CARA PRAKTIS BERKOMUNIKASI DENGAN JANIN DALAM KANDUNGAN

  • Berkomunikasi dengan janin bisa dilakukan saat melakukan latihan relaksasi hypnobirthing. Elus lembut permukaan perut dan ucapkan kata-kata positif apa saja yang ingin Anda sampaikan.
  • Terus lakukan kontak dengan janin, setiap saat dan bersamaan dengan aktivitas sehari-hari seperti berikut ini: lakukan kontak dan komunikasi yang intens, katakan apa yang anda rasakan setiap saat, ajak janin berdialog tentang apa pun yang Anda rasakan, sesekali minta “pendapatnya” akan suatu hal, minta ia untuk “menyampaikan” apa yang ingin la sampaikan (misalnya, seandainya ibu sudah lupa diri ketika bekerja, lupa istirahat, yang membuat janin merasa tidak nyaman).
  • Saat Anda merasakan tendangan janin pada perut, langsung usaplah dengan lembut sambil berkata, “Halo sayang, ada apa? Mama di sini.” Anda juga bisa menggantinya dengan kalimat lain sesuka Anda. Intinya, sapalah si janin.
  • Bacakan buku cerita dengan intonasi berbeda-beda.
  • Ajak janin bermain dan bercanda, melalui sentuhan atau ketukan jari yang berpindah-pindah, usapan lembut, goyangan atau ayunan perut.
  • Perdengarkan musik-musik yang indah dan menyenangkan hati, lalu gerakkan tubuh Anda dengan perlahan-lahan dan alami “bersamanya”
  • Perdengarkan juga suara-suara alam, seperti gemericik air, suara burung, suara angin, debur ombak, dan sebagainya.
  • Saat malam hari menjelang tidur, elus perut Anda dan berbicaralah kepada janin Anda. Ungkapkan harapan Anda.
  • Bila perlu, tulislah surat cinta kepada janin Anda.
  • Jangan lupa mengajak suami, kakak/adik, dan kerabat untuk sesekali”bermain” dengan janin.
  • Duduk senyaman mungkin, tutup mata Anda, dan bernapaslah dalam- dalam sambil meletakkan tangan pada perut. Visualisasikan bayi Anda menendang, mengisap jarinya, tersenyum. Rasakan cinta dan kehangatan melingkupi Anda dan janin Anda. Ini akan menjadi waktu yang terindah bagi kalian berdua..

Latihan relaksasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan spirit janin oleh Walter Makinchen disebut sebagai “A Mother’s Healing Touch”. Latihan ini membuat penghayatan ibu berada pada level spirit dalam menyentuh dan membuat nyaman spirit sang buah hatinya, spirit janin. Hal ini menguatkan ikatan antara ibu dan spirit janin serta membantu sistem energi mereka yang mendukung kehamilan sampai cukup bulan (aterm).

Berikut ini langkah-langkah dari A Mother’s Healing Touch.

  • Duduklah di kursi yang nyaman dengan tulang belakang lurus dan telapak kaki rata pada lantai.
  • Rilekskan seluruh tubuh mulai dari puncak kepala sampai telapak kaki,
  • Letakkan kedua tangan Anda di atas paha kiri dan paha kanan.
  • Bernapaslah dengan tenang dan terus pusatkan perhatian pada napas keluar dan masuk.
  • Fokuskan/pusatkan perhatian pada tiga jari di bawah pusar.
  • Dari setiap napas yang Anda hirup dan hembuskan, bayangkan Anda seolah-olah sedang menciptakan warna oranye yang membuat rasa hangat di sekitar pinggul.
  • Visualisasikan napas Anda sedang memperlebar warna oranye, seolah-olah warna tersebut menyelimuti rahim dan calon bayi Anda.
  • Bayangkan/visualisasikan calon bayi Anda berada di depan Anda.
  • Ketika Anda menarik napas, bayangkan bayi Anda berada dalam pangkuan Anda.
  • Dan ketika Anda dapat membayangkan bayi Anda, cobalah untuk berbicara dengannya dan nyanyikan lagu yang paling Anda sukai dan bersenandung- lah sehingga membuat perasaan Anda menjadi lebih tenang.
  • Saat Anda akan selesai, daraskan “OH, AH, OM” tiga kali. Darasan ini menyebarkan energi kedamaian dan cinta tak bersyarat bagi bayi Anda.

3 FASE PENTING KEHAMILAN (TRIMESTER)

Trimester I (0-12 Minggu)

Pada beberapa Wanita hamil, mereka merasa sangat Lelah dan kurang bertenaga di masa 1-2 bulan awal kehamilan mereka. Mereka terlihat lebih lesu dan kurang bersemangat. Pada fase ini tubuh ibu bekerja keras dan sistem dalam tubuh berusaha membiasakan diri dengan peningkatan hormon progesteron. Gunakan setiap ada kesempatan untuk beristirahat.

Gejala mual-mual sering muncul pada fase ini. Gejala lain di antaranya produksi air liur berlebihan, sering buang air kecil, perubahan suasana hati, lekas marah, timbul jerawat, perut kembung dan ngidam. Puting susu mulai memperbesar dan areola juga lebih besar dan lebih gelap untuk memersiapkan ASI untuk buah hati nantinya. Pada beberapa wanita hamil timbul gejala sakit kepala. Hal ini diindikasikan sebagai gangguan kadar gula darah rendah. Ada juga kondisi berkurangnya aliran darah ke otak. Selama trimester pertama ini biasanya ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 1-3 kg. Untuk calon ibu hamil di atas 35 tahun, risiko keguguran lebih tinggi karena adanya kelainan kromosom. Sehingga perlu pemeriksaan lanjutan dengan USG untuk memastikan adanya gejala down syndrome atau tidak.

Trimester II (13-25 Minggu)

Ini merupakan fase terbaik bagi ibu hamil. Ibu akan merasa lebih sehat, adanya peningkatan dorongan seks, dan perubahan bentuk tubuh yang lebih berisi. Pada fase perubahan saat hamil ini, upayakan ibu terbebas dari rasa lelah, mual, dan morning sickness. Jika masih ada keluhan, konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan. Mungkin ibu akan diberi tambahan asupan vitamin B6.

Ketidaknyamanan lain berupa kulit kering di sekitar perut. Jangan menggaruknya agar tidak menyisakan scretch mark. Oleskan body lotion menggunakan body butter yang mengandung vitamin E. Hal ini untuk menjaga elastisitas kulit perut yang semakin mengembang. Keluhan sakit perut dan kembung serta sering buang gas juga banyak dirasakan sebagai perubahan saat hamil pada masa ini. Sesak napas, mulas, pembengkakan kaki juga mungkin menjadi salah satu keluhan ibu hamil.

Trimester III (26-40 Minggu)

Ibu hamil terus mengalami kenaikan berat badan sekitar 2 pon per minggu hingga minggu ke-36 atau ke-37. Janin dalam rahim mengalami kenaik- an dari berat semula. Kenaikan berat badan normal berkisar antara 10-12 kg. Kondisi perut yang semakin membesar, memengaruhi keseimbangan tubuh ibu hamil. Biasanya akan mengalami keluhan sakit punggung, kaki bengkak, varises, sakit di pangkal paha, sesak napas dan kelelahan. Jika ibu hamil bisa lebih rileks, istirahat cukup, melakukan latihan ringan, memakai baju dan alas kaki yang nyaman.

Hindari banyak minum di malam hari untuk mengurangi gangguan tidur. Pada minggu ke-36, persiapkan semua kebutuhan dan susunlah perencanaan persalinan. Siapkan satu tas khusus berisi pakaian dan perleng- kapan ibu dan bayi. Selama periode peregangan di akhir masa hamil, ibu akan mengalami peningkatan jumlah kontraksi. Payudara juga mengalami perubahan saat hamil yang pesat dan telah berproses persiapan akhir untuk menyusui. Pada beberapa wanita bahkan air susu sudah keluar sebelum proses persalinan.

Kehamilan adalah suatu anugerah yang diberikan tuhan kepada Wanita maka ibu harus siap menghadapi perubahan saat hamil, hidup sehat selama kehamilan juga akan membantu ibu untuk melewati 3 fase kehamilan ini dengan mudah, diantaranya dengan melakukan:

  • Minum vitamin prenatal
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Mengelola stress yang melanda karena perubahan saat hamil
  • Konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kehamilan secar teratur
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat obatan yang digunakan

Hindari :

  • Merokok
  • Minum alcohol
  • Mengonsumsi obat obatan
  • Makan makanan mentah, telur mentah atau belum dipasteurisasi

PENYEBAB DAN AKIBAT KETUBAN PECAH DINI

Ketuban pecah dini perlu Bumil waspadai. Pasalnya, kondisi ini bisa mengakibatkan komplikasi serius yang membahayakan nyawa ibu hamil dan janinnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab ketuban pecah dini agar Bumil bisa mengantisipasi bahaya kehamilan ini. Selama masa kehamilan, janin dilindungi dan dikelilingi oleh selaput yang berisi air ketuban. Cairan ini diproduksi sekitar 12 hari setelah proses pembuahan atau setelah kantung ketuban terbentuk.

Beberapa saat sebelum janin dilahirkan, kantung ketuban akan pecah dan air ketuban akan keluar melalui vagina. Dalam waktu kurang lebih 24 jam setelah selaput ketuban pecah, biasanya bayi akan lahir.

Bila ketuban pecah sebelum usia kandungan berusia 37 minggu, kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai ketuban pecah dini.

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini biasanya menyebabkan persalinan prematur, yaitu kondisi ketika bayi terpaksa dilahirkan sebelum waktunya. Kondisi ini umumnya lebih berisiko terjadi pada kondisi berikut:

  • Infeksi di rahim, kantung ketuban, leher rahim, atau vagina
  • Kehamilan kembar atau volume cairan ketuban terlalu banyak
  • Kebiasaan merokok atau menggunakan narkoba saat hamil
  • Riwayat ketuban pecah dini pada kehamilan sebelumnya
  • Perdarahan vagina selama hamil
  • Indeks massa tubuh ibu hamil yang rendah
  • Tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah yang tidak terkontrol
  • Jarak antarpersalinan yang terlalu dekat atau terlalu jauh
  • Operasi dan biopsi serviks

Komplikasi Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini merupakan kondisi yang serius karena dapat mengakibatkan beberapa komplikasi, seperti:

1. Infeksi rahim

Kondisi ini ditandai dengan gejala berupa demam, keputihan yang tidak biasa, vagina berbau tidak sedap, denyut nadi cepat, nyeri di perut bagian bawah, dan detak jantung janin lebih cepat dari biasanya. Bila dibiarkan tanpa penanganan, infeksi pada rahim dapat menyebabkan sepsis pada bayi yang berbahaya.

2. Retensi plasenta

Persalinan prematur akibat ketuban pecah dini meningkatkan risiko terjadinya retensi plasenta, yaitu kondisi ketika sebagian atau semua plasenta tertinggal di dalam rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan postpartum yang ditandai dengan perdarahan berat dari vagina dalam waktu 24 jam hingga 6 minggu setelah persalinan.

3. Solusio plasenta

Solusio plasenta, yaitu terlepasnya sebagian atau seluruh plasenta dari dinding rahim sebelum proses persalinan terjadi. Kondisi ini dapat memicu terjadinya persalinan prematur atau bahkan kematian pada janin.

4. Cedera otak pada janin

Ketika cairan ketuban hilang, tali pusat bisa terjepit di antara janin dan dinding rahim. Akibatnya, janin bisa mengalami cedera otak atau bahkan kematian.

5. Kematian

Jika ketuban pecah sebelum usia kehamilan 23 minggu, paru-paru janin kemungkinan tidak akan berkembang dengan baik dan menyebabkan janin tidak bisa bertahan hidup.

Kalaupun janin bertahan hidup, maka besar kemungkinan ia akan mengalami cacat fisik dan mental ketika dilahirkan. Bayi juga berisiko mengalami beberapa masalah, seperti penyakit paru-paru kronis, hidrosefaluscerebral palsy, dan gangguan tumbuh kembang.

Jika Bumil mengalami air ketuban pecah dini, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari dokter. Air ketuban dapat dikenali dari ciri-cirinya yang berwarna bening atau ada bintik-bintik putih, disertai darah atau lendir, dan tidak berbau.

YOGA UNTUK IBU HAMIL

Program kels prenatal gentle yoga ini saya desain sedemikian rupa sehingga aman untuk ibu hamil. asana atau pose yang digunakan. harus memenuhi beberapa formula di bawah ini.

1. Menciptakan ruang (creating space)

Apakah gerakan yang dimaksud dengan menciptakan ruangan?

 seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, ibu hami sering: kali butuh memanjangkan torso untuk menciptakan ruangan dan membuat tubuhnya menjadi lebih nyaman bagi tubuhnya dan bavinya. Dengan memanjangkan torso dan menciptakan ruangan akan sangat membantu ibu untuk mempertahankan posisinga ke dalam posisi yang baik, benar, serta nyaman. Gerakan yang dilakukan harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan keadaan tubuh ibu dan mampu menciptakan ruang tapa meninggalkan pakem yang ada.

2. Otot perut (abdominal muscle)

Apakah efek setiap gerakan yang dilakukan dengan otot perut?

Pada ibu hamil, otot perut menjadi makin membesar. Bahkan terpisah ototnya, untuk mengakomodasi tumbuhnya rahim seiring dengan tumbuhnya janin. Pemisahan otot ini adalah suatu hal yang normal. Namun, jangan sampai pemisahan ini menjadi hal yano makin tidak baik dan sulit untuk dikembalikan seperti sediakala pada masa postpartum. Untuk itu, gerakan yang dilakukan punharus membuat otot perut makin baik kondisinya.

3.Hormon relaxin

Bagian otot dan send mana yang banyak dialiri hormon relaxin pada setia p gerakan atau pose atau asana yang dilakukan?

Hormon relaxin diprodukst lebih banyak selama masa kehamilan. Hormon ini bertugas  untuk melubrikasi atau memberi pelumas pada sendi dan jaringan penghubung (connective tissue) serta otot di dalam tubuh. Kita harus lebih aware dan mindfull untuk melakukan beberapa pose atau asana pada ibu hamil. Jangan sampai pose yang dilakukan membuat sendi dan otot menjadi stres atau mendapatkan tekanan secara berlebihan sehingga berpotensi mengakibatkan cedera atau gangguan di kemudian hari (jangka panjang).

4. Tekanan pada perut (belly compression)

Seberapa besar tekanan pada perut yang dialami oleh ibu hamil saat melakukan gerakan atau pose dalam prenatal gentle yoga tersebut?

Pose seperti berbaring telentang dalam jangka waktu yang lama atau pose memilin perut (closed twist) akan sangat tidak nyaman dan menyebabkan tekanan yang berlebihan pada perut ibu sehingga harus dihindarkan.

5. Balance and stability

Apakah gerakan yang dilakukan mendukung kestabilan dan keseimbangan pada panggul, terutama pada sacrum dan pubic symphisis?

Peningkatan hormon relaxin pada area panggul sering kali membuat area ini meniadi tidak stabil. Ole karenanya, gerakan ini perlu dikreasikan agar mendukung dan membuat otot panggui menjadi lebih stabil sehingga mampu mengakomodasi proses persalinan menjadi makin lancar dan proses pemulihan pada masa postpartum lebih baik.

6. Breathing/pranayama

Napas adalah salah satu kunci dalam memaksimalkan hasil pada prenatal gentle yoga sehingga harus benar-benar memperhatikan napas dan gerakan yang dilakukan.

7. Individual assesment and adjustment

Apakah ibu hamil dapat melakukan pose prenatal gentle yoga dengan mudah?

Apakah pose yang dilakukan dirasa nyaman?

Bagaimana kestabilan, fleksibilitas, dan apakah muncul cedera sebelum dan sesudah melakukan gerakan?

Ketiga hal tersebut harus diperhatikan oleh seorang guru prenatal gentle yoga, apalagi setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. Assessment dan adjustment yang dilakukan dan diperlukan oleh setiap ibu pun berbeda.

ASUPAN MAKANAN BAGI IBU HAMIL

Ibu hamil perlu tambahan energi sebesar 285 kkal/ hari dari rata-rata kebutuhan wanita dewasa tak hamil yang sebesar 1.900-2.400 kkal/hari. Namun jika sebelum hamil, ibu mengalami kekurangan berat badan, maka kebutuhan akan energi jauh lebih besar lagi. Sebaliknya, jika sebelum hamil ibu sudah kelebihan berat badan, maka malah harus mengurangi asupannya. Hal ini disebabkan untuk menghindari obesitas.

jika asupan dari ibu kurang memadai, maka janin akan mengambil pasokan dari tubuh sang ibu. Ibu hamil membutuhkan tambahan asupan yang mengandung zat tertentu yang dibutuhkan oleh ibu sendiri dan untuk perkembangan janin sehingga optimal. Ada beberapa zat yang perlu ditambahkan sehingga asupan sesuai dengan standar yang dibutuhkan, sehingga kesehatan ibu tidak terganggu dan perkembangan janin pun bisa optimal. Adapun beberapa zat yang perlu ditambahkan adalah sebagai berikut:

karbohidrat

sumber energi utama, terdiri atas dua jenis yaitu karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula merah, dan karbohidrat kompleks seperti tepung, beras, jagung, gandum, dan lain-lain.

Protein

zat gizi untuk pertumbuhan. Janin yang sedang tumbuh memerlukan protein tambahan, di samping kebutuhan ibu sendiri. Protein terdapat dalam ikan, ayam, daging, susu, telur, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

Lemak

Dalam makanan lemak merupakan sumber kalori dan melarutkan vitamin A, D, E, dan K, terdapat di dalam minyak goreng, margarin, mentega, dan dalam bahan makanan hewan atau nabati.

Vitamin

Vitamin A penting untuk pertumbuhan tulang mata, rambut, kulit, mencegah kelainan bawaan. Sumbernya susu, keju, mentega, hati, kuning telur, minyak ikan.

Provitamin A

terdapat dalam sayuran berwarna seperti daun singkong, kangkung, bayam, wortel, tomat, dan buah berwarna. Provitamin A di dalam tubuh akan dikonversi menjadi vitamin A dengan adanya lemak.

Vitamin B

terdiri sekelompok vitamin yang ber- fungsi menjaga sistem susunan saraf agar berfungsi normal. Vitamin ini terdapat dalam nasi, roti, susu, daging, dan makanan yang diformulasi seperti tempe.

Vitamin C

berguna untuk pembentukan dan in- tegritas jaringan dan peningkatan penyerapan za besi, terdapat dalam buah sayur dan sayuran segal Mineral berguna untuk pertumbuhan dan mempertahankan jaringan serta mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Zat besi

berguna untuk pertumbuhan sel-sel darah merah yang diperlukan untuk pertumbuhan janin. Sumber zat besi adalah daging, ikan, hati, ayam serta dalam jumlah sedikit dari sayur-sayuran.

Kalsium

berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, penggumpalan darah dan mempertahankan fungsi normal otot serta susunan saraf. Susu sapi dan produknya merupakan sumber yang baik.

Seng (zn)

mencegah kelainan kongenital untuk perkembangan otak normal. Mencegah retardas pertumbuhan janin. Sumbernya daging, hati, telu ayam, seafood, susu, dan kacang-kacangan.

Asam folat

merupakan zat yang dibutuhka untuk meningkatkan metabolisme, pencegah te jadinya anemia megaloblastik, produksi heme u tuk hemoglobin serta pembentukan materi inti s DNA dan RNA. Zat ini bisa diperoleh dari ha sapi, bayam, brokoli, pisang, dan kuning telur.

Iodium

penting untuk susunan saraf pus yang terkait dengan daya pikir dan pendengar Kekurangan iodium sewaktu hamil dapat me akibatkan lahirnya anak cacat fisik, cacat men sangat rendah kemampuan pendengaran bah tuli sama sekali. Sumbernya makanan dari rumput laut dan lain-lain.

Table berikut ini merupakan standar kebutuhan ibu hamil tiap gizinya:

Zat yang dibutuhkanWanita dewasaPenambahan (hamil)Total
Energi20502852335
Protein481260
Vit A500200700
Vit B11.00.21.2
Vit B21.20.21.4
Vit B39110
Vit B121.00.31.3
Vit C601070
Asam folat160150310
Kalsium500400900
Fosfor450200650
Zat Besi263056
Seng15520
Iodium1502.5175

TIPS MELAHIRKAN DENGAN TENANG DAN BAHAGIA

Tip praktis ini bisa dilakukan ibu ketika tengah hamil tua hingga menjalani kelahiran. Persiapan yang dilakukan secara matang, akan memperteguh mental sehingga ibu akan merasa tetap tenang.

Dengan berbekal ketenangan, proses kelahiran akan semakin lancar. Berikut adalah tip praktis-nya:

I. Tetap bersandar pada pertolongan Allah Swt.

Kelahiran adalah suatu kon-sekuensi logis dari berakhirnya proses ke-hamilan. Kejadian ini umumnya sangat men-cemaskan ibu hamil. Dan, proses ini pun sangat

Misteri: ada sebagian ibu yang dipermuda, proses kelahiran anaknya, dan ada sebagin Yang lain menjalani kelahiran dengan car. yang teramat sulit. Oleh karena itu, tetaplai bersandar pada pertolongan All Swt Rasulullah saw. bersabda: “La haula wa I gumwata illa billah” (Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah) adalan bat dari sembilan puluh sembilan penyakit, yang paling ringan adalah rasa gundah. ‘ Ibu bisa menialankan shalat wajib dan sunah yang terbukti dapat menekan rasa cemas; dan juga memperbanyak zikir sehingga hati selalu ingat kepada-NYA. Dengan selalu mendekatkan diri dan bersandar pada-Allah Swt., hati akan merasa tenang. Ketenangan ini membuat otot-otot rileks sehingga mempermudah proses kelahiran.

2. Latihan khusus.

Latihan ini untuk mem-persiapkan farji untuk mengemban tugasnya. yaitu mengeluarkan bayi dari kandungan. Janin dilatih supaya cepat berada di posisi terbaiknya untuk siap lahir (kepala di bawan dan masuk ke panggui), serta supaya jalan lahir. lebih elastis sehingga menghindari episiotomi (penguntingan dari dokter).

  • Naik Turun Tangga.

Ketika perut sudah semakin buncit, rasanya malas naik turun tangga. Padahal, asal dilakukan dengan hati-hati, naik turun tangga besar manfaatnya untuk membantu janin turun ke jalan lahirnya.

  • Siapakan Bayi “meluncur “

Posisi bayi siap meluncur kepalanya dibawah mebuat proses bersalin lebih mudah. Sejak kehamilan minggu ke -34, lakukan latihan ini: berlutut di lantai, membungkuk dengan bertumpu pada bola fitness atau kursi, sekingga posisi lutut lebih rendah dari bokong dan membantu bayi turun.

  • Episiotomi

Adalah suatu prosedur dengan memberikan syaratan pada farji ketika seorang ibu akan melahirkan bayinya untuk mempermudah pengeluaran bayi tanpa sobekan yang tak beraturan. Hal inilah yang banyak dicemaskan ibu hamil menjelang persalinya. Sebenernya hal ini bisa terkurangi resikonya dengan cara melatih elastisitas perineum sehingga tidak perlu disayat oleh tenaga medis yang membatu ibu ketika melahirkan bayinya. Ibu bisa memijat dengan perineum (Antara farji dengan anus) dengan cara:

  • Berilan pelumas pada jari.
  • Letakkan ibu jari pada vagina.
  • Tekan dengan lembut dan kuat perineum kea rah rectum (anus) dank e arah samping.
  • Lakukan hal ini dengan baik dan teratur.

3. Ketika hari yang telah dinantikan datang, ibu akan merasakan kontraksi.

Jangan merasakan panik. Kontraksi yang me-rupakan tanda pembukaan jalan lahir biasa-nya memakan waktu berjam-jam. Tetaplah melakukan aktivitas seperti biasanya. Jika ibu tergesa-gesa mendatangi rumah sakit, biasanya pihak rumah sakit menyuruh pasien pulang hingga kontraksi datang lebih cepat, misalnya 15 menit atau 10 menit sekali Ketika kontraksi telah datang 15 menit sekali. barulah berangkat ke rumah sakit/klinik ber-salin.

4. Ketika menunggu datangnya kontraksi semakin dekat, bersikaplah rileks.

Ibu bisa berjalan-jalan di ruang keluarga/ruang tamu, sambil mempersiapkan perlengkapan yang akan dibawa ke rumah sakit. Saat ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghubungi orang dekat untuk memohon doa karena ibu akan berjihad, menghubungi orang untuk menjaga anak-anak yang akan kita tinggallan ketika harus melahirkan ke rumah sakit, izin suami untuk tidak bekerja (cuti) selama beberapa hari, dan lain-lain.

5. Bersihkan diri sebelum mendatangi rumah sakit bersalin/klinik bersalin.

Lakukan mandi, buang air kecil, buang air besar sebelum berangkat. Karena dalam kon-disi bersih, ibu akan lebih segar. Selain itu, ibu tidak akan mengeluarkan air seni/kotoran ketika ibu berusaha mengejan saat berusaha mengeluarkan bayi.

6. Setelah sampai ke rumah sakit/klinik bersalin, jika masih memungkinkan, lakukankah jalan-jalan

Bisa di lorong rumah sakit/klinik bersalin, kamar perawatan, atau kamar bersalin. Dengan terus berjalan, akan merilekskan otot, mengurangi nyeri, dan membantu mempercepat persalinan. Ketika kontraksi datang, berhentilah seben-tar, ambil napas panjang. Tetap sambil berzikir. Kontraksi akan datang semakin kuat dan biasanya ibu sudah tidak kuat lagi untuk berjalan. Berbaringlah di tempat tidur dengan ditemani suami/perawat. Untuk mengurangi rasa nyeri akibat kontraksi, lakukanlah:

* Metode panas-dingin. Memang tak menghilangkan keseluruhan nyeri namun setidaknya memberikan rasa nyaman.Botol air panas yang dibungkus handuk akan mengurangi pegal di punggung dan kram bila ditempel di punggung. Menarun handuk dingin di wajah juga bisa mengu. rangi ketegangan.

*  Gerakan. Teruslah bergerak agar sir. kulasi darah meningkat, nyeri punggung berkurang, dan perhatian teralih dari rasa nyeri. Cobalah berbagai posisi persalinan, gunakan bantal untuk menyangga sampai diperoleh posisi paling nyaman (miring ke kiri atau ke kanan).

* Pijat. Pijatan pada bahu, leher, wajah, pinggang dan punggung bisa meredakan ketegangan otot serta memberi rasa relaks. Sirkulasi darah juga menjadi lancar sehingga nyeri berkurang.

* Terapi aroma.

Mengirup aroma minyak esensial bisa mengurangi ketegangan, terutama pada persalinan tahap awal Dapat juga untuk mengharumkan ruang persalinan karena dapat memberikan efek menenteramkan.

* Teknik bernapas yang benar. Dise-but juga psikopropilaksis. Metode ini me-nekankan teknik bernapas yang benar selama kontraksi. Ambil napas panjang melalui hidung, dan keluarkan secara perlahan melalui mulut. Berkonsentrasi pada napas dan zikir yang diucapkan dapat mengalihkan perhatian ibu dari nyeri, membuat otot-otot relaks serta ketegangan mengendur.

8. Menahan hasrat untuk mengejan.

Kontraksi datang semakin menghebat. Manakala tiba-tiba air ketuban pecah, ibu secara otomatis ingin mengejan. Ketika pembukaan jalan lahir belum lengkap, ibu harus menahan hasrat untuk mengejan. Ini sangat penting dilakukan karena jika ibu mengejan tanpa menunggu aba-aba, mungkin pembukaan jalan lahir bisa robek yang mengakibatkan pembengkakan. Tahan hasrat ini dengan mengambil napas pendek melalui mulut, se-perti layaknya orang kepedesan (atau lebih mirip orang yang bertahan karena akan tenggelam). Napas yang pendek ini bisa mengalihkan perhatian hasrat yang kuat untuk mengejan.

9. Ketika pembukaan telah lengkap, dok-ter/bidan akan memberikan aba-aba untuk mengejan. Mengejanlah sekuat tenaga,

jangan merasa sungkan/malu. Dengan berkonsentrasi penuh sesuai dengan aba-aba, ibu dapat mengumpulkan energy untuk mengejan, sehingga kurang dari 5 hitungan, ibu dapat melahirkan bayi dengan mudah.

PENYAKIT KANKER LEHER RAHIM

Penyakit kanker leher rahim yang istilah keschatannya adalah kanker serviks (cervical cancer) merupakan kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Penyakit kanker serviks ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang di-sebut Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak sexual, HPV dapat menyerang semua perempuan disetiap waktu tanpa melihat umur atau-pun gaya hidup. Banyak wanita yang dengan daya tahan tubuh yang baik mampu melawan infeksi HPV dengan sendirinya. Namun demikian, terkadang virus ini berujung pada terjadinya penyakit kanker.

FART Di Indonesia, kanker serviks adalah kanker pembunuh perempuan Indonesia no.1 tertinggi saat ini. Setiap perempuan selama hidupnya berisiko terkena virus yang menyebabkan kanker serviks, terutama berisiko tinggi bagi mereka yang merokok, melahirkan banyak anak, memakai alat kontrasepsi pil dalam jangka waktu lama, serta mereka yang terinfeksi HIV AIDS.

Bagaimanakah Kanker Leher Rahim Terjadi?

Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker. Selama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker.

Mendeteksi Kanker Serviks

Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kchadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test”, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah risiko sescorang menderita kanker leher rahim. Pap smear adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim.

Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Secara umum tanda dan gejalanya adalah terjadinya perdarahan vagina setelah aktivitas seksual atau di antara masa menstruasi. Sementara itu, tanda lain yang mungkin timbul antara lain:

  1. Hilangnafsu makan dan berat badan
  2. Nyari tulang panggul dan tulang pada area kaki
  3. Nyeri pada anggota gerak (kaki)
  4. Terjadi pembekengkakan pada aera kaki
  5. Keluarnya feaces menyertai urin melalui vagina
  6. Hingga Terjadi patah tulang panggul

Pemeriksaan Pap smear test yang teratur sangat diperlukan untuk menge-tahui dan mendeteksi adanya kanker serviks pada diri seorang wanita.

Pengobatan Penyakit Kanker Serviks

Bagi yang terdiagnosis mengalami perubahan abnormal sel sejak dini, maka dapat dilakukan beberapa hal seperti:

a. Pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser.

b. Cone biopsi, yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim, termasuk sel yang mengalami perubahan. Tindakan ini memung-kinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan.

Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker dan kanker Jeher rahim telah dapat didentifikasi, Maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk penyebuhan antaralain;

a. Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasa-nya uterus beserta leher rahimnya.

b. Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.

Bagaimana Pencegahannya?

Ini merupakan berita yang sangat menarik, bahwa penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) dapat dicegah. Yaitu dengan cara vaksinasi yang diberikan pada remaja putri dan perempuan dewasa.

Vaksin ini diresmikan hak ciptanya pada tahun 2006, pengembangnya adalah sebuah perusahaan obat terbesar dunia yang berada di Amerika Serikat. Vaksin ini diberi nama “Gardasil’. Vaksin tersebut, menurut WHO, juga efektif men-cegah infeksi HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan hampir 90% dari semua jenis kanker leher rahim.

Pengenalan vaksin pencegah kanker serviks dan upaya untuk mendekatkan akses vaksin bagi masyarakat di diseluruh wilayah Indonesia diharapkan dapat menurunkan prevalensi kanker leher rahim serta meminimalkan fatalitas akibat serangan kanker tersebut.

CARA MENGHITUNG USIA KEHAMILAN

Sebenarnya, ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Ibu bisa mwmilih yang paling mudah dan nyaman untuk dilakukan.

  • Hari pertama mentruasi terakhir

Contohnya, bila menstruasi terakhir tanggal I Mei 2010, diperkirakan persalinan akan terjadi pada 8 Februari 2011. Sebagai catatan, untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahun- nya tetap. Namun sayangnya rumus ini hanya bisa bisa diterap- kan pada perempuan yang memiliki siklus men- struasi teratur, yakni antara 28-30 hari. Sebab perkiraan tanggal persalinan sering kali meleset antara tujuh hari sebelum atau setelah tanggal yang dihitung.

  • Gerakan janin

Perlu untuk diketahui bahwa pada kehamilan pertama gerakan janin mulai terasa setelah ke- hamilan memasuki usia 18-20 minggu. Sedangkan pada kehamilan kedua dan seterusnya, gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu.

  • Tinggi puncak Rahim

Biasanya, dokter akan meraba puncak rahim (Fundus uteri) yang menonjol di dinding perut dan penghitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, ini berarti usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim adalah 36 cm, ini menunjukkan usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu. Perlu diketahui, ukuran maksimal adalah 36 cm dan tidak akan bertambah lagi meskipun usia kehamilan mencapai 40 minggu. Kalaupun tingginya bertambah, kemungkinan yang akan dialami adalah janin yang besar, kembar, atau cairan tubuh yang berlebih.

  • Menggunakan 2 jari tangan

Pengukuran dengan menggunakan 2 jari tangan ini hanya bisa dilakukan jika ibu hamil tidak memiliki berat badan yang berlebih. Caranya; letakkan dua jari di antara tulang kemaluan dan perut. Jika jarak antara tulang kemaluan dan puncak rahim masih di bawah pusar, maka setiap penambahan 2 jari berarti penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.

  • Menggunakan ultrasonografi (USG)

Cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh dokter. Tingkat akurasinya cukup tinggi, yakni sekitar 95%. Dengan USG maka usia kehamilan dan perkiraan waktu kelahiran si kecil bisa dilihat dengan jelas melalui “gambar” janin yang muncul pada layar monitor.

NGIDAM, PERLUKAH?

Terkadang seorang calon ibu yang tengah hamil muda mempunyai keinginan yang macam macam. Inilah yang disebut dengan fenomena mengidam. Apakah seorang ibu hamil pasti mengalaminya? Dan apakah ini merupakan permintaan si jabang bayi hingga calon ayah harus menuruti semua keinginan aneh istrinya?

Mengidam berasal dari kata “idam” yang artinya keinginan memiliki seuatu. Ternyata mengidam bukan berkaitan dengan keinginan janin. Munculnya fenomena mengidam lebih disebabkan karena perubahan kadar hormon HCG (Human Chrionic Gonadotropin) hormon ini dihasilkan oleh sel sitotrofoblas plasenta dan dikeluarkan melalui ginjal. Produksi hormon ini meningkat pada awal kehamilan.

Pada buku “what to expect when you’re expecting” disebutkan jika seorang ibu hamil mengidam makanan atau minuman tertentu, ternyata merupakan tanda alami bahwa tubuh ibu hamil membutuhkan makanan atau minuman tertentu tersebut (zat yang terkandung dalam makanan itu). Hal inilah yang terkadang dialami ibu hamil yang suka mengendus barang aneh seperti tanah liat, abu, tepung kanji, dan lain-lain. Gejala ini dapat dikategorikan sebagai tubuh kekurangan gizi terutama zat besi. Jika ini terjadi, segeralah berkonsultasi pada dokter.

Namun demikian, ada seorang istri yang memang meminta perhatian lebih Ketika hamil. Sang istri minta macem macem hanya untuk merebut perhatian suami . yang penting suaminya repot, inilah yang sebenarnya diinginkan oleh istrinya. Ini sangat berkaitan dengan kondisi psikologis istri yang tidak dewasa, jika suami memberi perhatian lebih pada istrinya yang sedang hamil, kemungkinan gejala ngidam yang merepotkan tidak akan muncul.

Mengidam memang hal yang sering terjadi pada ibu hamil. Ini dipengaruhi oleh kondisi hormone, kondisi fisik akan kekurangan zat tertentu, atau bahkan sekedar meminta perhatian suami. Melihat rumitnya gejala ini, maka hendaklah sang istri :

  • Selalu berfikir positif bahwa kehamilan merupakan anugerah sesuatu yang alamiah (bukan penyakit). Maka tidak perlu menuntut perhatian yang berlebih dari pihak lain (suami).
  • Mengendalikan emosi untuk menegrem keinginan yang tak bermanfaat atau berusaha mengalihkan keinginan dengan cara menyibukan diri.
  • Jika mengidam makanan, pilihlah yang sehat, bergizi dan tidak berlebihan jumlahnya
  • Empati terhadap kondisi suami. Dalam kondisi istri hamil, suami juga tidak enak enakan saja tapi juga memberi perhatian. Dengan pemahaman ini, istri tidak akan membuat repot suaminya.

LEBIH AKURAT MANA USG ATAU TEST PACK?

Apakah test pack kehamilan cukup akurat?

Penggunaan test pack kehamilan untuk mendeteksi kehamilan di usia dini cukup akurat.

Namun ada beberapa kondisi yang menyababkan test pack urin memberikan hasil tidak akurat atau positif palsu. Jika urin test pack digunakan pada wanita yang berumur mendeteksi masa menopause, tes urin ininkadang memberikan hasil positif palsu. Selain itu, ini bisa terjadi jika cara penyimpanan test pack ini tidak benar.

Jika test pack ini digunakan teralalu dini awal kehamilan, tes akan memeberikan hasil yang negative. Hormone HCG yang dihasilkan janin masih terlalu sedikit  atau bahwa kadar yang bisa dideteksi dengan test pack urin tersebut.

Jangan gunakan wadah yang cukup panas untuk menampung urin yang akan dites, karena hasilnya juga akan bias. Gunakan wadah sesuai suhu rungan.

Pemeriksan kehamilan dengan USG tranvaginal akan mulai terlihat setalah usia kehamilan menginjak minggu keenam.

Apakah pemriksaan USG lebih akurat dalam mendeteksi awal kehamilan dibadingkan dengan urin test pack?

Banyak yang beranggapan pemeriksaan USG akan memberikan hasil yang lebih cepat untuk mendeteksi kehamilan dibanding test pack urin. Anggapan ini tidaklah benar. Penggunaan USG baru bisa digunakan untuk melihat kehamilan mulai minggu ke-6 kehamilan. Sedangkan test-pack urin sudah bisa mendeteksi adanya kehamilan di usia kehamilan baru masuk minggu ke2.