TULISAN 22. SUAMI SUKA SEX ORAL PADAHAL AKU SEDANG HAMIL

Dokter cucuk kiuttt hello kitty… saya pengen tanya nih… saya seorang wanita yang sedang hamil. Nah suami saya itu nafsunya gede. Pengennya hubungan sex terus setiap hari. Terus kalo hubungan sex mintanya spermanya saya telan. Apakah tidak bahaya buat bayi dalam kandungan saya ? Mohon maaf ya dok… pertanyaan saya vulgar banget. Oh iya… dokter di karawang prakteknya dimana sih ?

Beneran nih… ini pertanyaan yang sangat bagus. Tidak banyak wanita hamil yang seperti ini yang sedemikian tingginya rasa ingin tahunya seputar kehamilan. Saya pernah membahas tentang boleh tidaknya hubungan sex saat hamil. Dan kali ini saya ingin memberikan informasi tambahan untuk beberapa ibu hamil yang melakukan hubungan sex seperti pertanyaan di atas. Sebetulnya sperma tidak berbahaya bila ditelan oleh ibu hamil asalkan:

1. Suami setia pada 1 isteri saja, tidak doyan jajan, tidak selingkuh, dan rutin jaga kebersihan.

2. Suami dan isteri tidak menderita penyakit menular sexual.

Sperma tidak membahayakan janin dalam kandungan. Artinya hubungan sex selama hamil diperbolehkan setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Bagaimana bila suami menderita penyakit kelamin ? Bila suami menderita penyakit kelamin maka isteri yang sedang hamil tidak boleh menelan sperma suami karena membahayakan kesehatan isteri. Hal ini disebabkan oleh karena isteri dapat tertular virus atau bakteri berbahaya yg mengkontaminasi batang penis suami maupun sperma suami. Dan dapat menyebabkan bahaya bagi janin dalam kandungan. Janin dalam kandungan bisa terinfeksi kuman/tapi virus yang berasal dari penyakit kelamin. Infeksi tersebut dapat melalui placenta/ ari-ari, ketuban yang pecah, dan saat proses persalinan.

Saat ini CDC amerika serikat memberikan rekomendasi ketat bahwa semua wanita hamil dilarang melakukan hubungan sex dengan suami ===bila kebelet banget ya masih boleh pakai kondom=== bila suami terindikasi menderita/ tertular virus zika atau pernah berpergian ke daerah yang endemis zika. Penyakit zika disebabkan oleh gigitan nyamuk.

Saya rasa cukup sekian tulisan ini saya buat. Selamat membaca.

TULISAN 23. ANATOMI PANGGUL WANITA (UPDATE BUAT BIDAN)

Caldwell-Moloy mengemukakan 4 bentuk dasar panggul wanita yang ditentukan berdasarkan segmen anterior dan segmen posterior PAP:
1. Panggul gynekoid
2. Panggul android
3. Panggul antropoid
4. Panggul platyploid

Pintu atas panggul adaah batas atas dari panggul kecil (pelvis minor). Batas dari PAP adalah:

  1. Promontorium
  2. Linea inominata
  3. Ramus superior os pubis
  4. Tepi atas symphisis pubis

Dari PAP dapat ditentukan 3 ukuran panggul penting yaitu:

  1. Ukuran antero-posterior
  2. Ukuran transversa
  3. Ukuran oblique

Ukuran antero-posterior terdiri dari:

  1. Conjugata vera (ukuran panggul terpenting)
  2. Dari promontorium s/d tepi atas simpisis pubis.
  3. 11 cm
  4. Pada wanita hidup, ukuran ini tidak dapat diukur dengan langsung, tetapi dapat diperkirakan dengan mengukur conjugata diagonalis.
  5. Conjugata vera = ukuran conjugata diagonalis – 1 ½ cm.
  6. Bila CV ≥ 10 cm maka dianggap panggul cukup luas.
  7. Conjugata diagonalis
  8. Dari promontorium s/d tepi bawah simpisis pubis.
  9. Diukur saat melakukan VT.
  10. Bila ukuran panggul atas (PAP) normal, maka jari tangan saat VT tidak akan bisa menggapai promontorium.
  11. Conjugata obstetrica.
  12. Merupakan ukuran terpendek dari PAP.
  13. Dari promontorium s/d simpisis pubis, beberapa mm dari tepi atas simpisis pubis.

Ukuran transversa (diameter transversa) merupakan ukuran melintang terpanjang antara line inominata yang diambil tegak lurus terhadap conjugata vera, kira-kira 12,5cm.

Ukuran oblique adalah ukuran serong dari articulatio sacro iliaca s/d tuberculum pubicum kontra lateral, kira-kira 12 cm.

Bidang HODGE:

  1. Hodge 1: = pintu atas panggul (PAP)
  2. Hodge 2: sejajar hodge 1 melalui pinggir bawah simpisis pubis
  3. Hodge 3: sejajar hodge 1 melalui titik spina ischiadica
  4. Hodge 4: sejajar hodge 1 melaui ujung os coccygius.

 

Caldwell-Moloy mengemukakan 4 bentuk dasar panggul wanita yang ditentukan berdasarkan segmen anterior dan segmen posterior PAP:

  1. Panggul gynekoid
  2. Panggul android
  3. Panggul antropoid
  4. Panggul platyploid

Segemen posterior PAP menentukan bentuk panggul, sedangkan segmen anterior PAP menentukan variasi panggul. Segmen posterior adalah bidang khayal dibelakang garis diameter transversa. Sedangkan segmen anterior adalah bidang khayal di depan garis diameter transversa panggul.

Panggul ginekoid:

  1. Khas bagi wanita.
  2. Diameter sagitalis posterior sedikit lebih pendek daripada diameter sagitalis anterior.
  3. Batas samping segmen posterior membulat, begitu pula batas samping segmen anterior juga membulat.
  4. Diameter transversa sama panjangnya dengan diameter antero-posterior.
  5. Spina ischiadica tak menonjol sehingga diameter interspinalis ≥ 10 cm.
  6. Arcus pubis luas.

Panggul android:

  1. Diameter sagitalis posterior jauh lebih pendek daripada diameter sagitalis anterior.
  2. Batas samping segmen posterior membentuk sudut runcing terhadap batas samping segmen anterior.
  3. Segmen anterior sempit, membentuk segitiga.
  4. Spina ischiadica menonjol.
  5. Dinding vagina konvergen.
  6. Arcus pubis sempit.

Panggul antropoid:

  1. Diameter antero-posterior jauh lebih panjang daripada diameter transversa sehingga bentuk panggul lonjong ke depan.
  2. Dinding samping vagina convergent.
  3. Segmen anterior sempit dan meruncing sehingga arcus pubis sempit.

Panggul platiploid:

  1. Diameter antero-posterior pendek, sedangkan diameter transversa normal.
  2. Panggul ginekoid yang picak.
  3. Segmen anterior melebar.

 

TULISAN 24. MANFAAT PERIKSA KEHAMILAN SECARA RUTIN

Semua dokter kandungan, dokter umum, dan bidan sangat menyadari bahwa pelayanan terhadap ibu hamil merupakan cerminan baik buruknya pelayanan kesehatan secara umum di suatu negara, di suatu propinsi, di suatu kabupaten, di suatu kecamatan, di suatu kelurahan, dan di suatu rumah sakit. Sehingga menurut saya yang menjadi tolok ukur dari pelayanan kesehatan adalah kesehatan ibu dan bayi, dalam hal ini termasuk balita (bawah 5 tahun) dan baduta (bawah 2 tahun). Tidak bisa hanya mengandalkan semangat para tenaga kesehatan, ada yang lebih penting lagi yaitu kepatuhan dan dukungan ibu hamil + keluarganya juga sangat penting. Apalagi bila pemerintah ikut mendukung dengan sungguh-sungguh, tidak pencitraan doank… program banyak tapi dana gak disediakan. Bisanya cuman nyuruh ini itu kepada tenaga kesehatan tapi dukungan dana operasional dibuat seminimal mungkin. Helllooooo…. nyadar gak sih ?

Apakah gak sadar  bahwa pelayanan kesehatan kita jauh lebih rendah daripada negara miskin Bangladesh ? kok Bangladesh yang miskin bisa lebih baik ? Karena pemerintah Bangladesh, negara yang selalu kebanjiran, bersungguh-sungguh, tidak cuman pencitraan. Kesehatan bukan alat politik, kesehatan bukan alat untuk memperoleh dukungan suara ketika mau jadi pejabat, tetapi kesehatan adalah alat untuk menciptakan rakyat yang sehat dan sejahtera.

Di seluruh dunia terdapat 3 penyebab utama kematian ibu bersalin, yaitu:

  1. Perdarahan ini dapat terjadi sebelum janin lahir, ataupun saat proses persalinan ataupun setelah proses persalinan.
  2. DARAH TINGGI DALAM KEHAMILAN, dikenal dengan sebutan PRE-EKLAMPSIA. Darah tinggi pada wanita hamil sangat berbahaya terutama bila disertai kebocoran protein melalui ginjal. Tandanya bila diperiksa maka akan ditemukan adanya protein dalam urine/ air kencing ibu hamil. Tapi saat ini ternyata oleh para ahli kedokteran di dunia telah ditemukan ilmu baru yaitu walopun proteinnya gak bocor, rupanya masih mungkin terdapat kerusakan organ tubuh lainnya misalnya livernya ikutan bermasalah, ginjalnya ikutan rewel, darahnya ikutan mabuk, dll. Sehingga bila ada ibu hamil menderita darah tinggi maka wajib kontrol kehamilan ke rumah sakit atau ke dokter kandungan. Nanti akan ditangani bersama dengan tim dokter, baik dokter kandungan, dokter penyakit dalam, dokter ahli anestesi, dll.
  3. Terutama infeksi pasca melahirkan. Tapi bukan berarti infeksi sebelum melahirkan tidak berperan, itulah sebabnya ibu hamil harus senantiasa menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan bergizi. Jangan makan paku, genteng, linggis, batu bata, pasir, dll.

Bila melakukan kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan, dokter umum, ataupun ke bidan maka kebanyakan masalah di dalam kehamilan dapat diketahui secara lebih dini dan sebagian besar masih dapat dicegah. Bahkan berbagai masalah tersebut dapat cepat ditangani untuk mengurangi resiko memburuknya penyakit kehamilan. Jadi… disini kita tidak lagi bicara penanganan tetapi lebih pada pencegahan dan deteksi dini.

Di luar negeri kasus-kasus penyebab kematian ibu telah dapat dikurangi yaitu dengan memberikan pendidikan kepada semua ibu hamil untuk selalu periksa kehamilan baik itu ke rumah sakit, puskesmas, klinik, dokter kandungan, dokter umum, dan bidan. Dulu di Indonesia yang kita cintai ini ada suatu ruangan khusus layanan kesehatan yang berada di lingkungan rumah sakit/ puskesmas yang dikenal dengan sebutan BKIA yaitu balai kesehatan ibu dan anak, dimana BKIA ini memiliki beberapa fungsi yaitu antara lain:

  1. Pelayanan kesehatan ibu, bayi, baduta, dan balita.
  2. Penyuluhan gizi dan kehamilan.
  3. Pelayanan KB.
  4. Pelatihan dukun bayi. Untuk saat ini di era modern mungkin sudah sangat sedikit masyarakat kita yang melahirkan di dukun bayi. Ini disebabkan tingkat pendidikan ibu-ibu hamil sudah sedemikian tinggi dan maju sehingga lebih memilih pelayanan persalinan yang sesuai dengan standart kesehatan dan keamanan yaitu di rumah sakit/ puskesmas/ klinik.

Nah dari tadi kita suda bicara tentang ibu hamil, lalu bagaimana dengan bayi ? sama saja, seperti yang sudah saya sampaikan di atas bahwa kematian bayi juga menggambarkan baik buruknya kualitas pelayanan kesehatan di suatu negara. Hal-hal yang dapat menyebabkan tingginya kematian bayi di suatu negara antara lain:

  1. LAHIR PREMATUR. Nah ini yang sudah sering saya sampaikan kepada pasien bahwa harus rajin minum vitamin, jangan nahan pipis, makanan bergizi, rajin minum air, makan buah, makan sayur, dll supaya memiliki kehamilan yang sehat. Kalo ibu hamil sedemikian rupa menjaga kesehatan maka yang namanya ketuban pecah saat umur kehamilan 7 bulan – 8 bulan itu mungkin dapat dikurangi. Walopun dokter kandungan akan berupaya mempertahankan kehamilan yang masih belum cukup bulan tersebut bahkan memberikan obat-obatan untuk memperkuat nafas bayi, tapi tetap saja tak ada jaminan berhasil 100%. Oleh karena itu sangat penting menjaga kesehatan selama kita hamil, rajin kontrol kehamilan. Baru kemaren siang ada pasien kontrol ke saya dan saya lihat di buku KIA warna pink, ternyata cuman kontrol 1x ke bidan dan saya tanya kenapa kok gak kontrol ke bidan… dijawab olehnya karena tidak merasa ada masalah… hellllooooooo… kalo sudah ada masalah maka semua sudah terlambat. Inget lo… dokter kandungan itu bukan Tuhan YME sehingga tidak semua sanggup untuk ditolongnya… dokter kandungan itu manusia biasa.
  2. TRAUMA SAAT PERSALINAN. Ini terutama bila terjadi komplikasi saat proses bersalin. Biasanya bila pertolongan persalinan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang bukan bidan, bukan dokter umum, bukan dokter kandungan. Setiap persalinan adalah peristiwa jihad dimana ibu bersalin sedang bertaru nyawa saat melahirkan janinnya. Itula salah satu sebab kenapa saya selalu meminta pada suami & isteri untuk sedekah tiap hari Rp 2000,- dengan niat mohon keselamatan dan kesehatan selama kehamilan dan bersalin baik bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Karena tidak ada upaya yang bakalan sukses bila tidak diridhoi oleh Allah SWT. Ingat… jangan percaya dan berharap pada manusia, berharaplah pada Allah SWT. Jangan terima kasih ke dokter kandungan, terima kasih kepada Allah SWT. Lakukan sedekah tiap hari sebagai ikhtiar utama selama hamil, dan tetap kontrol teratur ke dokter kandungan (walopun ini sebagai ikhtiar gak penting karena yang terpenting adalah ALLAH SWT) selama kehamilan.
  3. KELAINAN BAWAAN JANIN. Kalo kelainannya berat maka janin gak bisa diselamatkan misalnya kelainan jantung yang parah, ada tumor di leher, dll.
  4. INFEKSI BAYI. Nah baru-baru ini ada ibu melahirkan dengan ketuban hijau seperti bubur ayam pekatnya maka janin sangat rentan mengalami infeksi dan susah nafas. Kontrol teratur ke dokter kandungan jangan pernah lupa. Sedekah tiap hari adalah wajib.

 

 

TULISAN 25. AKU TAKUT TERKENA KANKER LEHER RAHIM

Kanker leher rahim tergolong dalam 4 besar penyebab kematian wanita akibat penyakit kanker di seluruh dunia. Cara terbaik untuk melakukan pencegahan terkena kanker serviks adalah dengan melakukan deteksi dini kanker serviks yaitu pap smear. Dengan melakukan pap smear maka akan ketahuan apabila terdapat perubahan sel-sel leher rahim yang berpotensi menuju ke arah yang lebih parah yaitu kanker leher rahim. Bahkan pap smear dapat mendeteksi adanya virus HPV yaitu virus penyebab kanker leher rahim. Nah kalo ketahuan adanya perubahan sel-sel leher rahim maka akan dapat cepat ditangani sebelum berubah menjadi kanker leher rahim/ kanker serviks.

Banyak wanita yang tidak tahu bahwa dirinya sedang berada di bawah ancaman kanker leher rahim karena tidak semua kanker leher rahim menimbulkan gejala pada awal-awal penyakit. Tapi… bila penyakit kankernya udah terlanjur parah maka baru timbul gejala dan untuk pengobatan jauh lebih sulit dan harapannya untuk sembuh 100% juga sudah berkurang jauh.

Di luar negeri, kematian wanita akibat kanker leher rahim sudah berkurang jauh karena rata-rata wanita bule sering melakukan pap smear. Siapakah wanita yang beresiko untuk terinfeksi virus HPV yang pada gilirannya akan terkena kanker leher rahim ?

  1. Wanita dengan banyak pasangan sex. Kalo PELAKOR saya gak tahu apakah tergolong wanita dengan banyak pasangan sex… ibu-ibu kiuttters mesti lebih paham daripada saya.
  2. Hubungan sex di usia dini. Di amerika serikat, remaja usia 14 tahun sudah melakukan hubungan sex dengan pacarnya.
  3. Sistem kekebalan tubuh yang rendah.
  4. Pernah kena kanker di organ kelamin wanita lainnya.
  5. Merokok,baik aktif maupun pasif. Kalo suami ibu merokok maka hampir pasti ibu adalah calon terkena kanker leher rahim. Jadi larang saja suaminya untuk merokok.

Lalu apa sih dan bagaimana pemeriksaan pap smear itu ? Papanikolaou test atau Pap smear adalah metode pemeriksaan organ kandungan untuk mendeteksi adanya proses-proses lesi pra-kanker dan atau kanker leher rahim. Dengan melakukan pap smear maka dokter kandungan dapat mendeteksi ada tidaknya perubahan awal dari sel normal menuju sel kanker… bahasa kerennya lesi pra-kanker serviks.  Seperti sudah diketahui di atas bahwa kanker leher rahim disebabkan oleh suatu virus yang dikenal dengan sebutan human papillomavirus atau HPV. Kalo di luar negeri misalnya di Inggris, pemeriksaan pap smear dapat mencegah kematian akibat kanker leher rahim sekitar 700 wanita per tahun. Ini artinya pemeriksaan atau skrining menggunakan pap smear sangat dianjurkan pada setiap wanita terutama yang aktif secara seksual (sudah menikah atau sudah pernah berhubungan sex) minimal 1x/ tahun.

Pap smear tidak sakit dan tidak memerlukan pembiusan. Caranya adalah wanita berbaring dalam posisi seperti akan melahirkan. Lalu dokter kandungan atau pihak laboratorium akan membuka liang vagina menggunakan alat yang dikenal dengan sebutan speculum. Lalu mulut rahim akan dioles dengan sikat super halus dan super lembut kemudian hasil yang lengket di sikat tersebut akan diletakkan dibawah mikroskop untuk diperiksa. Tidak sampai 2 menit sudah selesai tindakan pap smearnya. Hasil pemeriksaan pap smear akan diketahui dalam 2-3 minggu kemudian.

Apa sih persiapan pribadi sebelum melakukan pap smear ?

  1. Persiapan wanita untuk melakukan Pap Smear adalah tidak sedang haid
  2. Tidak berhubungan sex dalam 3 hari sebelum pemeriksaan pap smear.
  3. tidak sedang menggunakan obat – obatan yang dimasukkan dalam vagina.

Lalu apa saja kriteria wanita yang perlu di pap smear ?

  1. Para wanita berusia 21 tahun ke atas untuk melakukan pap smear.
  2. Semua wanita yang telah berhubungan seksual (berapapun usianya). Di Amerika Serikat, wanita sudah berhubungan sex dengan pacarnya sejak usia 14 tahun.
  3. Wanita perokok atau suami perokok.
  4. Riwayat keluarga ada yang terkena kanker leher rahim.

 

Menurut rekomendasi yang dikeluarkan oleh U.S. Preventive Service Task Force yang disepakati bersama dengan American Cancer Society pada tahun 2012 dinyatakan bahwa:

  1. pap smear sebaiknya dimulai sejak usia 21 tahun dan dilakukan tiap 3 tahun sekali.
  2. bila wanita telah berusia 30 tahun ke atas maka pemeriksaan pap smear dapat dilakukan tiap 5 tahun sekali asalkan disertai juga dengan pemeriksaan virus HPV.
  3. Tidak ada batasan usia wanita untuk melakukan pap smear apabila belum pernah pap smear sebelumnya, artinya kalo belum pernah pap smear maka lakukan pap smear segera sekarang juga, jangan buang-buang waktu.

Kebanyakan wanita akan terdeteksi menderita kanker leher rahim pada usia 40-50 tahun. Saking pentingnya pap smear, wanita yang telah berusia 50 tahun ke atas pun tetap dianjurkan untuk melakukan pap smear. Wanita yang sudah menopause (kadaluarsa/ abis pajaknya) pun tetap dianjurkan untuk pap smear. Tapi kalo sudah nenek-nenek (usia 65 tahun atau lebih) dan riwayat pap smear sebelumnya normal sebanyak 3x (kira-kira dalam 10 tahun terakhir) maka boleh saja gak usah pap smear lagi. Bagaimana dengan wanita yang sudah operasi angkat total rahimnya ? tetap harus melakukan pemeriksaan pap smear… istilahnya vaginal smear… terutama bila pernah terdapat hasil pap smear tidak normal sebelumnya atau pernah kena kanker kelamin sebelumnya.

 

 

TULISAN 26. AMIT-AMIT… HAMIL KOK MAKAN KACA

PICA merupakan kegiatan makan-makan yang dilakukan oleh manusia dimana yang dimakan itu adalah sesuatu tidak mengandung zat gizi atau mungkin sangat sedikit zat gizi yang dikandungnya. Kalo pada ibu hamil, kebanyakan PICA pada zat-zat yang bukan makanan normal manusia dan kadang-kadang berbahaya seperti makan pasir, makan genteng, makan kapur tulis, makan plastik, dll.

PICA berasal dari bahasa Latin yaitu untuk menggambarkan burung pemakan segala sesuatu. Kebanyakan ibu hamil memang suka ngemil selamahamil tetapi alhamdulillah yang “dingemil” masih merupakan makanan sehat seperti es krim, kacang hijau, kripik, tempe, dll. Kalo pasien saya selalu saya suruh ngemil protein tinggi seperti ikan mujaer goreng kering… kan crispy nyam-nyam tuh… kemudian tahu goreng, kentang goreng, ikan teri goreng, dll sambil nonton film india, film korea, dan nonton saya di film dimana saya berperan sebagai tokoh utama yaitu Dilan.

Apa sih penyebab ibu hamil menjalani PICA ?  Sebetulnya sampe hari ini tidak diketahui kenapa ibu hamil melakukan PICA. Tetapi diduga kemuungkinan ibu hamil tersebut mengalami kekurangan zat besi sehingga secara insting otomatis tubuhnya memerintahkan untuk menambah kekurangan zat besi tersebut dengan melakukan PICA. Tapi ya lucu juga ya… kalo kekurangan zat besi kenapa yang dimakan pecahan genteng ? Makan aja golok atau linggis… kan besi semua tuh. Menurut American Dietetic Association (persatuan ahli gizi amerika serikat) diduga alasan wanita hamil melakukan PICA terdapat beberapa sebab yaitu antara lain:

  1. Tubuhnya kekurangan zat besi.
  2. Tubuhnya kekurangan zat vitamin dan mineral.
  3. Kemungkinan terdapat kelainan jiwa.
  4. Kemungkinan tubuhnya mengalami kekerasan fisik.

BEBERAPA ZAT YANG SERING DIPAKAI IBU HAMIL UNTUK PICA

1.     Batang korek api.

2.     Kerikil.

3.     Arang.

4.     Kapur barus.

5.     Tepung jagung.

6.     Tepung kanji.

7.     Es balok.

8.     Sabun

9. Pasir.

10. Semen.

11. Bubuk Kopi.

12. Ampas kopi.

13. Soda api.

14. Abu rokok.

 

Bila ibu hamil memakan dengan cara PICA maka dapat membahayakan diri sendiri dan juga kehamilannya. Karena zat-zat PICA tersebut dapat merusak penyerapan zat gizi dalam tubuh, akibatnya janin dalam kandungan akan menderita. Belum lagi bila yang di-PICA-in adalah zat-zat yang mengandung racun seperti kapur barus, sabun, soda api, dll.

Lalu bagaimana bila ada tetangga kita atau keluarga kita yang melakukan PICA ? jangan panik… dukungan keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan oleh ibu hamil yang mengalami PICA. Keluarga dapat melakukan dengan penuh kesabaran hal-hal sebagai berikut:

  1. Periksakan kondisi kehamilan ke dokter kandungan.
  2. Konsultasikan ibu hamil ke dokter ahli jiwa (psikiater).
  3. Sembunyikan semua zat yang di-PICA-in oleh mereka, misalnya jangan tampakkan sabun di rumah, sembunyikan genteng, pake atap seng saja, sembunyikan golok dan linggis, dll.
  4. Suruh ibu hamil ngemil permen saja bila sedang pengen PICA.

TULISAN 27. TIDUR SIANG PASCA MELAHIRKAN

Pasien:

Dokter cucuk kiuttt hello kitty… saya lelah dok… saya diawasin oleh neneknya sang bayi… saya gak boleh tidur siang… padahal bayi saya kalo siang tidur lelap, dan kalo malam bangun ngajakin main-main.

Dokter cucuk:

looo… ya tidur saja… emangnya napa sih kok gak boleh ?

Pasien:

ntar darah putih saya naik ke kepala dan ke mata sehingga saya ntar sakit katarak.

Dokter cucuk:

ibu gak takut sama mertua ?” galak gak bu ?

Pasien:

ya takutlah dok… tapi tadi saya udah sempat bobok bentar di ruang tunggu… nungguin dokter lama banget… tapi saya bisa mengerti kok dok… kan dokter bilang bahwa selalu mengutamakan ibu yang melahirkan terlebih dahulu… (so sweeeeeetttt bangetssss sihhh)

Dokter cucuk:

iya… mohon maaf… tadi saya ada 2 ibu melahirkan dan 1 ibu keguguran yang juga sedang perdarahan banyak sehingga mesti saya tolongin dulu. Tapi ibu beruntung kan ? kan sudah sempat bobok barusan sambil nungguin dokter balik ke poli lagi.

Pasien:

iya sih dok… lega rasanya… tapi masih kurang lama boboknya.

 

Di sebagian kalangan masyarakat Indonesia berkembang larangan bagi ibu yang baru saja melahirkan untuk tidur siang. Tidur siang pada wanita nifas diyakini dapat menyebabkan darah putih akan naik ke mata sehingga menyebabkan penyakit mata minus, katarak, wajah sayu, dan wajah pun terlihat tua tidak menarik lagi.

Tidur siang sangat dianjurkan pada ibu yang baru saja melahirkan karena ibu harus cukup istirahat demi pemulihan stamina dan menunjang kesehatan diri sendiri dan bayi. Tidur siang dapat mengembalikan energi yang terkuras, baik karena proses persalinan atau aktivitas malam untuk menyusui dan mengganti popok bayi karena sudah menjadi rahasia umum bahwa suami lebih suka untuk bobok lelap daripada ngebantuin isterinya bangun mengasuh bayi ditengah malam.

Terdapat pula beberapa manfaat lain dari tidur siang bagi ibu nifas, antara lain:

  1. Memberikan kesempatan bagi tubuh untuk meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi sel tubuh yang baru.
  2. Ketika beristirahat tidur siang, metabolisme tubuh membuat nutrisi dan oksigen yang berguna sebagai sumber energi berganti fungsi sementara waktu untuk menyembuhkan kondisi ibu pasca melahirkan.
  3. Meningkatkan sistem imunitas tubuh sehingga dapat lebih kebal dari serangan penyakit.
  4. Mengistirahatkan tubuh dari kelelahan fisik dan mental.
  5. Mencegah timbulnya depresi atau postpartum blues (stress dan tidak mampu merawat bayi).
  6. Pasca melahirkan ibu akan bertanggung jawab untuk merawat bayinya 24 jam dimana hal tersebut tentunya membutuhkan tenaga lebih. Mengasuh bayi akan memakan banyak tenaga sehingga istirahat sangatlah penting untuk mengembalikan tenaga dan mencegah penurunan kualitas air susu (ASI) yang diberikan oleh ibu untuk sang bayi.

Tapi… kalo tidur ya jangan sampe seperti kebo… tidurnya lama alias malas-malasan. Hal ini disebabkan karena tidur yang terus-menerus dapat menyebabkan proses pemulihan kesehatan ibu nifas menjadi lebih lambat. Belum lagi resiko tersumbatnya pembuluh darah atau dikenal dengan istilah trombo-emboli. Bila ibu beranjak bangun atau berdiri mendadak, sumbatan tersebut dapat lepas dari perlekatannya di dinding pembuluh darah. Kondisi ini dapat berakibat fatal. Bila sumbatan tersebut masuk ke dalam pembuluh darah lalu ikut aliran darah ke jantung, otak, dan organ-organ penting lain maka akan memunculkan stroke.

Terdapat suatu gejala pada ibu pasca melahirkan yang mengalami depresi pasca melahirkan dikenal dengan sindrom baby blues (postpartum blues) yaitu sebuah keadaan dimana sang ibu justru merasa sedih, khawatir dan tidak bahagia setelah melahirkan. Nah… Gangguan tidur atau larangan tidur pada wanita nifas jika berlangsung terus-menerus maka ibu akan kemungkinan terkena depresi postpartum (postpartum blues). Tidak hanya itu, gangguan tidur pada wanita nifas akan menyebabkan penurunan produksi ASI dan kurangnya kualitas ASI.

Menurut Asosiasi Dokter Psikiatri Amerika Serikat (persatuan dokter ahli jiwa), depresi postpartum dapat terjadi beberapa minggu setelah melahirkan atau bahkan sebelumnya (ketika hamil). Gejala dari terjadinya depresi postpartum adalah sebagai berikut:

  1. rasa sedih dan hampa yang berlebihan.
  2. menangis sepanjang hari.
  3. tidak tertarik untuk beraktivitas.
  4. kehilangan nafsu makan.
  5. nampak lelah lesu karena kurang istirahat.
  6. tidak bisa konsentrasi.
  7. merasa tidak berguna.

 

Apa saja penyebab postpartum blues/ depresi pasca melahirkan ? Depresi postpartum disebabkan karena faktor lingkungan, emosi, keturunan dan juga faktor hormonal. Depresi postpartum juga dapat terjadi karena mengalami depresi atau rasa cemas yang berlebihan ketika selama hamil. Rasa lelah setelah melahirkan dan kurang tidur dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya depresi postpartum.

Salah satu upaya untuk mengatasi depresi postpartum dapat dilakukan dengan cara tidur siang dan istirahat yang cukup setelah melahirkan. Tidur membantu mengurangi rasa lelah dan juga mengembalikan segala mood yang sudah hilang. Seperti pada umumnya sesudah menangis lalu tertidur maka akan menjadi lega. Setelah tidur siang dan istirahat yang cukup maka ibu pasca melahirkan akan lebih merasa tenang sehingga terhindar dari depresi postpartum.

 

Sumber bacaan:

  1. http://www.postpartum.progress.com/dealing-postpartum-sleep-deprivation
  2. https://bolehkah.com/1455/bolehkah-tidur-siang-setelah-melahirkan.html
  3. Dørheim SK; Bondevik GT; Eberhard-Gran M; Bjorvatn B. Sleep and depression in postpartum women: a population-based study. SLEEP 2009;32(7):847-855.

TULISAN 29. VAKSINASI MENINGITIS BOLEH GAK UNTUK IBU HAMIL UMROH ?

Pemberian imunisasi atau vaksinasi pada wanita adalah bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tetapi timbul pertanyaan, apakah wanita hamil boleh diberikan vaksinasi ? beberapa hari yang lalu saya mendapatkan pasien yang sedang dalam masa persiapan untuk berangkat umroh dan bertanya apakah dirinya boleh divaksin meningitis ? bahkan ada juga bidan dalam grup facebook khusus bidan yaitu grup bidan kiuttt hello kitty yang bertanya bolehkah wanita hamil diberikan vaksinasi meningitis.

Perlu diketahui bahwa Vaksin meningitis penting untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis yang disebabkan oleh kuman meningococcus. Saya mengutip pendapat dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM, Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM yang pernah diwawancarai oleh liputan 6.com bahwa vaksin meningitis boleh diberikan pada ibu hamil bila ibu hamil tersebut akan pergi ke wilayah endemis meningitis. Satu hal yang perlu ditanyakan oleh ibu hamil sebelum menerima vaksinasi adalah bertanya pada dokter penyakit dalam atau dokter asrama haji atau dokter pelabuhan apakah vaksin meningitis yang akan diberikan pada ibu hamil merupakan jenis vaksin kuman in-active atau vaksin yang berisi kuman hidup yang dilemahkan. Pada wanita hamil sebaiknya diberikan vaksin yang berisi kuman mati.

Menurut guidelines atau pedoman pemberian vaccine oleh CDC Amerika Serikat, terdapat beberapa vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil. Resiko vaksinasi terhadap janin dalam kandungan sebetulnya baru sebatas teori saja. Belum pernah terdapat bukti bahwa vaksin yang berisi virus inaktif/ bakteri inaktif atau toxoid menyebabkan janin cacat atau keguguran. Tetapi secara teori bila vaksin tersebut berisi kuman/ virus hidup maka terdapat kemungkinan membahayakan janin dalam kandungan… tapi ini baru sebatas teori dan tetap saja sebaiknya dihindari diberikan pada wanita hamil.  Dalam bahasa aslinya sebagai berikut:

Risk to a developing fetus from vaccination of the mother during pregnancy is theoretical. No evidence exists of risk to the fetus from vaccinating pregnant women with inactivated virus or bacterial vaccines or toxoids. Live vaccines administered to a pregnant woman pose a theoretical risk to the fetus; therefore, live, attenuated virus and live bacterial vaccines generally are contraindicated during pregnancy

Menurut CDC Amerika Serikat, pemberian vaksinasi pada wanita hamil harus mempertimbangkan bahwa keuntungan/ manfaat bagi wanita hamil harus lebih besar daripada resikonya. Ya tentu saja hidup ini penuh dengan resiko, gak mau resiko ya jangan hamil. Mau main aman 100% ? ya jangan hamil, jangan berobat ke dokter kandungan, jangan makan obat, jangan melahirkan, jangan suntik obat… gitu aja kok repot.

Benefits of vaccinating pregnant women usually outweigh potential risks when the likelihood of disease exposure is high, when infection would pose a risk to the mother or fetus, and when the vaccine is unlikely to cause harm

Sebaiknya wanita diberikan vaksin meningitis sebelum hamil agar saat hamil tidak perlu lagi di suntik. Demikian pula dengan vaksin rubella, sebaiknya diberikan minimal 6 bulan sebelum hamil. Berikut saya tampilkan vaksinasi yang boleh diberikan pada wanita hamil yang diambil dari guidelines CDC Amerika Serikat.

Vaccine General Recommendation for Use in Pregnant Women For More Information See text
Routine Hepatitis A Base decision on risk vs. benefit. See Hepatitis A text
Hepatitis B Recommended in some circumstances. See Hepatitis B text
Human Papillomavirus (HPV) Not recommended. See HPV text
Influenza (Inactivated) Recommended. See Influenza text
Influenza (LAIV) Contraindicated. See Influenza(LAIV) text
MMR Contraindicated. See MMR text
Meningococcal (ACWY) May be used if otherwise indicated. See Mening (ACWY) text
Meningococcal (B) Base decision on risk vs. benefit. See Mening (B) text
PCV13 No recommendation. See Pneumococcal Conjugate text
PPSV23 Inadequate data for specific recommendation. See Pneumococcal Polysaccharidetext
Polio May be used if needed. See Polio text
Td Should be used if otherwise indicated (Tdap preferred). See Tetanus and Diphtheria text
Tdap Recommended. See Tetanus, Diphtheria, and Pertussis text
Varicella Contraindicated. See Varicella text
Zoster Contraindicated. See Zoster text
Travel & Other Anthrax Low risk of exposure — not recommended. High risk of exposure — may be used. See Anthrax text
BCG Contraindicated. See BCG text
Japanese Encephalitis Inadequate data for specific recommendation. See Japanese Encephalitis text
Rabies May be used if otherwise indicated. See Rabies text
Typhoid Inadequate data. Give Vi polysaccharide if needed. See Typhoid text
Smallpox Pre-exposure — contraindicated.
Post-exposure — recommended.
See Smallpox text
Yellow Fever May be used if benefit outweighs risk. See Yellow Fever text

 

Sumber bacaan:

  1. General recommendations on immunization: recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). MMWR 2011; 60 (No. 2): 26.
  2. https://www.cdc.gov/vaccines/pregnancy/hcp/guidelines.html
  3. Wawancara liputan 6.com (dengan saya lakukan perbaikan sehingga bisa lebih tepat dalam menyampaikan pada ibu hamil)

TULISAN 30. BAYI LAHIR PANTAT DULUAN

Assalamu’alaikum ibu-ibu kiuttters… kali ini dokter cucuk kiuttt hello kitty ingin menyampaikan artikel bagus dari seorang dokter kandungan terkenal di kota surabaya. Kebetulan sudah dapat ide dan akhirnya menemukan tulisan ini. Daripada pusing-pusing ngetik lagi maka dengan sedikit modifikasi maka tulisan ini saya sampaikan ulang. Selamat membaca. Jangan lupa isi quota dan beli paket internet.

Persalinan normal terjadi dengan keluarnya kepala terlebih dahulu diikuti seluruh badan. Sebagian besar bayi beberapa minggu sebelum persalinan akan menempati posisi bersalin, dengan kepala bergerak mendekati jalan lahir. Jika proses ini gagal, maka pantat/kaki bayi akan lebih dekat dengan jalan lahir, untuk dilahirkan terlebih dahulu. Ini disebut letak sungsang, dimana kepala terletak di atas, dan pantat bayi di dekat jalan lahir. Ini terjadi pada 3-4% persalinan.

Persentase letak sungsang akan semakin menurun dengan meningkatnya usia kehamilan. Misal usia kehamilan < 28 minggu presentase letak sungsang 22%, menurun menjadi 1-3% saat aterm (9 bulan). Sehingga jika didapatkan letak sungsang sebelum 9 bulan itu masih normal, diharapkan mendekati persalinan bayi akan merubah posisinya menjadi letak kepala.

 

Apa penyebab terjadinya letak sungsang? penyebab pastinya belum jelas, namun ada beberapa faktor predisposisi yang meningkatkan risiko terjadinya letak sungsang. Beberapa faktor risiko itu meliputi:

  1. Kehamilan multipel (kembar, triplet, dan seterunya)
  2. Jika ada riwayat persalinan prematur
  3. Jika jumlah air ketuban terlalu sedikit atau terlalu banyak
  4. Jika ada kelainan bentuk rahim, misal ada tumor jinak (myoma)
  5. Ada kelainan letak placenta/ari-ari (placenta previa)
  6. Kelainan/kecacatan bawaan janin (17% ditemukan pada letak sungsang bayi preterm)

 

Letak sungsang diketahui dari pemeriksaan fisik atau USG yang dikerjakan oleh dokter. Meskipun sebagian bayi dengan letak sungsang bisa lahir normal lewat vagina, namun tidak seaman letak kepala. Ada beberapa risiko yang lebih tinggi melahirkan bayi letak sungsang lewat vagina, antara lain:

  1. Bayi sungsang biasanya lebih kecil, sehingga risiko cedera pada kepala lebih besar jika lahir normal.
  2. Kemudian ada risiko kepala bayi tertahan/tidak bisa keluar dari jalan lahir meskipun badan bayi sudah keluar. Ini karena ukuran kepala bayi lebih besar dari badan dan kaki (apalagi bayi prematur), sehingga lahirnya kepala dan badan tidak jaminan kepala bayi bisa lahir. Jika kepala bayi terjepit seperti ini, maka ada risiko kematian bayi.
  3. Pada letak sungsang juga sering terjadi tali pusat bayi keluar di jalan lahir, yang mengakibatkan kegawatan janin juga, ini karena bagian bokong atau kaki tidak bisa menutup bagian bawah jalan lahir pada letak sungsang.

 

Ini berbeda dengan letak kepala/normal, dengan bagian terendah bayi di jalan lahir adalah kepala (yang merupakan bagian terbesar bayi). Jika kepala tidak bisa lahir, maka seluru tubuh tidak lahir sehingga bayi masih aman untuk dilahirkan secara sesar, berbeda dengan letak sungsang tadi dimana kepala bayi bisa terjepit dan mengakibatkan kematian.  Mengingat begitu banyaknya komplikasi persalinan letak sungsang, dokter cucuk kiuttt hello kitty dan dr. Aldi, SpOGK sendiri lebih menyarankan untuk menjalani operasi sesar pada letak sungsang, untuk keselamatan bayi. Memang operasi sesar juga memiliki risiko (seperti perdarahan, infeksi, dll) namun keuntungan untuk bayi lebih besar dari risiko tersebut.

 

Apakah letak sungsang bisa diubah? ada beberapa cara natural yang bisa dicoba untuk mengubah letak sungsang menjadi letak normal, yaitu:

  1. sering2 sujud (dengan meninggikan pantat) yang agak lama, diulang minimal 3x sehari.
  2. ibu bisa banyak meminum air putih, untuk menambah jumlah air ketuban supaya memudahkan mobilitas janin dalam rahim.
  3. mendengarkan musik kepada bayi, dengan menempel headphone di bagian bawah perut sehingga bayi akan bergerak mencari sumber suara.

 

Sumber bacaan:

http://draldi.com/letak-sungsang-detail-1705.ht.m.l

TULISAN 31. LUKA OPERASIKU BASAH

Mungkin kita pernah mengalami peristiwa infeksi pada bekas luka operasi. Sesungguhnya Allah Yang Maha Agung telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna yaitu adanya kulit manusia. Kulit ini berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh untuk mencegah terjadinya infeksi. Tetapi apakah yang terjadi bila kulit kita terluka ? baik karena irisan pisau saat operasi, terjatuh dari sepeda, lecet akibat sepatu, dan lain-lain… semua hal tersebut dimana kondisi kulit sudah berubah dari aslinya maka sangat beresiko untuk menimbulkan infeksi karena berarti benteng pertahanan tubuh sudah koyak atau sudah terbuka.

Saat ini kebetulan saya memperoleh ide untuk membahas infeksi pada luka bekas operasi. Makanya ayo gabung di grup ibu hamil kiuttt hello kitty supaya memperoleh pengetahuan di seputar kehamilan, persalinan (operasi sesar ataupun lahiran normal) dan masa-masa nifas serta menyusui. Prinsip operasi adalah melakukan upaya pertolongan terhadap pasien. Persiapan operasi adalah berusaha untuk meminimalkan resiko terhadap pasien dengan kondisi seoptimal mungkin. Kamar operasi adalah tempat yang paling bersih dan paling steril di dalam wilayah rumah sakit.

Setiap petugas rumah sakit akan melakukan berbagai upaya sangat ketat untuk mencegah timbulnya infeksi pada pasien yang dioperasi. Tidak semua orang boleh masuk kamar operasi. Harus menggunakan pakaian khusus dan alas kaki khusus kamar operasi. Tapi… tetap saja resiko infeksi selalu mengincar pasien. Kok bisa ? ya. Karena kulitnya sudah tidak utuh lagi alias bekas diiris pisau operasi sehingga sangat mungkin untuk dimasuki oleh kuman kapan saja dan dimana saja.

Infeksi pada bekas operasi dikenal dengan sebutan SURGICAL SITE INFECTIONS atau dalam bahasa sunda disebut dengan INFEKSI LUKA OPERASI. Memangnya berapa persen sih kemungkinan untuk terjadinya infeksi pada bekas operasi ? 1-3% pasien yang dilakukan operasi akan mengalami infeksi karena tidak mungkin manusia bisa 100% mencegah kuman untuk masuk ke dalam tubuh. Artinya bila ada 100 orang yang menjalani operasi maka akan terdapat 1-3 orang yang mengalami infeksi. Itu hasil penelitian di luar negeri (Amerika Serikat) dimana beda alam beda cuaca dengan Indonesia. Kalo di negara tropis (2 musim ) seperti di indonesia maka angkanya mesti lebih tinggi karena kumannya akan lebih banyak sebab kelembaban udaranya juga tinggi.

Infeksi pada luka operasi biasanya terjadi dalam 30 hari pertama pasca operasi. Semakin lama maka kemungkinan infeksi akan makin kecil. Center for Desease Control di Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap infeksi luka operasi dan menemukan bahwa terdapat 3 jenis infeksi luka operasi yaitu antara lain:

  1. Superficial incisional SSI (infeksi pada bagian kulit s/d lemak saja).
  2. Deep incisional SSI (infeksi pada bagian otot dan jaringan tubuh sekitar otot).
  3. Organ/ space SSI (infeksi yang mengenai jaringan selain kulit, lemak, otot, dan jaringan sekitar otot). Pada infeksi jenis ini dapat mengenai jaringan berada jauh dibawah otot bahkan termasuk jaringan disekitar organ tempat operasi. Misalnya operasi sesar yang dioperasi adalah rahim tapi mungkin saja ususnya ikutan infeksi, atau lemak perut dalam ikutan infeksi, dan lain-lain.

Apa saja sih gejala dan tanda kemungkinan terjadinya infeksi pada luka operasi ? Infeksi luka operasi apapun dapat menyebabkan gejala dan tanda yang mungkin sama yaitu merah pada bekas lukanya, sembuhnya lama, demam tinggi, nyeri banget pada bekas luka operasi, kalo disentuh terasa panas/ hangat pada tempat operasinya, terasa lembek/ becek, bengkak, dan ditemukan adanya nanah.

Apa sih penyebab luka bisa infeksi setelah operasi ? Lalu faktor resiko apa saja yang memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi pada luka bekas operasi ?

Infeksi pada luka operasi disebabkan oleh kuman. Kuman yang paling sering menimbulkan infeksi pada luka operasi adalah bakteri stafilokokus, bakteri streptokokus, dan bakteri pseudomonas. Darimana asal datangnya kuman tersebut ? sebagian besar kuman (90%) berasal dari kulit tubuh pasien, dapat pula kuman yang terbang di udara, dan bisa juga walopun sangat sangat jarang berasal dari peralatan yang digunakan untuk menolong pasien. Dulu kasus infeksi sangat banyak karena pasien banyak berobat di luar rumah sakit, padahal tingkat sterilitas peralatan di rumah sakit sangat tinggi.

Kuman itu sifatnya seperti manusia, suka berjalan-jalan dan berusaha untuk meraih kenikmatan. Nah… bau amis dari darah bekas operasi, bau amis dari cairan lemak tubuh, dan lain-lain itu sangat digemari oleh kuman sehingga kuman berusaha untuk masuk ke dalam tempat dimana kulitnya sudah tidak utuh (bekas irisan saat operasi). Ukuran kuman sangat kecil dan tidak bisa dilihat oleh mata sehingga serapat-rapatnya bekas irisan itu dijahit maka kuman tetap bisa masuk. Sehingga upaya dari pihak dokter dan pasien adalah hanya untuk meminimalkan terjadinya infeksi, tetapi perlu diingat bahwa upaya tersebut tidak bisa mencegah 100%.

Faktor resiko untuk terjadinya infeksi sebetulnya juga tergantung dari jenis operasinya, walopun tidak 100% selalu demikian. Ada beberapa jenis/ golongan operasi di dalam dunia kedokteran, antara lain:

  1. Operasi bersih (clean surgery). Operasi ini dilakukan dengan tidak melibatkan organ dalam tubuh manusia, tidak melibatkan saluran nafas, tidak melibatkan usus, tidak melibatkan lambung, tidak melibatkan rahim, tidak melibatkan kandung kencing, hmmm… pokoknya tidak ada organ dalam tubuh manusia yang terlibat, murni hanya di kulit saja. Tempat operasinya tidak mengalami infeksi, tidak ada infeksi didekat luka operasi, dan pasien sedang tidak mengalami sakit infeksi apapun. Pada saat operasi tidak menyebabkan daerah yang sudah steril rawan terkontaminasi kuman. Operasinya tidak emergensi. Semua operasi bersih pasti dilakukan secara terjadwal (tidak emergensi), tetapi tidak semua operasi elektif (terjadwal) adalah operasi bersih.
  2. Operasi bersih terkontaminasi (clean contaminated surgery). Pada saat dilakukan operasi, daerah operasi bukan merupakan daerah yang terinfeksi tetapi operasinya melibatkan organ jaringan tubuh bagian dalam, operasi melibatkan bagian saluran nafas, operasi melibatkan bagian rahim, melibatkan usus, melibatkan lambung, melibatkan saluran kencing, dan lain-lain. Pada operasi jenis ini, daerah operasi sangat mungkin terkontaminasi oleh kuman karena sangat berdekatan atau berhubungan dengan daerah yang tidak dioperasi tetapi memiliki banyak kuman disana. Contohnya operasi menjahit kandung kencing. Pada kandung kencing terdapat kuman. Nah begitu kandung kencing di iris oleh dokter maka kuman tersebut bergembira ria karena kuman memiliki celah walopun sebesar ujung jarum untuk masuk ke dalam rongga perut. Bila kumannya agresif bin korak bin preman maka kuman tersebut langsung nembus maksa masuk ke dalam rongga perut dan menimbulkan infeksi. Contoh lagi misalnya operasi sesar. Begitu rahim diiris maka kuman-kuman yang ada di dalam vagina akan jingkrak-jingkrak kegirangan karena dapat celah untuk masuk ke dalam rahim dan ke dalam rongga perut sehingga dapat menimbulkan infeksi. Apalagi lagi tempat operasi akan terkontaminasi oleh cairan ketuban bayi sehingga resiko untuk infeksi akan makin tinggi. Contoh lagi pada ibu hamil yang melahirkan normal. Begitu vagina luarnya di gunting untuk memudahkan bayi untuk lahir maka kuman-kuman vampir yang ada di vagina mencium bau darah segarrrrdan berbondong-bondong menyerbu daerah tersebut. Contoh lagi pada saat operasi usus buntu. Begitu usus buntu dipotong maka kuman-kuman dalam usus langsung lari pontang panting menuju tempat yang dipotong tersebut karena dapat kesempatan untuk nembus ke dalam perut. Ini baru kuman yang dekat daerah operasi, belum lagi kuman yang ada di kulit manusia. Walopun sudah mandi 100x tetap saja tidak bisa steril 100%. Alat operasi yang diseteril dengan tekanan uap api super tinggi dan dibakar saja yang bisa 100%, tapi masak tubuh manusia mau dibakar ? ntar bisa-bisa tumornya kembali ke alam baka, orang yang punya tumor ikutan balik ke alam baka nemenin tumornya.
  3. Operasi terkontaminasi (contaminated surgery). Operasi ini dilakukan pada organ tubuh bagian dalam yang sedang mengalam infeksi, pada kulit yang infeksi, pada usus yang infeksi, pada saluran nafas yang infeksi, pada ginjal yang infeksi, pada rahim yang infeksi, dan lain lain.
  4. Operasi kotor (dirty surgery). Operasi ini dilakukan pada daerah yang sungguh-sungguh tercemar kuman. Misalnya operasi patah tulang dengan tulang diluar, operasi kecelakaaan ditubruk pesawat terbang, dan lain-lain.

Walopun penggolongan jenis operasi juga termasuk dalam faktor resiko terjadinya infeksi tetapi tetap saja sangat sulit untuk menentukan apa sih kira-kira yang menjadi sebab infeksi pada suatu operasi. Kondisi yang ditemukan pada saat operasi dapat merubah golongan operasi dari golongan operasi bersih menjadi golongan operasi bersih terkontaminasi dan seterusnya. Yang pasti adalah adanya luka sehingga ada celah bagi kuman untuk masuk ke dalam tubuh kita. Dan kuman sangat senang untuk tumbuh dalam darah, cairan lemak, cairan tubuh lainnya, dan berlanjut untuk tumbuh berkembang biak di daerah tersebut.

Faktor resiko lain yang juga memungkinkan untuk terjadinya infeksi antara lain:

  1. Operasinya sulit dan lama, biasanya lebih dari 2 jam.
  2. Punya penyakit pada saat operasi. Misalnya sedang flu, sedang sakit saluran kencing, sedang sakit paru-paru, sakit kanker, dan lain-lain.
  3. Usianya sudah diatas 35 tahun.
  4. Gemuk/ obesitas. Kalo lemaknya tebal maka produksi cairan lemaknya mesti banyak sehingga lukanya basah terus.
  5. Merokok/ lingkungannya banyak asap rokok
  6. Sistem pertahanan tubuh yang menurun, bisa diakibatkan oleh kelelahan, kurang tidur, stress, pikiran, dan lain-lain.
  7. Punya kencing manis (diabetes mellitus)
  8. Operasi darurat
  9. Semua operasi pada daerah perut dan atau dada.

Bahan-bahan yang dipakai untuk operasi juga bisa menimbulkan reaksi berlebihan oleh tubuh. Misalnya benang operasi. Benang operasi itu dibuat dari protein hewan yang diberikan bahan kimia lalu diproses di pabrik sehingga mejadi benang. Nah berarti benang adalah benda asing dalam tubuh kita. Bila tubuh kita menolak benang tersebut maka akan terjadi reaksi oleh tubuh, bisa keluar cairan, bisa lukanya terbuka, bisa alergi, dan lain-lain.

Bagaimana cara mengurangi resiko infeksi pada tempat operasi ketika kita sedang di rumah ? prinsipnya adalah cuci tangan sesering mungkin. Pada saat membersihkan luka operasi maka suami mesti cuci tangan sebelum merawat luka dan setelah merawat luka. Luka operasi jangan dipegang tanpa kassa steril atau sarung tangan steril. Lebih baik lagi jangan dipegang-pegang kecuali oleh bidan atau dokter. Bila punya kencing manis maka kadar gula darahnya harus normal. Bila gemuk maka harus lebih aktif membersihkan.

Jangan cemas, jangan kuatir, dan jangan panik karena tidak semua infeksi luka operasi harus dijahit ulang walopun lukanya terbuka ataupun bolong. Pakaian kita harus benar-benar bersih dan rajin ganti softex dan atau ganti pakaian dalam. Baju diganti 2x/ sehari. Kalo ada rasa nyeri atau demam atau keluar nanah atau keluar cairan kuning atau keluar darah maka segera kontrol ke dokter.

Sebagian besar luka infeksi pada bekas operasi dapat diobati menggunakan antibiotika. Kadang-kadang dibutuhkan operasi ulang untuk merawat luka yang terinfeksi misalnya untuk mengalirkan nanah, untuk mengangkat bagian tubuh yang infeksi, untuk mengikat pembuluh darah yang bandel (kadang-kadang pembuluh darah itu diikat dikiri, terus pindah cari jalan ke kanan. Hal ini karena pembuluh darah itu saling bercabang/ terhubung), bahkan kadang-kadang pula luka operasi memang harus dibiarkan terbuka supaya lebih mudah untuk membasmi kuman dan supaya tidak menimbulkan penumpukan kuman.

 

 

 

 

TULISAN 32. SAYA BEKAS SESAR, PENGEN LAHIRAN NORMAL

Kebetulan pagi ini dokter cucuk kiuttt hello kitty memperoleh salah satu tulisan yang dibuat oleh seorang dokter kandungan terkenal di solo jawa tengah, mengenai hal tersebut. Mari kita simak bersama dalam tulisan aslinya.

Oh iya lupa… VBAC itu artinya vaginal birth after cessarean surgery (percobaan persalinan normal pada wanita hamil bekas operasi sesar sebelumnya).

Ini saya cuplikkan guideline bahasa Inggrisnya. Nanti saya terjemahkan dibawahnya.

Absolute contraindications for attempted VBAC include
1. One or more prior high vertical (“classical”) cesarean deliveries,
2. Two or more prior lower uterine segment transverse cesarean deliveries
3. Non‐reassuring fetal testing (previously referred to as “fetal distress”),
4. Transverse lie,
5. Placenta previa,
6. Delivery in a setting that is unable to offer immediate access to anesthesia services or unable to perform an emergent cesarean.

Relative contraindications include:
7. Breech presentation,
8. Prior full‐thickness myomectomy,
9. A prior uterine rupture.

KONTRAINDIKASI DILAKUKANNYA VBAC:
Saya mulai dari nomer 6 ya, yang paling penting.
6. VBAC gak boleh ditempat yang gak bisa SC emergensi. Termasuk harus ready untuk bius nya (anestesi). Ini di Indonesia yang masih sulit.
1. Irisan sebelumnya klasik (tegak didalam rahim). Ini kontraindikasi. Bahaya robek.
2. Kalau irisannya melintang bawah pun, ga boleh kalau sudah dua kali operasi sesar. Jadi kalau udah dua kali sesar kontraindikasi VBAC
3. Bayi gak sehat, denyut jantung bayi ga oke.
4. Letak lintang
5. Plasenta dibawah menutupi jalan lahir
7. Sungsang
8. Riwayat operasi mioma
9. Pernah robek rahim

Jadi, dokter bukan gak suka VBAC. Cuma memang syarat VBAC ketat. Karena dokter ga suka klo ibu ma bayi kenapa-napa.

Nah jadi makin jelas ya bahwa tidak gampang saja menyetujui untuk persalinan normal pada bekas sesar. Berbagai metode untuk mengetahui ketebalan rahim pasca sesar, indikasi sesar sebelumnya, ukuran bayi saat ini, dan lain-lain digunakan sebagai syarat untuk mengijinkan ibu hamil bekas sesar untuk mencoba persalinan normal… tetapi tidak ada satupun persyaratan yang mampu meramalkan dapat terjadi robekan rahim atau tidak pada saat proses kontraksi dan bersalin. Robekan rahim pada persalinan normal pada wanita hamil bekas sesar cuman 1% tetapi bila terjadi maka akibatnya sangat fatal bagi bayi dan ibunya.
Oke deh… kalo belum jelas maka baca tulisan saya tentang VBAC, browsing aja di grup facebook: IBU HAMIL KIUTTT HELLO KITTY. Khusus bapak-bapak kiuttters yg ingin gabung dalam grup tersebut maka foto profilnya harus berdua dengan foto isterinya… hal ini untuk mencegah laki-laki iseng masuk dalam grup ibu hamil kiuttters yang sudah terkenal ke-sholehah-nya.