TULISAN 23. ANATOMI PANGGUL WANITA (UPDATE BUAT BIDAN)

Caldwell-Moloy mengemukakan 4 bentuk dasar panggul wanita yang ditentukan berdasarkan segmen anterior dan segmen posterior PAP:
1. Panggul gynekoid
2. Panggul android
3. Panggul antropoid
4. Panggul platyploid

Pintu atas panggul adaah batas atas dari panggul kecil (pelvis minor). Batas dari PAP adalah:

  1. Promontorium
  2. Linea inominata
  3. Ramus superior os pubis
  4. Tepi atas symphisis pubis

Dari PAP dapat ditentukan 3 ukuran panggul penting yaitu:

  1. Ukuran antero-posterior
  2. Ukuran transversa
  3. Ukuran oblique

Ukuran antero-posterior terdiri dari:

  1. Conjugata vera (ukuran panggul terpenting)
  2. Dari promontorium s/d tepi atas simpisis pubis.
  3. 11 cm
  4. Pada wanita hidup, ukuran ini tidak dapat diukur dengan langsung, tetapi dapat diperkirakan dengan mengukur conjugata diagonalis.
  5. Conjugata vera = ukuran conjugata diagonalis – 1 ½ cm.
  6. Bila CV ≥ 10 cm maka dianggap panggul cukup luas.
  7. Conjugata diagonalis
  8. Dari promontorium s/d tepi bawah simpisis pubis.
  9. Diukur saat melakukan VT.
  10. Bila ukuran panggul atas (PAP) normal, maka jari tangan saat VT tidak akan bisa menggapai promontorium.
  11. Conjugata obstetrica.
  12. Merupakan ukuran terpendek dari PAP.
  13. Dari promontorium s/d simpisis pubis, beberapa mm dari tepi atas simpisis pubis.

Ukuran transversa (diameter transversa) merupakan ukuran melintang terpanjang antara line inominata yang diambil tegak lurus terhadap conjugata vera, kira-kira 12,5cm.

Ukuran oblique adalah ukuran serong dari articulatio sacro iliaca s/d tuberculum pubicum kontra lateral, kira-kira 12 cm.

Bidang HODGE:

  1. Hodge 1: = pintu atas panggul (PAP)
  2. Hodge 2: sejajar hodge 1 melalui pinggir bawah simpisis pubis
  3. Hodge 3: sejajar hodge 1 melalui titik spina ischiadica
  4. Hodge 4: sejajar hodge 1 melaui ujung os coccygius.

 

Caldwell-Moloy mengemukakan 4 bentuk dasar panggul wanita yang ditentukan berdasarkan segmen anterior dan segmen posterior PAP:

  1. Panggul gynekoid
  2. Panggul android
  3. Panggul antropoid
  4. Panggul platyploid

Segemen posterior PAP menentukan bentuk panggul, sedangkan segmen anterior PAP menentukan variasi panggul. Segmen posterior adalah bidang khayal dibelakang garis diameter transversa. Sedangkan segmen anterior adalah bidang khayal di depan garis diameter transversa panggul.

Panggul ginekoid:

  1. Khas bagi wanita.
  2. Diameter sagitalis posterior sedikit lebih pendek daripada diameter sagitalis anterior.
  3. Batas samping segmen posterior membulat, begitu pula batas samping segmen anterior juga membulat.
  4. Diameter transversa sama panjangnya dengan diameter antero-posterior.
  5. Spina ischiadica tak menonjol sehingga diameter interspinalis ≥ 10 cm.
  6. Arcus pubis luas.

Panggul android:

  1. Diameter sagitalis posterior jauh lebih pendek daripada diameter sagitalis anterior.
  2. Batas samping segmen posterior membentuk sudut runcing terhadap batas samping segmen anterior.
  3. Segmen anterior sempit, membentuk segitiga.
  4. Spina ischiadica menonjol.
  5. Dinding vagina konvergen.
  6. Arcus pubis sempit.

Panggul antropoid:

  1. Diameter antero-posterior jauh lebih panjang daripada diameter transversa sehingga bentuk panggul lonjong ke depan.
  2. Dinding samping vagina convergent.
  3. Segmen anterior sempit dan meruncing sehingga arcus pubis sempit.

Panggul platiploid:

  1. Diameter antero-posterior pendek, sedangkan diameter transversa normal.
  2. Panggul ginekoid yang picak.
  3. Segmen anterior melebar.

 

TULISAN 24. MANFAAT PERIKSA KEHAMILAN SECARA RUTIN

Semua dokter kandungan, dokter umum, dan bidan sangat menyadari bahwa pelayanan terhadap ibu hamil merupakan cerminan baik buruknya pelayanan kesehatan secara umum di suatu negara, di suatu propinsi, di suatu kabupaten, di suatu kecamatan, di suatu kelurahan, dan di suatu rumah sakit. Sehingga menurut saya yang menjadi tolok ukur dari pelayanan kesehatan adalah kesehatan ibu dan bayi, dalam hal ini termasuk balita (bawah 5 tahun) dan baduta (bawah 2 tahun). Tidak bisa hanya mengandalkan semangat para tenaga kesehatan, ada yang lebih penting lagi yaitu kepatuhan dan dukungan ibu hamil + keluarganya juga sangat penting. Apalagi bila pemerintah ikut mendukung dengan sungguh-sungguh, tidak pencitraan doank… program banyak tapi dana gak disediakan. Bisanya cuman nyuruh ini itu kepada tenaga kesehatan tapi dukungan dana operasional dibuat seminimal mungkin. Helllooooo…. nyadar gak sih ?

Apakah gak sadar  bahwa pelayanan kesehatan kita jauh lebih rendah daripada negara miskin Bangladesh ? kok Bangladesh yang miskin bisa lebih baik ? Karena pemerintah Bangladesh, negara yang selalu kebanjiran, bersungguh-sungguh, tidak cuman pencitraan. Kesehatan bukan alat politik, kesehatan bukan alat untuk memperoleh dukungan suara ketika mau jadi pejabat, tetapi kesehatan adalah alat untuk menciptakan rakyat yang sehat dan sejahtera.

Di seluruh dunia terdapat 3 penyebab utama kematian ibu bersalin, yaitu:

  1. Perdarahan ini dapat terjadi sebelum janin lahir, ataupun saat proses persalinan ataupun setelah proses persalinan.
  2. DARAH TINGGI DALAM KEHAMILAN, dikenal dengan sebutan PRE-EKLAMPSIA. Darah tinggi pada wanita hamil sangat berbahaya terutama bila disertai kebocoran protein melalui ginjal. Tandanya bila diperiksa maka akan ditemukan adanya protein dalam urine/ air kencing ibu hamil. Tapi saat ini ternyata oleh para ahli kedokteran di dunia telah ditemukan ilmu baru yaitu walopun proteinnya gak bocor, rupanya masih mungkin terdapat kerusakan organ tubuh lainnya misalnya livernya ikutan bermasalah, ginjalnya ikutan rewel, darahnya ikutan mabuk, dll. Sehingga bila ada ibu hamil menderita darah tinggi maka wajib kontrol kehamilan ke rumah sakit atau ke dokter kandungan. Nanti akan ditangani bersama dengan tim dokter, baik dokter kandungan, dokter penyakit dalam, dokter ahli anestesi, dll.
  3. Terutama infeksi pasca melahirkan. Tapi bukan berarti infeksi sebelum melahirkan tidak berperan, itulah sebabnya ibu hamil harus senantiasa menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan bergizi. Jangan makan paku, genteng, linggis, batu bata, pasir, dll.

Bila melakukan kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan, dokter umum, ataupun ke bidan maka kebanyakan masalah di dalam kehamilan dapat diketahui secara lebih dini dan sebagian besar masih dapat dicegah. Bahkan berbagai masalah tersebut dapat cepat ditangani untuk mengurangi resiko memburuknya penyakit kehamilan. Jadi… disini kita tidak lagi bicara penanganan tetapi lebih pada pencegahan dan deteksi dini.

Di luar negeri kasus-kasus penyebab kematian ibu telah dapat dikurangi yaitu dengan memberikan pendidikan kepada semua ibu hamil untuk selalu periksa kehamilan baik itu ke rumah sakit, puskesmas, klinik, dokter kandungan, dokter umum, dan bidan. Dulu di Indonesia yang kita cintai ini ada suatu ruangan khusus layanan kesehatan yang berada di lingkungan rumah sakit/ puskesmas yang dikenal dengan sebutan BKIA yaitu balai kesehatan ibu dan anak, dimana BKIA ini memiliki beberapa fungsi yaitu antara lain:

  1. Pelayanan kesehatan ibu, bayi, baduta, dan balita.
  2. Penyuluhan gizi dan kehamilan.
  3. Pelayanan KB.
  4. Pelatihan dukun bayi. Untuk saat ini di era modern mungkin sudah sangat sedikit masyarakat kita yang melahirkan di dukun bayi. Ini disebabkan tingkat pendidikan ibu-ibu hamil sudah sedemikian tinggi dan maju sehingga lebih memilih pelayanan persalinan yang sesuai dengan standart kesehatan dan keamanan yaitu di rumah sakit/ puskesmas/ klinik.

Nah dari tadi kita suda bicara tentang ibu hamil, lalu bagaimana dengan bayi ? sama saja, seperti yang sudah saya sampaikan di atas bahwa kematian bayi juga menggambarkan baik buruknya kualitas pelayanan kesehatan di suatu negara. Hal-hal yang dapat menyebabkan tingginya kematian bayi di suatu negara antara lain:

  1. LAHIR PREMATUR. Nah ini yang sudah sering saya sampaikan kepada pasien bahwa harus rajin minum vitamin, jangan nahan pipis, makanan bergizi, rajin minum air, makan buah, makan sayur, dll supaya memiliki kehamilan yang sehat. Kalo ibu hamil sedemikian rupa menjaga kesehatan maka yang namanya ketuban pecah saat umur kehamilan 7 bulan – 8 bulan itu mungkin dapat dikurangi. Walopun dokter kandungan akan berupaya mempertahankan kehamilan yang masih belum cukup bulan tersebut bahkan memberikan obat-obatan untuk memperkuat nafas bayi, tapi tetap saja tak ada jaminan berhasil 100%. Oleh karena itu sangat penting menjaga kesehatan selama kita hamil, rajin kontrol kehamilan. Baru kemaren siang ada pasien kontrol ke saya dan saya lihat di buku KIA warna pink, ternyata cuman kontrol 1x ke bidan dan saya tanya kenapa kok gak kontrol ke bidan… dijawab olehnya karena tidak merasa ada masalah… hellllooooooo… kalo sudah ada masalah maka semua sudah terlambat. Inget lo… dokter kandungan itu bukan Tuhan YME sehingga tidak semua sanggup untuk ditolongnya… dokter kandungan itu manusia biasa.
  2. TRAUMA SAAT PERSALINAN. Ini terutama bila terjadi komplikasi saat proses bersalin. Biasanya bila pertolongan persalinan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang bukan bidan, bukan dokter umum, bukan dokter kandungan. Setiap persalinan adalah peristiwa jihad dimana ibu bersalin sedang bertaru nyawa saat melahirkan janinnya. Itula salah satu sebab kenapa saya selalu meminta pada suami & isteri untuk sedekah tiap hari Rp 2000,- dengan niat mohon keselamatan dan kesehatan selama kehamilan dan bersalin baik bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Karena tidak ada upaya yang bakalan sukses bila tidak diridhoi oleh Allah SWT. Ingat… jangan percaya dan berharap pada manusia, berharaplah pada Allah SWT. Jangan terima kasih ke dokter kandungan, terima kasih kepada Allah SWT. Lakukan sedekah tiap hari sebagai ikhtiar utama selama hamil, dan tetap kontrol teratur ke dokter kandungan (walopun ini sebagai ikhtiar gak penting karena yang terpenting adalah ALLAH SWT) selama kehamilan.
  3. KELAINAN BAWAAN JANIN. Kalo kelainannya berat maka janin gak bisa diselamatkan misalnya kelainan jantung yang parah, ada tumor di leher, dll.
  4. INFEKSI BAYI. Nah baru-baru ini ada ibu melahirkan dengan ketuban hijau seperti bubur ayam pekatnya maka janin sangat rentan mengalami infeksi dan susah nafas. Kontrol teratur ke dokter kandungan jangan pernah lupa. Sedekah tiap hari adalah wajib.

 

 

TULISAN 26. AMIT-AMIT… HAMIL KOK MAKAN KACA

PICA merupakan kegiatan makan-makan yang dilakukan oleh manusia dimana yang dimakan itu adalah sesuatu tidak mengandung zat gizi atau mungkin sangat sedikit zat gizi yang dikandungnya. Kalo pada ibu hamil, kebanyakan PICA pada zat-zat yang bukan makanan normal manusia dan kadang-kadang berbahaya seperti makan pasir, makan genteng, makan kapur tulis, makan plastik, dll.

PICA berasal dari bahasa Latin yaitu untuk menggambarkan burung pemakan segala sesuatu. Kebanyakan ibu hamil memang suka ngemil selamahamil tetapi alhamdulillah yang “dingemil” masih merupakan makanan sehat seperti es krim, kacang hijau, kripik, tempe, dll. Kalo pasien saya selalu saya suruh ngemil protein tinggi seperti ikan mujaer goreng kering… kan crispy nyam-nyam tuh… kemudian tahu goreng, kentang goreng, ikan teri goreng, dll sambil nonton film india, film korea, dan nonton saya di film dimana saya berperan sebagai tokoh utama yaitu Dilan.

Apa sih penyebab ibu hamil menjalani PICA ?  Sebetulnya sampe hari ini tidak diketahui kenapa ibu hamil melakukan PICA. Tetapi diduga kemuungkinan ibu hamil tersebut mengalami kekurangan zat besi sehingga secara insting otomatis tubuhnya memerintahkan untuk menambah kekurangan zat besi tersebut dengan melakukan PICA. Tapi ya lucu juga ya… kalo kekurangan zat besi kenapa yang dimakan pecahan genteng ? Makan aja golok atau linggis… kan besi semua tuh. Menurut American Dietetic Association (persatuan ahli gizi amerika serikat) diduga alasan wanita hamil melakukan PICA terdapat beberapa sebab yaitu antara lain:

  1. Tubuhnya kekurangan zat besi.
  2. Tubuhnya kekurangan zat vitamin dan mineral.
  3. Kemungkinan terdapat kelainan jiwa.
  4. Kemungkinan tubuhnya mengalami kekerasan fisik.

BEBERAPA ZAT YANG SERING DIPAKAI IBU HAMIL UNTUK PICA

1.     Batang korek api.

2.     Kerikil.

3.     Arang.

4.     Kapur barus.

5.     Tepung jagung.

6.     Tepung kanji.

7.     Es balok.

8.     Sabun

9. Pasir.

10. Semen.

11. Bubuk Kopi.

12. Ampas kopi.

13. Soda api.

14. Abu rokok.

 

Bila ibu hamil memakan dengan cara PICA maka dapat membahayakan diri sendiri dan juga kehamilannya. Karena zat-zat PICA tersebut dapat merusak penyerapan zat gizi dalam tubuh, akibatnya janin dalam kandungan akan menderita. Belum lagi bila yang di-PICA-in adalah zat-zat yang mengandung racun seperti kapur barus, sabun, soda api, dll.

Lalu bagaimana bila ada tetangga kita atau keluarga kita yang melakukan PICA ? jangan panik… dukungan keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan oleh ibu hamil yang mengalami PICA. Keluarga dapat melakukan dengan penuh kesabaran hal-hal sebagai berikut:

  1. Periksakan kondisi kehamilan ke dokter kandungan.
  2. Konsultasikan ibu hamil ke dokter ahli jiwa (psikiater).
  3. Sembunyikan semua zat yang di-PICA-in oleh mereka, misalnya jangan tampakkan sabun di rumah, sembunyikan genteng, pake atap seng saja, sembunyikan golok dan linggis, dll.
  4. Suruh ibu hamil ngemil permen saja bila sedang pengen PICA.

TULISAN 29. VAKSINASI MENINGITIS BOLEH GAK UNTUK IBU HAMIL UMROH ?

Pemberian imunisasi atau vaksinasi pada wanita adalah bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tetapi timbul pertanyaan, apakah wanita hamil boleh diberikan vaksinasi ? beberapa hari yang lalu saya mendapatkan pasien yang sedang dalam masa persiapan untuk berangkat umroh dan bertanya apakah dirinya boleh divaksin meningitis ? bahkan ada juga bidan dalam grup facebook khusus bidan yaitu grup bidan kiuttt hello kitty yang bertanya bolehkah wanita hamil diberikan vaksinasi meningitis.

Perlu diketahui bahwa Vaksin meningitis penting untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis yang disebabkan oleh kuman meningococcus. Saya mengutip pendapat dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM, Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM yang pernah diwawancarai oleh liputan 6.com bahwa vaksin meningitis boleh diberikan pada ibu hamil bila ibu hamil tersebut akan pergi ke wilayah endemis meningitis. Satu hal yang perlu ditanyakan oleh ibu hamil sebelum menerima vaksinasi adalah bertanya pada dokter penyakit dalam atau dokter asrama haji atau dokter pelabuhan apakah vaksin meningitis yang akan diberikan pada ibu hamil merupakan jenis vaksin kuman in-active atau vaksin yang berisi kuman hidup yang dilemahkan. Pada wanita hamil sebaiknya diberikan vaksin yang berisi kuman mati.

Menurut guidelines atau pedoman pemberian vaccine oleh CDC Amerika Serikat, terdapat beberapa vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil. Resiko vaksinasi terhadap janin dalam kandungan sebetulnya baru sebatas teori saja. Belum pernah terdapat bukti bahwa vaksin yang berisi virus inaktif/ bakteri inaktif atau toxoid menyebabkan janin cacat atau keguguran. Tetapi secara teori bila vaksin tersebut berisi kuman/ virus hidup maka terdapat kemungkinan membahayakan janin dalam kandungan… tapi ini baru sebatas teori dan tetap saja sebaiknya dihindari diberikan pada wanita hamil.  Dalam bahasa aslinya sebagai berikut:

Risk to a developing fetus from vaccination of the mother during pregnancy is theoretical. No evidence exists of risk to the fetus from vaccinating pregnant women with inactivated virus or bacterial vaccines or toxoids. Live vaccines administered to a pregnant woman pose a theoretical risk to the fetus; therefore, live, attenuated virus and live bacterial vaccines generally are contraindicated during pregnancy

Menurut CDC Amerika Serikat, pemberian vaksinasi pada wanita hamil harus mempertimbangkan bahwa keuntungan/ manfaat bagi wanita hamil harus lebih besar daripada resikonya. Ya tentu saja hidup ini penuh dengan resiko, gak mau resiko ya jangan hamil. Mau main aman 100% ? ya jangan hamil, jangan berobat ke dokter kandungan, jangan makan obat, jangan melahirkan, jangan suntik obat… gitu aja kok repot.

Benefits of vaccinating pregnant women usually outweigh potential risks when the likelihood of disease exposure is high, when infection would pose a risk to the mother or fetus, and when the vaccine is unlikely to cause harm

Sebaiknya wanita diberikan vaksin meningitis sebelum hamil agar saat hamil tidak perlu lagi di suntik. Demikian pula dengan vaksin rubella, sebaiknya diberikan minimal 6 bulan sebelum hamil. Berikut saya tampilkan vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil yang diambil dari guidelines CDC Amerika Serikat.

Vaccine General Recommendation for Use in Pregnant Women For More Information See text
Routine Hepatitis A Base decision on risk vs. benefit. See Hepatitis A text
Hepatitis B Recommended in some circumstances. See Hepatitis B text
Human Papillomavirus (HPV) Not recommended. See HPV text
Influenza (Inactivated) Recommended. See Influenza text
Influenza (LAIV) Contraindicated. See Influenza(LAIV) text
MMR Contraindicated. See MMR text
Meningococcal (ACWY) May be used if otherwise indicated. See Mening (ACWY) text
Meningococcal (B) Base decision on risk vs. benefit. See Mening (B) text
PCV13 No recommendation. See Pneumococcal Conjugate text
PPSV23 Inadequate data for specific recommendation. See Pneumococcal Polysaccharidetext
Polio May be used if needed. See Polio text
Td Should be used if otherwise indicated (Tdap preferred). See Tetanus and Diphtheria text
Tdap Recommended. See Tetanus, Diphtheria, and Pertussis text
Varicella Contraindicated. See Varicella text
Zoster Contraindicated. See Zoster text
Travel & Other Anthrax Low risk of exposure — not recommended. High risk of exposure — may be used. See Anthrax text
BCG Contraindicated. See BCG text
Japanese Encephalitis Inadequate data for specific recommendation. See Japanese Encephalitis text
Rabies May be used if otherwise indicated. See Rabies text
Typhoid Inadequate data. Give Vi polysaccharide if needed. See Typhoid text
Smallpox Pre-exposure — contraindicated.
Post-exposure — recommended.
See Smallpox text
Yellow Fever May be used if benefit outweighs risk. See Yellow Fever text

 

Sumber bacaan:

  1. General recommendations on immunization: recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). MMWR 2011; 60 (No. 2): 26.
  2. https://www.cdc.gov/vaccines/pregnancy/hcp/guidelines.html
  3. Wawancara liputan 6.com (dengan saya lakukan perbaikan sehingga bisa lebih tepat dalam menyampaikan pada ibu hamil)

TULISAN 33. IBU HAMIL GEMAR MAKAN JENGKOL

Kemaren ada ibu kiuttter yang menanyakan apakah jengkol bermanfaat pada ibu hamil. Hmmm naluri saya pun tergerak untuk browsing dan setelah memilih berbagai artikel maka saya menyimpulkan bahwa banyak artikel sesat yang beredar di dunia google sehingga disini diperlukan kecerdasan dokter botak kiuttt hello kitty untuk memilih artikel yang tepat dan berguna bagi semua ibu hamil kiuttt hello kitty dan followers kiuttt hello kitty. Okelah daripada kepanjangan mendingan kita lanjut saja. Jengkol adalah salah satu lalapan yang umum dikonsumsi oleh sebagian masyarakat kita terutama masyarakat sumatera barat, betawi, dan jawa barat ( sunda ) karena… jengkol memang maknyusss… i love jengkol… mama saya di padang sangat pintar bikin gulai jengkol dan dijamin mulut tidak bau dan pipis juga tidak bau… itu rahasia keahlian memasak khas mama saya tercinta. Oh iya, tidak hanya dibuat gulai, namun jengkol juga dapat diolah menjadi berbagai varian sayur seperti semur jengkol atau sebagai campuran sayuran tumis. Nah sebagai dokter kandungan maka saya masuki bahasan terkait dengan kehamilan, kali ini kita akan membahas apa saja manfaat dan bahaya jengkol untuk ibu hamil.

***Manfaat Jengkol Untuk Ibu Hamil***

Jengkol… Meski baunya sangat aneh, bagi sebagian orang jengkol justru dianggap sebagai jenis lalapan ternikmat mengalahkan petai, jialing, timun, dan sebangsanya. Jika disayur (terutama disemur), jengkolpun memberikan rasa yang gurih-gurih-nyam-nyam dilidah para penikmatnya. Selain memiliki rasa yang menggoda selera, jengkol juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan bagi tubuh ibu hamil. Jengkol mengandung banyak kalsium, vitamin A, Vitamin E, dan serat. Kandungan tersebut membuat jengkol cukup bermanfaat dalam menjaga keseimbangan nutrisi.

***Lalu apa saja sih manfaat jengkol bagi ibu hamil ?***

1. Mencukupi Kebutuhan Kalsium Janin

Selama dalam kandungan, janin membutuhkan asupan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium tersebut ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi berbagai makanan sumber kalsium. Nah… berarti ibu hamil boleh makan jengkol ?.

2. Mencegah Osteoporosis pada Ibu Hamil

Jika asupan kalsium janin tidak tercukupi, janin akan mengambilnya dari tulang dan gigi ibu hamil. Inilah yang menyebabkan mengapa wanita lebih sering terkena masalah osteoporosis dibandingkan pria. Oleh karena itu, mengkonsumsi makanan-makanan sumber kalsium seperti jengkol tentu bisa menjadi solusi agar masalah tulang keropos tidak lagi mengintai ibu pasca melahirkan. Tapi bukan berarti dapat beralasan bahwa boleh makan jengkol terus menerus demi memperoleh kalsium. Banyak lo makanan lain dan buah-buahan yang mengandung kalsium.

3. Mencegah Sembelit

Serat yang dikandung jengkol cukup banyak sehingga dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah susah BAB atau sembelit yang biasanya dikeluhkan oleh ibu hamil muda. Khusus hal ini ya bisa bener bisa juga tidak deh. Karena gangguan BAB pada wanita hamil itu lebih dikarenakan pengaruh hormon kehamilan sehingga kurang tepat bila disebabkan karena makanan kurang serat. Jangan sampe hal ini dijadikan senjata bagi ibu hamil penggemar jengkol untuk makan jengkol tiap hari. Helllooooo… sumber serat untuk melunakkan BAB tidak hanya dari jengkol looo… jangan banyak alasan yaaa. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, konsumsi jengkol dengan tujuan mengatasi sembelit juga dapat dipadukan dengan meminum minuman prebiotik seperti susu fermentasi (yogurt).

***Bahaya Jengkol untuk Ibu Hamil***

Selain memiliki banyak manfaat, jengkol juga dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan ibu hamil jika ia dikonsumsi dalam porsi berlebih. Jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat membuat kinerja ginjal semakin berat. Tau gak bahwa saking terkenalnya jengkol itu di dunia barat maka ada istilah barat untuk asam jengkol yaitu jengkolic acid. Pada kondisi akut, konsumsi jengkol berlebih akan membuat ibu hamil mengalami sakit pinggang parah dan pegal pegal atau orang Sunda menyebutnya dengan istilah “Jejengkolen”. Nah, demikianlah pembahasan mengenai manfaat dan bahaya jengkol bagi ibu hamil. Sebagai dokter kandungan, dokter botak kiuttt hello kitty tidak menganjurkan Ibu hamil untuk sering-sering mengkonsumsi jengkol selama kehamilan walopun jengkol ada manfaatnya (perlu diingat efek gangguan ginjal akibat asam jengkol). Namun, bila ibu hamil tetap ngotot karena hobby jengkol maka selain dengan memperbanyak minum air putih, konsumsi jengkol harus dibatasi maksimal 3 keping jengkol setiap hari untuk menghindari masalah dan bahaya yang bisa ditimbulkannya.

Tulisan di atas diambil dari http://www.ibu-hamil.web.id/2015/01/manfaat-bahaya-jengkol-untuk-ibu-hamil.html?m=1 termasuk juga kami lakukan sedikit modifikasi dan perbaikan untuk lebih memberikan manfaat bagi ibu hamil kiuttters dan followers dokter botak kiuttt hello kitty. Silakan bergabung di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY

TULISAN 34. PENGEN MAKAN DURIAN SAAT HAMIL, BOLEH GAK ?

Durian memang buah yang enak, tekstur dagingnya yang lembut serta aromanya yang khas membuat pecinta durian banyak di antara masyarakat. Tidak jarang banyak wanita juga menyukai memakan durian, mereka tidak takut jika mulutnya bau dengan durian. Lalu bagaimana dengan wanita hamil? bolehkah mereka memakan durian saat sedang hamil?

Durian bagi wanita hamil memang buah yang menjadi pro dan kontra, ada yang menganggap memakan durian boleh-boleh saja saat hamil asalkan dalam porsi yang wajar, ada pula yang menganggap memakan durian benar-benar tidak boleh saat hamil sebab membahayakan. Durian mengandung glukosa, vitamin-mineral, asam arachidonat, dan alkohol.

Pada dasarnya durian tidak memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan ibu hamil akan tetapi ada dua kandungan zat yang terdapat pada buah durian yang memberikan dampak terhadap kehamilan. Adapun dua zat yang terkandung di dalam buah durian tersebut adalah asam arachidonat dan alkohol.

Keinginan seorang ibu untuk mengkonsumsi beberapa makanan ketika hamil atau lebih sering dikenali dengan sebutan ngidam terkadang membuat kewalahan. Keinginan mengkonsumsi beberapa jenis makanan ketika anda sedang hamil memang wajar terjadi akan tetapi anda juga harus memperhatikan pengaruh makanan tersebut untuk kesehatan anda dan janin. Pada umunya beberapa jenis makanan yang dipantang untuk ibu hamil adalah makanan yang berbahan dasar ikan yang mentah atau dimasak setengah matang, makanan berbahan susu dan keju yang tidak melalui pasteurisasi, minuman yang mengandung alkohol dan yang terakhir adalah membatasi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh.

Asam arachidonat yang terkandung di dalam buah durian adalah senyawa yang menjadikan biang dalam pembentukan prostaglandin atau senyawa yang mampu merangsang kontraksi yang mengakibatkan keguguran pada awal kehamilan dan kelahiran prematur pada usia kehamilan memasuki trimester akhir. Sedangkan kandungan alkohol yang terdapat di dalam buah durian akan mengakibatkan gangguan pada perkembangan janin sehingga mengakibatkan lahir prematur dengan berat badan yang rendah saat kelahiran. Walaupun demikian anda tidak perlu was-was bila mengkonsumsi durian dalam jumlah yang terbatas. Pada dasarnya kedua zat tersebut tidak akan berpengaruh besar apabila dikonsumsi masih dalam keadaan segar, terjaga kebersihannya dan juga tidak berlebihan. Anda dapat mengkonsumsinya setengah buah saja dalam sehari.

Perlu diingat bahwa BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH BIDANG KEDOKTERAN YANG MENYATAKAN BAHWA DURIAN ITU BERBAHAYA BAGI KEHAMILAN. Demikian pula dengan halnya yaitu BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH DIBIDANG KEDOKTERAN YANG MENYATAKAN DURIAN ITU BAIK/ AMAN BAGI KEHAMILAN. Hampir seluruh masyarakat Asia beranggapan bahwa durian berbahaya bagi kehamilan. Anggapan itu berlaku turun temurun hingga sekarang.

Durian itu kaya akan karbohidrat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah selama kehamilan sehingga ada baiknya bila ibu hamil membatasi konsumsi durian… yaaa pokoknya lepas pengen sajalah… gak usah menggebu-gebu makan 1 piring atau 1 buah dihabisin sendirian. Dan mesti diingat bahwa setiap makan durian, ibu hamil kiuttters mesti ingat-ingat dokter cucuk kiuttt hello kitty yang juga sedang ngileeerrrr ngelihatin atau ngebayangin ibu hamil makan durian… sedddapppp…. bagi ya…

Pertanyaan selanjutnya yang muncul pada anda, bagaimana dengan konsumsi produk olahan yang berbahan dasar durian, apakah aman untuk dikonsumsi ibu hamil? Pada umumnya produk olahan durian memiliki kadar zat alkohol dan juga arachidonat yang rendah ketimbang dengan buah durian yang masih segar. Meskipun demikian bukan berarti anda dapat mengkonsumsi produk olahan durian dengan porsi yang besar. Untuk sebagian produk, proses pembuatan dan bahan bahan lainnya akan menentukan kandungan nutrisi untuk kesehatan anda.

Jadi apa yang menjadi anggapan masyarakat selama ini mengenai mengkonsumsi buah durian selama kehamilan yang dapat mengakibatkan bayi anda kepanasan itu tidak benar dikarenakan apabila anda mengkonsumsinya dengan porsi yang tepat dan tidak berlebih maka resiko gangguan yang dapat disebabkan oleh dua kandungan zat yang terdapat di buah durian tersebut kecil. Adapun untuk ibu hamil yang mempunyai riwayat kesehatan diabetes sebaiknya menghindari konsumsi buah durian karena akan menggangu kesehatan anda dan janin.

Ada beberapa manfaat durian bagi kesehatan manusia, antara lain:

  1. Kaya akan energi/ kalori, vitamin, dan mineral. Daging durian begitu lembut dan baik bagi pencernaan. Mengandung gula, fruktosa dan sukrosa yang akan membuat semangat dan energi makin tinggi setelah mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar.
  1. Durian tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh.
  1. Durian kaya akan serat yang dibutuhkan untuk proses pencernaan dalam tubuh manusia. Bersifat laxatif artinya mudah mengencerkan be’ol, melicinkan be’ol… omong-omong tadi malam saya abis makan durian dan paginya langsung moncorrr. Karena sifatnya laxatif maka ibu hamil yang makan durian tidak akan mengalami sembelit/ be’ol keras. Kandungan serat durian akan melindungi mukosa atau lapisan usus dari racun-racun makanan sehingga resiko kanker usus akan berkurang. Ini sama saja dengan sayur-sayuran dimana kalo kita rajin makan sayur maka resiko terkena kanker usus juga jauh berkurang.
  1. Durian mengandung vitamin B kompleks seperti niacin, thiamin dan riboflavin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tidak hanya itu, durian juga mengandung zat mineral tembaga, mangan, besi, dan magnesium yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Tembaga dan besi sangat baik untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Sekali lagi yang perlu diingat bahwa walopun durian banyak manfaatnya bagi tubuh manusia, BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH DIBIDANG KEDOKTERAN MENGENAI EFEK DURIAN BAGI WANITA HAMIL SEHINGGA MANFAAT DAN ATAU BAHAYA DURIAN BAGI KONSUMSI WANITA HAMIL BELUM DIKETAHUI HINGGA SAAT INI. Belum ada penelitian kedokteran yang membahas tentang manfaat/ bahaya durian bagi kehamilan.

Tulisan dirangkum dan diperbaiki dari berbagai sumber antara lain:

  1. http://www.momjunction.com/articles/benefits-of-eating-durian-during-pregnancy_00363658/#gref.
  2. https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/makanan-berbahaya/bahaya-durian-bagi-ibu-hamil.
  3. https://bidanku.com/bolehkan-ibu-hamil-makan-durian.
  4. http://stylesatlife.com/articles/durian-during-pregnancy/.
  5. https://hellodoktor.com/pregnancy/mother-care/durians-pregnancy-safe-not/.
  6. https://www.babyment.com/pregnancycare.php?pregnancy=Can-I-eat-durian-during-pregnancy?.

TULISAN 44. VAKSINASI/ IMUNISASI IBU HAMIL

Vaksinasi dapat melindungi ibu hamil dan janin dalam kandungannya dari serangan penyakit berbahaya tertentu. Setiap wanita hamil akan mengalami peristiwa bersama-sama dengan si janin mungil, apapun peristiwanya, mulai dari berbagi makanan, berbagi oksigen, berbagi minum, bahkan janin pun pipis dalam rahim ibunya… artinya ketika ibu hamil memperoleh vaksinasi maka secara tidak langsung dapat diartikan bahwa perlindungan terhadap ibu hamil juga berarti perlindungan terhadap janin dalam kandungannya. CDC (center for disease control of USA atau kalo di Indonesia mirip dengan depkes gitu lahhh ) memberikan rekomendasi pemberian vaksin whooping cough (pertusis) dan vaksinas influenza pada setiap kehamilan dan setiap bu ibu mil hamil di amerika serikat ta iye… kok jadi logat madura dokternya… jadi yut kiuttt lo hello ti kitty tak iye…

CDC amerika Serikat memberikan pedoman pemberian vaksin pada wanita meliputi sebelum hamil, saat hamil dan setelah hamil. Lengkap yaaa… kapan kita bisa semaju Amerika Serikat… BISA ! 1000 tahun lagi. Vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita sebelum hamil antara lain vaksin cacar, vaksin gondong, dan vaksin rubella… semua disingkat menjadi vaksinasi MMR. Dah gak usah tanya lagi ke saya… “boleh gak dok vaksinasi MR ?”… bosen ngejawabnya… udah dijawab tapi kok ya bolak-bolak tanya wae… Kalo udah dapat vaksin MMR maka sebaiknya dalam 1-3 bulan ke depan wanita tersebut tidak boleh hamil dulu. Looo kok bisa ? karena vaksin-vaksin tersebut mengandung virus hidup yang telah dilemahkan untuk menimbulkan kekebalan pada tubuh wanita.

VAKSINASI YANG DILARANG PADA WANITA HAMIL adalah vaksinasi Cacar (chicken pox), vaksin MMR, dan vaksin shingles (cacar air), termasuk vaksin untuk anti kanker serviks/ anti kanker leher rahim.

Nah kalo vaksin pada wanita hamil, CDC merekomendasikan vaksinasi TT atau Tdap. Juga diperbolehkan pemberian vaksinasi influenza pada wanita hamil terutama bila sedang musim sakit flu tetapi menurut saya pribadi lebih baik vaksin-vaksin lain (kecuali TT atau Tdap) diberikan pada wanita sebelum hamil saja. Oh iya… saya pun ikut vaksinasi influenza untuk mencegah penyakit flu yang dapat mengganggu aktivitas saya menolong ibu hamil… taulahhhh… kan dokter kandungan itu jam kerjanya seenaknya, tak kenal waktu, sehingga rentan untuk terkena infeksi karena kecapean dan stress…

Semua vaksinasi aman bagi ibu menyusui sehingga bagi ibu yang pasca melahirkan boleh ikut vaksin apapun juga, gak usah kuatir. Tapi ya tetap saja… namanya obat mesti ada resiko alergi walopun kecil kemungkinannya… gak mau resiko ya gak usah berobat, gak mau resiko ya gak usah hamil, gak mau resiko ya gak usah suntik vaksin… hidup anda milik anda sendiri…

Batuk rejan atau whooping cough atau pertusis merupakan penyakit batuk yang sangat berbahaya bagi manusia, dapat menyebabkan kematian. Bahkan bayi baru lahirpun rentan untuk terkena batuk rejan ini. Sangat sulit bagi orang awam untuk mengetahui apakah bayinya terkena batuk rejan atau tidak, hal ini disebabkan tidak semua whooping cough disertai dengan gejala batuk… tau-tau sesak nafas dan wajahnya berubah menjadi biru… makanya kalo punya bayi ada masalah segera saja dibawa ke dokter anak… jangan pernah merasa lelah atau malas untuk membawa bayi kita ke dokter anak… gak usah banyak alasan apapun… wanita indonesia adalah wanita mandiri dan hebat… bisa berangkat ataupun bekerja tanpa bantuan siapapun…

Kalo ibu hamil memperoleh suntik vaksin Tdap maka sudah termasuk vaksin untuk pertusis sekalian kok… sehingga tubuh ibu hamil menjadi kebal terhadap penyakit tetanus, difteri, dan pertusis serta janin dalam kandunganya pun akan terlindungi pula dan saat bayi lahir akan memiliki kekebalan bawaan dari ibunya sampai dengan masa imunisasi bayi selanjutnya.

Perubahan sistem kekebalan ibu hamil, termasuk perubahan sistem pernafasan dan jantung pada wanita hamil sedikit banyak akan menmpatkan wanita hamil menjadi rentan terhadap berbagai infeksi terutama infeksi virus misalnya virus influenza. Bahkan disinyalir penyakit flu dapat menyebabkan masalah pada kehamilan yaitu ketuban pecah ataupun lahir premature. Saya sering seringkali dicurhatin pasien dengan flu saat hamil… ya kalo gak pernah vaksin flu maka obatnya cuman minum madu dan istirahat… bila gak membaik maka segera ke dokter penyakit dalam. Oh iya vaksin flu itu hanya berlaku untuk 1 tahun sehingga harus diperbaharui setiap tahun.

Ada lagi vaksin yang boleh diberikan pada wanita hamil yang beresiko atau berdasarkan kebutuhan wanita hamil tersebut misalnya vaksin hepatitis B dan vaksin meningitis (meningococcus). Jadi misalnya wanita hamil rentan terkena penyakit virus hepatitis maka sebaiknya diberikan vaksin hepatitis, atau misalnya wanita hamil mau bepergian ke negara-negara yang rentan menularkan penyakit meningitis maka boleh disuntik vaksin meningitis terlebih dahulu sebelum bepergian, minimal 1 bulan sebelum keberangkatan ke luar negeri. Ibu dapat berdiskusi masalah vaksin yang ibu butuhkan pada wanita hamil ke dokter kandungan ataupun dokter penyakit dalam.

Memang sih vaksin wajib pada ibu hamil adalah Tdap atau tetanus toxoid. Bahkan berbagai rekomendasi terkait vaksinasi tersebut dikeluarkan oleh lembaga-lembaga kesehatan dunia. Saya lampirkan dalam bahasa aslinya sebagai berikut:

Tetanus toxoids appear safe during pregnancy and are administered in many countries of the world to prevent neonatal tetanus. It is recommended by the American Congress of Obstetrics and Gynecologists(ACOG) the following schedule for pregnant women to receive Tdap vaccine

  1. Schedule if never immunized: three doses in 0, 4, and 6–12 months
  2. Schedule if unknown immunization: at least two doses** in the late second or third trimester. The National Business Group on Health (NBGH) states an analysis of pregnant women who received at least two doses had 98% effectiveness of the tetanus vaccine(NBGH, 2011).
  3. Not administered in pregnancy: a dose in postpartum period
  4. One of the doses during pregnancy should be the Tdap** (ACOG, 2012).

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG),Committee Opinion (2012). Update on immunization and pregnancy: tetanus, diphtheria, and pertussis vaccination. 521(119), 690–1.

Oke deh… cukup sekian ya…

TULISAN 48. WALOPUN HAMIL, KUSANTAP SATE KAMBING

Hampir tiap kali praktek saya memperoleh pertanyaan ini… dokter cucuk kiuttt hello kitty, apakah boleh saya makan sate kambing ? sedang pengen banget nih dok… ngilerrr liat suami makan sate kambing. Mana ada gulainya pula…

Bila ibu hamil menggemari daging kambing maka pada saat hamil bukan mustahil keinginan untuk mengkonsumsi daging kambing dengan model masakan apapun akan makin kuat… namanya juga hobby. Ada yang di sate, ada yang dibikin tongseng, ada yang dibikin gulai, ada yang dibikin sop… wow… kok dokter cucuk kiuttt hello kitty jadi ngilerrr juga nih… nulis sambil ngilerrr ngebayangin tongseng…

Daging kambing merupakan makanan favorite hampir seluruh penggemar daging di seluruh dunia. Berbagai aneka masakan berbahan dasar daging kambing bahkan jeroannya bertebaran di restoran hingga warung kecil di seluruh dunia. Tetapi perlu hati-hati pada ibu-ibu hamil penggemar daging kambing bila mengkonsumsinya sebab di dalam rahim ibu hamil terdapat makhluk mungil yang lucu bin menggemaskan yang juga ikut merasakan segala sesuatu yang ibu hamil sedang rasakan.

Sebetulnya apa sih keuntungannya makan daging kambing saat hamil ? ingat yaaa… jangan berlebihan… selepas keinginan saja, biar gak ngilerrr… jangan makan 2 piring. ½ piring aja sudah cukup, atau bahkan ¼ piring kecil sudah cukup.

Daging kambing telah diketahui memiliki kandungan gizi yang luar biassa, sehingga beberapa ahli mencoba menjelaskan apa-apa saja keuntungan konsumsi daging kambing selama hamil, antara lain:

  1. Sumber protein tinggi yang dapat meningkatkan supply kebutuhan protein dalam tubuh ibu hamil. Protein merupakan zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.
  2. Daging kambing mengandung banyak zat besi sehingga bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobine (protein yang membentuk sel darah merah) pada ibu hamil sehingga mencegah timbulnya anemia/ kurang darah merah. Seperti diketahui ibu hamil akan mengalami kurang darah merah bila sedikit makan daging karena terdapat faktor pertambahan cairan darah selama hamil sebesar 30-40% akibatnya darah menjadi encer dan ini dikenal dengan sebutan anemia. Ibu hamil dapat pusing dan berkunang-kunang bila mengalami anemia dan membahayakan dirinya saat hamil dan bersalin, juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan janin dalam kandungan.
  3. Kandungan zat gizi zinc dalam daging kambing sangat diperlukan untuk membentuk sistem pertahanan tubuh janin.
  4. Daging kambing juga mengandung vitamin B-12 yang sangat banyak sehingga dapat menunjang perkembangan sistem syaraf pada proses tumbuh kembang janin dalam kandungan, membantu pembentukan sel darah merah pada janin dan pada gilirannya akan mencegah anemia pada janin.
  5. Terdapat sedikit kandungan zat tembaga dalam daging kambing tetapi ini sudah jauh lebih dari cukup untuk membantu pertumbuhan tubuh janin semakin optimal.

Lalu apakah makan daging kambing benar-benar gak ada resikonya bagi kehamilan ? semua sudah tahu bahwa daging kambing mengandung banyak zat gizi penting yang berguna bagi perkembangan kehamilan, tetapi bukan berarti bahwa konsumsi daging kambing itu benar-benar aman dari resiko… apa saja resikonya ?

  1. Daging kambing mengandung kadar kolesterol yang sangat tinggi dan mengandung lemah jenuh yang lumayan banyak sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah ibu hamil. Kadang-kadang dapat menimbulkan gangguan pencernaan.
  2. Daging kambing mengandung banyak sodium/ natrium sehingga dapat meningkatkan resiko terjadi tekanan darah tinggi dalam kehamilan.
  3. Daging kambing juga mengandung zat histamin yang dapat menimbulkan masalah gangguan alergi terutama pada kulit bahkan infeksi pada kulit seperti eczema. Bahkan pada ibu hamil yang rentan dengan zat alergi dapat menyebabkan timbulnya serangan asthma, pilek, alergi berat dan batuk.

Tetapi perlu diingat bahwa bila ibu hamil dapat mengendalikan diri dalam mengkonsumsi daging kambing maka insya Allah masalah tersebut di atas tidak perlu ditakutkan.

Apa yang harus diperhatikan oleh ibu hamil yang mengkonsumsi daging kambing ?

  1. Harus diiringi dengan minum air putih yang cukup.
  2. Makan sayuran dan buah harus lebih sering dan lebih banyak sehingga terjadi keseimbangan yang baik dalam zat gizi untuk perkembangan kehamilan.
  3. Daging kambing harus dimasak dengan matang 100%, dan bila dibuat steak maka harus yang masuk kategori welldone, gak boleh medium well apalagi rare. Hal ini dapat mencegah penularan penyakit melalui daging yang kurang matang dalam memasaknya.

Oke deh… capek nulisnya… pokoknya kalo bikin tongseng, jangan lupa kirimi juga ya dokter cucuk kiuttt hello kitty… karena kalo udah niat baik maka jangan sungkan-sungkan… disegerakan saja…

tulisan ini saya rangkum dari website internasional dengan alamat:

http://www.momjunction.com/articles/health-benefits-eating-lamb pregnancy_0086651/#gref

dan bagi yang mau membaca langsung dapat mengunjungi website tersebut.

TULISAN 50. PUASA RAMADHAN BAGI IBU HAMIL/ MENYUSUI

Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah).

Beberapa hari lagi kita memasuki bulan ramadhan yang mulia dan tentunya kita semua yang mukmin diperintahkan oleh Allah SWT untuk menjalani puasa ramadhan sebagai suatu bentuk kasih sayang Allah SWT pada kita semua. Dalam menjalani puasa ramadhan, manusia mukmin perlu mempersiapkan diri dan menjaga kesehatan serta stamina sehingga tidak hanya pahala yang diperoleh tetapi juga kesehatan tubuh. Bagaimana dengan ibu hamil ? Bagaimana dengan ibu menyusui ?

Bahasan tentang hal ini merupakan masalah yang sangat penting untuk dibahas karena berkaitan dengan ibadah tetapi saya bukan ulama, tetapi saya mencoba membahasnya berdasarkan hasil penelitian dari seorang ahli mengenai dampak puasa ramadhan terhadap kehamilan. Pembaca sekiranya dapat mempertimbangkan sendiri apa yang baik untuk dilakukannya dan dapat bijaksana dalam berfikir setelah membaca artikel ini. Pertentangan dan silang pendapat mungkin saja terjadi dan itu menjadikan wacana dan hidup ini makin baik. Tidak ada keharusan dan tidak ada paksaan untuk mengikuti isi artikel ini.

Puasa ramadhan merupakan kewajiban bagi mukmin dan tentu saja dalam hukum islam terdapat hal-hal yang meringankan bagi wanita hamil dan orang sakit atau orang tua bahkan anak-anak sekalipun. Tetapi ukuran iman seseorang itu sulit diterka, buktinya banyak sekali wanita hamil yang memilih untuk tetap berpuasa ramadhan, mungkin dihatinya keridhaan Allah SWT adalah yang terpenting dalam hidupnya.

Tulisan saya ini berdasarkan hasil penelitian survey yang dilakukan oleh Joosoph dan Abu mengenai dampak puasa pada wanita hamil dilakukan di singapore pada tanggal 17 november 2001 s/d 16 desember 2001 dipublikasi dalam jurnal ilmiah Singapore Med J 2004 Vol 45(12) : 583. Penelitian ini dilakukan dengan melihat beberapa faktor antara lain jumlah anak, status ekonomi sosial, juga sedikit menganalisa hal-hal yang mempengaruhi keputusan untuk berpuasa, pengetahuan agama islam mengenai puasa ramadhan, keyakinan diri, dan sikap selama puasa ramadhan.

Penelitian ini dilakukan dengan cara retrospektif artinya melihat ke masa lampau dan meneliti catatan medis terhadap wanita-wanita hamil yang berpuasa ramadhan dan datang berobat ke Singapore General Hospital (Outram Road Singapore 169608), jadi bukan meneliti langsung terhadap wanita hamil… ya iyalah siapa yang mau dijadikan objek penelitian… sepengetahuan saya tidak ada wanita hamil dijadikan uji coba langsung terhadap penelitian apapun di dunia kedokteran. Itulah sebabnya dunia medis itu sangat berbeda dengan dunia mesin otomotif. Mesin yang rusak bisa diperbaiki dengan santai dan mikir berbulan-bulan, sedangkan pada ibu hamil yang darurat dokter mikirnya cuman paling lama 2-3 menit untuk menyelamatkan nyawa ibu hamil dan atau janinnya. Dokter merupakan pekerjaan yang hasilnya bertumpu 100% pada keputusan Allah SWT untuk semua jenis pertolongan terhadap pasiennya sebab semuanya penuh ketidak-pastian… makanya jangan ngomong “saya serahkan pada dokter yang terbaik pokoknya selamat”… (sebaiknya ditolong saja sendiri daripada dipasrahkan ke dokter tetapi pake kata-kata ngancam “pokoknya selamat” sebab dokter bukan Tuhan).

Oke lanjut ya… sorry udah ngelantur kemana-mana… nahhh dari hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa:
1. Sebagian besar responden ibu hamil di singapore yang berobat ke rumah sakit tersebut memilih untuk berpuasa ramadhan.
2. Keluarga besar bahkan suami sangat mendukung keputusan ibu hamil untuk melaksanakan ibadah puasa ramadhan.
3. Sebagian besar wanita hamil tidak mengalami efek samping terhadap dirinya ataupun janin dalam kandungannya selama menjalani ibadah puasa ramadhan.
4. Pada wanita hamil yang mengalami keluhan saat menjalani puasa ramadhan, semuanya dapat diatasi dengan mudah.
5. Sebagian besar wanita memperoleh peningkatan yang baik dalam sikap dan perilaku (sebagai dampak keimanan dan ketaqwaan dengan puasa ramadhan).
6. Ternyata hanya sedikit wanita hamil singapore yang mengerti dan paham berbagai aturan hukum islam mengenai puasa ramadhan utamanya yang berkaitan dengan puasa wanita hamil. Mudah-mudahan di Indonesia para ulama bisa memberikan pengetahuan lebih baik pada wanita hamil indonesia.

Nah marilah kita cermati pendapat para ulama mengenai puasa ramadhan pada wanita hamil. Pendapat ini saya ambil dari website http://hukum-islam.net/bagaimanakah-hukum-puasa-ramadhan-bagi-ibu-hamil-menyusui/
adapun isinya sebagai berikut di bawah ini:
1. Wanita hamil dan menyusui yang khawatir keadaan dirinya saja bila berpuasa.
Dalam keadaan ini maka wajib untuk mengqadha (tanpa fidyah) di hari yang lain ketika telah sanggup berpuasa. Keadaan ini disamakan dengan orang yang sedang sakit dan mengkhawatirkan keadaan dirinya.
Sebagaimana dalam ayat, “Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (Qs. Al Baqarah (2): 184).
Ibnu Qudamah mengatakan, “Kami tidak mengetahui ada perselisihan di antara ahli ilmu dalam masalah ini, karena keduanya seperti orang sakit yang takut akan kesehatan dirinya.” (al-Mughni: 4/394).


2. Wanita hamil dan menyusui yang khawatir keadaan dirinya dan buah hati bila berpuasa.

Pada situasi ini, wanita hamil dan menyusui wajib mengqadha (saja) sebanyak hari-hari puasa yang ditinggalkan ketika sang ibu telah sanggup melaksanakannya.
Imam Nawawi mengatakan: “Para sahabat kami (ulama Syafi’iyah) mengatakan, ‘Orang yang hamil dan menyusui, apabila keduanya khawatir dengan puasanya dapat membahayakan dirinya, maka dia berbuka dan mengqadha. Tidak ada fidyah karena dia seperti orang yang sakit dan semua ini tidak ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah).
Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah). (al-Majmu’: 6/177).


3. Wanita hamil dan menyusui yang mengkhawatirkan keadaan buah hati saja.
Jadi sebenarnya ia mampu untuk berpuasa, namun karena menurut pengalaman atau menurut keterangan dokter akan berbahaya bagi sang bayi jika ia berpuasa, sehingga ia tidak berpuasa.
Dalam hal ini ulama berbeda pendapat tentang hukumnya: Syaikh Bin Baz dan Syaikh As-Sa’di berpendapat bahwa wanita hamil atau menyusui ini disamakan statusnya sebagaimana orang sakit, sehingga ia hanya wajib mengqadha puasanya saja. Dalil yang digunakan adalah Qs. Al Baqarah (2):184.
Ibnu Abbas dan Ibnu ‘Umar ra. serta Syaikh Salim dan Syaikh Ali Hasan berpendapat bahwa wanita hamil atau menyusui yang khawatir akan bayinya, wajib membayar fidyah saja. Dalil yang digunakan adalah sama sebagaimana dalil para ulama yang mewajibkan qadha dan fidyah, yaitu perkataan, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud).
Sementara ayat Al-Qur’an yang dijadikan dalil bahwa wanita hamil dan menyusui hanya wajib membayar fidyah jika khawatir akan anaknya adalah: “Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar diyah (yaitu) membayar makan satu orang miskin.” (Qs. Al-Baqarah (2): 184). Hal ini disebabkan wanita hamil dan menyusui yang mengkhawatirkan anaknya dianggap sebagai orang yang tercakup dalam ayat ini.
Ibnu Abbas ra. mengatakan: “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam Irwa’ul Ghalil).
Begitu pula jawaban Ibnu ‘Umar ra.ketika ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya, ia menjawab, “Hendaklah berbuka dan memberi makan seorang miskin setiap hari yang ditinggalkan.”


4. Hukum dasar bagi orang yang berhalangan untuk berpuasa
adalah Surah Al Baqarah (2) ayat 184: “Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain”.
Dalil sang ibu wajib mengqadha adalah sebagaimana dalil pada kondisi pertama dan kedua, yaitu wajibnya bagi orang yang tidak berpuasa untuk mengqadha di hari lain ketika telah memiliki kemampuan. Para ulama berpendapat tetap wajibnya mengqadha puasa ini karena tidak ada dalam syari’at Islam yang menggugurkan qadha bagi orang yang mampu mengerjakannya. Sedangkan dalil pembayaran fidyah adalah para ibu pada kondisi ketiga ini termasuk dalam keumuman ayat berikut: “…Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin…” (Qs. Al-Baqarah [2]:184)
Sekarang kita bahas dari hasil segi medis berdasarkan penelitian dari berbagai ahli didunia. Keluhan utama yang sering dirasakan oleh wanita hamil yang berpuasa akan merasakan pusing, mual dan muntah. Di Birmingham Inggris 80% wanita hamil yang menjalani puasa ramadhan mampu mengatasi keluhan tersebut dengan mudah dan tetap melanjutkan puasanya. Saya yakin disini ada peranan iman dan taqwa. Kagak percaya ? ini nih jurnal penelitiannya… Cross JH, Eminson J, Wharton BA. Ramadan and birth weight at full term in Asian Moslem pregnant women in Birmingham. Arch Dis Child 1990; 65:1053-6 .

Pada penelitian tersebut di atas ditemukan hasil sebagai berikut yaitu dari hasil studi terhadap wanita muslim yang sedang hamil di Inggris didapatkan kadar gula darah menurun, kadar insulin menurun, kadar lactat menurun dan kadar carnitine menurun dan didapatkan peningkatan kadar trigliseride (ini sih akibat makanan di bulan ramadhan mesti enak-enak), peningkatan kadar asam lemak jenuh, dan peningkatan kadar 3-hydroxybutyrat. Tetapi setelah diteliti lebih lanjut ternyata perubahan metabolik tersebut tidak terdapat pengaruh terhadap kehamilan. Bahkan pada berat badan janin yang lahir pada ibu yang berpuasa ramadhan tidak terdapat perbedaan bila dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak puasa, walopun ibu hamil tersebut mulai puasa sejak awal ramadhan s/d akhir ramadhan.

Kebijakan di Inggris menyarankan bahwa sebaiknya wanita hamil yang akan menjalani puasa ramadhan memeriksakan diri dulu ke dokter terdekat sebelum puasa untuk memastikan kondisi janin sebelum puasa dan melakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter bila dirasakan ada masalah pada dirinya ataupun kehamilannya.
Ibu hamil yang berpuasa akan aman-aman saja bila kondisi fisik dan kesehatannya baik serta kehamilannya selama diperiksa menunjukkan hasil yang baik. tetapi ibu hamil yang mengalami komplikasi kehamilan seperti kurang darah (anemia, Hb rendah), diabetes gestasional, dan kehamilan kembar sebaiknya tidak usah puasa dulu.
Apa yang harus ibu hamil dan menyusui perhatikan selama menjalankan ibadah puasa ramadhan ?
1. Menu makanan mengandung serat seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan lupa minum susu, minum jus buah (kecuali buah jengkol dan buah petai), dan minum madu. Hal ini supaya zat gizi besi tetap ada dalam tubuh ibu hamil.
2. Jangan minuman manis gula.
3. Jangan minum kopi/ teh.
4. Lebih sering berada ditempat yang sejuk, jangan panas-panasan di luar rumah. Minta sama suami supaya pasang AC di rumah.
5. Banyak istirahat di rumah, jangan umek-umek yang gak perlu. Nyapu ngepel setrika serahkan pada suami. Kalo suami kerja maka minta sewain pembantu rumah tangga.
6. Saat berbuka puasa, dimulai dengan makan-makan kecil dan buah-buahan dulu dikit-dikit. Minum jus buah dikit saja, awas jangan kekenyangan air. Makannya sante saja karena masih banyak waktu buat makan sebelum tidur.
7. Kalo pas sedang puasa terasa haus dan lapar bingitsss ya udah batalin saja toh sudah dijamin boleh oleh Allah SWT. Tidak ada yang berat dalam menjalani agama Islam.

TULISAN 54. AKU LUPA TANGGAL HAIDKU DAN SEKARANG AKU HAMIL

Umur kehamilan itu seringkali diperkirakan dengan mengukur tinggi fundus uteri. Hal ini seringkali dilakukan di bidan praktek swasta ataupun puskesmas. Mungkin masih banyak ibu hamil kiuttters yang belum tahu fundus itu apa… baiklah dokter cucuk kiuttt hello kitty akan menjelaskan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya… karawang 13 mei 2017… atas nama kiuttters… dokter cucuk santoso espeoge.

Fundus uteri dalam dunia kedokteran ada puncak rahim. Bila ngukur tinggi fundus itu dilakukan dari tulang kemaluan bagian depan sampai ke puncak rahim dan satuannya dalam centimeter. Setelah kehamilan 20 minggu kadang-kadang tinggi fundus menggambarkan umur kehamilan, walopun tidak selalu tepat. Misalnya bila hamilnya 27 minggu maka tinggi fundus 27 cm. Tetapi pengalaman saya pribadi untuk orang indonesia tidak sampai segitu tingginya, sekitar 20-23 cm saja.

Tinggi fundus ini kurang akurat dipakai sebagai penentu umur kehamilan, terutama pada hal-hal sebagai berikut:

  1. Ibu hamil yang gemuk
  2. Ada tumor kandungan
  3. Bayinya kembar

Tinggi fundus bisa berbeda dengan umur kehamilan, bisa lebih kecil atau lebih besar, bila terdapat kondisi sebagai berikut:

  1. Pertumbuhan janin terhambat
  2. Pertumbuhan janin berlebihan
  3. Cairan ketuban sedikit
  4. Cairan ketuban berlebihan

Bila bidan ataupun dokter puskesmas mendapati hasil pemeriksaan umur kehamilan tidak sesuai dengan tinggi fundus maka ibu hamil akan dirujuk ke dokter kandungan untuk meminta pemeriksaan kehamilan yang paripurna sehingga dapat diketahui kondisi janin dalam kandungan. Dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan USG. Coba baca postingan saya tentang USG kehamilan di website saya dengan link berikut http://www.cucuk-spog.com/?p=208

Tetapi bagaimanapun tinggi fundus dapat dipakai sebagai deteksi dini untuk ibu hamil di puskesmas ataupun bidan praktek swasta. Minimal pemeriksaan kandungan ke dokter kandungan itu 4x selama kehamilan bila ibu kehamilan kategori resiko rendah dan bila ibu kehamilan resiko tinggi maka ibu hamil wajib kontrol ke dokter kandungan terdekat selama hamil secara teratur. Bila ibu ingin tahu kehamilan ibu masuk kategori resiko tinggi atau resiko rendah maka dapat diklik link berikut http://www.cucuk-spog.com/?p=175

Oke deh saya rasa cukup sekian dan jangan galau lagi. Jangan lupa ya program sedekah kehamilan Rp 4000,-/ hari selama hamil dengan niatan hamilnya sehat lancar dan tanpa galau lagi.