TULISAN 145. INFEKSI RAHIM PASCA MELAHIRKAN (ENDOMETRITIS)

Melahirkan adalah peristiwa mendebarkan bagi setiap wanita hamil. Bahkan melahirkan itu bisa membuat satu keluarga stress semua gara-gara si bayi mungil lama banget launching nya. Tapi… begitu sang pujaan hati lahir dengan tangisannya yang membahana heboh menggelegar maka seluruh keluarga menyambut dengan bahagia bagaikan lepas dari penjajahan belanda. Setelah melahirkan apa yang dialami ? hmm… mulailah berbagai peraturan dari berbagai pihak keluarga ditekankan pada wanita nifas… tidak boleh bobok siang ! Jangan makan ikan ! Jangan berdiri di depan pintu ! Jangan makan daging ! dan masih banyak lagi peraturan lainnya. Pokoknya timbullah berbagai jenis penjajahan model baru yang walopun tujuannya adalah demi kasih sayang keluarga terhadap wanita nifas tetapi sebetulnya berbagai peraturan tersebut tak pernah dianjurkan oleh dokter kandungan.

Ada wanita hamil yang mengalami infeksi rahim pasca melahirkan (nifas) yang dikenal dengan istilah endometritis. Nah endometritis ini ada yang akut dan ada yang kronis. Endometritis yang akut terjadinya pada 10 hari pertama pasca melahirkan, sedang endometritis yang kronis terjadinya setalh 10 hari pasca melahirkan.

Apa saja gejala endometritis itu ?

  1. demam
  2. darah nifas berbau busuk, kadang2 bernanah.
  3. keluar darah berlebihan karena rahim gagal mengecil.
  4. nyeri rahim
  5. bisa menyebar ke anak rahim atau parametrium.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh wanita masa nifas ketika mengalami endometritis dengan gejala di atas ?

  1. segera ke dokter kandungan
  2. nanti wanita hamil akan dilakukan pemeriksaan USG
  3. pemeriksaan laboratorium.
  4. bila nampak ada sisa placenta maka akan dikuret.
  5. nanti dokter kandungan akan memberikan antibiotika, bisa 1 macam, bisa juga banyak macam.

Apa sih penyebab dari endometritis pasca melahirkan ?

  1. kuman TBC rahim
  2. kuman vagina
  3. wanita nifas kurang menjaga kebersihan diri.
  4. malas beraktivitas, bobok melulu. Kalo ngantuk maka boleh bobok.
  5. kurang gizi, malas minum, gak mau minum madu.
  6. makanan tak mengandung protein hewani, makannya cuman sayur dan krupuk doank.
  7. terlalu lelah karena suami gak mau ngebantuin isteri yag bolak balik bangun dari tidur karena bayinya rewel… suami cuman molor dengan alasan besok pagi kerja… helllooooo…. inilah yang bikin isteri terkena baby blues syndrome (depresi/ stress pasca melahirkan)

oke deh… kurasa cukup sekian. selamat membaca.