TULISAN 32. SAYA BEKAS SESAR, PENGEN LAHIRAN NORMAL

Kebetulan pagi ini dokter cucuk kiuttt hello kitty memperoleh salah satu tulisan yang dibuat oleh seorang dokter kandungan terkenal di solo jawa tengah, mengenai hal tersebut. Mari kita simak bersama dalam tulisan aslinya.

Oh iya lupa… VBAC itu artinya vaginal birth after cessarean surgery (percobaan persalinan normal pada wanita hamil bekas operasi sesar sebelumnya).

Ini saya cuplikkan guideline bahasa Inggrisnya. Nanti saya terjemahkan dibawahnya.

Absolute contraindications for attempted VBAC include
1. One or more prior high vertical (“classical”) cesarean deliveries,
2. Two or more prior lower uterine segment transverse cesarean deliveries
3. Non‐reassuring fetal testing (previously referred to as “fetal distress”),
4. Transverse lie,
5. Placenta previa,
6. Delivery in a setting that is unable to offer immediate access to anesthesia services or unable to perform an emergent cesarean.

Relative contraindications include:
7. Breech presentation,
8. Prior full‐thickness myomectomy,
9. A prior uterine rupture.

KONTRAINDIKASI DILAKUKANNYA VBAC:
Saya mulai dari nomer 6 ya, yang paling penting.
6. VBAC gak boleh ditempat yang gak bisa SC emergensi. Termasuk harus ready untuk bius nya (anestesi). Ini di Indonesia yang masih sulit.
1. Irisan sebelumnya klasik (tegak didalam rahim). Ini kontraindikasi. Bahaya robek.
2. Kalau irisannya melintang bawah pun, ga boleh kalau sudah dua kali operasi sesar. Jadi kalau udah dua kali sesar kontraindikasi VBAC
3. Bayi gak sehat, denyut jantung bayi ga oke.
4. Letak lintang
5. Plasenta dibawah menutupi jalan lahir
7. Sungsang
8. Riwayat operasi mioma
9. Pernah robek rahim

Jadi, dokter bukan gak suka VBAC. Cuma memang syarat VBAC ketat. Karena dokter ga suka klo ibu ma bayi kenapa-napa.

Nah jadi makin jelas ya bahwa tidak gampang saja menyetujui untuk persalinan normal pada bekas sesar. Berbagai metode untuk mengetahui ketebalan rahim pasca sesar, indikasi sesar sebelumnya, ukuran bayi saat ini, dan lain-lain digunakan sebagai syarat untuk mengijinkan ibu hamil bekas sesar untuk mencoba persalinan normal… tetapi tidak ada satupun persyaratan yang mampu meramalkan dapat terjadi robekan rahim atau tidak pada saat proses kontraksi dan bersalin. Robekan rahim pada persalinan normal pada wanita hamil bekas sesar cuman 1% tetapi bila terjadi maka akibatnya sangat fatal bagi bayi dan ibunya.
Oke deh… kalo belum jelas maka baca tulisan saya tentang VBAC, browsing aja di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY. Khusus bapak-bapak kiuttters yg ingin gabung dalam grup tersebut maka foto profilnya harus berdua dengan foto isterinya… hal ini untuk mencegah laki-laki iseng masuk dalam grup ibu hamil kiuttters yang sudah terkenal ke-sholehah-nya.

TULISAN 33. IBU HAMIL GEMAR MAKAN JENGKOL

Kemaren ada ibu kiuttter yang menanyakan apakah jengkol bermanfaat pada ibu hamil. Hmmm naluri saya pun tergerak untuk browsing dan setelah memilih berbagai artikel maka saya menyimpulkan bahwa banyak artikel sesat yang beredar di dunia google sehingga disini diperlukan kecerdasan dokter botak kiuttt hello kitty untuk memilih artikel yang tepat dan berguna bagi semua ibu hamil kiuttt hello kitty dan followers kiuttt hello kitty. Okelah daripada kepanjangan mendingan kita lanjut saja. Jengkol adalah salah satu lalapan yang umum dikonsumsi oleh sebagian masyarakat kita terutama masyarakat sumatera barat, betawi, dan jawa barat ( sunda ) karena… jengkol memang maknyusss… i love jengkol… mama saya di padang sangat pintar bikin gulai jengkol dan dijamin mulut tidak bau dan pipis juga tidak bau… itu rahasia keahlian memasak khas mama saya tercinta. Oh iya, tidak hanya dibuat gulai, namun jengkol juga dapat diolah menjadi berbagai varian sayur seperti semur jengkol atau sebagai campuran sayuran tumis. Nah sebagai dokter kandungan maka saya masuki bahasan terkait dengan kehamilan, kali ini kita akan membahas apa saja manfaat dan bahaya jengkol untuk ibu hamil.

***Manfaat Jengkol Untuk Ibu Hamil***

Jengkol… Meski baunya sangat aneh, bagi sebagian orang jengkol justru dianggap sebagai jenis lalapan ternikmat mengalahkan petai, jialing, timun, dan sebangsanya. Jika disayur (terutama disemur), jengkolpun memberikan rasa yang gurih-gurih-nyam-nyam dilidah para penikmatnya. Selain memiliki rasa yang menggoda selera, jengkol juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan bagi tubuh ibu hamil. Jengkol mengandung banyak kalsium, vitamin A, Vitamin E, dan serat. Kandungan tersebut membuat jengkol cukup bermanfaat dalam menjaga keseimbangan nutrisi.

***Lalu apa saja sih manfaat jengkol bagi ibu hamil ?***

1. Mencukupi Kebutuhan Kalsium Janin

Selama dalam kandungan, janin membutuhkan asupan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium tersebut ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi berbagai makanan sumber kalsium. Nah… berarti ibu hamil boleh makan jengkol ?.

2. Mencegah Osteoporosis pada Ibu Hamil

Jika asupan kalsium janin tidak tercukupi, janin akan mengambilnya dari tulang dan gigi ibu hamil. Inilah yang menyebabkan mengapa wanita lebih sering terkena masalah osteoporosis dibandingkan pria. Oleh karena itu, mengkonsumsi makanan-makanan sumber kalsium seperti jengkol tentu bisa menjadi solusi agar masalah tulang keropos tidak lagi mengintai ibu pasca melahirkan. Tapi bukan berarti dapat beralasan bahwa boleh makan jengkol terus menerus demi memperoleh kalsium. Banyak lo makanan lain dan buah-buahan yang mengandung kalsium.

3. Mencegah Sembelit

Serat yang dikandung jengkol cukup banyak sehingga dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah susah BAB atau sembelit yang biasanya dikeluhkan oleh ibu hamil muda. Khusus hal ini ya bisa bener bisa juga tidak deh. Karena gangguan BAB pada wanita hamil itu lebih dikarenakan pengaruh hormon kehamilan sehingga kurang tepat bila disebabkan karena makanan kurang serat. Jangan sampe hal ini dijadikan senjata bagi ibu hamil penggemar jengkol untuk makan jengkol tiap hari. Helllooooo… sumber serat untuk melunakkan BAB tidak hanya dari jengkol looo… jangan banyak alasan yaaa. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, konsumsi jengkol dengan tujuan mengatasi sembelit juga dapat dipadukan dengan meminum minuman prebiotik seperti susu fermentasi (yogurt).

***Bahaya Jengkol untuk Ibu Hamil***

Selain memiliki banyak manfaat, jengkol juga dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan ibu hamil jika ia dikonsumsi dalam porsi berlebih. Jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat membuat kinerja ginjal semakin berat. Tau gak bahwa saking terkenalnya jengkol itu di dunia barat maka ada istilah barat untuk asam jengkol yaitu jengkolic acid. Pada kondisi akut, konsumsi jengkol berlebih akan membuat ibu hamil mengalami sakit pinggang parah dan pegal pegal atau orang Sunda menyebutnya dengan istilah “Jejengkolen”. Nah, demikianlah pembahasan mengenai manfaat dan bahaya jengkol bagi ibu hamil. Sebagai dokter kandungan, dokter botak kiuttt hello kitty tidak menganjurkan Ibu hamil untuk sering-sering mengkonsumsi jengkol selama kehamilan walopun jengkol ada manfaatnya (perlu diingat efek gangguan ginjal akibat asam jengkol). Namun, bila ibu hamil tetap ngotot karena hobby jengkol maka selain dengan memperbanyak minum air putih, konsumsi jengkol harus dibatasi maksimal 3 keping jengkol setiap hari untuk menghindari masalah dan bahaya yang bisa ditimbulkannya.

Tulisan di atas diambil dari http://www.ibu-hamil.web.id/2015/01/manfaat-bahaya-jengkol-untuk-ibu-hamil.html?m=1 termasuk juga kami lakukan sedikit modifikasi dan perbaikan untuk lebih memberikan manfaat bagi ibu hamil kiuttters dan followers dokter botak kiuttt hello kitty. Silakan bergabung di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY

TULISAN 34. PENGEN MAKAN DURIAN SAAT HAMIL, BOLEH GAK ?

Durian memang buah yang enak, tekstur dagingnya yang lembut serta aromanya yang khas membuat pecinta durian banyak di antara masyarakat. Tidak jarang banyak wanita juga menyukai memakan durian, mereka tidak takut jika mulutnya bau dengan durian. Lalu bagaimana dengan wanita hamil? bolehkah mereka memakan durian saat sedang hamil?

Durian bagi wanita hamil memang buah yang menjadi pro dan kontra, ada yang menganggap memakan durian boleh-boleh saja saat hamil asalkan dalam porsi yang wajar, ada pula yang menganggap memakan durian benar-benar tidak boleh saat hamil sebab membahayakan. Durian mengandung glukosa, vitamin-mineral, asam arachidonat, dan alkohol.

Pada dasarnya durian tidak memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan ibu hamil akan tetapi ada dua kandungan zat yang terdapat pada buah durian yang memberikan dampak terhadap kehamilan. Adapun dua zat yang terkandung di dalam buah durian tersebut adalah asam arachidonat dan alkohol.

Keinginan seorang ibu untuk mengkonsumsi beberapa makanan ketika hamil atau lebih sering dikenali dengan sebutan ngidam terkadang membuat kewalahan. Keinginan mengkonsumsi beberapa jenis makanan ketika anda sedang hamil memang wajar terjadi akan tetapi anda juga harus memperhatikan pengaruh makanan tersebut untuk kesehatan anda dan janin. Pada umunya beberapa jenis makanan yang dipantang untuk ibu hamil adalah makanan yang berbahan dasar ikan yang mentah atau dimasak setengah matang, makanan berbahan susu dan keju yang tidak melalui pasteurisasi, minuman yang mengandung alkohol dan yang terakhir adalah membatasi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh.

Asam arachidonat yang terkandung di dalam buah durian adalah senyawa yang menjadikan biang dalam pembentukan prostaglandin atau senyawa yang mampu merangsang kontraksi yang mengakibatkan keguguran pada awal kehamilan dan kelahiran prematur pada usia kehamilan memasuki trimester akhir. Sedangkan kandungan alkohol yang terdapat di dalam buah durian akan mengakibatkan gangguan pada perkembangan janin sehingga mengakibatkan lahir prematur dengan berat badan yang rendah saat kelahiran. Walaupun demikian anda tidak perlu was-was bila mengkonsumsi durian dalam jumlah yang terbatas. Pada dasarnya kedua zat tersebut tidak akan berpengaruh besar apabila dikonsumsi masih dalam keadaan segar, terjaga kebersihannya dan juga tidak berlebihan. Anda dapat mengkonsumsinya setengah buah saja dalam sehari.

Perlu diingat bahwa BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH BIDANG KEDOKTERAN YANG MENYATAKAN BAHWA DURIAN ITU BERBAHAYA BAGI KEHAMILAN. Demikian pula dengan halnya yaitu BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH DIBIDANG KEDOKTERAN YANG MENYATAKAN DURIAN ITU BAIK/ AMAN BAGI KEHAMILAN. Hampir seluruh masyarakat Asia beranggapan bahwa durian berbahaya bagi kehamilan. Anggapan itu berlaku turun temurun hingga sekarang.

Durian itu kaya akan karbohidrat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah selama kehamilan sehingga ada baiknya bila ibu hamil membatasi konsumsi durian… yaaa pokoknya lepas pengen sajalah… gak usah menggebu-gebu makan 1 piring atau 1 buah dihabisin sendirian. Dan mesti diingat bahwa setiap makan durian, ibu hamil kiuttters mesti ingat-ingat dokter cucuk kiuttt hello kitty yang juga sedang ngileeerrrr ngelihatin atau ngebayangin ibu hamil makan durian… sedddapppp…. bagi ya…

Pertanyaan selanjutnya yang muncul pada anda, bagaimana dengan konsumsi produk olahan yang berbahan dasar durian, apakah aman untuk dikonsumsi ibu hamil? Pada umumnya produk olahan durian memiliki kadar zat alkohol dan juga arachidonat yang rendah ketimbang dengan buah durian yang masih segar. Meskipun demikian bukan berarti anda dapat mengkonsumsi produk olahan durian dengan porsi yang besar. Untuk sebagian produk, proses pembuatan dan bahan bahan lainnya akan menentukan kandungan nutrisi untuk kesehatan anda.

Jadi apa yang menjadi anggapan masyarakat selama ini mengenai mengkonsumsi buah durian selama kehamilan yang dapat mengakibatkan bayi anda kepanasan itu tidak benar dikarenakan apabila anda mengkonsumsinya dengan porsi yang tepat dan tidak berlebih maka resiko gangguan yang dapat disebabkan oleh dua kandungan zat yang terdapat di buah durian tersebut kecil. Adapun untuk ibu hamil yang mempunyai riwayat kesehatan diabetes sebaiknya menghindari konsumsi buah durian karena akan menggangu kesehatan anda dan janin.

Ada beberapa manfaat durian bagi kesehatan manusia, antara lain:

  1. Kaya akan energi/ kalori, vitamin, dan mineral. Daging durian begitu lembut dan baik bagi pencernaan. Mengandung gula, fruktosa dan sukrosa yang akan membuat semangat dan energi makin tinggi setelah mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar.
  1. Durian tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh.
  1. Durian kaya akan serat yang dibutuhkan untuk proses pencernaan dalam tubuh manusia. Bersifat laxatif artinya mudah mengencerkan be’ol, melicinkan be’ol… omong-omong tadi malam saya abis makan durian dan paginya langsung moncorrr. Karena sifatnya laxatif maka ibu hamil yang makan durian tidak akan mengalami sembelit/ be’ol keras. Kandungan serat durian akan melindungi mukosa atau lapisan usus dari racun-racun makanan sehingga resiko kanker usus akan berkurang. Ini sama saja dengan sayur-sayuran dimana kalo kita rajin makan sayur maka resiko terkena kanker usus juga jauh berkurang.
  1. Durian mengandung vitamin B kompleks seperti niacin, thiamin dan riboflavin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tidak hanya itu, durian juga mengandung zat mineral tembaga, mangan, besi, dan magnesium yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Tembaga dan besi sangat baik untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Sekali lagi yang perlu diingat bahwa walopun durian banyak manfaatnya bagi tubuh manusia, BELUM ADA PENELITIAN ILMIAH DIBIDANG KEDOKTERAN MENGENAI EFEK DURIAN BAGI WANITA HAMIL SEHINGGA MANFAAT DAN ATAU BAHAYA DURIAN BAGI KONSUMSI WANITA HAMIL BELUM DIKETAHUI HINGGA SAAT INI. Belum ada penelitian kedokteran yang membahas tentang manfaat/ bahaya durian bagi kehamilan.

Tulisan dirangkum dan diperbaiki dari berbagai sumber antara lain:

  1. http://www.momjunction.com/articles/benefits-of-eating-durian-during-pregnancy_00363658/#gref.
  2. https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/makanan-berbahaya/bahaya-durian-bagi-ibu-hamil.
  3. https://bidanku.com/bolehkan-ibu-hamil-makan-durian.
  4. http://stylesatlife.com/articles/durian-during-pregnancy/.
  5. https://hellodoktor.com/pregnancy/mother-care/durians-pregnancy-safe-not/.
  6. https://www.babyment.com/pregnancycare.php?pregnancy=Can-I-eat-durian-during-pregnancy?.

TULISAN 38. KELUHAN SEHARI-HARI IBU HAMIL BAGIAN KE 3

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya.

 

Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan.

 

Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Kita memasuki bagian ke 3 dari 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil yaitu antara lain (silakan baca bagian ke 1 dan bagian ke 2 yang telah saya posting sebelumnya):

 

  1. Puting payudara keluar cairan.

Sebagian wanita berpandangan bahwa kalo bayinya lahir maka barulah ASI keluar. Padahal sesungguhnya proses produksi ASI itu sudah dimulai sejak awal kehamilan.  Jadi gak usah bingung kalo ada keluar cairan dari puting payudara ibu hamil yang belum melahirkan. Cairan itu terdiri dari kolostrum yaitu cairan ASI pertama yang diproduksi oleh tubuh ibu hamil.

 

  1. Keputihan/ keluar cairan dari vagina.

Selama kehamilan wanita akan mengalami keluarnya cairan dari vagina, gampangnya dikenal dengan istilah keputihan. Jumlahnya bisa banyak, sedikit, warnanya bisa macem-macem, baunya pun bisa bervariasi. Sepanjang ibu hamil memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan dan berkonsultasi mengenai cairan tersebut maka gak perlu kuatir karena sebagian besar keluar cairan tersebut adalah normal pada masa kehamilan. Yang perlu diwaspadai adalah bila ternyata cairan tersebut adalah ketuban. Itulah sebabnya setiap ibu hamil harus rajin untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungannya masing-masing.

 

Kok bisa ya keluar cairan begitu selama kehamilan ? karena selama kehamilan dinding vagina wanita hamil menjadi lebih lembut dan lebih lunak, lebih soft, sehingga produksi cairan vagina juga meningkat. Peningkatan produksi cairan ini merupakan bagian proteksi/ perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT pada ibu hamil yaitu untuk menghambat kuman-kuman jahat yang akan masuk ke dalam rahim dengan cara digelontor oleh cairan tersebut.

 

  1. Keluar darah dari vagina.

Bila ibu hamil mengalami keluar darah dari vagina selama kehamilan maka hal tersebut harus dianggap sebagai suatu kondisi gawat darurat sehingga harus segera berobat ke rumah sakit/ dokter kandungan terdekat. Kadang-kadang pada masa kehamilan timbul bercak-bercak kemerahan sedikit utamanya pada masa awal kehamilan dan hal tersebut dapat dikatakan normal karena terjadi proses penanaman embryo atau cikal bakal janin ke dinding rahim. Tapi perlu diingat, wanita hamil tidak bisa mengetahui mana perdarahan/ flek-flek yang normal dan mana yang tidak sehingga wajib ke dokter kandungan/ rumah sakit terdekat.

 

Apa saja sih kemungkinannya kalo ada perdarahan saat hamil muda dibawah 3 bulan ? mungkin saja mau keguguran, mungkin pula tanda hamil diluar kandungan. Gak usah panik… tenangkan diri dan segera kunjungi rumah sakit terdekat.

 

Kebanyakan wanita hamil yang saya temui ternyata sudah perdarahan 1 minggu dan sudah berobat ke sana kemari (bukan ke dokter kandungan terdekat) dan akibatnya… terlambat sudah upaya untuk mempertahankan kehamilan… keguguran dehhh…

 

  1. Sulit tidur.

Rasa lelah, rasa stress, rasa cemas, dan rasa berat menanggung beban kehamilan seringkali membuat wanita hamil mengalami susah tidur. Semua ini disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen dan progesteron wanita hamil yang berakibat timbulnya efek pada sistem radar di otak yang dikenal dengan GABA neurotransmitter.

 

66-90% wanita hamil dalam suatu penelitian berskala besar ternyata mengalami gangguan susah tidur/ insomnia. Belum lagi rasa pegal dan sesak akibat besarnya ukuran rahim yang akan mengganggu kenyamanan ibu hamil untuk berbaring/ tidur. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? jangan cemas, jangan banyak mikir, carilah posisi berbaring yang paling nyaman bagi ibu hamil, usahakan tidur kapan saja, gak bisa tidur malam ya tidur pagi/ siang. Jangan kerja berat di rumah.

 

Para suami mesti tau diri donk… kasian isteri… kalo lelah ya cari pembantu rumah tangga buat meringankan beban isteri… belikan mesin cuci, kalo gak ya silakan nyuci baju sendiri. Gak usah rewel kalo isteri lagi lelah. Suami makan indomie juga gak masalah, pulang kerja suami langsung ngepel, nyuci, dan setrika. Biarin isteri nonton tv dan sinetron.

 

  1. Nyeri perut bawah.

Selama nyeri perut yang timbul tidak extreem atau tidak keterlaluan maka hal tersebut masih lumrah. Hal tersebut dalam dunia kedokteran dikenal dengan pregnancy related pelvic girdle pain (PPGP) atau symphysis pubis dysfunction (SPD).

 

Nyeri perut bawah pada wanita hamil biasanya terjadi disisi kiri atau kanan bawah bahkan bisa juga semua sisi tersebut terasa nyeri. Kadang-kadang vagina dan dubur juga ikutan terasa sakit. Nyeri dekat tulang bawah perut juga sering yerjadi pada wanita hamil. Biasanya nyeri timbul akibat posisi wanita hamil antara lain saat berjalan, saat memutar tubuh ketika berbaring, saat naik tangga, saat duduk, dan lain-lain. Bila nyeri yang timbul sudah dirasakan mengganggu banget maka dokter kandungan akan memberikan obat-obatan anti nyeri untuk meringankan rasa sakit tersebut.

 

Kehamilan itu pasti disertai dengan berbagai perubahan pada sistem tubuh ibu hamil dan dapat menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan wanita hamil. Setiap kehamilan sifatnya unik artinya tidak sama pada setiap kehamilan dan pasti berbeda pada setiap wanita hamil.

 

Jadi… nikmati kehamilan ibu sebagai suatu anugerah, bukan beban, dan selalu konsultasikan keluhan ibu hamil pada dokter kandungan kesayangan ibu-ibu hamil. Jangan enggan untuk bertanya hal-hal yang tidak dipahami, jangan bertanya ke tetangga, tetapi bertanyalah pada dokter kandungan… tapi kalo ibu tinggalnya bertetangga dengan dokter kandungan maka sangat-sangat boleh bertanya pada tetangga ibu tersebut. Jadi kesimpulannya adalah carilah rumah tempat tinggal yang bersebelahan dengan dokter kandungan.

 

Oke deh… akhirnya selesai juga bagian ke 3 dari KELUHAN SEHARI-HARI PADA IBU HAMIL. Selama membaca.

TULISAN 37. KELUHAN IBU HAMIL SEHARI-SEHARI BAGIAN KE 2

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya. Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan. Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Kita memasuki bagian ke 2 dari 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil yaitu antara lain (silakan baca bagian ke 1 yang telah saya posting sebelumnya):

1. Mudah lelah.

Biasanya ibu hamil itu mulai merasa gampang capek memasuki kehamilan trimester 3… ya karena kan hamilnya udah gede banget. Walopun demikian ada juga yang baru hamil 3 bulan udah ngerasa gampak capek. Gak masalah… lagi-lagi akibat perubahan hormonal kehamilan.

Jadi gimana ngatasinya ?

Istirahat saja lebih sering, massage di spa, jangan beraktivitas yang membuat ibu lelah. Jangan berdiri lama, jangan jalan terlalu lama, kalo olah raga jalan pagi ya jangan jauh-jauh. Nah ada satu lagi ini tapi mesti bikin suami bete… shopping saja…

2. Gatal-gatal.

Hal ini disebabkan selama kehamilan aliran darah ke kulit wanita hamil akan meningkat dan kadang-kadang bagi yang sensitif dapat menyebabkan rasa gatal. Semakin tua kehamilan maka kulit akan makin melar bahkan sampai pecah tuh kulitnya… lihat gak garis-garis putih atau merah… nah itu akan makin gatal lagi.

Kalo gatalnya ringan saja sih gak masalah karena itu hal normal selama kehamilan, tapi kalo gatal banget maka harus periksa ke dokter penyakit dalam atau dokter kandungan atau dokter kulit karena hal tersebut dapat merupakan tanda bahwa ada masalah dengan saluran empedu ibu hamil, dikenal dengan istilah cholestasis obstetric atau intrahepatic cholestasis in pregnancy.

3. Sakit kepala.

Ibu hamil seringkali mengalami sakit kepala pada masa-masa awal kehamilan bahkan dapat sangat sakiiiiitttt banget kepalanya. Walopun sebenarnya sakit kepala pada wanita hamil merupakan sesuatu yang normal (mesti diakui bikin wanita hamil tak nyaman siiiihhh), tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk diperiksa apakah ada kondisi yang mencurigakan yang berkaitan dengan sakit kepala, misalnya tumor otak, migrain, dan lain-lain. Ntar dokter kandungan akan merujuk ibu hamil ke dokter syaraf/ neurologist bila mencurigai ada suatu penyakit di kepala ibu hamil.

Sebetulnya penyebab sakit kepala pada wanita hamil ditimbulkan akibat ada peningkatan hormon-hormon kehamilan sehingga pada umumnya tidak membahayakan. Cara meredakannya ibu hamil dapat melakukan gerakan relaksasi, tidur yang cukup, jangan beraktivitas yang melelahkan, dan minum air yang cukup, kira-kira 8-10 gelas sehari, boleh lebih. Walopoun saya tidak pernah hamil tetapi saya pernah mencoba terapi relaksasi dengan jalan mendengarkan murrotal surat Ar-Rahman dari Hp saya melalui headphone dan ternyata saya menjadi relax dan cenderung bawaannya mau bobok dan saat bobok terasa sangat nyenyak… mungkin ibu hamil bisa mencoba hal tersebut.

4. Mimisan.

Waaaahhhh siapa yang pernah mimisan saat hamil ? gak usah panik bin bingung bin cemas karena mimisan kadang-kadang juga dialami oleh wanita hamil asalkan tidak berulang-ulang dan tidak banyak darah yang keluar. Peristiwa ini bukan penyakit dan normal dalam kehamilan yang seperti diketahui pengaruh hormonal kehamilan dapat menyebabkan “apa saja” yang menjadi  keluhan ibu hamil.

Kok bisa begitu ya ?

karena selama hamil kadang-kadang kulit hidung ibu hamil menjadi lebih kering dan lebih dingin termasuk mukosa lubang hidung sehingga bila terjadi gesekan dapat luka dan akibatnya timbullah mimisan.

5. Heartburn (gangguan asam lambung) dan gangguan pencernaan.

Perubahan fisik dan pengaruh hormonal akibat kehamilan diyakini memiliki peranan penting yang dapat memperberat masalah gangguan asam lambung ini. Hormon kehamilan itu memperlambat gerakan lambung, gerakan usus, gerakan katub lambung… sehingga pada gilirannya dapat membuat asam lambung bertahan lebih lama di lambung dan kemungkinan untuk naik ke atas ke arah tenggorokan juga makin besar.

Ada penyelidikan ilmiah yang menyatakan bahwa penyakit asam lambung ini lebih parah pada wanita hamil yang sudah berusia lanjut daripada wanita hamil usia muda. Tapi berdasarkan pengalaman saya pribadi dalam praktek sehari-hari kok malah yang usia muda yang sering mengeluhkan nyeri ulu hati dan rasa terbakar di ddaerah dada dan tenggorokan.

Cara mengatasinya mudah saja yaitu jangan makan 3x/ hari dalam porsi besar tetapi makanlah 6-8x/ hari dalam porsi kecil sehingga produksi asam lambung tidak banyak, rajin minum air, hindari makanan berminyak/ gorengan, ngemil makanan bergizi (jangan ngemil krupuk), dan lain-lain… boleh dibaca tulisan saya yang lalu tentang penyakit asam lambung pada wanita hamil.

Oke deh… selesai sudah bagian ke 2… to be continued ke bagian 3… kapan ? sabar… jangan keburu napsu… sante… ikuti terus postingan facebook Dr. Cucuk Santoso, SpOG kiuttt hello kitty seputar kehamilan dan penyakit kandungan.

TULISAN 36. KELUHAN IBU HAMIL SEHARI-HARI BAGIAN KE 1

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi kehidupan wanita. Kehamilan tidak melulu menyenangkan bagi wanita, banyak juga kehamilan yang disertai dengan masalah ataupun komplikasi selama kurun waktu kehamilan… ada yang berakhir bahagia dan ada yang berakhir dengan air mata. Semua kita mohonkan pada Allah SWT semoga selalu diberikan pertolongan-NYA dan berkah-NYA sehingga Allah SWT memberikan pada ibu hamil keputusan takdir terbaik-NYA.

Berikut ini saya ingin sharing berbagai masalah-masalah/ keluhan-keluhan sehari-hari yang mungkin akan dihadapi oleh ibu hamil selama menjalani kehamilannya. Yang perlu diingat adalah bila ibu hamil mengalami ketidak-nyamanan selama kehamilan maka hendaknya segera mengunjungi dokter kandungan/ klinik bersalin/ rumah sakit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan. Marilah kita simak dan baca bersama-sama.

Dari yang saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman praktek sehari-sehari maka terdapat kira-kira 15 keluhan yang sudah jamak dialami oleh wanita hamil. Tapi ini saya pecah menjadi 3 bagian biar gak kepanjangan dan makin bikin penasaran. 5 keluhan bagian pertama yaitu antara lain:

  1. Gusi berdarah. Ketika sedang hamil, wanita seringkali mengalami pembengkakan gusi dan terasa nyeri di gusi terutama ketika sedang gosok gigi. Keluar darah tersebut telah diketahui disebabkan akibat perubahan hormonal selama kehamilan dan dikenal dengan istilah gingivitis in pregnancy atau epulis. Tapi perlu diingat bahwa hal tersebut juga dapat disebabkan oleh infeksi gusi. Nahhh kalo ibu hamil mengalami hal tersebut maka harus segera ke dokter gigi.
  2. Sering merasa kepanasan/ gerah. Normal-normal saja sih bila ada wanita hamil yang merasa kegerahan selama menjalani kehamilannya… bawaannya panas melulu, gerah, body kerasa lengket-lengket, bolak balik keringetan, pengen mandi terus-terusan, parfum bolak balik disemprotin biar segar… rempong deh pokokna… padahal cuaca sedang mendung, gak panas terik matahari. Hal ini disebabkan oleh hormon kehamilan sehingga terjadi peningkatan aliran darah ke kulit ibu hamil yang pada gilirannya akan membuat ibu hamil merasa hangat.
  3. Bolak-balik pipis, ngompol, pipis keluar saat batuk/ bersin. Istilah bahasa karawangnya adalah urinary incontinence. Hal ini merupakan kondisi dimana ibu hamil mendadak pipis/ ngompol tanpa dikehendaki sebelumnya… tau-tau basah saja biasanya saat batuk atau bersin atau ketawa. Mestinya sebagian besar ibu hamil kerasa kok kalo bocor tapi pada wanita yang kurang peka mungkin saking konsennya dengan hamilnya yang besar sehingga kerasa… cape dehhhh. Gak usah malu… hal ini merupakan peristiwa biasa selama kehamilan, kadang-kadang juga terjadi pasca melahirkan. Don’t worry be happy saja. Kok bisa gitu sih ? ya sebab selama kehamilan otot-otot dasar panggul dibuat Allah SWT lemas dan relax supaya saat melahirkan tidak terjadi trauma dan robekan otot sehingga proses melahirkan lebih aman… inilah yang disebut dengan perubahan tubuh wanita hamil yang bertujuan untuk mempertahankan kehamilan dan mempersiapkan persalinan. Luar biasa ya kecanggihan ciptaan Allah SWT… sangat mendetil dan teliti… super canggih… Ada kok caranya supaya mengurangi gejalan ngompol dadakan saat hamil… ibu hamil boleh ikutan senam hamil dan senam dasar panggul. Lihat di youtube banyak kok. Ntar saya upload deh. Beli quota yang banyak yaaa.
  4. Be’olnya keras dan sulit. Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan konstipasi atau gangguan BAB bahkan kadang2 BAB keras dan lama kalo mau keluar. Udah capek nungguin eh gak jadi be’ol. Terus gimana donk caranya menghindari terjadinya konstipasi atau sulit be’ol ? gampang saja… airnya ada… buahnya ada… susunya ada… sayurnya ada… oh iya hampir lupa, air kelapa muda bisa lo dikonsumsi rutin untuk mengurangi keluhan BAB keras dan sulit selama kehamilan. Perlu diingat bahwa vitamin tambah darah bisa juga bikin BABnya keras, sebaiknya ibu boleh coba ganti merek tablet tambah darah menurut pengalaman ibu-ibu hamil, lebih sedikit efeknya bikin BAB keras (ganti merek obat saja kalo pake vitamin yang sekarang ternyata be’olnya malah keras). Menurut pengalaman saya sih, yang bawaan dari pemerintah itu sering bikin tambah keras BABnya walopun ada juga ibu hamil yang gak keras kok BABnya. Kalo udah ganti merek vitamin tambah darah be’olnya tetap keras maka ya udah stop saja dulu untuk sementara, tapi harus banyak makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran, hati sapi, hati ayam, hati kambing, dll… rutin ya…. jangan cuman pernah doank…
  5. Ngidam/ mimpi buruk/ mimpi yang seolah-olah nyata banget. Kadang-kadang ibu hamil itu mengalami mimpi yang terasa sangat nyata dan sangat jelas sehingga seolah-olah merasakan seperti mengalami peristiwa yang asli. Hal ini membuat beberapa ibu hamil merasa grogi ketika mengalami mimpi tersebut apalagi bila mimpinya menakutkan. Mimpi seperti ini biasanya dialami oleh ibu hamil pertama dan mimpi yang aneh dan menakutkan seringkali menimbulkan rasa cemas dan takut. Ibu hamil pertama akan mencemaskan apakah ntar mampu menjadi ibu yang baik, apakah ntar selama hamil sehat atau gimana-gimana dengan bayinya, ntar kalo lahiran gimana… nahhh kecemasan dan perubahan hormonal kehamilan menyebabkan ibu hamil mengalami mimpi yang nyata. Jadi gak usah kuatir berlebihan, jalankan nasehat saya ini… semoga Allah SWT memberikan jalan keluar terbaik atas kehamilan ibu dan bayi ibu…  (a) Sedekah harian Rp 2000,-/ hari. Niatin supaya kehamilan ibu aman, sehat dan lancar, baik ibu hamilnya maupun bayi dalam kandungannya. (b) Ngaji al-qur’an 1 halaman/ hari. Kalo gak bisa ngaji maka dengerin tuh murrotal al-qur’an biar tenang. (c) Minta suami belikan buku-buku agama yang ringkas yang tulisannya gede-gede biar gak pusing bacanya. (d) Jalan-jalan ke mall karawang. Belanja belanji… minta duit sama suami. Nonton bioskop. Nge-bakso juga boleh.

Nantikan bagian ke 2. Bersambung… to be continued…

TULISAN 40. PENYAKIT ASAM LAMBUNG PADA WANITA HAMIL

Wanita hamil seringkali mengeluhkan adanya rasa panas, rasa terbakar di dada dan nyeri ulu hati, dan ini sudah jamak dikalangan wanita hamil, utamanya yang mempunyai riwayat penyakit maag. Peningkatan asam lambung ataupun gangguan pencernaan selama kehamilan dapat sangat mengganggu kenyamanan wanita hamil karena rasa panas terbakar di dada dan nyeri ulu hati membuat aktivitas sehari-hari wanita hamil dapat terganggu. Wanita hamil gak usah cemas bila mengalami hal tersebut di atas, tetapi sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan atau dokter penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rasa terbakar di dada itu di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah heartburn dimana didapatkan sensasi rasa terbakar di dada yang dapat bermula dari nyeri uluhati sampe dengan tenggorokan yang disebabkan oleh gastroesophageal reflux (asam lambung tidak turun ke usus tetapi malah naik ke atas ke arah tenggorokan). Rasanya…. jangan ditanya…. saya pun punya penyakit ini padahal saya tidak hamil he he he… ini penyakitnya orang stress… stress karena kerjaan, stress karena listrik naik, stress karena harga bawang, daging, cabe, dll pada naik semua… putus cinta… mesti stresss, putus hubungan kerja… mesti stress, dimarahin mertua… mesti stress, tetangga beli mesin cuci… jangan stress… kita numpang nyuci disana saja… he he he. Tetapi…. kalo stress karena jatuh cinta ya gak begini rasanya.

Perubahan fisik dan pengaruh hormonal akibat kehamilan diyakini memiliki peranan penting yang dapat memperberat masalah gangguan asam lambung ini. Hormon kehamilan itu memperlambat gerakan lambung, gerakan usus, gerakan katub lambung… sehingga pada gilirannya dapat membuat asam lambung bertahan lebih lama di lambung dan kemungkinan untuk naik ke atas ke arah tenggorokan juga makin besar. Ada penyelidikan ilmiah yang menyatakan bahwa penyakit asam lambung ini lebih parah pada wanita hamil yang sudah berusia lanjut daripada wanita hamil usia muda. Tapi berdasarkan pengalaman saya pribadi dalam praktek sehari-hari kok malah yang usia muda yang sering mengeluhkan nyeri ulu hati dan rasa terbakar di ddaerah dada dan tenggorokan. Ada beberapa kondisi kehamilan yang bisa bikin penyakit asam lambung makin bikin ngegemesin, antara lain bila:

  1. Hamil kembar
  2. Bayinya gede
  3. Bayinya nyungsang alias kepalanya di atas dekat ulu hati.

Kadang-kadang nyeri ulu hati dadakan atau gejala penyakit maag dapat menjadi tanda-tanda wanita sedang hamil, tapi ini tidak khas artinya bisa jadi ya beneran hamil bisa juga tidak hamil. Jadi kalo mengalami telat menstruasi/ telat haid bersamaan mengalami gejala gangguan asam lambung maka boleh-boleh saja melakukan test kehamilan pakai test pack atau sensitive test.

Kenapa penyakit asam lambung dapat mengganggu kenyaman ibu hamil pada aktivitas sehari-hari ? karena tumpukan asam lambung itu dapat berbalik arah ke atas ke arah tenggorokan akibat lambatnya katub atau pintu lambung bagian atas dikenal dengan istilah sphincter cardiac. Sphincter cardiac ini berfungsi untuk menjaga asam lambung supaya gak balik arah ke atas lagi. Akibatnya karena yang balik ke arah atas itu sifatnya cairan asam maka menimbulkan reaksi rasa nyeri atau terbakar pada daerah yang dilewatinya.

Apa saja yang dapat menyebabkan penyakit asam lambung saat hamil ?

  1. Fungsi cardiac sphincter terganggu
  2. Hiatal hernia, merupakan hernia antara dada dan lambung yaitu pada daerah diafragma. Susah ngejelasinnya, mendingan tanya deh ke dokter penyakit dalam.
  3. Infeksi lambung, biasanya disebabkan oleh bakteri hemofilus pylori.
  4. Gastritis atau penyakit maag
  5. Kebiasaan merokok atau mencium bau asap rokok
  6. Kegemukan atau obesitas
  7. Makanan pedas dan berminyak
  8. Suka minuman mengandung cafein, alkohol, dan asam.
  9. Abis makan/ minum langsung bobok atau berbaring.
  10. Rutin dalam pengobatan menggunakan obat-obatan yang mengandung asam… kalo gak diobatin malah makin bahaya buat kesehatan kehamilannya, kalo diobati malah asam lambung meningkat. Ya tetap milih diobatin karena lebih besar manfaat pengobatan daripada kerugian akibat pengobatan. Pilihan mau minum obat atau tidak ya terletak ditangan ibu hamil sendiri.
  11. Rutin mengkonsumsi Obat anti nyeri

Kalo dari segi makanan maka terdapat beberapa makan yang dapat memperparah penyakit asam lambung, antara lain:

  1. Makan pedas dan berminyak
  2. Alkohol
  3. Makanan berlemak
  4. Minuman bersoda
  5. Buah yang asam seperti jeruk
  6. Cafein… ini nih bagi yang suka minum kopi
  7. Bawang putih dan bawang merah
  8. Permen pedas
  9. Coklat

Terus bagaimana donk cara mengatasi penaykit asam lambung selama kehamilan ? masak mesti minum obat melulu sih… ada gak sih cara-cara rumahan yang bisa kita lakukan supaya mempercepat penyembuhan atau mengurangi gejala sehingga obat-obatan dari dokter penyakit dalam dapat lebih efektif dan lebih manjur ? jawabannya ADA.

  1. Penyebab utama dari naiknya asam lambung adalah setelah makan/ minum ibu hamil langsung berbaring. Nah seharusnya sehabis makan/ minum sebaiknya ibu hamil nonton sinetron dulu sambil duduk, cari sandaran kursi yang empuk dan nayaman, jangan langsung berbaring atau leyeh-leyeh.
  2. Makanlah makanan yang gampang dicerna oleh usus, minumlah minuman yang tidak mengandung gas dan asam. Jangan minum minuman bersoda… ntar makin sesak dadanya, makin sakit lambungnya. Jangan makan makanan pedas, berlemak, berminyak, asam, coklat, alkohol, dan bila perlu juga jauhi kopi.
  3. Makan dikit-dikit tapi sering karena kalo makanan dalam lambung sedikit maka produksi asam untuk mencerna makanan juga dikit.
  4. Jangan merokok. Kalo suami merokok maka usahakan jarak antara suami yang sedang merokok dengan isteri sekitar 1 kilometer. Karena asap rokok itu akan melemahkan cardiac sphincter (katub lambung) dan membahayakan aliran darah ke janin dalam kandungan.
  5. Jangan makan atau minum menjelang tidur malam terutama pada wanita hamil yang sudah memiliki penyakit asam lambung, kasih jarak antara 2-3 jam sebelum tidur. Jadi kalo mau tidur jam 21.00 maka makan terakhir sekitar jam 19.00. kalo minum air putih masih boleh tapi ya jangan persis mau tidur, kasih jarak 30 menit, jangan banyak-banyak minumnya ntar kekenyangan air akan malah sesak.
  6. Kalo tidur bantal agak ditinggikan.
  7. Kunyah permen karet setelah makan karena air liur dapat membantu menetralkan asam lambung.
  8. Pake daster saja saat dirumah karena pakaina longgar dapat menyamankan ibu hamil, jangan pake celana ketat karena penekanan pada perut dapat meningkatkan tekanan dalam perut sehingga akan makin meningkatkan asam lambung.

Terus ada gak makanan yang dapat membantu meringankan penyakit asam lambung pada wanita hamil ? jawabannya…ADA. yaitu diantaranya sebagai berikut:

  1. Kacang almonds.
  2. Jus aloe vera (jus lidah buaya ???) OMG… gimana rasanya ???
  3. Air kelapa muda, lebih baik kelapa muda hijau yaaaa… air kelapa muda itu sifatnya adalah acid neutralizer artinya menetralisir asam lambung secara cepat. Wahhh pantes untuk saya cobain nih… kan saya juga punya penyakit asam lambung akibat stresss pekerjaan yang beresiko sangat tinggi bagi kesehatan dokter karena sangat menyita waktu, tenaga, emosional dan pikiran.
  4. Biji adas. Saya belum pernah lihat biji adas, mestinya emak-emak kiuttters pada tahu seperti apakah biji adas itu. Cara memasaknya adalah seperti infus water yaitu 2 sendok biji adas dicamour dengan air panas lalu dibiarkan sampe dingin kemudian disaring dan diminum.
  5. Jahe. Khusus yang satu ini walopun bisa menetralisir asam lambung tetapi berdasarkan pengalaman saya pribadi sebaiknya gak usah deh dikonsumsi karena saya mesti sakit lambung kalo abis minum air jahe dan ambeyen saya mesti kambuh.
  6. Pepaya.
  7. Juice buah, asalkan jangan yang asam seperti jeruk ya.
  8. Rajin minum air putih.

Perlu diketahui bahwa obat-obatan lambung sedikit banyak akan menghambat penyerapan zat besi yang berasal dari makanan/ vitamin hamil sehingga sedapat mungkin para ibu hamil kiuttters yang memiliki gangguan asam lambung berusaha untuk mengurangi produksi asam lambung dengan cara mengikuti cara-cara di atas seperti yang telah saya sebutkan sehingga dokter penyakit dalam/ dokter kandungan tidak perlu sering memberikan obat-obatan buat mengatasi asam lambung para ibu hamil. Satu hal yang perlu diingat bahwa penyakit dimana dada terasa panas atau nyeri ulu hati tidak melulu disebabkan oleh asam lambung sehingga ibu hamil mesti berobat ke dokter penyakit dalam atau dokter kandungan untuk memeriksakan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk LIKE dan SHARE.

TULISAN 41. SEJAK HAMIL INI NAFASKU MENJADI BERAT & SESAK

Selama perkembangan kehamilan maka seringkali ibu-ibu hamil akan merasakan nafasnya engap, nafasnya pendek, dan terasa kurang nyaman ketika bernafas. Hal ini disebabkan pada wanita hamil kebutuhan oksigen meningkat sehingga tubuh ibu hamil akan beradaptasi untuk berusaha mengambil oksigen sebanyak-banyaknya dari udara untuk kepentingan kehamilan dan janin dalam kandungannya.

Belum lagi dengan tingginya kadar hormon progesteron selama kehamilan yang dapat mempengaruhi otot-otot pernafasan, juga mempengaruhi fungsi paru-paru dan mempengaruhi pusat pernafasan di otak ibu hamil. Uniknya, jumlah gerak nafas ibu hamil sepertinya tidak banyak berubah tetapi jumlah udara yang dihisap dan dihembuskan kembali menjadi lebih banyak daripada ketika tidak hamil… subhannallah… Maha Besar Allah dengan segala nikmatnya…

Nafas terasa sesak saat hamil itu sensasinya seperti orang yang bakalan kehabisan nafas… bagi yg gak pernah hamil (seperti halnya suami dan juga dokter kandungan cowok) ya jelas saja gak akan pernah bisa merasakan penderitaan ibu hamil dalam kenikmatan/ kebahagiaan kehamilan tersebut. Ntar semakin tua umur kehamilan maka akan nafas akan terbantu dengan terdorongnya diaffragma oleh desakan rahim dan usus serta lambung… yaaa ada sedikit bantuan nafas dari pertumbuhan rahim gitu looohh… ini terutama pada ibu-ibu hamil yang anaknya kembar atau ketubannya buanyyyakkk bangetsss atau yang bayinya besar sehingga gak bisa masuk pintu atas panggul.

Nafas pendek-pendek selama kehamilan dapat diperberat oleh kondisi yang sudah ada pada ibu hamil sejak sebelum hamil seperti astma, kurang darah/ anemia, dan tekanan darah tinggi. Pada ibu hamil untuk pertama kalinya, kadang-kadang nafas menjadi lebih enteng menjelang persalinan karena janin mulai masuk turun jauh ke dalam pintu atas panggul menuju rongga panggul.

Lalu apa yang harus diperbuat oleh ibu hamil bila mengalami nafas yang kurang nyaman demikian ? gampang saja… ntar ekonomi kita akan meroket ke bawah…. he he he gak ada hubungannya…

  1. Kalo beraktivitas, jangan lincah-linach dan jangan semangat banget karena bakalan makin berat nafasnya.
  2. Duduk tegak sehingga ruang paru-paru akan makin luas dan akibatnya nafas dapat sedikit lega…. dikit… cuman dikit…tetapi sudah lebih baik looo… namanya juga hamil, jadi gak usah cerewet dan mengeluh… nikmatin saja kehamilannya… banyak wanita gak hamil-hamil looo…
  3. Kalo bobok malam, bantalnya dibanyakin biar posisi kepala dan dada agak tinggian dikit… jangan datar ya… karena bakalan makin sesak.
  4. .. karena setelah melahirkan maka nafasnya akan makin enteng… jangan lupa sedekah harian Rp 1000,-/ hari dengan niatan nafasnya lancar dan gak berat… tapi kalo untuk hamil sehat dan lancar maka sedekahnya beda lagi yaitu Rp 4000,-/ hari. Sehingga selama hamil total sedekahnya Rp 5000.-/ hari x 9 bulan. Kalo gak percaya ya udah… Kalo pelit ya udah….

Ada sesak nafas yang perlu diwaspadai selama hamil. Bila ibu-ibu hamil mengalami serangan flu atau astham maka ini sesak nafas yang berbahaya. Harus segera ke dokter penyakit dalam atau UGD RS.

30% ibu hamil yang memiliki penyakit asthma, akan mengalami sesak nafas akibat asthma yang makin berat. Gerajalanya akan makin sering kambuh dan makin berat. Hal ini dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Ibu hamil yang mengalami sesak nafas akibat penyakit maka dapat merangsang timbulnya penyakit paru seperti penumonia. Itulah sebabnya di negara maju seperti Amerika serikat, semua ibu hamil diberikan vaksinasi flu sebelum musin dingin atau sebelum musim flu.

Ada 1 penyakit sesak yang sangat berbahaya yaitu emboli paru akibat bekuan darah. Pada wanita hamil terjadi suatu proses dimana terjadi peningkatan aktivitas pembekuan darah sehingga bila terjadi apes/ sial/ nasib maka bekuan tersebut lepas dan menyumbat di paru-paru yang dapat berakibat fatal super gawat super maut bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Semoga tidak ada ibu hamil indonesia yang mengalami hal ini.

Lalu kapan ibu hamil wajib segera ke dokter atau UGD bila mengalami sesak nafas ?

  1. Sesak nafas mendadak.
  2. Asthmayang makin berat serangannya.
  3. Sesak nafas disertai dengan denyut nadi cepat
  4. Denyut jantung cepat dan tak teratur, biasanya tandanya gampang saja kok… terasa tidak enak di dada dan kalo pegang nadi terasa ada irama yang tak teratur.
  5. Terasa mau pingsan
  6. Nyeri dada
  7. Pucat pusing
  8. Bibir kebiruan, ujung jari kebiruan.
  9. Pihak keluarga atau tetangga mesti memperhatikan apakah ibu hamil sudah mulai ngelindur atau ngomong ngaco ketika sedang sesak nafas… itu tanda tubuh sudah sangat kekurangan oksigen.
  10. Batuk yang gak sembuh-sembuh, batuk makin berat, apalagi kalo disertai dengan demam, menggigil atau mengeluarkan darah. Dokter kandungan biasanya akan bekerja sama dengan dokter penyakit dalam dalam mengamati dan mengobati ibu hamil dengan batuk dan sesak.

Oke deh… cukup sekian… jangan lupa sedekah biar hamilnya lancar… sehat… berkah… aaamiiin. ingat ya… sedekahnya tiap hari…

TULISAN 42. SAAT USG TAMPAK BAYIKU TERLILIT TALI PUSAT

Assalamu’alaikum dokter cucuk yang hobby makan-makan… kenalkan dok… nama saya Sarah/ 29 tahun… saya pengen berbagi pengalaman nih dok… pada saat saya hamil anak ke 2, saya memeriksakan diri ke dokter kandungan secara rutin dan teratur sesuai petunjuk yang diberikan oleh dokter kandungan saya. Ketika kehamilan saya memasuki usia 38 minggu, dokter kandungan saya merencanakan untuk melakukan induksi persalinan (dirangsang) karena saat itu jumlah air ketuban sudah berkurang. Waktu itu saya masih pikir-pikir sambil menunggu kedatangan orang tua saya dari Sumatera. Nah… 1 minggu kemudian dengan diantarkan oleh orang tua dan suami saya, saya siap untuk menjalani induksi persalinan.

Waktu itu saya dilakukan pemeriksaan USG ulang di poliklinik untuk mengetahui kondisi kehamilan saya sebelum menjalani induksi/ rangsangan persalinan. Tetapi… pemeriksaan itu membuat kami sekeluarga sedih luar biasa, isak tangis saya dan bunda saya memecah keheningan ruang praktek dokter… saya terlambat datang dok… kelamaan berpikir di rumah… dari hasil pemeriksaan USG dokter kandungan saya didapatkan bahwa detak jantung janin saya berhenti alias janin saya meninggal dalam kandungan. Kondisi saat meninggal berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan ketuban yang makin sedikit dan terdapat lilitan usus di leher janin saya. Akhir kata saya tetap menjalani proses induksi persalinan untuk mengeluarkan mayat janin saya. Kesalahan saya dok, saya tidak memperhatikan bahwa gerakan bayi saya makin berkurang akibat ketuban yang berkurang. Tapi dok… kalo saya dengar-dengar dari teman-teman saya arisan katanya kemungkinan bayi saya itu mati karena kelilit usus di lehernya.

Yang ingin saya tanyakan apakah kelilit usus itu bisa bikin janin mati dalam kandungan ? Sebab kata dokter kandungan saya kemungkinan kematian janin disebabkan oleh ketuban yang makin sedikit. Setelah kejadian itu dok, saya makin rajin periksa ke dokter kandungan dan saya betul-betul perhatikan gerakan janin saya, bila saya rasakan berkurang maka saya langsung ke dokter kandungan.

Wooowww… ibu Sarah ini panjang banget ceritanya. Tapi menarik ya… ada lilitan usus di leher janin ibu. Sebetulnya itu bukan usus bu… tetapi tali pusat. Usus itu ada di dalam perut ibu dan di dalam perut janin. Okelah… saya bahas sedikit tentang lilitan tali pusat… oh iya… pesan saya buat ibu sarah… ikutin saja dokter kandungan ibu karena mesti sudah berusaha dan memutuskan yang terbaik bagi ibu Sarah.

Lilitan tali pusat atau istilah sunda dikenal dengan Nuchal Cord atau dalam bahasa gaulnya anak metal Cord Around The Neck (CAN) terjadi bila tali pusat itu mengelilingi leher janin 360 derajat. Hal ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi, bahkan dari hasil penelitian di dapatkan kemungkinan terjadi lilitan tali pusat pada janin dalam kandungan itu sebesar 12% pada umur kehamilan 24-26 minggu dan mencapai 37% pada umur kehamilan 27-40 minggu. Kalo gak percaya maka ibu-ibu hamil boleh deh baca di penilitiannya langsung, nih saya kasih yang versi bahasa sunda ya… Clapp JF, Stepanchak W, Hashimoto K, Ehrenberg H, Lopez B. The natural history of antenatal nuchal cords. Am J Obstet Gynecol. 2003;189:488–493. doi: 10.1067/S0002-9378(03)00371-5.

Kenapa kok dikatakan termasuk kejadian biasa selama kehamilan ? ya karena banyak kehamilan yang mengalami hal tersebut dan dari hasil penelitian ternyata sebagian besar kasus lilitan tali pusat tidak berbahaya bagi janin dalam kandungan, tidak berhubungan dengan kematian janin ataupun penyakit janin baik sebelum lahir ataupun saat akan lahir. Jelas sebagian besar, gak mungkin 100% aman karena kehidupan manusia ini bukan sesuatu yang bersifat PASTI tetapi sesuatu yang bersifat KEMUNGKINAN. Pada beberapa janin, lilitan tali pusat dapat berdampak serius bila lilitannya erat di leher. Beberapa ahli menyatakan bahwa pada lilitan tali pusat yang erat di leher dapat menimbulkan gangguan sistem pernafasan, sistem jantung, dan sistem syaraf (sistem cardio-respiratory-neurological) janin dalam kandungan sehingga dikenal dengan istilah tCAN (tigth Cord Around The Neck Syndrome).  Dulu pernah dilakukan penelitian seputar lilitan tali pusat pada janin dan didapatkan hasil bahwa lilitan tali pusat dapat mempengaruhi hasil akhir persalinan artinya dapat mempengaruhi/ mengganggu proses perjalanan persalinan dan memberikan dampak buruk jangka panjang bayi kelak dikemudian hari. Tapi…. penelitian ini hanya dalam skala kecil sehingga tidak dapat dijadikan pedoman pasti. Buktinya adalah pada kasus-kasus dimana janin lahir mati dan ditemukan lilitan tali pusat dileher, kemudian dilakukan otopsi pada janin dan ternyata pada janin yang mati tersebut TIDAK DIDAPATKAN KELAINAN LEHER akibat lilitan tali pusat yang dapat menyebabkan kematian janin. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perdebatan ilmiah diantara pada dokter ahli di dunia apakah lilitan tali pusat di leher janin dalam kandungan merupakan penyebab kematian janin atau bukan.

Terdapat perbedaan yang mendasar pada bayi yang lahir tanpa kelilit tali pusat tapi  mengalami asphyxia (sesak nafas) dengan bayi lahir mengalami asphyxia akibat lilitan tali pusat di leher, walopun sebenarnya ya mirip-mirip juga sih gejalanya. Para ahli kedokteran di dunia memiliki keyakinan yang sama bahwa kelainan pada tali pusat dapat menyebabkan gangguan pernafasan pada janin. Ya tentu saja karena kan semua lewat tali pusat, makanan, oksigen, kekebalan, dan lain-lain. Gejala-gejala yang timbul akibat tCAN dapat terjadi pada kondisi janin yang normal ataupun janin yang jelek… bahasa kedokterannya yang APGAR SCORE baik ataupun yang jelek. Apa sih yang perlu diketahui oleh ibu-ibu hamil tentang bahaya tCAN itu ?. seperti diketahui bahwa lilitan tali pusat dapat menyebabkan gangguan aliran darah vena tali pusat yaitu tersumbat, sedangkan pada saat yang bersamaan pembuluh darah arteri tali pusat terus memompa darah dari badan janin ke arah aliran darah ibu. Akibatnya pasokan darah dari ibu yang dialirkan ke janin melalui pembuluh darah vena tali pusat terhambat akibat lilitan tali pusat yang pada gilirannya akan mengosongkan darah pada tubuh janin… istilah gampangnya janinnya kekurangan darah akibat di pompa terus keluar tapi gak ada yang masuk. Pembuluh darah vena itu mengandung oksigen dari ibu masuk ke janin, oleh janin kemudian dikirim lagi keluar ke ibu setelah diisap oksigennya supaya dapat pasokan darah kaya oksigen yang baru.

Ngerti gak sih ??? kalo gak ngerti maka minum susu dulu biar pinterrr kayak suami. Suami itu pinterrr karena rajin minum susu, waktu bayi dan sampai udah jadi bapak-bapak juga tetap rajin minum susu.

Nah kalo janin kekurangan darah maka terjadi yang disebut dengan hipovolemia, dan karena juga kekurangan oksigen maka terjadi yang namanya acidosis yaitu darah janin menjadi asam. Lalu akibatnya apa donk ? ya sudah jelas akibatnya janin menjadi anemia dan gangguan pernafasan. Bahkan pada tingkatan yang berat janin dapat mengalami bintik-bintik merah di wajah, leher, dada, dan selaput putih bola mata. Pokoknya mirip orang gantung diri gitchuuu… ya namanya juga tercekik tooo lehernya. Kalo janinnya berhasil lahir hidup maka akan mengalami letoy dan untuk sementara waktu dapat mengalami kesulitan menelan. Bahkan tidak jarang juga mengalami gangguan otak yang nantinya bakalan bikin gangguan komplikasi di kemudian hari.

Sebetulnya lilitan tali pusat itu terjadi hampir pada 30% kelahiran normal sehingga bila terjadi kematian janin akibat lilitan tali pusat maka mesti terdapat gangguan aliran darah dan oksigen pada saat terjadinya lilitan. Pada bayi-bayi yang lahir dengan berat badan normal dan mengalami gangguan tumbuh kembang seperti lumpuh ataupun cerebral palsy mungkin saja terdapat gangguan aliran darah tali pusat selama dalam kandungan. Hal ini diduga dari hasil penelitian pada kambing dimana pada saat terjadi pembuntuan tali pusat kambing ternyata terjadi penurunan kadar oksigen dan keasaman darah serta peningkatan kadar CO2 darah kambing yang mengakibatkan terjadinya perubahan dalam proses pembentukan/ perusakan protein di otak kambing. Nah atas dasar itulah diduga terdapat mekanisme yang sama antara kambing dan manusia.

Tapi… omong-omong saya jadi bertanya-tanya nih… manusia kan bukan kambing… dan kambing juga bukan manusia… manusia bukan kodok dan kodok juga bukan manusia… kecebong bukan manusia dan manusia bukan kecebong… lalu kenapa ada manusia dijulukin dengan sebutan kecebong ? mulai saat ini marilah kita tobat bersama dan kembali ke jalan yang benar… kembalilah menjadi manusia… aaamiiin.

Ada seorang yang sangat ahli, namanya professor Parast. Professor Parast meneliti bagaimana lilitan tali pusat yang bisa bikin janin K.O dalam rahim. Professor Parast menetapkan suatu istilah yang dikenal dengan HISTOLOGIC CRITERIA untuk mengamati kelainan tali pusat pada janin-janin yang lahir mati padahal selama USG baik-baik saja dan terdapat lilitan tali pusat. Ternyata bila didalam tali pusatnya dan di placentanya ada pembuntuan/ trombosis serta di bayinya sendiri juga terdapat thrombosis vasculopathy (pembuluh darah yang buntu) maka yang begini ini yang bisa bikin K.O janin dalam kandungan. Tapi pembuntuan tersebut hanya bisa diamati saat diperiksa di laboratorium mikroskop… gak bisa dilihat dengan USG. Kalo ibu-ibu hamil kiuttters mau baca sendiri yang versi bahasa sunda maka dapat dibuka link ini deh… Parast MM, Crum CP, Boyd TK. Placental histologic criteria for umbilical blood flow restriction in unexplained stillbirth. Human Pathology. 2008;39:948–953. doi: 10.1016/j.humpath.2007.10.032.

Dalam hal lilitan tali pusat ini, saya ingin membawa ibu-ibu hamil kiuttters masuk dalam arena ilmiah dimana terdapat perdebatan seru dikalangan para dokter-dokter professor di dunia. Di kalangan para ahli kandungan dunia, lilitan tali pusat adalah suatu peristiwa yang sudah jamak dilihat sehari-hari. Lilitan tali pusat seringkali menjadi kambing hitam bila dalam proses kehamilan ataupun persalinan, sering dianggap sebagai penyebab atas terjadi gawat janin (janin sesak nafas) ataupun kematian janin. Padahal bukti-bukti nyata aktual tajam terpercaya bahwa lilitan tali pusat ternyata masih dalam perdebatan dan kontroversi sampe sekarang.

Jadi, apakah benar lilitan tali pusat dapat mempengaruhi hasil luaran janin saat persalinan dan menimbulkan efek buruk pada bayi kelak dikemudian hari ? Para dokter anak ahli bayi mesti sering melihat kasus-kasus bayi baru lahir yang disertai dengan lilitan tali pusat. Bayi-bayi tersebut nampak pucat, kekurangan cairan (hipovolemia), dan sebagian besar membutuhkan pertolongan resusitasi. Resusitasi itu pertolongan yang super cepat dan diawasi juga super ketat, biasanya setelah dilakukan resusitasi bayi dirawat di NICU (ruang rawat intensive untuk bayi-bayi bermasalah atau berpotensi bermasalah). Bayi-bayi yang mengalami lilitan tali pusat ternyata memang ada yang mengalami penurunan keasaman darah (artinya darahnya makin asam) dan anemia (kekurangan zat darah merah). Seringkali mengalami sulit bernafas saat lahir, atau merintih, atau seperti sesak. Dan seperti yang sudah saya sampaikan di atas bahwa di bagian wajah, bola mata , leher dan dada bagian atas nampak ada bintik-bintik perdarahan di bawah kulit. Yaaa tapi ini yang ngerti ya cuman dokter anak, orang awam ya gak tau. Bayi yang lahir juga letoy, sulit nelan, lemas, dll. Di duga… masih di duga… bahwa bayi-bayi yang lahirnya letoy gini mungkin akan mengalami gangguan syaraf kepala kemudian hari… tetapi bila dilakukan test EEG (electro-encephalography) atau test kenormalan otak maka ternyata normal-normal saja. Nahhh inilah misteriusnya lilitan tali pusat itu. Banyak teori tapi teorinya saling bertentangan.

Lebih dari 30% wanita hamil mesti mengalami lilitan tali pusat pada leher bayinya dan sebagian besar ternyata tidak menimbulkan masalah apapun pada bayinya. Walopun lilitan tali pusat sebagian besar tidak bermasalah, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa adanya lilitan tali pusat pada leher bayi berkaitan dengan penurunan detak jantung janin, gerakan janin berkurang, penurunan keasaman darah janin (makin asam), anemia bayi baru lahir, bahkan dapat menyebabkan meninggalnya janin dalam kandungan.

Ketika sedang hamil, lilitan tali pusat kadang-kadang dapat dilihat melalui USG, kalo pas di USG ternyata nampak lilitan, kalo aliran darah tali pusat lancar, dan bila nampak lilitan tali pusat tidak ada tindakan khusus yang perlu diambil oleh dokter kandungan. Rasanya saya pengen bertanya juga ya… apakah secara pemeriksaan USG bisa dibedakan ya antara lilitan tali pusat yang erat dan yang longgar ? Menurut professor Larson didapatkan kemungkinan lilitan tali pusat itu sebesar 6% sampai kehamilan 20 minggu dan lebih dari 30% sampai kehamilan usia 42 minggu.

Efek yang paling sering ditemui akibat lilitan tali pusat antara lain penurunan detak jantung janin saat proses persalinan dan perubahan sikap janin dan atau gerakan janin selama proses kehamilan berlangsung. Lilitan tali pusat itu tidak harus di leher, bisa di bagian tubuh manapun, dan penyebabnya ya ulah janin itu sendiri yang sengaja main-main dalam kandungan ibunya terus akhirnya kejerat tali pusatnya sendiri. Namanya juga janin dalam kandungan, lucu dan menggemaskan, dan belum ngerti bahayanya kalo sampai kejerat tali pusat. Kadang janin bisa ngelepasin sendiri, kadang ya tidak bisa. Yaaa… janin itu memang lucu menggemaskan seperti dokter cucuk kiuttt hello kitty.

Lilitan tali pusat sangat jarang menyebabkan kematian janin dan tidak ada tindakan khusus yang harus dilakukan oleh dokter kandungan bila didapatkan lilitan tali pusat saat periksa USG, terutama bila umur kehamilan masih premature. Kebanyakan pada kasus lilitan tali pusat itu bila usia hamilnya sudah cukup bulan maka dokter kandungan akan melakukan induksi persalinan… bila pasiennya mau. Tetapi hal ini juga masih dalam perdebatan karena ya itu tadi yaitu kebanyakan tali pusat tidak bermasalah bagi janin dalam kandungan. Professor Larson juga pernah mengemukakan bahwa kalo lilitan tali pusatnya main banyak maka dapat mengakibatkan berat badan janin rendah, detak jantung janin menurun, ketuban hijau, dan peningkatan tindakan operasi sesar. Yang jelas bila selama proses persalinan, apapun kasusnya, mau ada lilitan tali pusat ataupun tidak, didapatkan janinnya bermasalah maka memang ujung-ujungnya ya operasi sesar donk demi menyelamatkan janin dalam kandungan. Kalo ibuibu hamil kiuttters ingin kenalan langsung dengan oom Larson maka boleh baca deh tulisannya, mumpung oom Larson bisa bahasa sunda Larson, J.D., Rayburn, W.F., Harlan, V.L.(1997). Nuchal cord entanglement and gestational age. Am J Perinatol. 14(9): 555-557.

Terus kesimpulannya apa ? kalo bagi saya pribadi ya saya serahkan saja pada pasien karena kan sudah terbukti bahwa lilitan tali pusat itu sebagian besar tidak berbahaya dan itu akibat ulah janin dalam kandungan. Silakan berpikir bijaksana… hidup itu ada resiko, gak mau resiko ya jangan hamil.

 

TULISAN 43. INFEKSI RUBELLA SAAT HAMIL

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan telpon dari bidan bahwa ada pasiennya yang terkena rubella… iseng-iseng periksa laboratorium ternyata hasilnya rubella positif. Apa sih rubella itu ? rubella itu penyakit virus yang dikenal dengan sebutan campak jerman. Bagaikan petirrr menggelegarrrr…. gunung bergemuruhhhh… jantung dag dig derrrr… hal tersebut memang sangat menakutkan bagi wanita hamil manapun bahkan dokter kandungannya pun sudah merasa hopeless gitchuu loohh. Tetapi ibu-ibu hamil kiuttters gak usah kuatir, dont worry… be happy… saya mau mendongeng hal-hal yang berkaitan dengan rubella ini bagi ibu-ibu hamil kiuttters sehingga memperoleh pengetahuan seputar rubella.

Pada suatu hari… di negeri dongeng… karena kita tidak tau apakah hal ini bisa dilakukan di era BPJS…

Setiap wanita sebaiknya melakukan skrinning sebelum hamil untuk mengetahui imunitasnya terhadap infeksi rubella. Kalo di amerika serikat, infeksi rubella sudah sangat sulit ditemukan karena program vaksinasi MMR di amerika serikat sudah sedemikian suksesnya… coba bandingkan dengan negara kita… terdapat banyak kelompok masyarakat yang anti vaksinasi dengan berbagai dalil-dalil untuk mempengaruhi masyarakat supaya gak mau untuk vaksinasi… akibatnya sekarang banyak kita temui penyakit yg dulunya gak ada/ sangat sulit ditemukan (di era jaman presiden soeharto penyakit tersebut musnah, di era jaman sekarang penyakit tersebut muncul lagi).

Bila wanita ternyata belum memiliki imunitas terhadap penyakit rubella maka bila wanita tersebut terkena penyakit rubella saat awal-awal kehamilan maka dapat berakibat fatal bagi kehamilannya. Dampaknya antara lain keguguran, kalo tidak keguguran maka akan melahirkan janin dengan banyak kelainan kongenital (cacat) dan perkembangan yang terganggu (idiot, gak pinterrr, sulit bicara, dll). Congenital rubella syndrome merupakan sebutan bagi bayi-bayi yang lahir yang terinfeksi rubella sejak dalam kandungan dengan berbagai pola gejala penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.

Jadi baiknya gimana donk ? dulu sudah pernah saya tulis tentang pre-marital skrinning, tetapi mesti gak ada yang mau baca… ya sudah… bingung sendiri tooo. Sebaiknya bagi ibu-ibu yang sudah kadung hamil duluan dan belum pernah vaksinasi MMR maka disarankan untuk periksa imunitasnya… bilang saja ke dokter kandungan ibu dan bilang bahwa minta periksa TORCH untuk skrinning rubella… tapi itu mahal banget dan gak dicover oleh BPJS… dan gak ada RS swasta yang menyediakannya, biasanya diperiksa di laboratorium ternama. Itu looo lab-lab yang sering diperiksa sendiri oleh para wanita yang dikenal dengan TORCH. Oh iya hampir lupa… campak jerman berbeda dengan campak biasa… kalo campak jerman itu rubella maka campak biasa itu rubeolla. Kalo kebal terhadap rubella belum tentu kebal terhadap rubeolla, demikian pula sebaliknya. Makanya anak-anak kita mesti diikutkan vaksinasi campak yang sering diadakan di puskesmas.

Dokter cucuk yang kiuttt, saya pernah vaksinasi campak dan juga pernah vaksinasi MMR saat masih sekolah dulu, tapi waktu saya test kok saya tidak imun terhadap penyakit tersebut ya ? hal ini bisa saja terjadi karena tidak semua wanita yang disuntik vaksinasi timbul reaksi atau respon kekebalan tubuhnya. Hal inilah yang mendorong para ahli untuk menyarankan bila memungkinkan untuk periksa ulang kekebalan tubuh wanita terhadap penyakit-penyakit tersebut.

Apakah tanda-tanda gejala terkena penyakit rubella ? penyakit ini merupakan penyakit dadakan (penyakit akut) yang disebabkan oleh virus rubella dan gejalanya tidak khas artinya mirip dengan penyakit yang lain sehingga sulit didiagnosis rubella bila tidak dibantu dengan pemeriksaan laboratorium. Bahkan seringkali gejalanya tidak terlalu dirasakan oleh para wanita hamil.

Bila wanita hamil mengalami gejala-gejala rubella maka penyakit tersebut baru nongol aslinya pada saat 12-23 hari setelah tertular penyakit tersebut. Gejalanya antara lain demam, lesu, sakit kepala, pembengkakan kelenjar, nyeri sendi, bengkak sendi, mata memerah, pilek, dll… gejalan ini muncul 5 hari sebelum keluarnya bercak-bercak merah-merah di kulit. Munculnya mula-mula di wajah dulu kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Bercak-bercak ini akan hilang dalam beberapa hari, tetapi rasa nyeri dan bengkak di sendi baru hilang dalam beberapa minggu ke depan. Munculnya merah-merah di kulit menunjukkan bahwa wanita hamil tersebut sedang dalam posisi mudah menularkan ke wanita lainnya. Jadi sebaiknya wanita yang merasa terkena rubella jangan datang ke praktek poli atau praktek pribadi ketika sedang banyak wanita hamil lainnya supaya gak nularin ke wanita hamil lainnya. Mesti menghubungi rs dan janjian mau datang jam berapa sehingga gak ketemu ibu hamil yang lain. Saya jadi inget dulu ada wanita hamil yang sedang sakit cacar lalu datang ke poli saya di RS Izza dan akhirnya ibu hamil tersebut saya umpetin di UGD di kamar paling pojok supaya gak nularin ibu hamil lainnya.

Kalo ibu hamil belum pernah vaksinasi atau belum pernah test TORCH maka disarankan untuk cek laborat Rubella Specific Antibody. Kemungkinan nanti ibu hamil akan ditest beberapa kali untuk melihat perubahan antibody bila dari hasil pemeriksaan didapatkan kecurigaan telah terinfeksi).

Bila wanita hamil sudah dinyatakan kebal terhadap rubella dan ternyata  terekspos dengan orang yang sakit rubella maka kemungkinan ibu hamil tersebut terinfeksi rubella menjadi sangat kecil. Bisa sih tetapi tidak parah dan insya Allah tidak berbahaya bagi janin dalam kandungan.

Bila ibu hamil terinfeksi rubella saat kehamilan awal maka ibu hamil mesti diskusi dengan dokter kandungan apakah sebaiknya kehamilan ibu digagalkan atau dilanjutkan mengingat resiko infeksi yang fatal. Dokter kandungan ibu akan merujuk ibu hamil ke dokter kandungan khusus yang menangani infeksi rubella seperti poli anggrek bagian fetomaternal di RS Hassan Sadikin. Kok menakutkan ya ? karena belum diketahui apakah pengobatan yang efektif terhadap penyakit rubella dan belum diketahui bagaimana cara mencegah timbulnya penyakit rubella bila wanita hamil terekspos dengan orang-orang yang sakit rubella.

Bila dari hasil diskusi dengan dokter kandungan yang khusus menangani rubella ternyata wanita hamil memutuskan dan memilih untuk melanjutkan kehamilannya maka dokter kandungan akan memberikan suntikan khusus yaitu imunoglobulin sesegera mungkin dengan harapan mengurangi resiko cacat janin (tetapi tidak dijamin berhasil) dan perlu diingat bahwa suntikan tersebut tidak dapat mencegah terjadinya infeksi rubella pada janin dalam kandungan.

Lalu apakah yang harus dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi resiko terkena rubella ? sayangnya ibu hamil tidak boleh vaksinasi rubella ketika sedang hamil. Tidak boleh vaksinasi MMR ketika sedang hamil. Bila ibu hamil tidak kebal terhadap rubella maka sebaiknya bersikap lebih hati-hati lagi dalam bergaul dengan sesama terutama mereka-mereka yang diketahui menderita rubella atau pernah ketemuan dengan penderita rubella.

  1. Pastikan anak-anak di rumah kita sudah mendapatkan imunisasi rubella.
  2. Jangan dekat-dekat dengan orang-orang yang dicurigai terkena rubella… gampangnya jangan dekat-dekat orang sakit.
  3. Gak usah bercengkrama dengan tetangga kalo sedang ada infeksi rubella di sekitar tempat tinggal ibu hamil.
  4. Setelah melahirkan harus segera melakukan vaksinasi MMR, menyusui tidak terpengaruh bila ibu melakukan vaksinasi MMR.
  5. Kalo belum hamil dan ingin vaksinasi MMR maka setelah vaksinasi wanita tidak boleh hamil dalam waktu 1 bulan ke depan… kalo saya lebih senang dalam 3 bulan ke depan.

Infeksi rubella bisa bikin keguguran, lahir premature, atau lahir mati tergantung tingkat keparahan yang ditimbulkan akibat infeksi rubella. Resiko paling tinggi dialami oleh ibu hamil pada kehamilan muda, semakin muda umur kehamilan saat terinfeksi maka akan semakin parah dampaknya pada janin dalam kandungan. Pada umur kehamilan ibu hamil sekitar 12 minggu pertama maka kemungkinan janinnya terkena congenital rubella syndrome (CSR) adalah sekitar 85-90%, bila terinfeksinya pada umur kehamilan 13-20 minggu maka kemungkinan terkena CSR sekitar 50%, dan bila umur kehamilan diatas 20 minggu maka kemungkinan terkena CSR makin kecil lagi sehingga kemungkinan cacat janin akan makin kecil… bukan berarti pasti gak cacat, tetapi resiko cacatnya kecil… artinya terdapat peluang janin tidak cacat.

Cacat yang disebabkan rubella itu bermacam-macam dan tidak khas, tetapi ada beberapa cacat yang sering ditimbulkan akibat infeksi rubella antara lain ketulian, kebutaan, gangguan jantung, gangguan syaraf dan gangguan kecerdasan/ idiot.