BAGAIMANA KEHAMILAN TERJADI

Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan laki laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil. Kehamilan terjadi Ketika sel sperma yang masuk ke dalam Rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang. Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher Rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam Rahim, sperma bergerak dari vagina menuju tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Jika perempuan tersebut sedang berada dalam masa subur, maka terjadilah pembuahan.

Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur. Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri, sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.   

Tanda-Tanda Kehamilan  

Secara konvensional, kehamilan dihitung dalam minggu, dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir. Ovulasi biasanya terjadi 2 minggu sesudah menstruasi dan pembuahan biasanya terjadi segera setelah ovulasi, karena itu secara kasar usia embrio adalah 2 minggu sebelum jadwal menstruasi berikutnya. Masa menstruasi berikutnya memang akan sedikit muncul bercak darah yang kemudian dianggap sebagai menstruasi biasa. Namun demikian kalua diamati lebih lanjut, bercak tersebut merupakan satu tanda kehamilan yang disebut dengan Hartman.

Selain tanda tersebut, ada beberapa tanda lain Ketika seorang ibu dinyatakan hamil, yaitu:

  1. Tidak atau mengalami sedikit menstruasi

Sebagian besar istri yang hamil, tidak akan mendapatkan menstruasi setiap bulannya. Hal ini disebabkan sel telur yang telah berhasil dibuahi oleh sperma suami.   

  • Hasil test pack positif

Test pack merupakan tes kehamilan yang paling mudah dilakukan sendiri. Namun demikian, alat ini terkadang cukup menegcoh karena dalam beberapa kasus, tidak akan menunjukan hal positif sebelum kehamilan menginjak usia 5 minggu.

Namun jika ibu hamil diperiksa dengan alat USG, maka akan tampak telah terjadinya pembesaran Rahim yang merupakan salah satu tanda seorang ibu mengalami kehamilan.

  • Kemaluan lebih lembap

Kemaluan istri banyak mengeluarkan cairan sehingga terkesan lembap. Cairan ini seperti keputihan namun tidak berbau. Untuk Sebagian ibu, hamil muda akan disertai dengan keputihan sedikit di celana.

  • Pembengkakan payudara

Tanda yang sering menyertai seorang ibu yang mengalami kehamilan adalah mengerasnya payudara. Payudara terlihat mebesar dan membengkak, sehingga terasa nyeri jika dipegang.

  • Perut terasa kram

Ibu hamil akan merasa kram pada perut bagian bawahnya jika melakukan Gerakan mendadak dan cepat, misalnya mengubah posisi tidur secara mendadak, perut juga akan mengalami kram jika ibu mengangkat bebab agak berat.

Jika dalam kondisi normal, hal ini tidak akan menimbulkan apa apa, tetapi jika dalam kondisi hamil, maka akan mengakibatkan nyeri kram seperti tertusuk, inilah tanda bahwa ada sesuatu yang tumbuh di rahimnya.

  • Frekuensi kencing meningkat

Perkembangan janin akan membuat Rahim semakin membesar. Pembesaran Rahim akan mendesak kandung kemih yang akan mengakibatkan kandung kemih mudah penuh. Kondisi inilah yang menyebabkan ibu hamil sering buang air kecil.

  • Sembelit

Kehamilan muda seringkali ditandai dengan sembelit. Buang air besar yang biasanya dilakukan sekali dalam sehari, maka dalam kondisi hamil akan terjadi perubahan jadwal ke belakang. Cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan tetap mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang.

  • Kelelahan dan mudah mengantuk

Ibu yang hamil akan cepat merasa Lelah. Kondisi ini terasa lengkap karena ibu juga akan mudah mengantuk. Untuk mengatasi hal ini, usahakan memenuhi kebutuhan akan istirahat setiap harinya. Jika melakukan aktivitas rutin, jangan lupa diselingi dengan sedikit istirahat.

  • Mual muntah dan pusing

Pada ibu yang hamil, ada gangguan berupa mual hingga muntah. Keadaan ini sering dialami ibu pada pagi hari, atau dikenal dengan istilah morning sickness, mual muntah tersebut bisa dikurangi dengan cara memakan beberapa potong biscuit sebelum tidur, tidur dalam keadaan perut benar benar kosong akan memicu rasa mual di pagi harinya.

KONDISI DARURAT SAAT HAMIL

Berikut hal hal yang harus diwaspadai oleh para ibu hamil kiutt hello kitty, apabila mengalami :

  • Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada awal kehamilan (trimester I) dapat berakibat gugurnya janin uang dikandung, pendarahan ini bisa disebabkan oleh:

  • Terlalu Lelah dalam bekerja
  • Model pakaian kerja yang terlalu ketat
  • Mengangkat beban yang terlalu berat
  • Berhubungan seks saat hamil

Trimester I merupakan masa masa kritis. Sehingga ibu harus menjaga aktivitasnya.

  • Keluarnya cairan bening dari kemaluan

Cairan bening, tidak berbau yang keluar dari kemaluan adalah air ketuban. Ketuban atau bungkus bayi dalam kandungan tidak boleh pecah sebelum tiba waktunya persalinan. Jika sampai pecah, berarti cairan ketuban akan tumpah keluar liang rahum, dan bayi yang seharusnya terlindungi steril didalamnya terancam bahaya tercemar oleh bibit penyakit dunia luar.

  • Berat badan naik secara berlebihan

Kenaikan berat badan yang normal pada Wanita hamil adalah 1kg/bulan sampai usia kehamilan 20 minggu, kenaikan 2kg/bulan setelah usia kehamilan 20 minggu. Jadi batas toleransi sampai usia 9 bulan adalah kurang lebih 12-14 kg pada posisi ibu saat start hamil Bb nya 45-65 kg. kenaikan berat badan berlebih pada saat hamil perlu diwaspadai apabila disertai dengan kaki bengkak, tekanan darah tinggi, mata berkunag kunang, karena masuk tanda tanda preeklampsia.

  • Berat badan tidak naik

Kenaikan berat badan itu terlihat nyata sejak kehamilan berumur 4 bulan sampai menjelang persalinan. Bila berat badan ibu tidak naik pada akhir bulan keempat atau kurang dari45 kg pada akhir bulan keenam, maka pertumbuhan janin terganggu, dan kehidupan janin pun terancam.

  • Tekanan darah naik secara drastis

Preeklampsia biasanya terjadi pada kehamilan lebih dari 20 minggu dan harus segera ditangani agar tidak meningkat menjadi eclampsia yang tidak saja berbahaya bagi ibu hamil tetapi bagi janin juga, ibu bisa mengalami kejang kejang hingga bisa tidak terselamatkan, jika ibu tidak terselamatkan, janin pun mengalami nasib yang sama.

  • Kaki bengkak

Biasanya pembengkakan terjadi pada tungkai bawah, yang disebabkan penekanan Rahim yang membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Hal ini tampak saat usia kehamilan semakin tua. Bengkak ini akan mengempis jika ibu tidur dalam posisi kaki diganjal bantal. Namun jika pembengkakan juga terjadi pada tangan dan wajah, atau sakit kepala kadang disertai kejang. Ini bisa membahayakan keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan.

  • Gerakan janin melemah/hilang

Gerakan janin dapat dirasakan ibu pertama kali pada umur kehamilan 4-5 bulan. Sejak saat itu, Gerakan janin sering dirasakan ibu. Jika Gerakan janin seakan hilang dalam 12 jam, kehidupan bayi mungkin terancam, ibu kiutt hello kitty harus segera mencari pertolongan ke rumah sakit.

PERUBAHAN FISIK YANG TERJADI SAAT HAMIL

Kehamilan dapat membawa banyak perubahan pada ibu. Mulai dari perubahan hormon, hingga fisik. Tidak ada salahnya ketahui lebih banyak mengenai perubahan fisik yang dialami selama ibu menjalani kehamilan. 

1.Payudara

Perubahan yang umumnya terjadi terdapat pada . Ibu hamil akan merasakan payudaranya terasa lebih penuh dan lembut saat hamil. Bahkan, pada bagian puting akan terasa lebih sensitif. Tidak hanya itu, bagian areola juga akan berubah warna menjadi lebih gelap dan membesar di awal kehamilan.

Memasuki kehamilan trimester ketiga atau menjelang persalinan, biasanya payudara mulai menghasilkan kolostrum. Namun, kondisi ini bisa juga dialami setelah persalinan atau di awal kehamilan.

2.Rambut 

Umumnya, saat menjalani kehamilan banyak ibu yang memiliki rambut tebal dan sehat. Hal ini disebabkan peningkatan hormon estrogen dalam tubuh. Bukan hanya pertumbuhan rambut pada kepala saja, bahkan pada beberapa bagian tubuh lainnya juga kerap muncul rambut halus. Misalnya pada bagian kumis, punggung, perut, hingga puting.

3.Kuku

Ibu hamil juga akan mengalami perubahan pada bagian kuku. Kuku akan menjadi lebih kasar dan mudah patah saat menjalani kehamilan. Saat terjadi peningkatan estrogen dalam tubuh, aliran darah menuju bagian jari tangan dan kaki juga meningkat. Inilah yang menyebabkan adanya perubahan pada kuku. Selain teksturnya yang berubah, ibu hamil juga akan mengalami pertumbuhan kuku yang lebih cepat dibandingkan wanita yang tidak hamil.

4.Kulit

menjadi perubahan yang akan dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Sebagian besar ibu hamil akan mengalami stretch mark pada beberapa bagian tubuhnya. Terutama pada bagian perut, payudara, hingga paha.

Tidak hanya stretch mark, beberapa wanita juga merasakan perubahan kulit yang lebih bersinar saat menjalani kehamilan. Hal ini terjadi akibat adanya peningkatan sirkulasi darah menuju kulit.

Perubahan pigmen juga kerap menjadi perubahan pada kulit saat menjalani kehamilan. Biasanya, kondisi ini menyebabkan bercak coklat atau kehitaman pada beberapa bagian tubuh akibat peningkatan melanin. 

Peningkatan hormon juga menyebabkan garis pada perut menjadi lebih hitam yang dikenal sebagai linea nigra. Namun, beberapa bulan setelah persalinan, biasanya perubahan pada kulit akan kembali normal.

5.Kenaikan Berat Badan

Tentunya, perut akan semakin membesar seiring bertumbuh dan berkembangnya janin dalam kandungan. Ini menjadi salah satu pemicu kenaikan berat badan yang dialami oleh ibu hamil. 

Selain pertumbuhan bayi dalam kandungan, ada beberapa hal yang memicu kenaikan berat badan ibu hamil. Mulai dari plasenta, air ketuban, payudara, pertambahan volume darah, pertambahan cairan dalam tubuh, hingga cadangan lemak.

Namun, ada beberapa hal yang perlu ibu lakukan agar tidak mengalami kenaikan berat badan yang berlebih. Itulah beberapa perubahan yang umumnya terjadi pada ibu hamil. Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi agar kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan dapat terpenuhi.

JIKA HAMIL, APA YANG HARUS DILAKUKAN ?

Tidak ada yang lebih menakjubkan selain perkembangan bayi anda dari bulan ke bulan. Mengetahui dan memahami perkembangan bayi anda akan menjalani komunikasi dengan bayi anda bahkan sebelum ia lahir.

            Selamat Anda hamil. Sebagai besar wanita bias meraskan jika dirinya sedang ha,il, walaupun baru saja terlambat haidnya. Persaan yang berbeda dalam tumbuh anda merupakan suatu proses fisiologis terhadap adanya kehamilan. Mengenali tanda –tanda dini kehamilan akan membuat diri anda lebih perhatian terhadap calon bayi anda. Perubahan dan adaptasi tumbuh akan mulai anda rasakan. Tentu ke mana anda harus kontrol kehamilan sejak dini, dan pilihan tempat kelak anda akan melahirkan. Tenyakan sejelas-jelasnya mengenai kehamilan saat anda pertama kali berkunjung ke dokter kandungan.

Sudah hamilkah saya ?

           Beberapa wanita biasanya sudah bias merasakan bahwa dirinya sudah hamil walaupun dia baru saja terlambat haid dalam 5 hari smapai 10 hari. Insting yang cukup kuat ini didasarkan karena pengaruh perubahan hormone dalam dirinya, yaitu meningkatkannya hormone progesteron dan hadirnya hormone HCG (Human choronic gonadotropin) yang dihasilkan jaringan anda.

Tanda-tanda mungkin hamil  

          Adalaha tanda-tanda yang biasanya muncul di awal kehamilan. Tanda-tanda ini tidak selalu benar, karena hanya subjektif yang bisa anda rasakan.

Amenorhea atau telat bulan

Siklus haid akan berhanti begiti dalam diri anda terdapat hasil konsepsi. Meskipun adanya kehamilan merupakan alasan utama mengapa haid anda tidak dating, tetapi hal ini bukan tanda yang absolus, karena bebrapa penyakit kronik lain pun bisa menyababkan anda berhenti haid.

Mual dan muntah

          Morning sickness atau mual muntah dipagi hari, walaupun tidak jarang mual muntah bisa timbul setiap saat. Penyebab gejala ini belum diketahui secara pasti, tetapi diduga karena naiknya beberapa hormone kehamilan yang mempengaruhi metabolism di hepar.

Keluhan kencing

            Rasa ingin kencing dan frekuensi kencing akan meningkat. Hal ini disebabkan karena posisi kandungan kencing berada tepat di depan Rahim yang muali membesar. Kandungan kencing akan mulai terdesak oleh Rahim, sehingga yang biasanya pada saat tidak hamil kandungan kencing amda data menampung hamper lebih dari 300 mililiter,mungkin saat ini hanya mapu menampung separuhnya.

Mastodinia

            Rasa kencang dan sakit di payudara anada, kadang terasanya nyari saat tersentuh. Hal ini disebabkan karena aliran pembuluh dinpayudarah yang meningkat dan saluran-saluran payudara membesar.

Rasa pahit di lidah

            Rasa pahit seperti “rasa besi”dan keluarnya air liur yang berlebihan, sering muncul di mulut anda. Kadang anda akan makan akan terasa hambar dan berbeda dengan biasanya.

Bahkan cappuccino kesukaan andapun akan terasa aneh di mulut. Hal ini disebabkan pengaruh hormone kehamilan yang mulai bernajak naik.

Haruskah urin di pagi hari ?

Prinsip cara kerja alat deteksi kehamilan lewat urin, atau biasa kita kenal dengan test pack, adalah mendeteksi adanya homon kehamilan atau HCG dalam air seni anda

Beberapa tect pack memberikan tanda berupa dua strip atau dua garis yang menandakan adanya kandungan HCG dalam urin anada yang berarti anda hamil. Satu strip meanandakan anda tidak hamil.

PENYAKIT YANG MEMPERBERAT KEHAMILAN

Hamil bukanlah suatu penyakit, dalam kondisi hamil, tubuh ibu akan mempersiapkan diri menjadi pabrik generasi sehingga dituntut tubuh ibu dalam kedaan prima. Berikut adalah beberapa penyakit yang akan lebih berat diderita manakala para ibu kiutt hello kitty menjalani kehamilannya :

  1. Anemia

Anemia adalah penyakit kurang darah. Penyakit ini diakibatkan minimnya pasokan zat besi dari makanan ke tubuh, entah dari bahan makanan yang dikonsumsi, entah gangguan pencernaan sehingga zat besi kurang diserap oleh tubuh, atau juga karena zat besi terlalu banyak dikeluarkan oleh tubuh karena pendarahan ( penyakit wasir kronis).

2. Preeklampsia

Adalah suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap Wanita hamil. Ditandai dengan meningkatnya tekanan darah (lebih dari 130/90 mmHg) yang diikuti oleh peningkatan kadar protein dalam urine.

3. Asma

Penyakit ini menyerang saluran pernapasan yang bersifat reversible, pada penderita asma berat, pada masa kehamilan dapat memperberat penyakit asmanya sendiri. Ibu akan mengalami sesak nafas yang berakibat pasokan oksigen berkurang, dan akan membawa resiko berbagai gangguan pada janin seperti terhambatnya pertumbuhan, lahir kurang bulan, bayi lahir dengan berat badan rendah, juga mengalami preeklampsia.

4. Maag

Karena ibu hamil seringkali mual, akibatnya ibu hamil jadi malas makan yang justru akan meningkatkan produksi asam lambung. Atau biasa disebut dengan maag atau gastristis.

5. TBC

Penyakit ini merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan kuman mycobacterium tuberkulosa, yang ditularkan melalui udara dari penderita saat batuk atau bersin,ibu hamil yang menderita TbC tetap harus diberikan terapi dengan obat TBC dengan dosis rendah, menurut WHO hamper semua obat anti tuberculosis aman untuk kehamilan, kecuali streptomisin.

6. Infeksi Saluran Kencing (ISK)

Kejadian ISK makin sering terjadi pada masa kehamilan, perubahan mekanis dan hormonal yang terjadi pada kehamilan meningkatkan risiko keadaan yang membuat urine tertahan di saluran kencing. Juga adanya peningkatan hormone progesterone pada kehamilan akan menambah besar dan berat Rahim serta mengakibatkan pengenduran pada otot polos saluran kencing. Biasanya proses ISK tanpa gejala dan tanda yang spesifik, namun apabila kandung kemih telah terinfeksi maka mulai timbul gejala seperti nyeri dibawah perut dan susah kencing atau keluarnya hanya sedikit.

7. Diabetes

Diabetes melitus adalah suatu keadaan dimana kadar gula dalam darah tinggi (hiperglikemia) yang sifatnya kronik disertai berbagai kelainan metabolic akibat gangguan hormonal. Diabetes pada kehamilan sering dikenal dengan Diabetes Melitus Gestasional (DMG) adalah intoleransi glukosa yang terjadi atau diketahui pertama kali pada saat hamil, kadar gula darah yang melebihi batas normal dapat menyebabkan bayi meenjadi besar, gangguan pertumbuhan, kematian janin akibat adanya keadaan yang disebut ketoasidosis akibat pemecahan lemak.

8. Hepatitis

Merupakan suatu istilah umum untuk terjadinya peradangan pada sel sel hati. Hepatitis virus terjadi bila virus masuk ke dalam tubuh dan merusak sel sel hati, cara masuk virus kedalam tubuh yang paling umum melalui makanan dan minuman, transfusi darah, atau hubungan sexual.

Bila hepatitis terjadi pada trimester I atau permulaan trimester II maka geja gejalanya akan sama dengan gejala hepatitis virus pada Wanita tidak hamil, dan hepatitis virus yang terjadi pada trimester III akan menimbulkan gejala yang lebih berat dan penderita umumnya menunjukan gejala gejala terminal. Virus hepatitis ini dapat ditularkan kepada janin.

KEPUTIHAN PADA IBU HAMIL

Keputihan pada ibu hamil dikatakan normal/fisiologis jika cairan yang keluar bertekstur encer, berwarna bening atau putih gatal. Cairan ini meningkat biasanya dengan bertambahnya usia kehamilan. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya begitu si kecil lahir. Jadi, ibu ibu kiutt hello kitty tidak perlu khawatir ya…

Namun kepurihan dikatakan tidak normal bila cairan keputihan berubah warna menjadi kuning kehijauan, putih bergumpal, berbau dan menimbulkan rasa gatal. Penyebab keputihan yang terbanyak adalah dari infeksi jamur (kandidiasis) 52.8%, sisanya adalah infeksi vaginosis 39%, trikomoniasis, 3.7% dan gonorroe 1.2%.

Cara mengatasi keputihan :

  • Selalu menjaga kebersihan daerah kemaluan dengan baik
  • Bersihkan dan keringkan selalu kemaluan setiap habis buang air kecil dan besar
  • Arah basuh dilakukan dari arah depan ke belakang. Sebab hal ini efektif untuk menanggulangi infeksi dari mikroorganisme yang berasal dari dubur
  • Bila celana basah dan lembap (karena Wanita hamil menjadi sering buang air kecil) maka gantilah dengan celana yang bersih dan kering.
  • Pakailah celana dalam yang terbuat dari katun sehingga mudah menyerap keringat
  • Tidak disarankan menggunakan pembersih vagina yang bersifat antiseptic, bersihkan vagina dengan air mengalir yang bersih tanpa perlu memasukan cairan pembersih vagina ke vagina
  • Bila menemukan keputihan yang berbau, berwarna, dan gatal serat putih menggumpal, konsultasikan segera ke dokter terdekat atau dokter spesialis kandungan sehingga dokter dapat menilai adanya kemungkinan infeksi dan dapat ditangani sedini mumgkin
  • Khusus untuk keputihan akibat infeksi, maka pasangan seksual penderita pun harus diperiksa dan diobati, hal ini agar tidak terjadi fenomena pingpong yaitu penularan timbal balik suami istri. Dan diharapkan selama keputihan berlangsung untuk tidak melakukan hubungan intim sementara waktu.

Bahaya keputihan abnormal akibat infeksi selama kehamilan:

  • Infeksi chlamydia dapat menyebabkan terjadinya keguguran, pecah selaput ketuban dini/sebelum waktunya (persalinan pre-matur). Infeksi ini bisa berakhir pada kematian pada ibu dan anak bila tidak ditangani dengan benar dan segera.
  • Infeksi virus herpes simplex dapat menyebabkan radang pada otak bayi (ensepalitis)
  • Infeksi jamur candida dapat meningkatkan resiko terjadinya ayan (epilepsi) infeksi virus HPV dapat menyebabkan terjadinya papiloma laring pada bayi yang menyebabkan gangguan pencernaan bayi hingga kematian.
  • Infeksi bakteri neisserea gonorrhoeae dapat menyebabkan infeksi pada mata bayi hingga terjadi kebutaan.

MENGENAL PENYAKIT JANTUNG BAWAAN PADA ANAK

Penyakit jantung bawaan dapat terjadi pada satu dari seratus kelahiran. Penyakit ini terjadi karena kelainan struktur jantung yang muncul sejak bayi masih dalam kandungan, penyakit ini dapat mengganggu kemampuan jantung Si Kecil untuk memompa darah dan penyaluran oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi tersebut dapat mengganggu tumbuh kembangnya, bahkan kemungkinan berakibat fatal. Meski belum diketahui penyebabnya secara pasti, namun ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan pada anak.

Sebagian besar penyakit jantung bawaan berkaitan dengan masalah yang terjadi pada kehamilan, di awal perkembangan jantung anak. Ada beragam faktor risiko yang dapat memicu penyakit jantung bawaan, di antaranya:

  1. Rubella

Mengalami infeksi rubella selama kehamilan bisa menyebabkan masalah dalam perkembangan jantung bayi. Maka dari itu penting untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan sebelum hamil, agar bisa diberikan vaksinasi untuk mencegah infeksi berbahaya seperti rubella, atau pengobatan bila sudah sempat terinfeksi.

  • Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir, termasuk cacat jantung bawaan. Di antaranya adalah pengobatan hipertensi golongan ACE inhibitors, obat kolesterol golongan statin, dan obat jerawat yang mengandung isotretinoin. Oleh karena itu, sebaiknya jangan sembarang minum obat tanpa instruksi dokter.

  • Diabetes

Penderita diabetes yang hamil dianjurkan untuk mengendalikan gula darah sejak sebelum mengupayakan kehamilan. Tujuannya agar dapat mengurangi risiko cacat jantung bawaan. Sebaiknya konsultasikan kondisi Anda dengan dokter agar mendapat informasi yang aman dan tepat.

  • Minum alkohol dan merokok selama kehamilan

Hindari minum alkohol dan merokok ataupun menjadi perokok pasif selama kehamilan. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kehamilan, termasuk cacat jantung bawaan pada bayi yang ada di dalam kandungan.

  • Keturunan

Selain beberapa hal di atas, faktor keturunan juga bisa menjadi pemicu umum anak mengalami penyakit kelainan jantung. Kondisi ini juga bisa dipengaruhi oleh kelainan genetik, seperti pada sindrom Down, sindrom Costello, atau sindrom Edward.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan

Gejala penyakit jantung bawaan bisa dikenali ketika dokter mendengarkan suara tidak normal dari jantung yang disebut dengan bising jantung. Orangtua harus lebih sigap dan waspada jika menemukan beberapa gejala seperti:

  • Anak sulit bernapas atau justru bernapas dengan cepat.
  • Bibir, lidah, dan kuku berwarna kebiruan (sianosis).
  • Berkeringat secara berlebihan, terutama ketika makan.
  • Susah makan atau nafsu makan berkurang.
  • Penurunan berat badan, atau berat badan sulit bertambah.
  • Denyut nadi melemah.

Jika Anda menemukan gejala-gejala tersebut pada anak Anda, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter atau dokter anak ahli kardiologi agar mendapat penanganan yang tepat dan aman

Mencegah Penyakit Jantung Bawaan

Kunci pencegahan penyakit ini terletak pada perawatan bayi sejak masih dalam kandungan atau disebut asuhan prenatal. Berikut beberapa langkah perawatan prenatal yang dapat dilakukan ibu hamil:

Menjalani pemeriksaan darah sebelum mengupayakan kehamilan. Hal ini bermanfaat untuk mendeteksi berbagai penyakit yang mungkin mengganggu kehamilan, misalnya pemeriksaan TORCH. Dengan begitu, dokter bisa melakukan langkah-langkah terbaik guna mengatasi atau mencegah penyakit-penyakit tersebut.

Menghindari asap rokok, penggunaan obat-obatan terlarang, maupun minuman beralkohol selama kehamilan, Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat-obatan apapun untuk menghindari efek samping yang berbahaya.

Ibu hamil yang memiliki diabetes harus berusaha untuk mengendalikan kadar gula darah agar senantiasa dalam batas, Jika ibu hamil berusia 35 tahun atau mengalami kehamilan risiko tinggi karena kondisi medis seperti tekanan darah tinggi atau diabetes, sebaiknya lebih sering melakukan pemeriksaan prenatal di dokter kandungan.

Jika Anda menemukan gejala penyakit jantung bawaan pada bayi Anda, jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis. Makin cepat mendapat pertolongan, makin besar peluangnya untuk sembuh. Di samping itu, anak dengan penyakit jantung bawaan sebaiknya selalu menjalani pemeriksaan rutin dengan dokter jantung agar kondisinya terpantau dan terhindar dari risiko yang berbahaya.

LUKA JAHITAN OPERASI CAESAR DAN PERAWATANYA

Setiap wanita yang melalui persalinan dengan operasi caesar akan memiliki luka jahitan operasi caesar. Luka ini kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan membutuhkan waktu pemulihan yang tidak sebentar. Namun, dengan perawatan yang tepat, luka jahitan operasi caesar dapat pulih dengan cepat.

Sebelum memutuskan untuk menjalani operasi caesar, tentunya Anda harus mengetahui hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan dan penting untuk diketahui terkait operasi ini, baik dari segi biaya, risiko, dan hal-hal yang mungkin terjadi setelah operasi Caesar, Tak hanya itu, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara merawat luka jahitan operasi caesar sehingga proses pemulihan bisa berjalan dengan cepat dan Anda dapat lebih nyaman saat merawat Si Kecil.

Luka Jahitan Operasi Caesar penting untuk diketahui bahwa dalam prosedur operasi caesar, dokter tidak hanya membuat satu sayatan saja, melainkan dua sayatan. Sayatan pertama dilakukan di bagian perut, sedangkan sayatan kedua di rahim untuk mengeluarkan bayi, setelah bayi berhasil dilahirkan, dokter akan menutup kedua sayatan tersebut dengan jahitan. Untuk bagian rahim atau uterus, dokter akan menutup luka sayatan dengan jahitan menggunakan benang jahit yang dapat diserap oleh tubuh dan menyatu dengan jaringan otot rahim.

Sementara itu, untuk menutup luka sayatan pada perut, dokter akan menjahitnya dengan benang jahitan yang tidak dapat menyatu dengan daging. Oleh karena itu, seminggu setelah operasi, Anda harus tetap kembali ke rumah sakit untuk melepas jahitan tersebut, Selain menggunakan benang, kini luka operasi caesar juga dapat ditutup dengan menggunakan lem atau plester.

Cara Merawat Luka Sayatan Operasi Caesar

Bila tidak terjadi infeksi, luka tersebut akan menutup dan pulih dalam jangka waktu 6 minggu. Sekitar 48 jam setelah menjalani operasi caesar, Anda mungkin akan merasakan beberapa keluhan, seperti mual, sulit bergerak, serta rasa gatal dan sedikit perih pada luka operasi. Biasanya keluhan tersebut akan mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, agar luka jahitan operasi bisa sembuh dan tidak terinfeksi, Anda perlu melakukan perawatan luka jahitan operasi caesar berikut ini:

1. Bersihkan luka sayatan secara teratur

Selalu menjaga kebersihan luka operasi sangat penting dilakukan untuk mencegah risiko infeksi dan mempercepat proses pemulihan. Dokter atau perawat umumnya akan memberikan Anda petunjuk mengenai cara membersihkan luka jahitan selama menjalani masa pemulihan di rumah, Bersihkan luka jahitan dengan cara mengusapnya dengan kain yang telah dibasahi air bersih. Lakukan secara lembut dan perlahan, serta hindari menggosok area luka jahitan. Setelah itu, keringkan menggunakan lap atau handuk yang kering dengan cara ditepuk-tepuk.

2. Gunakan pakaian yang longgar dan nyaman

Pakaian yang ketat akan membuat tubuh mudah berkeringat, sehingga luka sayatan operasi caesar berisiko mengalami iritasi. Selain itu, gesekan antara luka dengan bahan pakaian juga bisa memicu terjadinya peradangan.

Oleh karena itu, kenakan pakaian yang longgar dan berbahan katun agar lebih nyaman dan dapat menyerap keringat. Cara ini dapat menjaga luka tetap kering dan bersih, serta sembuh lebih cepat.

3. Hindari aktivitas fisik berat

Selama masa pemulihan pascaoperasi caesar, Anda perlu membatasi aktivitas fisik agar tidak kelelahan. Terlalu banyak beraktivitas akan membuat proses pemulihan luka sayatan atau jahitan operasi caesar menjadi lebih lama.

Jika ingin berolahraga, Anda perlu bersabar hingga dokter menyatakan bahwa Anda sudah boleh berolahraga dan menjalani aktivitas fisik seperti biasa. Biasanya, dokter akan memperbolehkan Anda kembali berolahraga dan beraktivitas fisik dalam waktu beberapa minggu setelah operasi caesar.

4. Konsumsi obat penghilang rasa sakit

Selama beberapa hari pertama setelah operasi caesar, Anda mungkin merasakan nyeri di area luka jahitan. Kondisi ini umum terjadi dan akan hilang dengan sendirinya seiring masa pemulihan.

Namun, bila nyeri yang dirasakan menyebabkan rasa tidak nyaman, dokter umumnya akan memberikan obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol, untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul

Mengenali Gejala Infeksi yang Harus Segera Diperiksa

Beberapa minggu setelah operasi, luka sayatan akan berubah warna menjadi kemerahan. Ini artinya luka jahitan operasi caesar di tubuh Anda sudah berangsur membaik.

Namun, bila terjadi pembengkakan di area sekitar luka sayatan atau luka tampak mengeluarkan cairan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter karena ini bisa jadi pertanda adanya infeksi, luka jahitan operasi caesar yang terinfeksi akan membuat Anda mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Keluarnya nanah dan darah dari area bekas luka operasi
  • Nyeri perut yang tak kunjung hilang atau bahkan memburuk
  • Demam
  • Nyeri atau perih saat buang air kecil
  • Keputihan yang berbau tidak sedap

Umumnya, lama masa pemulihan yang harus dilalui setiap wanita yang menjalani operasi caesar berbeda-beda. Namun, dengan rutin menjaga kebersihan luka jahitan operasi caesar dan tentunya dukungan dari pasangan serta kehadiran buah hati, secara tidak langsung berdampak besar terhadap proses pemulihan Anda.

Namun, jika Anda mengalami beberapa tanda dan gejala di atas setelah operasi caesar, segera periksakan diri ke dokter kandungan  untuk mendapatkan perawatan luka jahitan operasi caesar yang tepat.