kg. Untuk calon ibu hamil di atas 35 tahun, risiko keguguran lebih tinggi karena adanya kelainan kromosom. Sehingga perlu pemeriksaan lanjutan dengan USG untuk memastikan adanya gejala down syndrome atau tidak.

Trimester II (13-25 Minggu)

Ini merupakan fase terbaik bagi ibu hamil. Ibu akan merasa lebih sehat, adanya peningkatan dorongan seks, dan perubahan bentuk tubuh yang lebih berisi. Pada fase perubahan saat hamil ini, upayakan ibu terbebas dari rasa lelah, mual, dan morning sickness. Jika masih ada keluhan, konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan. Mungkin ibu akan diberi tambahan asupan vitamin B6.

Ketidaknyamanan lain berupa kulit kering di sekitar perut. Jangan menggaruknya agar tidak menyisakan scretch mark. Oleskan body lotion menggunakan body butter yang mengandung vitamin E. Hal ini untuk menjaga elastisitas kulit perut yang semakin mengembang. Keluhan sakit perut dan kembung serta sering buang gas juga banyak dirasakan sebagai perubahan saat hamil pada masa ini. Sesak napas, mulas, pembengkakan kaki juga mungkin menjadi salah satu keluhan ibu hamil.

Trimester III (26-40 Minggu)

Ibu hamil terus mengalami kenaikan berat badan sekitar 2 pon per minggu hingga minggu ke-36 atau ke-37. Janin dalam rahim mengalami kenaik- an dari berat semula. Kenaikan berat badan normal berkisar antara 10-12 kg. Kondisi perut yang semakin membesar, memengaruhi keseimbangan tubuh ibu hamil. Biasanya akan mengalami keluhan sakit punggung, kaki bengkak, varises, sakit di pangkal paha, sesak napas dan kelelahan. Jika ibu hamil bisa lebih rileks, istirahat cukup, melakukan latihan ringan, memakai baju dan alas kaki yang nyaman.

Hindari banyak minum di malam hari untuk mengurangi gangguan tidur. Pada minggu ke-36, persiapkan semua kebutuhan dan susunlah perencanaan persalinan. Siapkan satu tas khusus berisi pakaian dan perleng- kapan ibu dan bayi. Selama periode peregangan di akhir masa hamil, ibu akan mengalami peningkatan jumlah kontraksi. Payudara juga mengalami perubahan saat hamil yang pesat dan telah berproses persiapan akhir untuk menyusui. Pada beberapa wanita bahkan air susu sudah keluar sebelum proses persalinan.

Kehamilan adalah suatu anugerah yang diberikan tuhan kepada Wanita maka ibu harus siap menghadapi perubahan saat hamil, hidup sehat selama kehamilan juga akan membantu ibu untuk melewati 3 fase kehamilan ini dengan mudah, diantaranya dengan melakukan:

  • Minum vitamin prenatal
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Mengelola stress yang melanda karena perubahan saat hamil
  • Konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kehamilan secar teratur
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat obatan yang digunakan

Hindari :

  • Merokok
  • Minum alcohol
  • Mengonsumsi obat obatan
  • Makan makanan mentah, telur mentah atau belum dipasteurisasi

PENYEBAB DAN AKIBAT KETUBAN PECAH DINI

Ketuban pecah dini perlu Bumil waspadai. Pasalnya, kondisi ini bisa mengakibatkan komplikasi serius yang membahayakan nyawa ibu hamil dan janinnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab ketuban pecah dini agar Bumil bisa mengantisipasi bahaya kehamilan ini. Selama masa kehamilan, janin dilindungi dan dikelilingi oleh selaput yang berisi air ketuban. Cairan ini diproduksi sekitar 12 hari setelah proses pembuahan atau setelah kantung ketuban terbentuk.

Beberapa saat sebelum janin dilahirkan, kantung ketuban akan pecah dan air ketuban akan keluar melalui vagina. Dalam waktu kurang lebih 24 jam setelah selaput ketuban pecah, biasanya bayi akan lahir.

Bila ketuban pecah sebelum usia kandungan berusia 37 minggu, kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai ketuban pecah dini.

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini biasanya menyebabkan persalinan prematur, yaitu kondisi ketika bayi terpaksa dilahirkan sebelum waktunya. Kondisi ini umumnya lebih berisiko terjadi pada kondisi berikut:

  • Infeksi di rahim, kantung ketuban, leher rahim, atau vagina
  • Kehamilan kembar atau volume cairan ketuban terlalu banyak
  • Kebiasaan merokok atau menggunakan narkoba saat hamil
  • Riwayat ketuban pecah dini pada kehamilan sebelumnya
  • Perdarahan vagina selama hamil
  • Indeks massa tubuh ibu hamil yang rendah
  • Tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah yang tidak terkontrol
  • Jarak antarpersalinan yang terlalu dekat atau terlalu jauh
  • Operasi dan biopsi serviks

Komplikasi Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini merupakan kondisi yang serius karena dapat mengakibatkan beberapa komplikasi, seperti:

1. Infeksi rahim

Kondisi ini ditandai dengan gejala berupa demam, keputihan yang tidak biasa, vagina berbau tidak sedap, denyut nadi cepat, nyeri di perut bagian bawah, dan detak jantung janin lebih cepat dari biasanya. Bila dibiarkan tanpa penanganan, infeksi pada rahim dapat menyebabkan sepsis pada bayi yang berbahaya.

2. Retensi plasenta

Persalinan prematur akibat ketuban pecah dini meningkatkan risiko terjadinya retensi plasenta, yaitu kondisi ketika sebagian atau semua plasenta tertinggal di dalam rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan postpartum yang ditandai dengan perdarahan berat dari vagina dalam waktu 24 jam hingga 6 minggu setelah persalinan.

3. Solusio plasenta

Solusio plasenta, yaitu terlepasnya sebagian atau seluruh plasenta dari dinding rahim sebelum proses persalinan terjadi. Kondisi ini dapat memicu terjadinya persalinan prematur atau bahkan kematian pada janin.

4. Cedera otak pada janin

Ketika cairan ketuban hilang, tali pusat bisa terjepit di antara janin dan dinding rahim. Akibatnya, janin bisa mengalami cedera otak atau bahkan kematian.

5. Kematian

Jika ketuban pecah sebelum usia kehamilan 23 minggu, paru-paru janin kemungkinan tidak akan berkembang dengan baik dan menyebabkan janin tidak bisa bertahan hidup.

Kalaupun janin bertahan hidup, maka besar kemungkinan ia akan mengalami cacat fisik dan mental ketika dilahirkan. Bayi juga berisiko mengalami beberapa masalah, seperti penyakit paru-paru kronis, hidrosefaluscerebral palsy, dan gangguan tumbuh kembang.

Jika Bumil mengalami air ketuban pecah dini, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari dokter. Air ketuban dapat dikenali dari ciri-cirinya yang berwarna bening atau ada bintik-bintik putih, disertai darah atau lendir, dan tidak berbau.

YOGA UNTUK IBU HAMIL

Program kels prenatal gentle yoga ini saya desain sedemikian rupa sehingga aman untuk ibu hamil. asana atau pose yang digunakan. harus memenuhi beberapa formula di bawah ini.

1. Menciptakan ruang (creating space)

Apakah gerakan yang dimaksud dengan menciptakan ruangan?

 seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, ibu hami sering: kali butuh memanjangkan torso untuk menciptakan ruangan dan membuat tubuhnya menjadi lebih nyaman bagi tubuhnya dan bavinya. Dengan memanjangkan torso dan menciptakan ruangan akan sangat membantu ibu untuk mempertahankan posisinga ke dalam posisi yang baik, benar, serta nyaman. Gerakan yang dilakukan harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan keadaan tubuh ibu dan mampu menciptakan ruang tapa meninggalkan pakem yang ada.

2. Otot perut (abdominal muscle)

Apakah efek setiap gerakan yang dilakukan dengan otot perut?

Pada ibu hamil, otot perut menjadi makin membesar. Bahkan terpisah ototnya, untuk mengakomodasi tumbuhnya rahim seiring dengan tumbuhnya janin. Pemisahan otot ini adalah suatu hal yang normal. Namun, jangan sampai pemisahan ini menjadi hal yano makin tidak baik dan sulit untuk dikembalikan seperti sediakala pada masa postpartum. Untuk itu, gerakan yang dilakukan punharus membuat otot perut makin baik kondisinya.

3.Hormon relaxin

Bagian otot dan send mana yang banyak dialiri hormon relaxin pada setia p gerakan atau pose atau asana yang dilakukan?

Hormon relaxin diprodukst lebih banyak selama masa kehamilan. Hormon ini bertugas  untuk melubrikasi atau memberi pelumas pada sendi dan jaringan penghubung (connective tissue) serta otot di dalam tubuh. Kita harus lebih aware dan mindfull untuk melakukan beberapa pose atau asana pada ibu hamil. Jangan sampai pose yang dilakukan membuat sendi dan otot menjadi stres atau mendapatkan tekanan secara berlebihan sehingga berpotensi mengakibatkan cedera atau gangguan di kemudian hari (jangka panjang).

4. Tekanan pada perut (belly compression)

Seberapa besar tekanan pada perut yang dialami oleh ibu hamil saat melakukan gerakan atau pose dalam prenatal gentle yoga tersebut?

Pose seperti berbaring telentang dalam jangka waktu yang lama atau pose memilin perut (closed twist) akan sangat tidak nyaman dan menyebabkan tekanan yang berlebihan pada perut ibu sehingga harus dihindarkan.

5. Balance and stability

Apakah gerakan yang dilakukan mendukung kestabilan dan keseimbangan pada panggul, terutama pada sacrum dan pubic symphisis?

Peningkatan hormon relaxin pada area panggul sering kali membuat area ini meniadi tidak stabil. Ole karenanya, gerakan ini perlu dikreasikan agar mendukung dan membuat otot panggui menjadi lebih stabil sehingga mampu mengakomodasi proses persalinan menjadi makin lancar dan proses pemulihan pada masa postpartum lebih baik.

6. Breathing/pranayama

Napas adalah salah satu kunci dalam memaksimalkan hasil pada prenatal gentle yoga sehingga harus benar-benar memperhatikan napas dan gerakan yang dilakukan.

7. Individual assesment and adjustment

Apakah ibu hamil dapat melakukan pose prenatal gentle yoga dengan mudah?

Apakah pose yang dilakukan dirasa nyaman?

Bagaimana kestabilan, fleksibilitas, dan apakah muncul cedera sebelum dan sesudah melakukan gerakan?

Ketiga hal tersebut harus diperhatikan oleh seorang guru prenatal gentle yoga, apalagi setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. Assessment dan adjustment yang dilakukan dan diperlukan oleh setiap ibu pun berbeda.

ASUPAN MAKANAN BAGI IBU HAMIL

Ibu hamil perlu tambahan energi sebesar 285 kkal/ hari dari rata-rata kebutuhan wanita dewasa tak hamil yang sebesar 1.900-2.400 kkal/hari. Namun jika sebelum hamil, ibu mengalami kekurangan berat badan, maka kebutuhan akan energi jauh lebih besar lagi. Sebaliknya, jika sebelum hamil ibu sudah kelebihan berat badan, maka malah harus mengurangi asupannya. Hal ini disebabkan untuk menghindari obesitas.

jika asupan dari ibu kurang memadai, maka janin akan mengambil pasokan dari tubuh sang ibu. Ibu hamil membutuhkan tambahan asupan yang mengandung zat tertentu yang dibutuhkan oleh ibu sendiri dan untuk perkembangan janin sehingga optimal. Ada beberapa zat yang perlu ditambahkan sehingga asupan sesuai dengan standar yang dibutuhkan, sehingga kesehatan ibu tidak terganggu dan perkembangan janin pun bisa optimal. Adapun beberapa zat yang perlu ditambahkan adalah sebagai berikut:

karbohidrat

sumber energi utama, terdiri atas dua jenis yaitu karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula merah, dan karbohidrat kompleks seperti tepung, beras, jagung, gandum, dan lain-lain.

Protein

zat gizi untuk pertumbuhan. Janin yang sedang tumbuh memerlukan protein tambahan, di samping kebutuhan ibu sendiri. Protein terdapat dalam ikan, ayam, daging, susu, telur, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

Lemak

Dalam makanan lemak merupakan sumber kalori dan melarutkan vitamin A, D, E, dan K, terdapat di dalam minyak goreng, margarin, mentega, dan dalam bahan makanan hewan atau nabati.

Vitamin

Vitamin A penting untuk pertumbuhan tulang mata, rambut, kulit, mencegah kelainan bawaan. Sumbernya susu, keju, mentega, hati, kuning telur, minyak ikan.

Provitamin A

terdapat dalam sayuran berwarna seperti daun singkong, kangkung, bayam, wortel, tomat, dan buah berwarna. Provitamin A di dalam tubuh akan dikonversi menjadi vitamin A dengan adanya lemak.

Vitamin B

terdiri sekelompok vitamin yang ber- fungsi menjaga sistem susunan saraf agar berfungsi normal. Vitamin ini terdapat dalam nasi, roti, susu, daging, dan makanan yang diformulasi seperti tempe.

Vitamin C

berguna untuk pembentukan dan in- tegritas jaringan dan peningkatan penyerapan za besi, terdapat dalam buah sayur dan sayuran segal Mineral berguna untuk pertumbuhan dan mempertahankan jaringan serta mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Zat besi

berguna untuk pertumbuhan sel-sel darah merah yang diperlukan untuk pertumbuhan janin. Sumber zat besi adalah daging, ikan, hati, ayam serta dalam jumlah sedikit dari sayur-sayuran.

Kalsium

berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, penggumpalan darah dan mempertahankan fungsi normal otot serta susunan saraf. Susu sapi dan produknya merupakan sumber yang baik.

Seng (zn)

mencegah kelainan kongenital untuk perkembangan otak normal. Mencegah retardas pertumbuhan janin. Sumbernya daging, hati, telu ayam, seafood, susu, dan kacang-kacangan.

Asam folat

merupakan zat yang dibutuhka untuk meningkatkan metabolisme, pencegah te jadinya anemia megaloblastik, produksi heme u tuk hemoglobin serta pembentukan materi inti s DNA dan RNA. Zat ini bisa diperoleh dari ha sapi, bayam, brokoli, pisang, dan kuning telur.

Iodium

penting untuk susunan saraf pus yang terkait dengan daya pikir dan pendengar Kekurangan iodium sewaktu hamil dapat me akibatkan lahirnya anak cacat fisik, cacat men sangat rendah kemampuan pendengaran bah tuli sama sekali. Sumbernya makanan dari rumput laut dan lain-lain.

Table berikut ini merupakan standar kebutuhan ibu hamil tiap gizinya:

Zat yang dibutuhkanWanita dewasaPenambahan (hamil)Total
Energi20502852335
Protein481260
Vit A500200700
Vit B11.00.21.2
Vit B21.20.21.4
Vit B39110
Vit B121.00.31.3
Vit C601070
Asam folat160150310
Kalsium500400900
Fosfor450200650
Zat Besi263056
Seng15520
Iodium1502.5175