TULISAN 105. PLACENTA AKRETA… NYAWA IBU HAMIL TARUHANNYA…

Plasenta biasanya menempel pada dinding rahim, namun ada kondisi tertentu di mana plasenta menempel terlalu dalam ke dinding rahim. Kondisi ini dikenal sebagai plasenta akreta, plasenta inkreta, atau plasenta percreta, tergantung pada tingkat keparahan dan kedalaman masuknya plasenta ke dinding rahim. Sekitar 1 dari 2.500 kehamilan mengalami plasenta akreta, increta atau percreta.

Penyebab pasti untuk terjadinya plasenta akreta tidak diketahui hingga saat ini, tetapi diduga placenta akreta terdapat kaitannya dengan plasenta previa pada kehamilan saat ini. Placenta akreta juga diduga ada hubungan dengan kelahiran melalui operasi sesar pada hamil sebelumnya. Plasenta akreta sering terjadi pada wanita hamil dengan placenta previa dan secara studi epidemiologi kira-kira 5 – 10% wanita dengan plasenta previa akan mengalami placenta akreta. Artinya dari 10 kelahiran pada wanita hamil dengan placenta previa maka akan ada 1 placenta akreta. Baca postingan saya tentang placenta previa http://www.cucuk-spog.com/?p=51

Persalinan caesar diduga meningkatkan kemungkinan plasenta akreta di masa depan, dan semakin sering lahiran dengan operasi sesar maka akan semakin besar kemungkinan mengalami placenta akreta.

APA RISIKO PLASENTA AKRETA UNTUK BAYI ?

Pada kasus ibu hamil dengan placenta akreta maka seringkali keputusan klinis harus segera dibuat oleh dokter kandungan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan ibu hamil dan sedapat mungkin bila kondisi mengijinkan juga mempertimbangkan janin dalam kandungan. Persalinan prematur dan komplikasi akibat prematur adalah perhatian utama para dokter anak untuk bayi. Pada kasus kehamilan dengan placenta previa maka dapat terjadi perdarahan pada kehamilan trimester 3 (diatas 28 minggu), dan bila ternyata dari hasil kontrol teratur ke dokter kandungan sejak awal kehamilan dicurigai ada placenta akreta pada kasus placenta previa maka perdarahan akibat placenta previa tersebut akan menyebabkan terjadinya operasi darurat pada usia kehamilan prematur dan operasi tersebut merupakan operasi yang sangat beresiko tinggi bila ternyata benar adanya placenta akreta yang menyertai placenta previa. Bila kondisi masih memungkinkan maka sedapat mungkin dokter kandungan akan mempertahankan kehamilan untuk menghindari operasi darurat dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kondisi darurat dimasa datang, termasuk mempersiapkan janin dengan cara diberikan obat-obatan melalui infus ke ibu hamil untuk memperkuat parau-paru janin sehingga bila terpaksa harus lahir prematur karena emergensi diharapkan bayinya kuat untuk nangis, kuat jantung bayinya, dan kuat nafasnya.

APA RISIKO PLASENTA AKRETA KEPADA IBU ?

Plasenta akreta biasanya sulit dilepaskan dari dinding rahim. Perhatian utama bagi ibu hamil saat operasi sesar yang mengalami placenta akreta adalah pendarahan yang sangat mungkin terjadi (99% terjadi) selama dokter kandungan berupaya manual untuk melepaskan plasenta dari dinding rahim. Pendarahan ini sifatnya sangat hebat dan sangat mengancam jiwa (dapat menimbulkan kematian di meja operasi akibat perdarahan). Belum lagi saat terjadinya perdarahan pada placenta akreta dapat menyebabkan kerusakan pada rahim dan organ tubuh lain akibat upaya dokter kandungan dalam menyelamatkan nyawa ibu hamil karena berdasarkan banyak pertimbangan yaitu antara lain kerusakan organ tubuh lain tidak menyebabkan mati seketika tetapi perdarahan dapat menyebabkan kematian saat itu juga. Target utama adalah hentikan perdarahan, lakukan apapun demi menghentikan perdarahan demi menyelamatkan nyawa ibu melahirkan. Seringkali dokter kandungan melakukan tindakan operasi angkat kandungan darurat secepat-cepatnya demi menghentikan perdarahan yang jumlahnya lebih dari 600cc (setengah liter) per menit.

Coba bayangkan ! sedemikian hebat dan tegang pekerjaan seorang dokter kandungan serta betapa berhutang budinya seluruh keluarga ibu hamil terhadap dokter kandungan yaitu saat kondisi persalinan yang aman apalagi saat kondisi persalinan membutuhkan tindakan emergensi/ gawat darurat. Ingat ya… dokter kandungan bukanlah Tuhan, segala yang dilakukannya adalah upaya / ikhtiar / usaha… tidak ada jaminan berhasil… kalo gagal bukanlah suatu malpraktek… itu karena keterbatasannya sebagai manusia biasa… karena tidak ada satupun kasus kedokteran yang perdarahannya sehebat perdarahan pada saat melahirkan. Tapi ironisnya… di negara Indonesia ini dokter kandungan adalah bidang yang kurang dihargai dan kurang didukung oleh pemerintah, buktinya biaya pertolongan terhadap pasien BPJS yang hamil sangat kecil sehingga dokter kandungan hanya bisa bekerja menolong ibu hamil dengan kondisi yang sangat terbatas.

APA PENGOBATAN UNTUK PLASENTA AKRETA ?

Tidak ada yang dapat dilakukan wanita hamil untuk mencegah terjadinya plasenta akreta. Kontrol teratur pada setiap kehamilan yang masuk kategori kehamilan resiko tinggi pada dokter kandungan merupakan upaya untuk mengurangi resiko kehamilan dan persalinan, walopun tidak mungkin 100%. Jika wanita hamil telah didiagnosis dengan kemungkinan plasenta akreta oleh dokter kandungan, maka dokter kandungan akan memantau kehamilan dengan tujuan menjadwalkan rujukan ke RS tipe A dan akan mempersiapkan ibu hamil sebelum menjalani operasi yang diharapkan mungkin dapat menyelamatkan rahim (tidak sampe angkat kandungan) di RS tipe A. Kalo di Jawa Barat adalah di RS Hassan Sadikin Bandung. Seringkali kondisi plasenta akreta cukup parah sehingga diperlukan operasi angkat kandungan (histerektomi) dan mungkin dengan sangat terpaksa akan merusak organ dalam perut yang lain akibat operasi penyelamatan nyawa ibu hamil.

Apakah dokter cucuk pernah mengalami kasus placenta akreta ? jawabnya adalah pernah dan sungguh membuat trauma dokter kandungan ketika melihat perdarahan yang begitu hebat. Dokter kandungan itu adalah dokter yang cuman bisa mikir 1 detik ketika terjadi kasus perdarahan. Itu baru kasus placenta akreta, belum kasus emergensi lainnya. Makanya saya selalu sampaikan pada semua pasien saya yang hamil, yaitu:

  1. Kerjakan sedekah harian selama hamil dan selama program hamil. Minta pertolongan, kelancaran, kemudahan, dan keselamatan pada Allah SWT.
  2. Kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan.
  3. Rajin bertanya ketika kontrol.
  4. Perut jangan dipijat-pijat di paraji, baik saat hamil maupun setelah melahirkan.
  5. Diet makanan bergizi, tanpa pantangan makanan.

 

TULISAN 106. BAYIKU LAHIR DENGAN DOWN SYNDROME, APAKAH BISA TERULANG LAGI BILA AKU HAMIL LAGI ?

Down syndrome adalah kelainan genetik/ bawaan janin yang disebabkan ketika proses pembelahan sel terjadi abnormalitas dalam meng-copy/ menyalin kromosom (sel-sel penyusun tubuh) sehingga menghasilkan copian kromosom yang jumlahnya kelebihan pada kromosom nomor 21. Bahan genetik tambahan (kelebihan) ini menyebabkan perubahan perkembangan dan fitur fisik bayi lahir menjadi kelainan yang disebut dengan down syndrome.

Down syndrome bervariasi dalam tingkat keparahannya di antara tiap manusia. Penyakit ini menyebabkan cacat intelektual seumur hidup dan keterlambatan perkembangan kecerdasan dan kemampuan motorik. Penyakit ini merupakan kelainan kromosom genetik yang paling sering ditemukan dan menjadi salah satu penyebab ketidakmampuan belajar pada anak-anak. Down syndrome juga sering menyebabkan kelainan medis lainnya, termasuk gangguan jantung dan gastrointestinal.

Dalam penanganan hal penanganan terhadap anak-anak yang lahir dengan down syndrome sangat dibutuhkan pemahaman yang lebih baik. Intervensi awal kasus down syndrome diharapkan dapat sangat meningkatkan kualitas hidup untuk anak-anak dan kelak saat dewasa sehingga dapat membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih memuaskan.

GEJALA DAN TANDA ANAK MENDERITA DOWN SYNDROME

Penyakit down syndrome sangat bersifat individual artinya setiap manusia yang terkena down syndrome akan mengalami masalah yang bervariasi baik secara intelektual dan atau perkembangan kemampuannya, mungkin ringan, sedang atau berat. Termasuk juga dalam hal kesehatan tubuhnya yaitu ada penderita down syndrome yang sehat dan ada juga yang disertai masalah kesehatan yang berat seperti cacat jantung.

Anak-anak dan orang dewasa dengan down syndrome memiliki fitur wajah khas yang berbeda bila dibandingkan dengan orang normal. Tetapi tidak semua orang dengan down syndrome memiliki fitur-fitur fisik yang sama antara yang satu dengan yang lain. Tanda-tanda yang umum terlihat pada anak dengan down syndrome antara lain:

  • Wajah gepeng/ datar/ ceper.
  • Kepala kecil.
  • Leher pendek.
  • Lidah yang menonjol sehingga sering lidah tampak keluar atau tak muat dalam mulut.
  • Tutup mata miring ke atas (palpebral fissures), jadi agak naik ujunag mata sebelah luar, seperti ketarik gitu loo.
  • Telinga yang bentuknya tidak biasa atau kecil
  • Tangan yang lebar dan pendek dengan lipatan tunggal di telapak tangan dikenal dengan istilah simian crease.
  • Jari yang relatif pendek dan tangan dan kaki kecil.
  • Fleksibilitas tubuh yang berlebihan.
  • Bintik-bintik putih kecil di bagian berwarna (iris) mata disebut bintik-bintik Brushfield.
  • Pendek

Bayi dengan down syndrome mungkin ukuran tubuhnya masih rata-rata, tetapi biasanya mereka tumbuh perlahan dan tetap lebih pendek daripada anak-anak lain pada usia yang sama. Sebagian besar anak-anak dengan down syndrome memiliki gangguan kognitif ringan hingga sedang. Kemampuan berbahasa akan tertunda, lambat bisa ngomongnya, dan daya ingat/ memori jangka pendek maupun panjang juga akan terpengaruh.

APA SIH YANG MENYEBABKAN ANAK MENDERITA DOWN SYNDROME ?

Sel manusia biasanya mengandung 23 pasang kromosom. Satu kromosom di setiap pasangan berasal dari ayah (23XY) dan satunya dari ibu (23XX). Kalo ntar menjadi bayi maka bayi cowok maka kromosomnya 46XY, sedangkan kalo bayi cewek kromosomnya 46XX.

Down syndrome muncul ketika terjadi pembelahan sel yang abnormal yang melibatkan kromosom nomor 21. Kelainan pembelahan sel ini menghasilkan ekstra parsial atau kromosom penuh 21, maksudnya ketambahan 1 bahan kromosom lagi, mestinya kan waktu membelah menjadi 2 bahan tapi karena pembelahan selnya gak normal maka menjadi 3 bahan (trisomi). Nah kelebihan bahan genetik tambahan inilah yang bertanggung jawab untuk timbulnya fitur karakteristik dan masalah perkembangan down syndrome. Salah satu dari tiga variasi genetik dapat menyebabkan down syndrome:

  • Trisomi 21. Sekitar 95% down syndrome disebabkan oleh trisomi 21 – orang tersebut memiliki tiga salinan kromosom 21, bukan dua salinan yang biasa, di semua sel. Ini disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak normal selama perkembangan sel sperma atau sel telur.
  • Sindrom Mosaic Down. Dalam bentuk down syndrome yang langka ini, seseorang hanya memiliki beberapa sel dengan salinan ekstra kromosom 21. Mozaik sel normal dan abnormal ini disebabkan oleh pembelahan sel yang abnormal setelah pembuahan.
  • Translokasi Down syndrome. Down syndrome juga dapat terjadi ketika sebagian kromosom 21 menjadi melekat (translocated) ke kromosom lain, sebelum atau saat pembuahan. Anak-anak ini memiliki dua salinan kromosom 21 yang biasa, tetapi mereka juga memiliki materi genetik tambahan dari kromosom 21 yang melekat pada kromosom lain.

Tidak ada faktor perilaku atau lingkungan yang diketahui dapat menyebabkan down syndrome. Orang tua dari anak-anak penderita down syndrome adalah orang tua yang kromosomnya normal-normal saja, bisa dibuktikan dengan karyotyping untuk melihat kromosom orang tuanya. Bagi orang tua yang sudah pernah memiliki anak dengan down syndrome maka beresiko untuk memiliki anak dengan down syndrome lagi sekitar 1%.

APAKAH DOWN SYNDROME MERUPAKAN PENYAKIT KETURUNAN ?

Sebagian besar Down syndrome tidak diwariskan. Penyakit ini disebabkan oleh kesalahan dalam proses pembelahan sel selama perkembangan awal janin. Tetapi Down syndrome yang disebabkan oleh translokasi dapat ditularkan dari orang tua ke anak. Namun, hanya sekitar 3 hingga 4 persen anak-anak dengan down syndrome memiliki kelainan jenis down syndrome translokasi dan hanya beberapa dari mereka yang mewarisinya dari salah satu orangtua mereka. Artinya bila orangtuanya memiliki kelainan pada karyotypingnya maka belum tentu anaknya bakalan menderita down syndrome.

FAKTOR RISIKO UNTUK KEMUNGKINAN MEMILIKI BAYI YANG DOWN SYNDROME

Beberapa orang tua memiliki risiko lebih besar memiliki bayi dengan down syndrome. Faktor risiko meliputi:

  • Usia ibu tua 35 tahun atau lebih. Kemungkinan seorang wanita melahirkan seorang anak dengan down syndrome meningkat seiring usia ibu karena sel telur yang lebih tua memiliki risiko yang lebih besar untuk terjadinya pembelahan sel yang tidak normal sehingga menghasilkan kromosom yang tidak tepat. Risiko seorang wanita mengandung anak dengan down syndrome meningkat setelah usia 35 tahun. Namun, dari hasil studi epidemiologi didapatkan bahwa ternyata kebanyakan anak-anak dengan down syndrome dilahirkan oleh ibu yang usianya masih di bawah usia 35 tahun… looo kok bisa ? ya jelas donk… ini cuman masalah jumlah, bukan resiko, karena wanita dengan usia dibawah 35 tahun lebih sering berhasil untuk hamil daripada yang berhasil hamil di atas 35 tahun sehingga secara statistik bakalan lebih banyak. Tapi kalo berhasil hamil di usia 35 tahun ke atas maka resiko memiliki bayi down syndorome akan lebih besar daripada wanita usia di bawah 35 tahun.
  • Gen orang tua tidak normal. Orang tua yang tidak normal merupakan pembawa translokasi genetik untuk down syndrome. Baik pria maupun wanita dapat melewati translokasi genetik untuk down syndrome pada anak-anak mereka.
  • Memiliki satu anak dengan down syndrome. Orang tua yang memiliki satu anak dengan down syndrome dan orang tua yang memiliki translokasi sendiri akan meningkatkan risiko memiliki anak lain dengan down syndrome. Tapi tenang saja… cuman 1% kok. Menurut saya pribadi hal ini golongan apes-apesan… jadi perbanyak doa dan rutinkan sedekah masjid/ anak yatim selama program hamil dan selama hamil.

BISAKAH DOWN SYNDROME DICEGAH ?

  • Tidak ada cara untuk mencegah down syndrome. Ini sudah hitungan nasib/ takdir.
  • Jika Anda berisiko tinggi memiliki anak dengan down syndrome atau anda sudah memiliki satu anak dengan down syndrome, anda mungkin ingin berkonsultasi dengan konselor genetik atau bisa juga dokter kandungan sebelum memutuskan untuk hamil lagi. Tapi biaya untuk test lumayan sangat mahal.
  • Seorang konselor genetik dapat membantu anda memahami peluang anda memiliki anak dengan down syndrome. Mungkin juga dibutuhkan melakukan test-test prenatal bagi kehamilan anda.

Ikuti postingan saya selanjutnya tentang prenatal test pada kehamilan. Jangan bosen yaaaa….

TULISAN 107. PRENATAL TESTING SAAT HAMIL, PERLU GAK ?

APA YANG DIMAKSUD DENGAN TRIPLE ATAU QUAD SCREENING ?

Triple screening mengukur jumlah tiga zat dalam darah wanita hamil yaitu alfa-fetoprotein (AFP), human chorionic gonadotropin (hCG), dan estriol (uE3). Ketika tes untuk hormon inhibin A ditambahkan maka disebut quad screening. Tes ini juga disebut tes triple atau tes quad serum ibu, expanded AFP test, tes AFP plus, atau multiple marker screening test.

Jumlah zat-zat ini dalam taubuh wanita hamil akan dapat membantu dokter Anda menemukan kemungkinan bahwa bayi Anda akan memiliki cacat lahir tertentu, seperti Down syndrome Down, spina bifida, atau anencephaly. Tetapi tetap harus disadari bahwa tes-tes ini tidak dapat menunjukkan dengan pasti 100% bahwa janin dalam kandungan akan memiliki cacat saat lahir. Wanita hamil akan membutuhkan tes diagnostik tambahan yang disebut amniosentesis untuk mencari tahu secara lebih pasti apakah ada masalah pada janin dalam kandungan. Triple screening/ quad screening biasanya akan dilakukan pada usia kehamilan 15 – 20 minggu.

Setiap zat hormon yang diuji dalam triple atau quad screening akan memberikan informasi yang berbeda tentang kemungkinan masalah. Gabungan dari hasil yang diperoleh hormon-hormon tersebut akan lebih memberikan informasi terbaik. Hormon-hormon apa saja yang akan diperiksa dalam triple/ quad screening ?

  • Alpha-fetoprotein (AFP), yang dibuat oleh hati bayi.
  • Human chorionic gonadotropin (hCG), hormon yang dibuat oleh plasenta.
  • Estriol (uE3), suatu bentuk estrogen yang meningkat selama kehamilan. Ini diproduksi dalam jumlah besar oleh plasenta.
  • Hormon inhibin A, protein yang dihasilkan oleh bayi dan plasenta.

Dokter Anda akan melihat kadar zat-zat ini bersama usia ibu hamil dan faktor-faktor lain – untuk melihat apakah janin dalam kandungan memiliki kemungkinan lebih tinggi daripada rata-rata untuk memiliki cacat/ idiot saat lahir.

APAKAH TRIPLE/ QUAD SCREENING AKURAT DALAM MENDETEKSI KELAINAN JANIN DALAM KANDUNGAN ?

Tes skrining menunjukkan adanya kemungkinan bahwa bayi memiliki cacat lahir tertentu. Tes triple dan quad benar menemukan kemungkinan adanya cacat tabung saraf (neural tube defect), seperti spina bifida, dengan keakuratan 80% dan untuk deteksi anencephaly (gak punya tempurung kepala) sekitar 90% akurat.  Dalam hal ini berarti masih ada kemungkinan 20% atau 10% tidak akurat yaitu dari 100 pemeriksaan ada 10-20% yang tidak terdeteksi oleh test skrining tersebut padahal bayi menderita neural tube defect. Pada pendeteksian menggunakan triple screen untuk penyakit Down syndrome, ternyata didapatkan keakuratan sebesar 69%, artinya dari  hasil deteksi tersebut masih ada kemungkinan 31% tidak akurat yaitu dari 100 pemeriksaan terdapat kemungkinan miss atau tidak terdeteksi sebesar 31% padahal bayi menderita down syndrome. Bagaimana dengan quad screening test ? ternyata dari hasil penelitian menunjukkan keakuratan sebesar 81% untuk deteksi down syndrome, artinya dari 100 pemeriksaan terhadap janin down syndrome masih bisa meleset alias tak terdeteksi sebesar 19%.

Bisa kah test ini keliru ? bisa, dinkenal dengan istilah positif palsu. Maksudnya adalah hasil test menunjukkan janin dalam kandungan terindikasi menderita down syndrome, ketika lahir ternyata bayi sehat-sehat saja tanpa ada masalah apapun. Hasil positif palsu itu bukan kesalahan laboratorium, itu adalah hasil deteksi kadar hormon dalam darah ibu hamil saat test screening tersebut. Kadang-kadang hasil test screening positif palsu menyebabkan ibu hamil memilih untuk melanjutkan test lanjutan seperti amniocentesis. Saat bayinya lahir ternyata sehat-sehat saja.

Kalo ada hasil test positif palsu maka ada juga yang negatif palsu. Suatu kondisi dimana ibu hamil dilakukan test screening untuk mencari cacat bawaan down syndrome kemudian hasil test menunjukkan hasil negatif alias normal. Kemudian ketika melahirkan, ternyata bayinya mengalami down syndrome. Kok bisa ? inilah yang dinamakan hasil test screening negatif palsu. Yang salah bukan laboratorium, hasil yang keliru ini disebabkan oleh karena hasil kadar hormon dalam darah ibu menunjukkan hasil negatif, bukan positif.

Dengan adanya kelemahan-kelemahan di bidang medis karena keterbatasan ilmu manusia, maka para dokter kandungan menggunakan berbagai macam test tambahan, misalnya bila hasil test laboratorium positif maka dokter kandungan akan menyarankan untuk test lanjutan bahkan juga disertai dengan pemeriksaan USG morfologi/ detailed scan juga. Tapi perlu diingat… tetap tidak bisa 100% akurat, semua tetap kemungkinan benar dan kemungkinan salah.

WANITA HAMIL YANG BAGAIMANA YANG SEBAIKNYA MELAKUKAN DETEKSI SCREENING PRENATAL ?

  • Wanita hamil usia 35 tahun ke atas
  • Wanita hamil dengan riwayat pernah melahirkan bayi cacat/ idiot atau mungkin keluarganya pernah melahirkan bayi cacat/ idiot.
  • Wanita hamil yang mendapatkan pengobatan serius, misalnya pengobatan kanker.
  • Wanita hamil dengan penyakit kencing manis/ diabetes yang mendapatkan terapi insulin.
  • Wanita hamil yang periksa laboratorium TORCH menunjukkan hasil “masalah”.
  • Wanita hamil yang sering terpapar radiasi.

Jadi test screening untuk down syndrome dan kawan-kawannya ini adalah bertujuan untuk deteksi dini saja, bukan diagnosis, bukan pasti. Bila hasilnya positif maka dokter kandungan biasanya akan meminta untuk test lanjutan, dan bila hasilnya negatif maka boleh-boleh saja ibu hamil untuk tidak melanjutkan test.

Oke deh… cukup sekian.

TULISAN 1. SAYA KEGUGURAN

Keguguran adalah istilah yang digunakan untuk suatu kehamilan yang berakhir dengan sendirinya, dalam 20 minggu pertama kehamilan. Istilah medis yang digunakan untuk mengidentifikasi komplikasi kehamilan ini memberikan perasaan tidak nyaman bagi sebagian besar wanita, karena sudah berharap hamil sehat kok malah keguguran.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), keguguran merupakan jenis komplikasi kehamilan yang paling umum terjadi. Suatu studi penelitian di luar negeri mengungkapkan bahwa 10-25% kehamilan akan berakhir dengan keguguran. Dari 10-25% tersebut, 50-75% penyebab keguguran merupakan keguguran yang bersifat kehamilan kimiawi yaitu kehamilan hilang/keguguran tak lama setelah implantasi (penempelan mudigah pada dinding rahim), mengakibatkan pendarahan yang terjadi sekitar waktu datangnya haid. kebanyakan wanita mungkin tidak menyadari bahwa dia hamil ketika dia mengalami kehamilan kimiawi. Menurut dokter kandungan Lanalee Araba Sam, M.D. di Fort Lauderdale menyatakan bahwa kehamilan kimiawi umumnya dikenal sebagai kehamilan positif palsu. Artinya test hamilnya memang positif tetapi langsung perdarahan seperti haid setelahnya sehingga pada wanita yang mengalami hal tersebut seringkali tak tahu kalo sedang hamil dan ketika terjadi perdarahan dipikir sedang haid.

Sebagian besar keguguran terjadi pada 13 minggu pertama kehamilan. Kehamilan dapat menjadi momen yang sangat membahagiakan, tetapi wanita sebaiknya mengetahui apa-apa yang berkaitan dengan keguguran sehingga dapat memberikan pengetahuan yang cukup tentang kesehatan kehamilan dan masalah kehamilan.

KENAPA SIH KOK BISA TERJADI KEGUGURAN ?

Sebab-sebab terjadinya keguguran bervariasi, dan yang paling sering menjadi penyebabnya tidak dapat diidentifikasi dengan pasti (tidak diketahui). Selama trimester pertama, penyebab keguguran yang paling umum adalah kelainan kromosom – yang berarti terdapat sesuatu yang tidak baik pada kromosom janin. Sebagian besar kelainan kromosom pada janin menyebabkan rusaknya pembuahan sel telur oleh sperma atau karena ada masalah saat proses pembelahan sel terjadi. Bisa karena sel telurnya sudah rusak atau spermanya yang bobrok. Kebanyakan nih pada suami yang suka merokok.

Penyebab yang lainnya antara lain:

  1. Ada masalah dengan hormon ibu hamil
  2. Proses infeksi
  3. masalah kesehatan ibu hamil
  4. Gaya hidup yaitu merokok, penggunaan narkoba, kekurangan gizi, kafein berlebihan (kopi kebanyakan) dan paparan radiasi atau zat beracun
  5. Penempelan atau Implantasi telur ke dalam lapisan dinding rahim tidak terjadi dengan benar
  6. Usia ibu, makin tinggi resiko keguguran bila hamil pada usia 35 tahun atau lebih.
  7. Kecelakaan/ Trauma ibu hamil, misalnya jatuh, KDRT, dan lain-lain

Belum terdapat bukti-bukti yang konsisten bahwa hubungan sex menyebabkan keguguran atau karena kecapekan kerja di luar rumah atau bila sering olah raga jalan kaki di luar rumah. Jadi jangan suka dengerin hoax tetangga.

Bagi wanita usia subur yang sedang hamil maka terdapat kemungkinan mengalami keguguran berkisar dari 10-25%, bahkan pada wanita hamil yang sehat sekalipun masih terdapat kemungkinan sekitar 15-20% untuk terjadi keguguran.

Peningkatan usia ibu hamil ternyata mempengaruhi juga untuk kemungkinan terjadi keguguran, antara lain:

  1. Wanita di bawah usia 35 thn memiliki sekitar 15% kemungkinan keguguran
  2. Wanita yang berusia 35-45 tahun memiliki 20-35% kemungkinan keguguran
  3. Wanita yang berusia di atas 45 tahun dapat memiliki 50% kemungkinan keguguran

Seorang wanita yang mengalami keguguran sebelumnya memiliki kemungkinan 25% untuk mengalami keguguran lagi pada kehamilan berikutnya. Itulah sebabnya kenapa wanita hamil yang pernah keguguran masuk dalam kategori kehamilan resiko tinggi sehingga wajib kontrol kehamilan di dokter kandungan.

APA SIH TANDA-TANDA MAU TERJADI KEGUGURAN ?

Jika Anda mengalami salah satu atau semua gejala ini, penting untuk menghubungi dokter kandungan atau fasilitas medis (UGD Rumah Sakit/ puskesmas/ klinik) untuk mengevaluasi apakah Anda mengalami keguguran:

  1. Nyeri punggung ringan sampai berat (seringkali rasanya lebih sakit daripada kram perut saat menstruasi biasanya).
  2. Mules-mules banget.
  3. Pendarahan berwarna merah terang atau cerah dengan atau tanpa kram perut.
  4. Keluar jaringan kehamilan, bukan gumpalan darah tetapi jaringan padat. Kalo disiram pake air tidak hancur. Kalo gumpalan darah disiram air langsung larut/ hancur.
  5. Hamil makin tua tapi perut tetap kecil.
  6. Test hamil tadinya positif terus karena perut gak besar-besar kemudian dites ulang ternyata test hamilnya menjadi negatif.

APAKAH KEGUGURAN DAPAT DICEGAH ?

Karena penyebab kebanyakan keguguran adalah karena kelainan kromosom, tidak banyak yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Salah satu langkah penting adalah untuk menjadi sehat yang dapat dimulai sejak sebelum hamil untuk memberikan suasana yang sehat ketika terjadi kehamilan. Usaha-usaha tersebut antara lain:

  1. Berolahraga secara teratur.
  2. Makan yang sehat.
  3. Jangan stres.
  4. Pertahankan berat badan dalam batas yang sehat (jangan gembrot).
  5. Minum vitamin yang mengandung asam folat setiap hari.
  6. Isteri dan suami jangan merokok.

TULISAN 5. GERAKAN JANINKU BERKURANG

Ketika wanita hamil Pertama kali merasakan gerakan janin dalam kandungannya maka hal tersebut adalah momen paling bahagia dalam hidupnya dan menimbulkan reaksi psiko-emosi dalam diri wanita hamil… ya… bahwa ada kehidupan dalam rahimnya… cikal bakal penerus keturunan dari suami yang dicintainya. Sungguh menakjubkan memikirkan janin yang bergeliat-geliat dalam rahim, dan setiap wanita hamil pasti ingin tahu apa yang dikerjakan oleh janin dalam kandungannya, apa yang sedang direncanakan oleh janin di dalam rahim, apa yang sedang dipikirkan janin di dalam rahim ? sungguh fantastis bombastis cetar membahana !!!

KAPAN WANITA HAMIL AKAN MERASAKAN GERAKAN PERTAMA JANIN DALAM KANDUNGAN ?

Wanita hamil mungkin akan mulai menyadari ada sesuatu gerakan dalam perutnya pada sekitar umur kehamilan 16 – 20 minggu. Pada wanita yang hamil pertama kali mungkin tidak sadar bahwa janinnya sedang bergerak sehingga kadang-kadang bertanya kok janin saya belum bergerak padahal sudah hamil 5 bulan. helllooo…. wanita yang hamil pertama kalinya perlu sedikit lebih lama untuk menyadari bahwa ada perasaan berdebar-debar lembut di dalam perutnya dan itu adalah gerakan janin dalam rahim. Tapi bagi wanita yang sudah bolak balik hamil mungkin sudah lebih peka bahkan masih umur 4 bulan saja sudah langsung tahu bahwa janinnya sudah mulai bergerak. Perlu diingat bahwa bila wanita hamil belum merasakan gerakan apapun dari janin dalam kandungannya padahal umur kehamilan sudah menginjak 24 minggu (6 bulan) maka wanita hamil tersebut wajib segera kontrol ke dokter kandungan untuk melihat kondisi janin dalam kandungannya. Dokter kandungan akan mendengarkan detak jantung janin dan juga akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat janin dalam kandungan wanita hamil.

NGAPAIN AJA SIH KERJAAN JANIN DALAM RAHIM ? KEPOOO YAAA…

Pemeriksaan USG memberi kita wawasan yang sungguh luar biasa tentang jenis gerakan apa yang dapat dilakukan oleh janin dalam kandungan ibunya dan dapat memperkirakan kapan janin akan dilahirkan. Janin itu sudah bergerak jauh hari sebelum wanita hamil dapat benar-benar merasakan gerakannya, dan gerakannya akan berubah saat ia tumbuh dan berkembang. Jika wanita hamil beruntung maka mungkin saja dapat melihat janinnya meronta-ronta bin ngamuk-ngamuk bin gegap gempita saat ibunya sedang diperiksa USG. Lucu ya…. siapa yang pernah lihat ? kemaren saya tunjukkin ke pasien saya… hasilnya… suami dan pasien hamil saya cekakak cekikik lihat janinnya bergerak-gerak… mungkin janinnya sedang action di depan papa – mamanya… dan kegirangan saat tahu sedang dilihat oleh papa – mamanya saat di USG 4D HD Live (5D) oleh dokter cucuk kiuttt hello kitty yang juga imut-imut kayak janinnya.

Pada umur kehamilan 7-8 minggu, janin akan mulai bergerak, misalnya dengan membungkuk ke samping dan membuat gerakan mendadak seperti kejang-kejang… lucu banget deh… mirip dokter cucuk kiuttt hello kitty yang lucu imut menggemaskan…

Kemudian pada umur sekitar 9 minggu janin dalam kandungan bisa cegukan dan menggerakkan lengan dan kaki kecilnya yang baru bahkan juga mulai menghisap dan menelan.

Pada umur kehamilan 10 minggu, janin sudah bisa menggerakkan kepalanya, mengangkat tangannya untuk menyentuh wajahnya, membuka rahangnya dan meregangkan tubuhnya. Mirip-mirip senam gangnam style gitu lah…

Lalu pada umur kehamilan sekitar 12 minggu, janin bisa menambahkan gerakan menguap saat melakukan peregangan tubuhnya… ya mulet-mulet ngantuk pegel gitu lah… sungguh menakjubkan…

Pada usia kehamilan sekitar 14 minggu janin sudah bisa menggerakkan matanya. Dan pada umur kehamilan sekitar 15 minggu janin sudah bisa menyedot jempol tangan. Saya sudah berkali-kali lihat model janin yang seperti ini… itulah sebabnya saya sangat menyukai mengamati polah tingkah janin dalam rahim ketika melakukan USG 5D pada ibu hamil… begitu mengesankan… kadang-kadang kalo diamati terus menerus dan yang diemut itu selalu tangan kiri maka mungkin saja menurut saya janin itu bakalan kidal… mungkin lo yaaaaa…. mungkin….

Saya selamajadi dokter kandungan baru 2x melihat janin pipis dalam kandungan… tapi pipisnya gak dimainin model zigzag kayak dokternya… he he he

Janin dalam kandungan tidak akan selalu bergerak. Akan ada saat-saat ketika janin hanya ingin beristirahat dan tidur. Jangan khawatir jika wanita hamil tidak melihat banyak aktivitas janin selama pemeriksaan USG karena janin mungkin sedang tidur. Menjelang akhir kehamilan, janin akan beristirahat untuk waktu yang lebih lama. Ini biasanya akan berlangsung selama sekitar 20 menit setiap kali, meskipun bisa selama 50 hingga 75 menit.

BERAPA BANYAK JUMLAH TENDANGAN JANIN YANG HARUS DIRASAKAN OLEH WANITA HAMIL SETIAP HARI ?

Tidak ada jumlah pasti berapa jumlah tendangan yang harus dirasakan oleh wanita hamil dalam sehari, dan tidak perlu menyimpan catatan atau grafik tertulis dari gerakan janin dalam rahim. Pelajari saja ritme gerakan janin dan perhatikan pada jam berapa saja dia aktif bergerak, kapan dia kurang bergerak. Kesan-kesan yang diperoleh wanita hamil dalam mengamati gerakan janinnya sedikit banyak dapat dipakai sebagai tanda-tanda waspada untuk menyatakan apakah janinnya gerakannya berkurang atau tidak dan bisa menjadi petunjuk awal bahwa mungkin ada masalah dengan janin dalam rahim. Setiap janin memiliki pola bangun dan tidur yang berbeda, dan sangat membantu untuk mengetahui apa yang normal dan apa yang gak normal lain dari kebiasaan untuk janin dalam kandungan sehingga wanita hamil mesti mengamati dengan rajin kehamilannya. Jika wanita hamil merasakan ada perubahan pola pergerakan janin dalam kandungannya maka segera ke dokter kandungan untuk diperiksa.

HARI INI JANIN SAYA KOK GAK GERAK YA ?

Bila wanita hamil merasakan keanehan yaitu janinnya tidak bergerak pada hari ini maka segera amati dengan benar apakah memang tak bergerak atau bergerak tapi ibundanya gak menyadarinya. Biasanya ketika ibundanya sedang jalan-jalan maka kebanyakan janin itu bobok nyenyak dan bakalan bangun lagi bila ibundanya berhenti jalan-jalan alias tiduran di kasur atau sofa. Bisa juga wanita hamil mencoba beberapa cara cepat untuk mendorong bayi Anda bergerak:

  1. Duduk santai dan angkat kaki selonjoran lalu makan camilan bergizi tinggi, jangan makan krupuk. Janin mungkin merasa diayun-ayun untuk tidur ketika ibunya sedang bergerak, sehingga ketika ibunya berhenti bergerak biasanya janin akan bangun dan akan terganggu tidurnya ketika ibundanya makan camilan karena terdapat peningkatan aktivitas usus dan lambung yang mungkin akan senggol-sengol rahim markas besar sang janin.
  2. Minum air yang benar-benar dingin sehingga janin mungkin bisa merasakan adanya perubahan suhu dalam perut menjadi lebih dingin dan biasanya janin akan mencoba untuk menghindarinya dengan bergerak-gerak. Boleh pakai air sirup atau es krim pun gak apa-apa.
  3. Buat beberapa kebisingan. Dengarkan musik dengan headphone yang ditempelkan ke perut dan diputar dengan volume keras kemudian perhatikan respon sang janin.

Jika janin sudah mulai bergerak, semuanya mungkin baik-baik saja. Tapi awasi pergerakannya mulai sekarang dan segera ke dokter kandungan bila terasa gerakannya mulai berkurang lagi.

KAPAN WANITA HAMIL HARUS SEGERA MENGUNJUNGI DOKTER KANDUNGAN ?

Hubungi dokter kandungan sesegera mungkin, jangan nunggu waktu kontrol, jika wanita hamil merasakan tanda-tanda berikut:

  1. Anda tidak merasakan 10 gerakan atau lebih saat berbaring miring kiri atau kanan dengan santai selama dua jam.
  2. Janin tidak mulai bergerak sebagai respons terhadap kebisingan ataupun rangsangan-rangsangan lain yang dibuat oleh ibundanya dalam upaya menggerakan janin dalam kandungannya.
  3. Ada penurunan drastis gerakan janin dalam beberapa hari terakhir.
  4. Gerakan janin terasa makin hari makin kurang saja.

Jika janin dalam kandungan kurang bergerak, itu bisa menjadi pertanda bahwa janin tidak mendapatkan cukup nutrisi atau oksigen melalui plasenta. Mungkin juga petunjuk awal bahwa janin sedang berisiko tinggi, seperti pertumbuhannya terganggu atau gerakannya dalam rahim terganggu.

Pokoknya begitu gerakan janin terasa berkurang maka wanita hamil harus melakukan pemantauan dan pengamatan ketat bagi janinnya dan misalnya dari hasil pemeriksaan dokter kandungan dinyatakan baik-baik saja maka tetap saja wanita hamil harus memantau dengan ketat, dan bila rasanya tetap makin kurang gerakan janinnya diharapkan wanita hamil segera balik lagi ke dokter kandungan.

Oke deh… saya rasa sekian dulu… Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokter cucuk kiuttt hello kitty, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=9

Untuk mengetahui lokasi praktek dokter cucuk, silakan klik link di bawah ini:

https://goo.gl/maps/N22hUjBSjHr

Untuk jadwal praktek di Karawang Barat, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=4

TULISAN 7. HAMIL DEKAT 9 BULAN TAPI KOK PERUTNYA KECIL

APAKAH YANG DISEBUT DENGAN PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT (IUGR) ?

Janin dinyatakan mengalami pertumbuhan terhambat dalam rahim  jika mereka tampak lebih kecil dari yang diharapkan – khususnya, jika USG dokter kandungan menunjukkan bahwa berat badan mereka di bawah persentil ke-10 untuk usia kehamilan mereka. Mungkin beberapa ibu hamil pernah melihat hasil USG saat di dokter kandungan yang menampilkan grafik posisi berat janin, bila posisi berat janin berada dalam garis batas maka berat janin dinyatakan masih dalam batas normal, tetapi bila janin berada pada posisi di bawah garis batas maka kemungkinan besar janin mengalami gangguan pertumbuhan dalam rahim ibunya.

Ada banyak sebab mengapa janin dalam kandungan tampak kecil. Bahkan dalam banyak kasus, janin yang didiagnosis menderita IUGR (gagal tumbuh) ternyata memang ukurannya kecil (mungkin kecil juga seperti salah satu ukuran tubuh orang tuanya). Dalam kasus lain, banyak juga janin yang kelihatannya kecil di rahim ternyata berukuran normal saat lahir. Namun dalam beberapa kasus, dalam pengamatan USG di duga ada sesuatu yang membuat janin tidak tumbuh dengan baik, dan dokter kandungan akan mencoba mencari tahu masalahnya.

BAGAIMANA CARA DOKTER KANDUNGAN BISA MENGETAHUI BAHWA JANIN SAYA MENGALAMI KEGAGALAN PERTUMBUHAN DALAM RAHIM ?

Dokter kandungan akan menilai ukuran rahim ibu hamil selama pemeriksaan panggul pada trimester pertama. Pada kehamilan yang lanjut, dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan pertumbuhan janin dalam rahim dengan mengukur perut ibu hamil pada setiap kunjungan/ kontrol kehamilan. Jika ukurannya terkesan lebih kecil dari tanggal taksiran persalinan, dokter kandungan akan menindaklanjuti dengan USG untuk menentukan ukuran dan berat badan janin dalam rahim. Pada ibu-ibu hamil yang tidak pernah kontrol ke dokter kandungan dan hanya mengandalkan tanggal haid terakhir dalam menentukan umur kehamilan maka ketika dilakukan pengukuran tinggi rahim akan terukur kecil, apalagi bila ternyata dari hasil USG kehamilan oleh dokter kandungan ternyata umur kehamilan lebih kecil dari persangkaan ibu hamil… kok bisa ? karena tanggal haid terakhir ibu hamil 70% keliru alias salah. Ini dapat terjadi jika ibu hamil ingat hari pertama dari haid terakhir yang tidak tepat atau ber-ovulasi lebih lambat dari biasanya dalam siklus haid terakhir ibu hamil.

Jika USG dokter kandungan telah menegaskan tanggal taksiran persalinan pada saat kontrol kehamilan muda, maka dokter kandungan melanjutkan memeriksa pertumbuhan janin dalam rahim pada kontrol selanjutnya dengan pemeriksaan USG lagi secara serial. Jika hasil pemeriksaan USG lanjutan menunjukkan bahwa pertumbuhan janin itu terlambat, maka janin dalam rahim kemungkinan akan didiagnosis dengan IUGR (pertumbuhan janin terhambat dalam rahim).

APA YANG BISA MENYEBABKAN MASALAH DENGAN PERTUMBUHAN JANIN DALAM KANDUNGAN ?

Janin mungkin tidak tumbuh dengan baik jika janin tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya untuk berkembang. Kadang-kadang cacat genetik dapat mengganggu pertumbuhannya. Kemungkinan-kemungkinan yang dapat menyebabkan pertumbuhan janin dalam rahim terhambat adalah sebagai berikut:

  1. Kelainan pada plasenta, organ yang memberikan oksigen dan nutrisi untuk bayi Anda di dalam rahim. Plasenta mungkin tidak berfungsi dengan baik jika terlalu kecil, tidak terbentuk dengan benar, atau mulai terlepas dari uterus (plasental abruption). Plasenta yang terlalu rendah di uterus (plasenta previa) dapat sedikit meningkatkan risiko terjadinya IUGR.
  2. Kondisi medis/ komplikasi kehamilan/ penyakit yang dimiliki oleh ibu hamil, seperti hipertensi kronis, pre-eklamsia, penyakit ginjal atau jantung, anemia, kencing manis bawaan, gangguan pembekuan darah, sindrom antibodi antiphospholipid, atau penyakit paru-paru seperti asthma, TBC, dll.
  3. Kelainan kromosom, seperti sindrom Down, atau cacat lahir struktural, seperti anencephaly (di mana bagian tengkorak kepala tidak ada) atau cacat pada ginjal atau dinding perut.
  4. Bayi kembar.
  5. Suami merokok, ibu hamil merokok, minum keras, atau menyalahgunakan obat-obatan terlarang (narkoba).
  6. Infeksi tertentu yang bisa diperoleh janin yang berasal dari ibu hamil, seperti toksoplasmosis, CMV, sifilis, atau rubella.
  7. Malnutrisi berat alias kurang gizi, malas makan, malas minum, makan sayuran doank, gak mau makan daging, gak mau makan ikan, gak mau makan ayam, dll.
  8. wanita yang kekurangan berat badan sebelum kehamilan (kurus sejak sebelum hamil) dan tidak mendapatkan cukup berat badan selama kehamilan (selama hamil berat badan cuman naik sedikit), dan wanita yang tinggal di tempat yang sangat tinggi (gunung), lebih mungkin memiliki bayi yang lebih kecil.

APAKAH BAHAYANYA GANGGUAN PERTUMBUHAN BAGI JANIN SAYA ?

Bayi yang didiagnosis dengan IUGR sangat mungkin memiliki komplikasi tertentu selama kehamilan, selama persalinan, dan sesudah lahirnya. Resiko yang mungkin dialami oleh janin yang pertumbuhannya terhambat antara lain:

  1. lahir prematur.
  2. lahir tapi gak kuat nafas terus mati.
  3. Gak kuat lahiran lewat jalan normal sehingga mesti di operasi sesar.
  4. Saat lahir kemungkinan kadar gula darahnya rendah.
  5. Mudah terkena infeksi saat lahir.
  6. Seringkali kedinginan saat lahir karena tubuhnya sulit mempertahankan suhu tubuh terhadap lingkungannya.
  7. Banyak sel darah yang tidak normal.
  8. Gampang kuning saat lahir.
  9. Ketubannya jelek banget alias hijau bahkan hijau kental.
  10. Gangguan perkembangan pada masa anak-anak kelak.
  11. Goblok bin idiot.
  12. Gampang gembrot saat remaja. Bahkan gembrot dimulai sejak masa kanak-kanak.
  13. Gampang kena darah tinggi, penyakit jantung, kencing manis, dll

APAKAH ADA YANG BISA SAYA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU JANIN SAYA DILAHIRKAN DENGAN SEHAT WALOPUN MENGALAMI GANGGUAN PERTUMBUHAN DALAM RAHIM ?

  1. Kemungkinan besar janin yang ukurannya kecil akibat gangguan pertumbuhan akan membutuhkan unit perawatan intensif neonatal (NICU) yang dapat menangani masalah yang mungkin muncul dengan lebih baik.
  2. Dan jika suami anda atau ibu hamil sendiri merokok, minum alkohol, atau menggunakan narkoba, maka harus menghentikan kegiatan-kegiatan itu mubazir tersebut.
  3. Makan dengan gizi yang baik dan mendapatkan lebih banyak kalori.
  4. Tidak boleh olahraga aerobik selama hamil.
  5. Banyak istirahat walopun dari berbagai penelitian belum terbukti memberikan efek positif pada janin yang gagal berkembang dalam rahim.

Oke deh… saya rasa sekian dulu… Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokter cucuk kiuttt hello kitty, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=9

Untuk mengetahui lokasi praktek dokter cucuk, silakan klik link di bawah ini:

https://goo.gl/maps/N22hUjBSjHr

Untuk jadwal praktek di Karawang Barat, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=4

 

TULISAN 10. PERUT SAYA SERING MULES, PADAHAL BELUM 9 BULAN

APAKAH YANG DISEBUT DENGAN KONTRAKSI BRAXTON HICKS?

Kontraksi Braxton Hicks adalah kontraksi uterus intermiten yang dimulai pada awal kehamilan, meskipun kadang-kadang ibu hamil mungkin tidak akan mengalaminya sampai beberapa saat setelah pertengahan usia kehamilan. Bahkan beberapa wanita hamil tidak pernah memperhatikan ada tidaknya kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi ini dinamai oleh John Braxton Hicks, dokter Inggris yang pertama kali menggambarkan adanya kontraksi tersebut pada tahun 1872. Kontraksi Braxton Hicks dikenal juga dengan istilah kontraksi palsu. Ketika kehamilan anda berlanjut makin tua seiring berjalannya hari-minggu-bulan, maka kontraksi Braxton Hicks cenderung terjadi lebih sering, tetapi sifatnya akan tetap jarang-jarang, tidak teratur, dan tidak terlalu nyeri.

Bagi beberapa wanita hamil, terkadang kontraksi Braxton Hicks sulit dibedakan dari tanda-tanda kontraksi pada awal terjadinya persalinan prematur, jadi sangat disarankan wanita hamil untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan bila mengalami kontraksi, jangan mencoba untuk membuat diagnosis sendiri karena anda bukan dokter kandungan. Jika wanita hamil belum mencapai umur kehamilan 37 minggu dan sudah mengalami kontraksi reguler, atau jika wanita hamil memiliki tanda-tanda persalinan prematur yang tertulis di bawah ini, segera hubungi dokter kandungan langganan agar wanita hamil segera mendapatkan pertolongan.

Pada saat umur kehamilan makin dekat dengan tanggak taksiran persalinan (HPL) maka kemungkinan serviks/ leher rahim wanita hamil sudah mulai “matang,” atau perlahan-lahan melunak sebagai persiapan persalinan. Kontraksi yang terjadi sekitar waktu ini mungkin menjadi lebih intens dan lebih sering, dan kontraksi rahim tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan/ nyeri yang cukup lumayan.

Berbeda dengan kontraksi Braxton Hicks yang tidak menyakitkan dan timbulnya sporadis sebelumnya, yang tidak menyebabkan perubahan serviks/leher rahim yang jelas, kontraksi-kontraksi reguler/ teratur pada akhir-akhir kehamilan dapat membantu leher rahim ibu hamil makin menipis, bahkan akan sedikit membuka. Periode ini kadang-kadang disebut sebagai kontraksi prelabor (kontraksi menjelang masuk persalinan).

SEPERTI APA RASA-RASA DAN CIRI KONTRAKSI BRAXTON HICKS?

 Ketika Anda mengalami kontraksi apa pun selama kehamilan, baik Braxton Hicks atau persalinan yang sebenarnya, Anda akan merasakan rahim, daerah perut bagian bawah, atau selangkangan mengencang atau meremas, dan kemudian rileks. Sifat kontraksi Braxton Hicks tidak teratur dan biasanya tidak sakit, meskipun mungkin tetap saja menimbulkan rasa tidak nyaman dan bahkan kadang-kadang kontraksinya bisa saja menguat dan menyakitkan.

BAGAIMANA WANITA HAMIL BISA TAHU PERBEDAAN ANTARA KONTRAKSI BRAXTON HICKS DAN KONTRAKSI PERSALINAN YANG SEBENARNYA?

Pada hari-hari atau minggu-minggu sebelum persalinan, kontraksi Braxton Hicks dapat menjadi ritmik, relatif berdekatan, dan bahkan menyakitkan, sehingga wanita hamil akan berpikir bahwa sedang dalam proses melahirkan. Tetapi tidak seperti kontraksi persalinan yang sebenarnya, kontraksi braxton hicks atau kontraksi palsu biasanya tidak akan timbul secara konsisten lebih lama, lebih kuat, dan lebih dekat jaraknya antara 2 kontraksi. Kontraksi Braxton Hicks dapat terjadi kapan saja, terutama cenderung timbul malam hari, ketika wanita hamil mengalami dehidrasi atau memiliki kandung kemih penuh, atau selama aktivitas fisik atau seks.

APA YANG DAPAT IBU HAMIL LAKUKAN JIKA KONTRAKSI BRAXTON HICKS MENIMBULKAN RASA TIDAK NYAMAN ATAU MENYAKITKAN?

Kontraksi Braxton Hicks biasanya tidak sakit, tetapi tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengurangi ketidaknyamanan dari kontraksi Braxton Hicks, coba langkah-langkah ini:

  1. Ubah aktivitas atau posisi Anda. Terkadang berjalan memberi kelegaan dan menghilangkan rasa sakit. Kadang-kadang kontraksi barxton hicks dapat timbul saat ibu hamil sedang beristirahat. Inilah bedanya dengan kontraksi persalinan yang sebenarnya dimana kontraksi persalinan dapat timbul kapan saja dan tidak bisa menghilang walopun ibu hamil sudah berganti posisi atau beraktivitas.
  2. Minumlah air karena kontraksi braxton hicks ini kadang-kadang bisa disebabkan oleh dehidrasi.
  3. Lakukan latihan relaksasi atau ambil napas panjang yang lambat. Ini tidak akan menghentikan kontraksi Braxton Hicks, tetapi dapat membantu Anda mengatasi ketidaknyamanan ini.

KAPAN IBU HAMIL HARUS MENGHUBUNGI DOKTER SPESIALIS KANDUNGAN ATAU UGD RUMAH SAKIT ?

Jika umur kehamilan anda belum mencapai 37 minggu, hubungi dokter kandungan segera atau pergi ke UGD rumah sakit jika kontraksi Anda menjadi lebih berirama, makin menyakitkan, atau makin sering, atau jika Anda memiliki tanda-tanda persalinan prematur:

  1. Nyeri perut atau kram seperti menstruasi
  2. Kontraksi reguler (setidaknya 6 kontraksi per jam, atau setiap 10 menit, tidak peduli apakah kontraksi rahimnya bikin nyeri ataupun tidak nyeri)
  3. Pendarahan atau bercak vagina apa pun bentuknya.
  4. Peningkatan timbulnya keputihan
  5. Perubahan pada jenis cairan – misalnya, jika menjadi berair, terlihat seperti lendir, atau berdarah (meskipun hanya berwarna merah muda atau bernoda darah)
  6. Lebih banyak tekanan di daerah panggul atau perut bagian bawah (seperti bayi Anda menekan ke bawah)
  7. Nyeri punggung bawah

Jika umur kehamilan Anda melewati 37 minggu, hubungi dokter kandungan Anda dan sampaikan bahwa Anda mengalami kontraksi. Dalam persalinan yang sebenarnya, kontraksi Anda akan datang secara berkala, 30 hingga 90 detik lamanya, menjadi semakin kuat, dan terjadi lebih sering. Hubungi dokter kandungan Anda atau pergi ke UGD rumah sakit jika:

  1. Keluar cairan atau pecah ketuban (bahkan jika Anda tidak mengalami kontraksi).
  2. Anda mengalami perdarahan vagina (lebih dari sekadar bercak).
  3. Kontraksi Anda akan datang tiap lima menit (atau kurang).
  4. Anda memiliki rasa sakit yang konstan dan berat di perut bawah.

Oke deh… saya rasa sekian dulu… Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokter cucuk kiuttt hello kitty, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=9

Untuk mengetahui lokasi praktek dokter cucuk, silakan klik link di bawah ini:

https://goo.gl/maps/N22hUjBSjHr

Untuk jadwal praktek di Karawang Barat, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=4

TULISAN 12. SUDAH LEWAT HPL TAPI KOK BELUM LAHIR JUGA

Beberapa hari terakhir kehamilan adalah saat yang menyenangkan bagi ibu hamil. Tapi ketika tanggal taksiran persalinan sudah berlalu, maka menunggu mulainya proses persalinan bisa membuat ibu hamil menjadi stres, apalagi lihat tetangga dan teman-teman sudah pada melahirkan…tambah stress deh.

Tidak hanya ibu hamil yang stress, malahan banyak orang tua, suami, saudara, dan yang lainnya juga menjadi cemas. Tapi perlu diingat bahwa jika tidak ada masalah spesifik dalam pemeriksaan kehamilan, bayi dalam kandungan walopun udah kelewat tanggal taksiran persalinannya sangat mungkin dalam kondisi baik-baik saja.

Terdapat berbagai istilah hamil tua dalam dunia kedokteran, antara lain:

  1. Kehamilan yang berakhir sekitar 40 minggu (antara 37 – 40 minggu), dikenal sebagai “kehamilan yang tuanya pas tanggal” atau “kehamilan pas tanggal.”
  1. Jika bayi lahir sebelum umur kehamilan 37 minggu, maka hal itu dianggap kelahiran prematur. Kelahiran janin yang terlalu dini dikaitkan dengan berbagai risiko bagi bayi.
  1. Kehamilan yang berlangsung sedikit lebih lama dari 40 minggu (antara 40 – 41 minggu 6 hari) disebut kehamilan akhir-akhir/ postdate/ late term pregnancy.
  1. Sedangkan kehamilan yang berlanjut 42 minggu atau lebih maka disebut kehamilan post-term/ lewat bulan.

Definisi kehamilan tua mungkin akan berbeda-beda antar negara karena disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan kemajuan teknologi kedokteran tiap negara. Sangat sedikit wanita hamil yang melahirkan tepat pada tanggal taksiran persalinannya. 90% wanita akan melahirkan janinnya secara spontan tanpa rangsangan/ tanpa induksi pada umur kehamilan antara 37-40 minggu dan 5-10% wanita akan melahirkan setelah 40 minggu (antara 40-42 minggu).

Belum diketahui secara pasti penyebab bayi lambat lahir, diduga berkaitan dengan faktor keturunan/ genetik. Dalam suatu studi kedokteran, ternyata didapati bahwa wanita yang telah melahirkan bayi lewat bulan maka mereka akan cenderung untuk melahirkan lewat bulan lagi pada masa yang akan datang. Dokter kandungan akan makin sering untuk meminta ibu hamil kontrol bila sudah lewat dari tanggal taksiran persalinan.

Kapan sih kehamilan dianggap lewat bulan ? pada minggu-minggu pertama kehamilan lewat waktu (lebih dari 40 minggu) maka kondisi bayi dan ibu hamil biasanya masih oke-oke saja asalkan selalu dalam pengamatan dan kontrol dokter kandungan, dan selama kontrol tidak ada masalah yang berkaitan langsung dengan kehamilannya. Tetapi ada hal-hal yang harus disadari oleh ibu hamil yaitu sedikit banyak akan terdapat peningkatan resiko pada kehamilan yang lewat 40 minggu, antara lain:

  1. Fungsi placenta mungkin saja tidak sebagus sebelum umur kehamilan 40 minggu.
  1. Mungkin saja mulai timbul gejala-gejala infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam rahim.
  1. Dapat terjadi komplikasi-komplikasi tak terduga saat hamil atau saat melahirkan misalnya janin akan makin besar sehingga dapat membahayakan saat proses bersalin.
  1. Kalo kehamilan dibiarin saja melewati 42 minggu maka kebanyakan juga lahir dalam 3-4 minggu pasca melewati taksiran persalinan. Tetapi perlu diingat bahwa terdapat peningkatan resiko kematian janin spontan dalam kandungan. Kebanyakan dokter kandungan tidak mau membiarkan kehamilan melebihi 42 minggu sehingga langsung dilakukan induksi persalinan.

Ada banyak metode tradisional yang digunakan wanita untuk memulai persalinan, termasuk hal-hal seperti berjalan-jalan pagi atau jalan-jalan di mall. Beberapa wanita melakukan hubungan seks atau menstimulasi puting payudara mereka dengan harapan hormon yang dilepaskan akan memicu kontraksi rahim.

Pendekatan ini didasarkan pada teori bahwa hormon pada air mani pria (cairan pembawa sperma yang dilepaskan saat ejakulasi), dan hormon yang dibuat tubuh wanita saat terangsang secara seksual, menyebabkan leher rahim wanita hamil akan mengalami rileks dan terbuka lebih mudah. Bahkan banyak penelitian tentang pendekatan tradisional ini. Tapi ternyata penelitian tersebut hanya menghasilkan bukti-bukti lemah yang menunjukkan bahwa puting payudara wanita hamil yang dirangsang selama satu sampai tiga jam per hari dapat membantu mempercepat terjadinya persalinan. Artinya tidak direkomendasikan untuk dilakukan… ya gampangnya boleh dikerjakan tapi hasilnya megecewakan alias gatot (kebanyakan bakalan gagal total). Adapun hasil penelitian tersebut menemukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tanpa stimulasi payudara: Didapati bahwa 8 dari 100 wanita yang tidak menstimulasi puting payudara mereka, persalinan dimulai dalam 72 jam pada umur kehamilan lebih dari 40 minggu.
  1. Dengan stimulasi payudara: ternyata didapati bahwa sekitar 39 dari 100 wanita yang merangsang puting mereka akan melahirkan spontan setelah umur kehamilan 40 minggu. Tetapi perlu diingat yaitu penelitian ini hanya dilakukan pada 400 wanita sehingga penelitian ini hanya bisa memberi gambaran kasar tentang efektifitas stimulasi puting payudara pada wanita hamil.

Rangsangan puting payudara wanita pasca melahirkan ternyata bermanfaat juga untuk mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan. Kebanyakan penelitian kedokteran menyatakan bahwa belum menemukan hubungan yang jelas apakah seks dapat menginduksi terjadinya persalinan.

Tidak hanya rangsangan pada puting payudara, wanita hamil terkadang mencoba sejumlah hal lain untuk mencoba menimbulkan persalinan. Beberapa minum teh daun raspberry untuk melembutkan leher rahim, sementara yang lain menggunakan homeopati, minyak evening primrose atau akupunktur. Tapi tidak ada bukti ilmiah bahwa pendekatan ini berhasil menimbulkan persalinan.

Minyak jarak adalah metode tradisional lain yang digunakan untuk menginduksi persalinan. Ini tersedia dalam bentuk jus, larutan yang digunakan dalam irigasi kolon, atau kapsul. Minyak ini belum terbukti memiliki efek menimbulkan persalinan. Dan perlu diingat bahwa belum banyak penelitian tentang keamanan dan efektivitas minyak jarak bagi wanita hamil.

Oke deh… saya rasa sekian dulu… Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokter cucuk kiuttt hello kitty, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=9

Untuk mengetahui lokasi praktek dokter cucuk, silakan klik link di bawah ini:

https://goo.gl/maps/N22hUjBSjHr

Untuk jadwal praktek di Karawang Barat, silakan klik link di bawah ini:

http://www.cucuk-spog.com/?page_id=4

TULISAN 15. SAYA SEDANG HAMIL TETAPI SUAMI MEROKOK

Saya mengamati bahwa rata-rata ibu hamil yang periksa pada saya ternyata suaminya merokok. Sebetulnya apa sih yang dicari dan diperoleh dari merokok ? Duit habis percuma dan penyakit akibat rokok pasti akan datang. merokok itu sangat berbahaya bagi kehamilan. suami merokok dapat merusak kehamilan, bisa bikin isteri keguguran. Isteri merokok apalagi… tambah parah dampaknya.

Menurut Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi, Dr. Robert Welch di Providence Hospital di Southfield, Michigan, Amerika Serikat… hmm ini dokter ahli kandungan Amerika… Merokok sangat mungkin merupakan penyebab nomor 1 terhadap buruknya hasil luaran suatu kehamilan. Berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari penanganan kehamilan di Amerika Serikat didapatkan bahwa dampak buruk dari asap rokok dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut:
1. bayi yang lahir prematur
2. bayi yang lahir dengan berat badan rendah
3. bayi yang meninggal dalam kandungan
Kehamilan akan lebih aman dan bayi dalam kandungan/ bayi yang dilahirkan akan menjadi lebih sehat jika tidak terpapar asap rokok dan racun dalam rokok selama ibunya mengandung. Pada kondisi dimana ibu hamil menderita darah tinggi atau kencing manis (diabetes) maka dampak dari racun dalam rokok akan makin memperberat efek buruk yang dapat terjadi selama kehamilan/ menyusui. Ketika seorang wanita hamil merokok ataupun terpapar asap roko dari suaminya maka tidak ada yang bisa melindungi bayinya dari bahaya walopun sudah rajin minum vitamin hamil sekalipun.
KOK BISA SIH ASAP ROKOK BERBAHAYA BAGI KEHAMILAN DAN BAYI ?
Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia, termasuk zat-zat kimia yang benar-benar jahat seperti sianida, timbal, dan setidaknya 60 senyawa penyebab kanker. Ketika ibu hamil merokok selama kehamilan atau terpapar asap rokok selama kehamilan maka zat beracun itu masuk mengalir ke aliran darah ibu hamil, padahal aliran darah itu merupakan satu-satunya sumber aliran oksigen dan nutrisi bayi dalam kandungan.

Tidak satu pun dari 4000 bahan kimia beracun dalam rokok yang memberikan dampak baik untuk bayi dalam kandungan, belum lagi dengan adanya zat timbal dan sianida dalam aliran darah ibu hamil akibat terpapar asap rokok… hmmm tambah menderitalah bayi dalam kandungan… oh iya terdapat 2 zat lagi yang sangat sangat sangat berbahaya dalam rokok yaitu nikotin dan karbon monoksida. Menurut Dr. James Christmas, direktur Maternal Fetal Medicine untuk Commonwealth Perinatal Associates di Henrico Doctors ‘Hospital di Richmond, Virginia, Amerika Serikat, nikotin dan karbon monoksida merupakan penyebab terjadinya hampir semua komplikasi yang berhubungan dengan merokok dalam kehamilan. Wow… ternyata sudah banyak para ahli kedokteran Amerika Serikat yang menyatakan bahwa rokok berpengaruh sangat buruk bagi kehamilan.
Komplikasi kehamilan yang paling serius – termasuk kelahiran mati, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah – dapat dihubungkan dengan fakta bahwa nikotin dan karbon monoksida bekerja sama untuk mengurangi suplai oksigen bayi dalam kandungan. Nikotin mengurangi jumlah oksigen yang mengalir ke bayi dengan cara menyempitkan pembuluh darah ke seluruh tubuh ibu hamil, termasuk yang ada di tali pusat. Berarti bayi dalam kandungan seperti dipaksa bernafas dengan saluran nafas yang sempit. Akibatnya sel-sel darah merah yang biasanya membawa oksigen mulai mengambil molekul karbon monoksida sebagai gantinya karena oksigen akan disingkirkan oleh molekul karbon monoksida (dikudeta secara ilegal). Lama-kelamaan akhirnya pembuluh darah ke bayi akan kehilangan oksigen yang makin lama makin parah padahal oksigen itu merupakan hal terpenting dalam kehidupan janin dalam kandungan.
APA SIH DAMPAK ASAP ROKOK BAGI BAYI YANG SUDAH LAHIR ?
1. dampak terhadap berat badan dan ukuran bayi. Rata-rata, kebiasaan merokok 1 pak sehari yang dilakukan oleh suami selama kehamilan isterinya akan mengurangi sekitar 250gram dari berat lahir bayi yang seharusnya. Merokok dua bungkus sehari selama kehamilan bisa membuat berat badan bayi lebih ringan lagi. Sementara beberapa wanita hamil dengan paparan asap rokok maka kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang lebih kecil, mengerdilkan pertumbuhan bayi di rahim dan kelak dapat memiliki konsekuensi negatif yang berlangsung seumur hidup.
2. Dampak terhadap tubuh dan paru-paru bayi. Bayi yang berukuran kecil cenderung memiliki tubuh dengan perkembangan yang kurang baik. Paru-paru mereka mungkin tidak siap untuk bekerja sendiri secara otomatis (sulit bernafas normal), yang berarti bayi akan menghabiskan hari-hari atau minggu-minggu pertama kehidupannya bernafas dengan bantuan mesin nafas/ respirator. Setelah bayi mampu bernapas sendiri (atau bahkan jika bayi sudah mampu melakukan pernafasan normal sejak dari awal dilahirkan), maka tetap saja bayi-bayi ini mungkin memiliki masalah pernapasan yang berkelanjutan – karena perkembangan paru-paru yang tertunda atau efek samping nikotin lainnya. Anak-anak yang ibunya merokok selama kehamilan sangat rentan terhadap asma, dan memiliki dua atau tiga kali lipat risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).
3. Jantung. Bayi yang ibunya terpapar asap rokok pada kehamilan trimester pertama lebih mungkin untuk memiliki cacat jantung saat lahir. Dalam sebuah penelitian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat yang diterbitkan pada Februari 2011, risiko bayi-bayi ini memiliki jenis cacat jantung bawaan tertentu adalah 20% – 70% lebih tinggi daripada bayi yang ibunya tidak terpapar asap rokok. Cacat jantung ini termasuk yang menghalangi aliran darah dari sisi kanan jantung ke paru-paru (obstruksi saluran keluar ventrikel kanan) dan bukaan antara ruang atas jantung (defek septum atrium). Penelitian ini didapatkan dengan menganalisis data pada 2.525 bayi yang memiliki cacat jantung saat lahir dan 3.435 bayi sehat yang lahir di Baltimore dan Washington, D.C., Amerika serikat, antara tahun 1981 s/d tahun 1989.
4. Fungsi otak. Merokok selama kehamilan aau terpapar asap rokok selama kehmailan dapat memiliki efek seumur hidup pada otak bayi. Anak-anak yang lahir dari ibu hamil yang terpapar asap rokok atau yang merokok saat hamil maka sangat mungkin memiliki gangguan belajar, masalah perilaku, dan IQ yang relatif rendah dibandingkan dengan anak-anak yang lainnya.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Obstetrics and Gynecology pada bulan Agustus 2009 menemukan bahwa bila ibu hamil berhenti dari paparan asap rokok pada trimester pertama kehamilan maka sebenarnya dapat meningkatkan peluang mereka untuk melahirkan bayi cukup bulan dengan ukuran dan berat badan yang normal dan kesehatan yang hampir sama dengan bayi yang dilahirkan dari ibu hamil yang tidak pernah terpapar asap rokok. Ibu hamil yang terhindar dari paparan asap rokok pada kehamilan trimester kedua maka dapat meningkatkan peluang mereka juga, tetapi tidak sebanyak itu.

Setelah umur kehamilan menginjak minggu ke 14 sampai 16, janin sedang berada dalam fase penambahan berat badan yang luar biasa pesatnya. Jika ibu hamil masih terpapar asap rokok pada tahap itu, maka laju pertumbuhan bayi akan mulai melambat. Tetapi begitu ibu hamil berhenti dari paparan asap rokok, bayi dalam kandungan akan mulai mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya untuk tumbuh. Pada saat pemeriksaan USG berikutnya, dokter kandungan akan dapat melihat perubahan signifikan dalam tingkat pertumbuhan bayi dalam kandungan. Bahkan jika ibu hamil menghindari paparan asap rokok pada usia kehamilan 30 minggu atau lebih, masih terdapat peluang untuk bisa memberi kesempatan bagi bayi untuk menambah berat badan secepat mungkin walopun waktunya sudah sangat mendekati kelahiran.
Jadi… kesimpulannya… suami stop merokok… isteri jangan merokok.

TULISAN 19. PENYAKIT ASTHMA KAMBUH SAAT HAMIL

Penyakit asma selama kehamilan adalah kondisi gangguan pernafasan paling umum yang dapat mempengaruhi fungsi paru-paru selama masa kehamilan. Dari hasil studi epidemiologi penyakit telah diketahui bahwa sebanyak 8 persen wanita hamil di seluruh dunia menderita asma. Banyak wanita hamil yang khawatir tentang apakah kehamilan akan memperparah penyakit asma mereka dan apakah penyakit asma dapat membahayakan janin dalam kandungan. Dengan terapi asma yang tepat dan teratur, kebanyakan wanita hamil dapat bernapas dengan mudah, menjalani kehamilan yang normal, dan melahirkan bayi yang sehat. Secara keseluruhan, resiko penyakit asma yang tidak terkontrol jauh lebih besar daripada resiko mengonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan penyakit asma dalam kehamilan.

 

Terapi asma selama kehamilan yang paling memberikan hasil terbaik adalah ketika seorang wanita hamil menerima perawatan medis rutin untuk mengobati asmanya di dokter penyakit dalam dan kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan. Ada baiknya sebelum hamil, wanita yang menderita asma mendiskusikan kondisi penyakit asma mereka pada dokter penyakit dalam/ dokter kandungan. Perlu diingat bahwa semua wanita hamil harus melanjutkan pengobatan penyakit asma mereka. Penghentian obat asma pada wanita yang sering kambuh asmanya maka dapat menimbulkan bahaya bagi wanita hamil dan janin dalam kandungannya.

 

Tingkat keparahan asma selama kehamilan bervariasi dari satu wanita ke wanita lain. Selama kehamilan, penyakit asma dapat memburuk/ memberat pada 30% wanita hamil, membaik pada 30% wanita hamil, dan tetap stabil alias sama saja pada 30% wanita hamil. Bahasa gampangnya ya belum jelas apakah asma dapat makin parah atau makin sembuh saat wanita sedang hamil. Terdapat beberapa kondisi yang terjadi pada wanita hamil dengan asthma yaitu:

  1. Di antara wanita yang penyakit asmanya memburuk/ memberat selama kehamilan, ternyata terdapat perbaikan gejala asma antara minggu ke-29 dan ke-36 kehamilan.
  2. Asma umumnya membaik pada bulan terakhir kehamilan, jadi semakin dekat melahirkan maka asmanya biasanya makin jarang kambuh.
  3. Proses persalinan pada wanita hamil yang telah kontrol penyakit asma secara teratur ke dokter penyakit dalam maka penyakit asmanya jarang kambuh selama proses bersalin dan mengejan.
  4. Tingkat keparahan gejala asma selama kehamilan akan terjadi berulang pada kehamilan berikutnya. Artinya bila saat hamil yang sekarang penyakit asmanya sering kambuh maka pada kehamilan berikutnya dapat serupa dengan keparahan pada kehamilan yang sekarang.

 

Faktor-faktor yang meningkatkan atau mengurangi risiko serangan asma selama kehamilan tidak sepenuhnya jelas. Kemungkinan serangan ini tidak konstan/ tidak terjadi terus menerus sepanjang kehamilan; serangan asma tampaknya paling sering antara minggu 17 hingga 24 kehamilan. Penyebab untuk pola ini tidak diketahui, diduga karena beberapa wanita hamil berhenti menggunakan obat pengontrol asma disebabkan oleh rasa takut mereka menggunakan obat-obatan selama hamil. Padahal penghentian obat asma pada wanita yang sering kambuh asmanya dapat menimbulkan bahaya bagi wanita hamil dan janin dalam kandungannya.

 

Wanita yang menderita asma memiliki sedikit peningkatan resiko untuk terjadinya komplikasi kehamilan meskipun sebab-sebabnya belum  diketahui sampai saat ini. Wanita hamil dengan penyakit asma sedikit lebih mungkin untuk memiliki satu atau lebih komplikasi kehamilan sebagai berikut:

  1. Darah tinggi pada kehamilan/ pre-eclampsia.
  2. Kelahiran prematur/ kurang bulan.
  3. Lebih sering terpaksa dilakukan operasi sesar untuk menyelamatkan ibu/ janin dalam kandungannya.
  4. Berat badan bayi yang baru lahir lebih kecil daripada bayi wanita yang tidak asma.

 

Namun, sebagian besar wanita dengan asma dan bayi mereka TIDAK memiliki komplikasi selama kehamilan. Kontrol teratur untuk pengobatan penyakit asma yang baik selama kehamilan dapat mengurangi risiko untuk terjadinya komplikasi selama kehamilan dan persalinan.

 

Beberapa langkah sederhana dapat membantu mengendalikan faktor lingkungan yang dapat memperburuk penyakit asma dan memicu serangan asma, antara lain:

  1. Hindari paparan alergen tertentu yang diketahui menyebabkan gejala asma wanita hamil, terutama bulu hewan peliharaan (seperti bulu atau bulu), debu rumah, dan iritasi nonspesifik, seperti asap rokok, parfum yang wanginya kuat bingits, dan berbagai zat polutan.
  2. Tutup kasur dan bantal dengan penutup plastik atau pakai seprei anti tungau untuk mengurangi paparan tungau dan debu.
  3. Wanita hamil tidak boleh merokok dan jangan mengizinkan siapapun termasuk suami untuk merokok di lingkungan sekitar rumah. Suami kalo mau merokok maka perginya ke terminal atau lapangan bola saja.
  4. Wanita yang akan hamil selama musim hujan/ musim pancaroba sebaiknya mendapatkan suntikan flu di dokter penyakit dalam; vaksinasi flu tidak berbahaya bagi kehamilan. Vaksinasi flu diberikan 1 tahun sekali.