TULISAN 20. BAYIKU LAHIR DENGAN INDUKSI PERSALINAN

Induksi persalinan adalah penggunaan obat-obatan atau berbagai metode lain untuk menimbulkan/ memulai suatu persalinan. Persalinan dilakukan induksi/ rangsangan dengan tujuan untuk merangsang kontraksi rahim dalam usaha melahirkan melalui jalan normal yaitu vagina. Induksi persalinan mungkin dianjurkan jika kesehatan ibu atau janin dinilai berisiko.

Dalam situasi yang sangat khusus, persalinan dapat diinduksi untuk alasan non medis, seperti tinggal jauh dari rumah sakit dan hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat resiko fatal bagi janin dalam kandungan bila kehamilan berlanjut. Hal ini tentunya dengan berbagai pertimbangan yang menilai untung ruginya untuk melakukan induksi persalinan. Ini disebut induksi elektif. Induksi elektif dilakukan bila umur kehamilan memasuki kategori hamil tua yaitu antara 37 – 41 minggu 6 hari. Tetapi mesti diingat bahwa tidak melulu harus hamil tua karena kondisi medis lebih diutamakan daripada umur kehamilan. Itulah sebabnya dokter kandungan itu cara berpikirnya lebih rumit daripada dokter lain karena semua faktor dipikirkan, tidak hanya medis tetapi juga faktor lingkungan, transportasi, biaya, dan lain-lain. Contoh: saya sering diketawain pasien kalo bertanya sudah berapa kali menikah, sudah punya pacar atau belum, sudah pernah hubungan sex atau belum, suka minum obat pelangsing atau belum, dulu cerai apa sebabnya, dan lain-lain. Hal itu sangat berpengaruh pada keputusan pengobatan dan terapi yang akan diberikan oleh seorang dokter kandungan.

Bingung gak ? gini deh… agak menyimpang dikit dari topik juga gak apa-apa… datang seorang nona, belum menikah, mengalami keputihan. Dokter kandungan kadang-kadang bertanya apakah sudah punya pacar… bila sudah maka akan dilanjutkan apakah sudah pernah hubungan sex… bila sudah maka akan ditanya lagi kapan terakhir hubungan sex… dan masih banyak lagi… ini semua untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya kenapa kok nona tersebut sampai mengalami keputihan. Paham gak ? gak paham juga ??? O M G… makanya minum susu biar paham…

Tubuh wanita hamil dalam upayanya untuk mempersiapkan persalinan dan persalinan, maka leher rahim (serviks) mulai melunak (matang), menipis, dan terbuka. Perubahan ini biasanya terjadi dimulai sedikit-sedikit sejak beberapa minggu sebelum persalinan dimulai. Dokter spesialis kandungan sering menggunakan skor Bishop untuk menilai kesiapan leher rahim (serviks) untuk persalinan. Dengan sistem penilaian menggunakan skor Bishop maka total nilai mulai 0 – 13 diberikan untuk menilai kondisi leher rahim (serviks). Nilai total skor Bishop kurang dari 6 berarti leher rahim (serviks) wanita hamil mungkin tidak siap untuk melahirkan. Artinya bila dilakukan induksi persalinan maka kemungkinan akan terjadi kegagalan pembukaan mulut rahim.

Cara induksi yang paling sering dilakukan oleh dokter spesialis kandungan adalah dengan cara pemberian hormon yang dikenal dengan oksitosin. Oksitosin adalah hormon yang menyebabkan kontraksi rahim. Ini bisa digunakan untuk memulai persalinan atau untuk mempercepat persalinan yang sedang berlangsung. Kontraksi rahim biasanya dimulai sekitar 30 menit setelah oksitosin diberikan melalui cairan infus yang diberikan secara tetesan pelan.

Dengan berbagai metode induksi persalinan maka bisa saja rahim mengalami kontraksi yang terlalu sering istilahnya overstimulasi/ rangsangan berlebihan. Terlalu banyak kontraksi dapat menyebabkan perubahan pada denyut jantung janin, masalah tali pusat, dan gangguan aliran oksigen, dan masalah lainnya… ingat lo… bukan obatnya yang menimbulkan masalah tersebut tetapi kontraksi rahimlah yang menimbulkan masalah tersebut. Resiko lain induksi persalinan meliputi hal-hal berikut:
1. Infeksi baik pada wanita hamil dan atau janin dalam kandungan.
2. Robekan rahim.
3. Bila induksi mengalami kegagalan membuka pintu rahim maka persalinan mesti dilakukan dengan cara operasi sesar.
4. Kematian janin dalam rahim.
Masalah medis yang telah ada sebelum kehamilan atau terjadi selama kehamilan dapat berkontribusi pada komplikasi di atas. Kok bisa sih induksi persalinan mengalami kegagalan ? ya seperti telah dijelaskan di atas bahwa bila skor Bishopnya jelek maka kemungkinan upaya pembukaan mulut rahim akan gagal sehingga tidak mungkin lahir secara normal.

Upaya induksi yang gagal mungkin berarti wanita hamil perlu mencoba induksi lain bila kondisi memungkinkan atau menjalani persalinan dengan jalan operasi sesar. Kemungkinan persalinan sesar sangat meningkat untuk ibu pertama yang pertama kali menjalani induksi persalinan, terutama jika leher rahim (serviks) belum siap melahirkan (skor Bishopnya kurang dari 6).

TULISAN 21. TETANGGAKU UDAH MELAHIRKAN DULUAN, AKU JADI GALAU

Beberapa hari terakhir kehamilan adalah saat yang menyenangkan bagi ibu hamil. Tapi ketika tanggal taksiran persalinan sudah berlalu, maka menunggu mulainya proses persalinan bisa membuat ibu hamil menjadi stres, apalagi lihat tetangga dan teman-teman sudah pada melahirkan…tambah stress deh.

Tidak hanya ibu hamil yang stress, malahan banyak orang tua, suami, saudara, dan yang lainnya juga menjadi cemas. Tapi perlu diingat bahwa jika tidak ada masalah spesifik dalam pemeriksaan kehamilan, bayi dalam kandungan walopun udah kelewat tanggal taksiran persalinannya sangat mungkin dalam kondisi baik-baik saja.

Terdapat berbagai istilah hamil tua dalam dunia kedokteran, antara lain:

  1. Kehamilan yang berakhir sekitar 40 minggu (antara 37 – 40 minggu), dikenal sebagai “kehamilan yang tuanya pas tanggal” atau “kehamilan pas tanggal.”
  1. Jika bayi lahir sebelum umur kehamilan 37 minggu, maka hal itu dianggap kelahiran prematur. Kelahiran janin yang terlalu dini dikaitkan dengan berbagai risiko bagi bayi.
  1. Kehamilan yang berlangsung sedikit lebih lama dari 40 minggu (antara 40 – 41 minggu 6 hari) disebut kehamilan akhir-akhir/ late term pregnancy.
  1. Sedangkan kehamilan yang berlanjut 42 minggu atau lebih maka disebut kehamilan post-term/ lewat bulan.

Definisi kehamilan tua mungkin akan berbeda-beda antar negara karena disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan kemajuan teknologi kedokteran tiap negara. Sangat sedikit wanita hamil yang melahirkan tepat pada tanggal taksiran persalinannya. 90% wanita akan melahirkan janinnya secara spontan tanpa rangsangan/ tanpa induksi pada umur kehamilan antara 37-40 minggu dan 5-10% wanita akan melahirkan setelah 40 minggu (antara 40-42 minggu).

Belum diketahui secara pasti penyebab bayi lambat lahir, diduga berkaitan dengan faktor keturunan/ genetik. Dalam suatu studi kedokteran, ternyata didapati bahwa wanita yang telah melahirkan bayi lewat bulan maka mereka akan cenderung untuk melahirkan lewat bulan lagi pada masa yang akan datang. Dokter kandungan akan makin sering untuk meminta ibu hamil kontrol bila sudah lewat dari tanggal taksiran persalinan.

Kapan sih kehamilan dianggap lewat bulan ? pada minggu-minggu pertama kehamilan lewat waktu (lebih dari 40 minggu) maka kondisi bayi dan ibu hamil biasanya masih oke-oke saja asalkan selalu dalam pengamatan dan kontrol dokter kandungan, dan selama kontrol tidak ada masalah yang berkaitan langsung dengan kehamilannya. Tetapi ada hal-hal yang harus disadari oleh ibu hamil yaitu sedikit banyak akan terdapat peningkatan resiko pada kehamilan yang lewat 40 minggu, antara lain:

  1. Fungsi placenta mungkin saja tidak sebagus sebelum umur kehamilan 40 minggu.
  1. Mungkin saja mulai timbul gejala-gejala infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam rahim.
  1. Dapat terjadi komplikasi-komplikasi tak terduga saat hamil atau saat melahirkan misalnya janin akan makin besar sehingga dapat membahayakan saat proses bersalin.
  1. Kalo kehamilan dibiarin saja melewati 42 minggu maka kebanyakan juga lahir dalam 3-4 minggu pasca melewati taksiran persalinan. Tetapi perlu diingat bahwa terdapat peningkatan resiko kematian janin spontan dalam kandungan. Kebanyakan dokter kandungan tidak mau membiarkan kehamilan melebihi 42 minggu sehingga langsung dilakukan induksi persalinan atau operasi sesar, tergantung kondisi kehamilan saat pemeriksaan.

Ada banyak metode tradisional yang digunakan wanita untuk memulai persalinan, termasuk hal-hal seperti berjalan-jalan pagi atau jalan-jalan di mall. Beberapa wanita melakukan hubungan seks atau menstimulasi puting payudara mereka dengan harapan hormon yang dilepaskan akan memicu kontraksi rahim.

Pendekatan ini didasarkan pada teori bahwa hormon pada air mani pria (cairan pembawa sperma yang dilepaskan saat ejakulasi), dan hormon yang dibuat tubuh wanita saat terangsang secara seksual, menyebabkan leher rahim wanita hamil akan mengalami rileks dan terbuka lebih mudah. Bahkan banyak penelitian tentang pendekatan tradisional ini. Tapi ternyata penelitian tersebut hanya menghasilkan bukti-bukti lemah yang menunjukkan bahwa puting payudara wanita hamil yang dirangsang selama satu sampai tiga jam per hari dapat membantu mempercepat terjadinya persalinan. Artinya tidak direkomendasikan untuk dilakukan… ya gampangnya boleh dikerjakan tapi hasilnya megecewakan alias gatot (kebanyakan bakalan gagal total). Adapun hasil penelitian tersebut menemukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tanpa stimulasi payudara: Didapati bahwa 8 dari 100 wanita yang tidak menstimulasi puting payudara mereka, persalinan dimulai dalam 72 jam pada umur kehamilan lebih dari 40 minggu.
  1. Dengan stimulasi payudara: ternyata didapati bahwa sekitar 39 dari 100 wanita yang merangsang puting mereka akan melahirkan spontan setelah umur kehamilan 40 minggu. Tetapi perlu diingat yaitu penelitian ini hanya dilakukan pada 400 wanita sehingga penelitian ini hanya bisa memberi gambaran kasar tentang efektifitas stimulasi puting payudara pada wanita hamil.

Rangsangan puting payudara wanita pasca melahirkan ternyata bermanfaat juga untuk mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan. Kebanyakan penelitian kedokteran menyatakan bahwa belum menemukan hubungan yang jelas apakah seks dapat menginduksi terjadinya persalinan.

Tidak hanya rangsangan pada puting payudara, wanita hamil terkadang mencoba sejumlah hal lain untuk mencoba menimbulkan persalinan. Beberapa minum teh daun raspberry untuk melembutkan leher rahim, sementara yang lain menggunakan homeopati, minyak evening primrose atau akupunktur. Tapi tidak ada bukti ilmiah bahwa pendekatan ini berhasil menimbulkan persalinan.

Minyak jarak adalah metode tradisional lain yang digunakan untuk menginduksi persalinan. Ini tersedia dalam bentuk jus, larutan yang digunakan dalam irigasi kolon, atau kapsul. Minyak ini belum terbukti memiliki efek menimbulkan persalinan. Dan perlu diingat bahwa belum banyak penelitian tentang keamanan dan efektivitas minyak jarak bagi wanita hamil.

kesimpulannya adalah setiap wanita hamil yang sudah lewat dari tanggal taksiran persalinan wajib kontrol ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kehamilannya dan untuk mengetahui langkah-langkah yang mungkin diambil menghadapi kehamilan yang sudah lewat dari taksiran persalinannya.

TULISAN 30. BAYI LAHIR PANTAT DULUAN

Assalamu’alaikum ibu-ibu kiuttters… kali ini dokter cucuk kiuttt hello kitty ingin menyampaikan artikel bagus dari seorang dokter kandungan terkenal di kota surabaya. Kebetulan sudah dapat ide dan akhirnya menemukan tulisan ini. Daripada pusing-pusing ngetik lagi maka dengan sedikit modifikasi maka tulisan ini saya sampaikan ulang. Selamat membaca. Jangan lupa isi quota dan beli paket internet.

Persalinan normal terjadi dengan keluarnya kepala terlebih dahulu diikuti seluruh badan. Sebagian besar bayi beberapa minggu sebelum persalinan akan menempati posisi bersalin, dengan kepala bergerak mendekati jalan lahir. Jika proses ini gagal, maka pantat/kaki bayi akan lebih dekat dengan jalan lahir, untuk dilahirkan terlebih dahulu. Ini disebut letak sungsang, dimana kepala terletak di atas, dan pantat bayi di dekat jalan lahir. Ini terjadi pada 3-4% persalinan.

Persentase letak sungsang akan semakin menurun dengan meningkatnya usia kehamilan. Misal usia kehamilan < 28 minggu presentase letak sungsang 22%, menurun menjadi 1-3% saat aterm (9 bulan). Sehingga jika didapatkan letak sungsang sebelum 9 bulan itu masih normal, diharapkan mendekati persalinan bayi akan merubah posisinya menjadi letak kepala.

 

Apa penyebab terjadinya letak sungsang? penyebab pastinya belum jelas, namun ada beberapa faktor predisposisi yang meningkatkan risiko terjadinya letak sungsang. Beberapa faktor risiko itu meliputi:

  1. Kehamilan multipel (kembar, triplet, dan seterunya)
  2. Jika ada riwayat persalinan prematur
  3. Jika jumlah air ketuban terlalu sedikit atau terlalu banyak
  4. Jika ada kelainan bentuk rahim, misal ada tumor jinak (myoma)
  5. Ada kelainan letak placenta/ari-ari (placenta previa)
  6. Kelainan/kecacatan bawaan janin (17% ditemukan pada letak sungsang bayi preterm)

 

Letak sungsang diketahui dari pemeriksaan fisik atau USG yang dikerjakan oleh dokter. Meskipun sebagian bayi dengan letak sungsang bisa lahir normal lewat vagina, namun tidak seaman letak kepala. Ada beberapa risiko yang lebih tinggi melahirkan bayi letak sungsang lewat vagina, antara lain:

  1. Bayi sungsang biasanya lebih kecil, sehingga risiko cedera pada kepala lebih besar jika lahir normal.
  2. Kemudian ada risiko kepala bayi tertahan/tidak bisa keluar dari jalan lahir meskipun badan bayi sudah keluar. Ini karena ukuran kepala bayi lebih besar dari badan dan kaki (apalagi bayi prematur), sehingga lahirnya kepala dan badan tidak jaminan kepala bayi bisa lahir. Jika kepala bayi terjepit seperti ini, maka ada risiko kematian bayi.
  3. Pada letak sungsang juga sering terjadi tali pusat bayi keluar di jalan lahir, yang mengakibatkan kegawatan janin juga, ini karena bagian bokong atau kaki tidak bisa menutup bagian bawah jalan lahir pada letak sungsang.

 

Ini berbeda dengan letak kepala/normal, dengan bagian terendah bayi di jalan lahir adalah kepala (yang merupakan bagian terbesar bayi). Jika kepala tidak bisa lahir, maka seluru tubuh tidak lahir sehingga bayi masih aman untuk dilahirkan secara sesar, berbeda dengan letak sungsang tadi dimana kepala bayi bisa terjepit dan mengakibatkan kematian.  Mengingat begitu banyaknya komplikasi persalinan letak sungsang, dokter cucuk kiuttt hello kitty dan dr. Aldi, SpOGK sendiri lebih menyarankan untuk menjalani operasi sesar pada letak sungsang, untuk keselamatan bayi. Memang operasi sesar juga memiliki risiko (seperti perdarahan, infeksi, dll) namun keuntungan untuk bayi lebih besar dari risiko tersebut.

 

Apakah letak sungsang bisa diubah? ada beberapa cara natural yang bisa dicoba untuk mengubah letak sungsang menjadi letak normal, yaitu:

  1. sering2 sujud (dengan meninggikan pantat) yang agak lama, diulang minimal 3x sehari.
  2. ibu bisa banyak meminum air putih, untuk menambah jumlah air ketuban supaya memudahkan mobilitas janin dalam rahim.
  3. mendengarkan musik kepada bayi, dengan menempel headphone di bagian bawah perut sehingga bayi akan bergerak mencari sumber suara.

 

Sumber bacaan:

http://draldi.com/letak-sungsang-detail-1705.ht.m.l

TULISAN 32. SAYA BEKAS SESAR, PENGEN LAHIRAN NORMAL

Kebetulan pagi ini dokter cucuk kiuttt hello kitty memperoleh salah satu tulisan yang dibuat oleh seorang dokter kandungan terkenal di solo jawa tengah, mengenai hal tersebut. Mari kita simak bersama dalam tulisan aslinya.

Oh iya lupa… VBAC itu artinya vaginal birth after cessarean surgery (percobaan persalinan normal pada wanita hamil bekas operasi sesar sebelumnya).

Ini saya cuplikkan guideline bahasa Inggrisnya. Nanti saya terjemahkan dibawahnya.

Absolute contraindications for attempted VBAC include
1. One or more prior high vertical (“classical”) cesarean deliveries,
2. Two or more prior lower uterine segment transverse cesarean deliveries
3. Non‐reassuring fetal testing (previously referred to as “fetal distress”),
4. Transverse lie,
5. Placenta previa,
6. Delivery in a setting that is unable to offer immediate access to anesthesia services or unable to perform an emergent cesarean.

Relative contraindications include:
7. Breech presentation,
8. Prior full‐thickness myomectomy,
9. A prior uterine rupture.

KONTRAINDIKASI DILAKUKANNYA VBAC:
Saya mulai dari nomer 6 ya, yang paling penting.
6. VBAC gak boleh ditempat yang gak bisa SC emergensi. Termasuk harus ready untuk bius nya (anestesi). Ini di Indonesia yang masih sulit.
1. Irisan sebelumnya klasik (tegak didalam rahim). Ini kontraindikasi. Bahaya robek.
2. Kalau irisannya melintang bawah pun, ga boleh kalau sudah dua kali operasi sesar. Jadi kalau udah dua kali sesar kontraindikasi VBAC
3. Bayi gak sehat, denyut jantung bayi ga oke.
4. Letak lintang
5. Plasenta dibawah menutupi jalan lahir
7. Sungsang
8. Riwayat operasi mioma
9. Pernah robek rahim

Jadi, dokter bukan gak suka VBAC. Cuma memang syarat VBAC ketat. Karena dokter ga suka klo ibu ma bayi kenapa-napa.

Nah jadi makin jelas ya bahwa tidak gampang saja menyetujui untuk persalinan normal pada bekas sesar. Berbagai metode untuk mengetahui ketebalan rahim pasca sesar, indikasi sesar sebelumnya, ukuran bayi saat ini, dan lain-lain digunakan sebagai syarat untuk mengijinkan ibu hamil bekas sesar untuk mencoba persalinan normal… tetapi tidak ada satupun persyaratan yang mampu meramalkan dapat terjadi robekan rahim atau tidak pada saat proses kontraksi dan bersalin. Robekan rahim pada persalinan normal pada wanita hamil bekas sesar cuman 1% tetapi bila terjadi maka akibatnya sangat fatal bagi bayi dan ibunya.
Oke deh… kalo belum jelas maka baca tulisan saya tentang VBAC, browsing aja di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY. Khusus bapak-bapak kiuttters yg ingin gabung dalam grup tersebut maka foto profilnya harus berdua dengan foto isterinya… hal ini untuk mencegah laki-laki iseng masuk dalam grup ibu hamil kiuttters yang sudah terkenal ke-sholehah-nya.

TULISAN 38. KELUHAN SEHARI-HARI IBU HAMIL BAGIAN KE 3

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya.

 

Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan.

 

Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Kita memasuki bagian ke 3 dari 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil yaitu antara lain (silakan baca bagian ke 1 dan bagian ke 2 yang telah saya posting sebelumnya):

 

  1. Puting payudara keluar cairan.

Sebagian wanita berpandangan bahwa kalo bayinya lahir maka barulah ASI keluar. Padahal sesungguhnya proses produksi ASI itu sudah dimulai sejak awal kehamilan.  Jadi gak usah bingung kalo ada keluar cairan dari puting payudara ibu hamil yang belum melahirkan. Cairan itu terdiri dari kolostrum yaitu cairan ASI pertama yang diproduksi oleh tubuh ibu hamil.

 

  1. Keputihan/ keluar cairan dari vagina.

Selama kehamilan wanita akan mengalami keluarnya cairan dari vagina, gampangnya dikenal dengan istilah keputihan. Jumlahnya bisa banyak, sedikit, warnanya bisa macem-macem, baunya pun bisa bervariasi. Sepanjang ibu hamil memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan dan berkonsultasi mengenai cairan tersebut maka gak perlu kuatir karena sebagian besar keluar cairan tersebut adalah normal pada masa kehamilan. Yang perlu diwaspadai adalah bila ternyata cairan tersebut adalah ketuban. Itulah sebabnya setiap ibu hamil harus rajin untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungannya masing-masing.

 

Kok bisa ya keluar cairan begitu selama kehamilan ? karena selama kehamilan dinding vagina wanita hamil menjadi lebih lembut dan lebih lunak, lebih soft, sehingga produksi cairan vagina juga meningkat. Peningkatan produksi cairan ini merupakan bagian proteksi/ perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT pada ibu hamil yaitu untuk menghambat kuman-kuman jahat yang akan masuk ke dalam rahim dengan cara digelontor oleh cairan tersebut.

 

  1. Keluar darah dari vagina.

Bila ibu hamil mengalami keluar darah dari vagina selama kehamilan maka hal tersebut harus dianggap sebagai suatu kondisi gawat darurat sehingga harus segera berobat ke rumah sakit/ dokter kandungan terdekat. Kadang-kadang pada masa kehamilan timbul bercak-bercak kemerahan sedikit utamanya pada masa awal kehamilan dan hal tersebut dapat dikatakan normal karena terjadi proses penanaman embryo atau cikal bakal janin ke dinding rahim. Tapi perlu diingat, wanita hamil tidak bisa mengetahui mana perdarahan/ flek-flek yang normal dan mana yang tidak sehingga wajib ke dokter kandungan/ rumah sakit terdekat.

 

Apa saja sih kemungkinannya kalo ada perdarahan saat hamil muda dibawah 3 bulan ? mungkin saja mau keguguran, mungkin pula tanda hamil diluar kandungan. Gak usah panik… tenangkan diri dan segera kunjungi rumah sakit terdekat.

 

Kebanyakan wanita hamil yang saya temui ternyata sudah perdarahan 1 minggu dan sudah berobat ke sana kemari (bukan ke dokter kandungan terdekat) dan akibatnya… terlambat sudah upaya untuk mempertahankan kehamilan… keguguran dehhh…

 

  1. Sulit tidur.

Rasa lelah, rasa stress, rasa cemas, dan rasa berat menanggung beban kehamilan seringkali membuat wanita hamil mengalami susah tidur. Semua ini disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen dan progesteron wanita hamil yang berakibat timbulnya efek pada sistem radar di otak yang dikenal dengan GABA neurotransmitter.

 

66-90% wanita hamil dalam suatu penelitian berskala besar ternyata mengalami gangguan susah tidur/ insomnia. Belum lagi rasa pegal dan sesak akibat besarnya ukuran rahim yang akan mengganggu kenyamanan ibu hamil untuk berbaring/ tidur. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? jangan cemas, jangan banyak mikir, carilah posisi berbaring yang paling nyaman bagi ibu hamil, usahakan tidur kapan saja, gak bisa tidur malam ya tidur pagi/ siang. Jangan kerja berat di rumah.

 

Para suami mesti tau diri donk… kasian isteri… kalo lelah ya cari pembantu rumah tangga buat meringankan beban isteri… belikan mesin cuci, kalo gak ya silakan nyuci baju sendiri. Gak usah rewel kalo isteri lagi lelah. Suami makan indomie juga gak masalah, pulang kerja suami langsung ngepel, nyuci, dan setrika. Biarin isteri nonton tv dan sinetron.

 

  1. Nyeri perut bawah.

Selama nyeri perut yang timbul tidak extreem atau tidak keterlaluan maka hal tersebut masih lumrah. Hal tersebut dalam dunia kedokteran dikenal dengan pregnancy related pelvic girdle pain (PPGP) atau symphysis pubis dysfunction (SPD).

 

Nyeri perut bawah pada wanita hamil biasanya terjadi disisi kiri atau kanan bawah bahkan bisa juga semua sisi tersebut terasa nyeri. Kadang-kadang vagina dan dubur juga ikutan terasa sakit. Nyeri dekat tulang bawah perut juga sering yerjadi pada wanita hamil. Biasanya nyeri timbul akibat posisi wanita hamil antara lain saat berjalan, saat memutar tubuh ketika berbaring, saat naik tangga, saat duduk, dan lain-lain. Bila nyeri yang timbul sudah dirasakan mengganggu banget maka dokter kandungan akan memberikan obat-obatan anti nyeri untuk meringankan rasa sakit tersebut.

 

Kehamilan itu pasti disertai dengan berbagai perubahan pada sistem tubuh ibu hamil dan dapat menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan wanita hamil. Setiap kehamilan sifatnya unik artinya tidak sama pada setiap kehamilan dan pasti berbeda pada setiap wanita hamil.

 

Jadi… nikmati kehamilan ibu sebagai suatu anugerah, bukan beban, dan selalu konsultasikan keluhan ibu hamil pada dokter kandungan kesayangan ibu-ibu hamil. Jangan enggan untuk bertanya hal-hal yang tidak dipahami, jangan bertanya ke tetangga, tetapi bertanyalah pada dokter kandungan… tapi kalo ibu tinggalnya bertetangga dengan dokter kandungan maka sangat-sangat boleh bertanya pada tetangga ibu tersebut. Jadi kesimpulannya adalah carilah rumah tempat tinggal yang bersebelahan dengan dokter kandungan.

 

Oke deh… akhirnya selesai juga bagian ke 3 dari KELUHAN SEHARI-HARI PADA IBU HAMIL. Selama membaca.

TULISAN 39. KATA DOKTER, SAYA MESTI DI KURET

KURET PADA WANITA

Seringkali kita mendengar bahwa wanita yang mengalami keguguran harus dikuret. Sebetulnya apa sih kuret itu ? apakah menyeramkan ? apakah sakit ? samakah dengan operasi ? okelah dokter cucuk yang kiuttt akan mencoba untuk menjelaskan dengan bahasa yang sederhana kepada ibu-ibu sekalian di seantero nusantara.
Kuret atau yang banyak dikenal dengan dilatasi dan kuret (kita singkat dengan DC) adalah tindakan kedokteran yang bertujuan untuk membuka mulut Rahim kemudian memasukkan alat kuret ke dalam Rahim dengan tujuan untuk mengambil jaringan yang berada di dalam rahim.
Kenapa kok mesti dikuret ? kuret seringkali dikerjakan pada wanita yang mengalami perdarahan hebat pada gangguan haid, dikenal dengan istilah abnormal uterine bleeding dengan tujuan untuk mengambil sampel jaringan dalam rahim guna pemeriksaan laboratorium untuk melihat apakah terdapat keganasan atau tidak, sifat sel rahim mengalami kelainan atau tidak, dan masih banyak lagi. Bahkan seringkali kuret dapat menghentikan perdarahan pula utamanya pada kasus keguguran. Bahkan di rumah sakit yang canggih seperti RS Hassan Sadikin atau RS Cipto Mangunkusumo mungkin bisa juga untuk membantu tindakan histeroskopi yaitu melakukan teropong dalam Rahim. Hebat kan Indonesia ? Bangga donk sebagai anak bangsa Indonesia.
Dokter akan melakukan persiapan sebelum tindakan kuret dilakukan. Seringkali dokter akan memasang alat untuk membuka mulut Rahim secara perlahan, dalam hal ini menggunakan laminaria. Bahkan ada juga yang memakai busi kedokteran untuk membuka lebih cepat. Pemberian obat-obatan tertentu juga digunakan untuk membantu mempercepat pembukaan mulut Rahim. Laminaria akan bekerja dengan cara menyerap cairan di mulut Rahim sehingga laminaria akan membengkak sehingga akan membuka perlahan mulut Rahim. Setelah mulut Rahim terbuka maka dokter akan mudah memasukkan sendok kuret ke dalam Rahim. Dokter spesialis bius akan melakukan pembiusan pada saat ibu-ibu menjalani kuret.
Saat dikuret, ibu-ibu akan berada dalam sikap seperti mau melahirkan yaitu posisi paha terbuka kemudian ibu akan dibius dan dokter mulai memasukkan speculum atau pembuka vagina untuk mencari mulut Rahim. Setelah ketemu mulut Rahim, maka akan dilakukan pengambilan dilatator (laminaria) untuk memudahkan memasukkan sendok kuret dan proses kuret langsung dilakukan. Sendok kuret itu ada 2 macam yaitu yang biasa berupa besi berlobang dan yang berbentuk sedot. Semua bisa digunakan.
Apakah kuret beresiko ? untuk dipahami bahwa tidak ada satupun tindakan kedokteran yang tanpa resiko. Sama seperti halnya ibu-ibu sudah tau resiko hamil itu antara lain perdarahan, tetapi kenapa kok tetap mau hamil ? sudah tau resiko naik motor itu jatuh, kenapa kok naik motor ? semua tentu berangkat dengan niat yang baik, semoga Allah SWT membalas pula dengan kebaikan. Hidup mati manusia tidak bisa lepas dari takdir. Sama-sama makan nasi putih, tapi kenapa ketika lahir ada yang kulitnya hitam, putih, kuning, orange, pink…lo lo lo emangnya ada ya wanita berkulit pink ?
Dokter tidak akan memaksakan kehendaknya kepada pasien, keputusan terbaik ada pada pasien atau keluarganya untuk menyatakan persetujuan tindakan kedokteran atau tidak. Pasien seringpula mengatakan “lakukan yang terbaik menurut dokter, dokter lebih tau” tetapi begitu ada komplikasi dengan enaknya bilang “dokter yang salah, dokter malpraktek”… sedih gak sih kalo digituin ? emangnya dokter pengen ada komplikasi ? manusia bukan mesin yang bisa dipakai mikir seharian sebelum ganti olie dan tipe mesin yang sama mesti sparepartnya juga sama, lah kalo mesin manusia mesti beda. Suami yang tidur seranjang bertahun-tahun saja gak ngerti perjalanan pembuluh darah isterinya, apalagi dokter yang baru kenal kemaren sore. Eh kok jadi curhattt… maap… maap… map… kita lanjutin lagi ya….
Resiko kuret antara lain adalah perdarahan, infeksi, luka tembus Rahim (bahasa kerennya perforasi). Bahkan pada beberapa kasus setelah kuret, dapat menyebabkan terbentuknya jaringat ikat pada dinding Rahim atau terbentuk perlekatan muka belakang dinding Rahim. Hal ini dikenal dengan istilah sindroma ashermann. Bila terjadi sindroma ashermann maka akan terjadi perubahan jumlah darah haid dan dapat menyebabkan infertilitas. Sindroma ashermann dapat disembuhkan dengan tindakan operasi. Resiko akibat pembiusan juga dapat terjadi. Istilahnya tidak ada hidup yang gratis tanpa resiko, semua ada resiko.
Setelah dilakukan kuret, ibu-ibu akan diperbolehkan pulang ke rumah keesokan harinya dan sebaiknya beristirahat di rumah selama 2-3 hari sebelum memulai aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri yang timbul sesudah kuret biasanya ringan saja, bahkan gak terasa sama sekali. Setelah kuret ibu-ibu akan mengalami flek-flek atau perdarahan sedikit-sedikit untuk 1 minggu ke depan.
Apakah yang harus diwaspadai setelah kuret ? amati gejala-gejala berikut:
1. Nyeri hebat pada perut
2. Perdarahan yang banyak
3. Demam tinggi
4. Darah/ keputihan yang berbau busuk
Oh iya hamper lupa… siklus haid akan terganggu ya setelah kuret karena Rahim ibu membentuk dinding Rahim yang baru sehingga mesti siklus haidnya akan berubah tanggalnya. Selama Rahim masih dalam proses penyembuhan maka kemungkinan terjadinya infeksi sangat tinggi karena perlukaan pada dinding Rahim merupakan lokasi yang paling digemari oleh kuman-kuman vagina. Sehingga bila setelah kuret sebaiknya jangan memasukkan alat-alat apapun dan cairan pewangi vagina apapun, kalo berhubungan menurut saya lebih baik setelah masa nifasnya saja (42 hari) bila kuret keguguran. Khusus ibu-ibu yang kuretnya karena perdarahan rahim dan sang suami sudah kebelet loncat-loncat ya pakelah kondom.
Saya rasa cukup sekian ya…pesan saya:
1. Sedekah harian Rp 1000,-/ hari dengan semua niatan terbaik ibu-bapak
2. Jangan lupa di LIKE dan di SHARE supaya ibu-ibu yang lain juga memperoleh manfaat dari tulisan ini.
3. Doakan saya rajin upload artikel dan laptopnya gak ngadat lagi… he he he
4. Bila masih ada yang belum jelas, silakan bertanya pada DOKTER KANDUNGAN TERDEKAT yaaaaaa….
5. Nantikan postingan saya kembali 1x/ minggu…okelah kadang-kadang gak posting sama sekali, kadang-kadang 2-3x/ minggu.
6. Konsultasi hanya dilayani bila INBOX. Jgn menuh-menuhi wall.

TULISAN 37. KELUHAN IBU HAMIL SEHARI-SEHARI BAGIAN KE 2

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya. Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan. Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Kita memasuki bagian ke 2 dari 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil yaitu antara lain (silakan baca bagian ke 1 yang telah saya posting sebelumnya):

1. Mudah lelah.

Biasanya ibu hamil itu mulai merasa gampang capek memasuki kehamilan trimester 3… ya karena kan hamilnya udah gede banget. Walopun demikian ada juga yang baru hamil 3 bulan udah ngerasa gampak capek. Gak masalah… lagi-lagi akibat perubahan hormonal kehamilan.

Jadi gimana ngatasinya ?

Istirahat saja lebih sering, massage di spa, jangan beraktivitas yang membuat ibu lelah. Jangan berdiri lama, jangan jalan terlalu lama, kalo olah raga jalan pagi ya jangan jauh-jauh. Nah ada satu lagi ini tapi mesti bikin suami bete… shopping saja…

2. Gatal-gatal.

Hal ini disebabkan selama kehamilan aliran darah ke kulit wanita hamil akan meningkat dan kadang-kadang bagi yang sensitif dapat menyebabkan rasa gatal. Semakin tua kehamilan maka kulit akan makin melar bahkan sampai pecah tuh kulitnya… lihat gak garis-garis putih atau merah… nah itu akan makin gatal lagi.

Kalo gatalnya ringan saja sih gak masalah karena itu hal normal selama kehamilan, tapi kalo gatal banget maka harus periksa ke dokter penyakit dalam atau dokter kandungan atau dokter kulit karena hal tersebut dapat merupakan tanda bahwa ada masalah dengan saluran empedu ibu hamil, dikenal dengan istilah cholestasis obstetric atau intrahepatic cholestasis in pregnancy.

3. Sakit kepala.

Ibu hamil seringkali mengalami sakit kepala pada masa-masa awal kehamilan bahkan dapat sangat sakiiiiitttt banget kepalanya. Walopun sebenarnya sakit kepala pada wanita hamil merupakan sesuatu yang normal (mesti diakui bikin wanita hamil tak nyaman siiiihhh), tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk diperiksa apakah ada kondisi yang mencurigakan yang berkaitan dengan sakit kepala, misalnya tumor otak, migrain, dan lain-lain. Ntar dokter kandungan akan merujuk ibu hamil ke dokter syaraf/ neurologist bila mencurigai ada suatu penyakit di kepala ibu hamil.

Sebetulnya penyebab sakit kepala pada wanita hamil ditimbulkan akibat ada peningkatan hormon-hormon kehamilan sehingga pada umumnya tidak membahayakan. Cara meredakannya ibu hamil dapat melakukan gerakan relaksasi, tidur yang cukup, jangan beraktivitas yang melelahkan, dan minum air yang cukup, kira-kira 8-10 gelas sehari, boleh lebih. Walopoun saya tidak pernah hamil tetapi saya pernah mencoba terapi relaksasi dengan jalan mendengarkan murrotal surat Ar-Rahman dari Hp saya melalui headphone dan ternyata saya menjadi relax dan cenderung bawaannya mau bobok dan saat bobok terasa sangat nyenyak… mungkin ibu hamil bisa mencoba hal tersebut.

4. Mimisan.

Waaaahhhh siapa yang pernah mimisan saat hamil ? gak usah panik bin bingung bin cemas karena mimisan kadang-kadang juga dialami oleh wanita hamil asalkan tidak berulang-ulang dan tidak banyak darah yang keluar. Peristiwa ini bukan penyakit dan normal dalam kehamilan yang seperti diketahui pengaruh hormonal kehamilan dapat menyebabkan “apa saja” yang menjadi  keluhan ibu hamil.

Kok bisa begitu ya ?

karena selama hamil kadang-kadang kulit hidung ibu hamil menjadi lebih kering dan lebih dingin termasuk mukosa lubang hidung sehingga bila terjadi gesekan dapat luka dan akibatnya timbullah mimisan.

5. Heartburn (gangguan asam lambung) dan gangguan pencernaan.

Perubahan fisik dan pengaruh hormonal akibat kehamilan diyakini memiliki peranan penting yang dapat memperberat masalah gangguan asam lambung ini. Hormon kehamilan itu memperlambat gerakan lambung, gerakan usus, gerakan katub lambung… sehingga pada gilirannya dapat membuat asam lambung bertahan lebih lama di lambung dan kemungkinan untuk naik ke atas ke arah tenggorokan juga makin besar.

Ada penyelidikan ilmiah yang menyatakan bahwa penyakit asam lambung ini lebih parah pada wanita hamil yang sudah berusia lanjut daripada wanita hamil usia muda. Tapi berdasarkan pengalaman saya pribadi dalam praktek sehari-hari kok malah yang usia muda yang sering mengeluhkan nyeri ulu hati dan rasa terbakar di ddaerah dada dan tenggorokan.

Cara mengatasinya mudah saja yaitu jangan makan 3x/ hari dalam porsi besar tetapi makanlah 6-8x/ hari dalam porsi kecil sehingga produksi asam lambung tidak banyak, rajin minum air, hindari makanan berminyak/ gorengan, ngemil makanan bergizi (jangan ngemil krupuk), dan lain-lain… boleh dibaca tulisan saya yang lalu tentang penyakit asam lambung pada wanita hamil.

Oke deh… selesai sudah bagian ke 2… to be continued ke bagian 3… kapan ? sabar… jangan keburu napsu… sante… ikuti terus postingan facebook Dr. Cucuk Santoso, SpOG kiuttt hello kitty seputar kehamilan dan penyakit kandungan.

TULISAN 36. KELUHAN IBU HAMIL SEHARI-HARI BAGIAN KE 1

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya. Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan. Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Dari yang saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman praktek sehari-sehari maka terdapat kira-kira 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil. Tapi ini saya pecah menjadi 3 bagian biar gak kepanjangan dan makin bikin penasaran. 5 keluhan bagian pertama yaitu antara lain:

  1. Gusi berdarah. Ketika sedang hamil, wanita seringkali mengalami pembengkakan gusi dan terasa nyeri di gusi terutama ketika sedang gosok gigi. Keluar darah tersebut telah diketahui disebabkan akibat perubahan hormonal selama kehamilan dan dikenal dengan istilah gingivitis in pregnancy atau epulis. Tapi perlu diingat bahwa hal tersebut juga dapat disebabkan oleh infeksi gusi. Nahhh kalo ibu hamil mengalami hal tersebut maka harus segera ke dokter gigi.
  2. Sering merasa kepanasan/ gerah. Normal-normal saja sih bila ada wanita hamil yang merasa kegerahan selama menjalani kehamilannya… bawaannya panas melulu, gerah, body kerasa lengket-lengket, bolak balik keringetan, pengen mandi terus-terusan, parfum bolak balik disemprotin biar segar… rempong deh pokokna… padahal cuaca sedang mendung, gak panas terik matahari. Hal ini disebabkan oleh hormon kehamilan sehingga terjadi peningkatan aliran darah ke kulit ibu hamil yang pada gilirannya akan membuat ibu hamil merasa hangat.
  3. Bolak-balik pipis, ngompol, pipis keluar saat batuk/ bersin. Istilah bahasa karawangnya adalah urinary incontinence. Hal ini merupakan kondisi dimana ibu hamil mendadak pipis/ ngompol tanpa dikehendaki sebelumnya… tau-tau basah saja biasanya saat batuk atau bersin atau ketawa. Mestinya sebagian besar ibu hamil kerasa kok kalo bocor tapi pada wanita yang kurang peka mungkin saking konsennya dengan hamilnya yang besar sehingga kerasa… cape dehhhh. Gak usah malu… hal ini merupakan peristiwa biasa selama kehamilan, kadang-kadang juga terjadi pasca melahirkan. Don’t worry be happy saja. Kok bisa gitu sih ? ya sebab selama kehamilan otot-otot dasar panggul dibuat Allah SWT lemas dan relax supaya saat melahirkan tidak terjadi trauma dan robekan otot sehingga proses melahirkan lebih aman… inilah yang disebut dengan perubahan tubuh wanita hamil yang bertujuan untuk mempertahankan kehamilan dan mempersiapkan persalinan. Luar biasa ya kecanggihan ciptaan Allah SWT… sangat mendetil dan teliti… super canggih… Ada kok caranya supaya mengurangi gejalan ngompol dadakan saat hamil… ibu hamil boleh ikutan senam hamil dan senam dasar panggul. Lihat di youtube banyak kok. Ntar saya upload deh. Beli quota yang banyak yaaa.
  4. Be’olnya keras dan sulit. Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan konstipasi atau gangguan BAB bahkan kadang2 BAB keras dan lama kalo mau keluar. Udah capek nungguin eh gak jadi be’ol. Terus gimana donk caranya menghindari terjadinya konstipasi atau sulit be’ol ? gampang saja… airnya ada… buahnya ada… susunya ada… sayurnya ada… oh iya hampir lupa, air kelapa muda bisa lo dikonsumsi rutin untuk mengurangi keluhan BAB keras dan sulit selama kehamilan. Perlu diingat bahwa vitamin tambah darah bisa juga bikin BABnya keras, sebaiknya ibu boleh coba ganti merek tablet tambah darah menurut pengalaman ibu-ibu hamil, lebih sedikit efeknya bikin BAB keras (ganti merek obat saja kalo pake vitamin yang sekarang ternyata be’olnya malah keras). Menurut pengalaman saya sih, yang bawaan dari pemerintah itu sering bikin tambah keras BABnya walopun ada juga ibu hamil yang gak keras kok BABnya. Kalo udah ganti merek vitamin tambah darah be’olnya tetap keras maka ya udah stop saja dulu untuk sementara, tapi harus banyak makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran, hati sapi, hati ayam, hati kambing, dll… rutin ya…. jangan cuman pernah doank…
  5. Ngidam/ mimpi buruk/ mimpi yang seolah-olah nyata banget. Kadang-kadang ibu hamil itu mengalami mimpi yang terasa sangat nyata dan sangat jelas sehingga seolah-olah merasakan seperti mengalami peristiwa yang asli. Hal ini membuat beberapa ibu hamil merasa grogi ketika mengalami mimpi tersebut apalagi bila mimpinya menakutkan. Mimpi seperti ini biasanya dialami oleh ibu hamil pertama dan mimpi yang aneh dan menakutkan seringkali menimbulkan rasa cemas dan takut. Ibu hamil pertama akan mencemaskan apakah ntar mampu menjadi ibu yang baik, apakah ntar selama hamil sehat atau gimana-gimana dengan bayinya, ntar kalo lahiran gimana… nahhh kecemasan dan perubahan hormonal kehamilan menyebabkan ibu hamil mengalami mimpi yang nyata. Jadi gak usah kuatir berlebihan, jalankan nasehat saya ini… semoga Allah SWT memberikan jalan keluar terbaik atas kehamilan ibu dan bayi ibu…  (a) Sedekah harian Rp 2000,-/ hari. Niatin supaya kehamilan ibu aman, sehat dan lancar, baik ibu hamilnya maupun bayi dalam kandungannya. (b) Ngaji al-qur’an 1 halaman/ hari. Kalo gak bisa ngaji maka dengerin tuh murrotal al-qur’an biar tenang. (c) Minta suami belikan buku-buku agama yang ringkas yang tulisannya gede-gede biar gak pusing bacanya. (d) Jalan-jalan ke mall karawang. Belanja belanji… minta duit sama suami. Nonton bioskop. Nge-bakso juga boleh.

Nantikan bagian ke 2. Bersambung… to be continued…

TULISAN 40. PENYAKIT ASAM LAMBUNG PADA WANITA HAMIL

Wanita hamil seringkali mengeluhkan adanya rasa panas, rasa terbakar di dada dan nyeri ulu hati, dan ini sudah jamak dikalangan wanita hamil, utamanya yang mempunyai riwayat penyakit maag. Peningkatan asam lambung ataupun gangguan pencernaan selama kehamilan dapat sangat mengganggu kenyamanan wanita hamil karena rasa panas terbakar di dada dan nyeri ulu hati membuat aktivitas sehari-hari wanita hamil dapat terganggu. Wanita hamil gak usah cemas bila mengalami hal tersebut di atas, tetapi sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan atau dokter penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rasa terbakar di dada itu di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah heartburn dimana didapatkan sensasi rasa terbakar di dada yang dapat bermula dari nyeri uluhati sampe dengan tenggorokan yang disebabkan oleh gastroesophageal reflux (asam lambung tidak turun ke usus tetapi malah naik ke atas ke arah tenggorokan). Rasanya…. jangan ditanya…. saya pun punya penyakit ini padahal saya tidak hamil he he he… ini penyakitnya orang stress… stress karena kerjaan, stress karena listrik naik, stress karena harga bawang, daging, cabe, dll pada naik semua… putus cinta… mesti stresss, putus hubungan kerja… mesti stress, dimarahin mertua… mesti stress, tetangga beli mesin cuci… jangan stress… kita numpang nyuci disana saja… he he he. Tetapi…. kalo stress karena jatuh cinta ya gak begini rasanya.

Perubahan fisik dan pengaruh hormonal akibat kehamilan diyakini memiliki peranan penting yang dapat memperberat masalah gangguan asam lambung ini. Hormon kehamilan itu memperlambat gerakan lambung, gerakan usus, gerakan katub lambung… sehingga pada gilirannya dapat membuat asam lambung bertahan lebih lama di lambung dan kemungkinan untuk naik ke atas ke arah tenggorokan juga makin besar. Ada penyelidikan ilmiah yang menyatakan bahwa penyakit asam lambung ini lebih parah pada wanita hamil yang sudah berusia lanjut daripada wanita hamil usia muda. Tapi berdasarkan pengalaman saya pribadi dalam praktek sehari-hari kok malah yang usia muda yang sering mengeluhkan nyeri ulu hati dan rasa terbakar di ddaerah dada dan tenggorokan. Ada beberapa kondisi kehamilan yang bisa bikin penyakit asam lambung makin bikin ngegemesin, antara lain bila:

  1. Hamil kembar
  2. Bayinya gede
  3. Bayinya nyungsang alias kepalanya di atas dekat ulu hati.

Kadang-kadang nyeri ulu hati dadakan atau gejala penyakit maag dapat menjadi tanda-tanda wanita sedang hamil, tapi ini tidak khas artinya bisa jadi ya beneran hamil bisa juga tidak hamil. Jadi kalo mengalami telat menstruasi/ telat haid bersamaan mengalami gejala gangguan asam lambung maka boleh-boleh saja melakukan test kehamilan pakai test pack atau sensitive test.

Kenapa penyakit asam lambung dapat mengganggu kenyaman ibu hamil pada aktivitas sehari-hari ? karena tumpukan asam lambung itu dapat berbalik arah ke atas ke arah tenggorokan akibat lambatnya katub atau pintu lambung bagian atas dikenal dengan istilah sphincter cardiac. Sphincter cardiac ini berfungsi untuk menjaga asam lambung supaya gak balik arah ke atas lagi. Akibatnya karena yang balik ke arah atas itu sifatnya cairan asam maka menimbulkan reaksi rasa nyeri atau terbakar pada daerah yang dilewatinya.

Apa saja yang dapat menyebabkan penyakit asam lambung saat hamil ?

  1. Fungsi cardiac sphincter terganggu
  2. Hiatal hernia, merupakan hernia antara dada dan lambung yaitu pada daerah diafragma. Susah ngejelasinnya, mendingan tanya deh ke dokter penyakit dalam.
  3. Infeksi lambung, biasanya disebabkan oleh bakteri hemofilus pylori.
  4. Gastritis atau penyakit maag
  5. Kebiasaan merokok atau mencium bau asap rokok
  6. Kegemukan atau obesitas
  7. Makanan pedas dan berminyak
  8. Suka minuman mengandung cafein, alkohol, dan asam.
  9. Abis makan/ minum langsung bobok atau berbaring.
  10. Rutin dalam pengobatan menggunakan obat-obatan yang mengandung asam… kalo gak diobatin malah makin bahaya buat kesehatan kehamilannya, kalo diobati malah asam lambung meningkat. Ya tetap milih diobatin karena lebih besar manfaat pengobatan daripada kerugian akibat pengobatan. Pilihan mau minum obat atau tidak ya terletak ditangan ibu hamil sendiri.
  11. Rutin mengkonsumsi Obat anti nyeri

Kalo dari segi makanan maka terdapat beberapa makan yang dapat memperparah penyakit asam lambung, antara lain:

  1. Makan pedas dan berminyak
  2. Alkohol
  3. Makanan berlemak
  4. Minuman bersoda
  5. Buah yang asam seperti jeruk
  6. Cafein… ini nih bagi yang suka minum kopi
  7. Bawang putih dan bawang merah
  8. Permen pedas
  9. Coklat

Terus bagaimana donk cara mengatasi penaykit asam lambung selama kehamilan ? masak mesti minum obat melulu sih… ada gak sih cara-cara rumahan yang bisa kita lakukan supaya mempercepat penyembuhan atau mengurangi gejala sehingga obat-obatan dari dokter penyakit dalam dapat lebih efektif dan lebih manjur ? jawabannya ADA.

  1. Penyebab utama dari naiknya asam lambung adalah setelah makan/ minum ibu hamil langsung berbaring. Nah seharusnya sehabis makan/ minum sebaiknya ibu hamil nonton sinetron dulu sambil duduk, cari sandaran kursi yang empuk dan nayaman, jangan langsung berbaring atau leyeh-leyeh.
  2. Makanlah makanan yang gampang dicerna oleh usus, minumlah minuman yang tidak mengandung gas dan asam. Jangan minum minuman bersoda… ntar makin sesak dadanya, makin sakit lambungnya. Jangan makan makanan pedas, berlemak, berminyak, asam, coklat, alkohol, dan bila perlu juga jauhi kopi.
  3. Makan dikit-dikit tapi sering karena kalo makanan dalam lambung sedikit maka produksi asam untuk mencerna makanan juga dikit.
  4. Jangan merokok. Kalo suami merokok maka usahakan jarak antara suami yang sedang merokok dengan isteri sekitar 1 kilometer. Karena asap rokok itu akan melemahkan cardiac sphincter (katub lambung) dan membahayakan aliran darah ke janin dalam kandungan.
  5. Jangan makan atau minum menjelang tidur malam terutama pada wanita hamil yang sudah memiliki penyakit asam lambung, kasih jarak antara 2-3 jam sebelum tidur. Jadi kalo mau tidur jam 21.00 maka makan terakhir sekitar jam 19.00. kalo minum air putih masih boleh tapi ya jangan persis mau tidur, kasih jarak 30 menit, jangan banyak-banyak minumnya ntar kekenyangan air akan malah sesak.
  6. Kalo tidur bantal agak ditinggikan.
  7. Kunyah permen karet setelah makan karena air liur dapat membantu menetralkan asam lambung.
  8. Pake daster saja saat dirumah karena pakaina longgar dapat menyamankan ibu hamil, jangan pake celana ketat karena penekanan pada perut dapat meningkatkan tekanan dalam perut sehingga akan makin meningkatkan asam lambung.

Terus ada gak makanan yang dapat membantu meringankan penyakit asam lambung pada wanita hamil ? jawabannya…ADA. yaitu diantaranya sebagai berikut:

  1. Kacang almonds.
  2. Jus aloe vera (jus lidah buaya ???) OMG… gimana rasanya ???
  3. Air kelapa muda, lebih baik kelapa muda hijau yaaaa… air kelapa muda itu sifatnya adalah acid neutralizer artinya menetralisir asam lambung secara cepat. Wahhh pantes untuk saya cobain nih… kan saya juga punya penyakit asam lambung akibat stresss pekerjaan yang beresiko sangat tinggi bagi kesehatan dokter karena sangat menyita waktu, tenaga, emosional dan pikiran.
  4. Biji adas. Saya belum pernah lihat biji adas, mestinya emak-emak kiuttters pada tahu seperti apakah biji adas itu. Cara memasaknya adalah seperti infus water yaitu 2 sendok biji adas dicamour dengan air panas lalu dibiarkan sampe dingin kemudian disaring dan diminum.
  5. Jahe. Khusus yang satu ini walopun bisa menetralisir asam lambung tetapi berdasarkan pengalaman saya pribadi sebaiknya gak usah deh dikonsumsi karena saya mesti sakit lambung kalo abis minum air jahe dan ambeyen saya mesti kambuh.
  6. Pepaya.
  7. Juice buah, asalkan jangan yang asam seperti jeruk ya.
  8. Rajin minum air putih.

Perlu diketahui bahwa obat-obatan lambung sedikit banyak akan menghambat penyerapan zat besi yang berasal dari makanan/ vitamin hamil sehingga sedapat mungkin para ibu hamil kiuttters yang memiliki gangguan asam lambung berusaha untuk mengurangi produksi asam lambung dengan cara mengikuti cara-cara di atas seperti yang telah saya sebutkan sehingga dokter penyakit dalam/ dokter kandungan tidak perlu sering memberikan obat-obatan buat mengatasi asam lambung para ibu hamil. Satu hal yang perlu diingat bahwa penyakit dimana dada terasa panas atau nyeri ulu hati tidak melulu disebabkan oleh asam lambung sehingga ibu hamil mesti berobat ke dokter penyakit dalam atau dokter kandungan untuk memeriksakan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk LIKE dan SHARE.

TULISAN 41. SEJAK HAMIL INI NAFASKU MENJADI BERAT & SESAK

Selama perkembangan kehamilan maka seringkali ibu-ibu hamil akan merasakan nafasnya engap, nafasnya pendek, dan terasa kurang nyaman ketika bernafas. Hal ini disebabkan pada wanita hamil kebutuhan oksigen meningkat sehingga tubuh ibu hamil akan beradaptasi untuk berusaha mengambil oksigen sebanyak-banyaknya dari udara untuk kepentingan kehamilan dan janin dalam kandungannya.

Belum lagi dengan tingginya kadar hormon progesteron selama kehamilan yang dapat mempengaruhi otot-otot pernafasan, juga mempengaruhi fungsi paru-paru dan mempengaruhi pusat pernafasan di otak ibu hamil. Uniknya, jumlah gerak nafas ibu hamil sepertinya tidak banyak berubah tetapi jumlah udara yang dihisap dan dihembuskan kembali menjadi lebih banyak daripada ketika tidak hamil… subhannallah… Maha Besar Allah dengan segala nikmatnya…

Nafas terasa sesak saat hamil itu sensasinya seperti orang yang bakalan kehabisan nafas… bagi yg gak pernah hamil (seperti halnya suami dan juga dokter kandungan cowok) ya jelas saja gak akan pernah bisa merasakan penderitaan ibu hamil dalam kenikmatan/ kebahagiaan kehamilan tersebut. Ntar semakin tua umur kehamilan maka akan nafas akan terbantu dengan terdorongnya diaffragma oleh desakan rahim dan usus serta lambung… yaaa ada sedikit bantuan nafas dari pertumbuhan rahim gitu looohh… ini terutama pada ibu-ibu hamil yang anaknya kembar atau ketubannya buanyyyakkk bangetsss atau yang bayinya besar sehingga gak bisa masuk pintu atas panggul.

Nafas pendek-pendek selama kehamilan dapat diperberat oleh kondisi yang sudah ada pada ibu hamil sejak sebelum hamil seperti astma, kurang darah/ anemia, dan tekanan darah tinggi. Pada ibu hamil untuk pertama kalinya, kadang-kadang nafas menjadi lebih enteng menjelang persalinan karena janin mulai masuk turun jauh ke dalam pintu atas panggul menuju rongga panggul.

Lalu apa yang harus diperbuat oleh ibu hamil bila mengalami nafas yang kurang nyaman demikian ? gampang saja… ntar ekonomi kita akan meroket ke bawah…. he he he gak ada hubungannya…

  1. Kalo beraktivitas, jangan lincah-linach dan jangan semangat banget karena bakalan makin berat nafasnya.
  2. Duduk tegak sehingga ruang paru-paru akan makin luas dan akibatnya nafas dapat sedikit lega…. dikit… cuman dikit…tetapi sudah lebih baik looo… namanya juga hamil, jadi gak usah cerewet dan mengeluh… nikmatin saja kehamilannya… banyak wanita gak hamil-hamil looo…
  3. Kalo bobok malam, bantalnya dibanyakin biar posisi kepala dan dada agak tinggian dikit… jangan datar ya… karena bakalan makin sesak.
  4. .. karena setelah melahirkan maka nafasnya akan makin enteng… jangan lupa sedekah harian Rp 1000,-/ hari dengan niatan nafasnya lancar dan gak berat… tapi kalo untuk hamil sehat dan lancar maka sedekahnya beda lagi yaitu Rp 4000,-/ hari. Sehingga selama hamil total sedekahnya Rp 5000.-/ hari x 9 bulan. Kalo gak percaya ya udah… Kalo pelit ya udah….

Ada sesak nafas yang perlu diwaspadai selama hamil. Bila ibu-ibu hamil mengalami serangan flu atau astham maka ini sesak nafas yang berbahaya. Harus segera ke dokter penyakit dalam atau UGD RS.

30% ibu hamil yang memiliki penyakit asthma, akan mengalami sesak nafas akibat asthma yang makin berat. Gerajalanya akan makin sering kambuh dan makin berat. Hal ini dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Ibu hamil yang mengalami sesak nafas akibat penyakit maka dapat merangsang timbulnya penyakit paru seperti penumonia. Itulah sebabnya di negara maju seperti Amerika serikat, semua ibu hamil diberikan vaksinasi flu sebelum musin dingin atau sebelum musim flu.

Ada 1 penyakit sesak yang sangat berbahaya yaitu emboli paru akibat bekuan darah. Pada wanita hamil terjadi suatu proses dimana terjadi peningkatan aktivitas pembekuan darah sehingga bila terjadi apes/ sial/ nasib maka bekuan tersebut lepas dan menyumbat di paru-paru yang dapat berakibat fatal super gawat super maut bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Semoga tidak ada ibu hamil indonesia yang mengalami hal ini.

Lalu kapan ibu hamil wajib segera ke dokter atau UGD bila mengalami sesak nafas ?

  1. Sesak nafas mendadak.
  2. Asthmayang makin berat serangannya.
  3. Sesak nafas disertai dengan denyut nadi cepat
  4. Denyut jantung cepat dan tak teratur, biasanya tandanya gampang saja kok… terasa tidak enak di dada dan kalo pegang nadi terasa ada irama yang tak teratur.
  5. Terasa mau pingsan
  6. Nyeri dada
  7. Pucat pusing
  8. Bibir kebiruan, ujung jari kebiruan.
  9. Pihak keluarga atau tetangga mesti memperhatikan apakah ibu hamil sudah mulai ngelindur atau ngomong ngaco ketika sedang sesak nafas… itu tanda tubuh sudah sangat kekurangan oksigen.
  10. Batuk yang gak sembuh-sembuh, batuk makin berat, apalagi kalo disertai dengan demam, menggigil atau mengeluarkan darah. Dokter kandungan biasanya akan bekerja sama dengan dokter penyakit dalam dalam mengamati dan mengobati ibu hamil dengan batuk dan sesak.

Oke deh… cukup sekian… jangan lupa sedekah biar hamilnya lancar… sehat… berkah… aaamiiin. ingat ya… sedekahnya tiap hari…