TULISAN 53. SAAT HAMIL, AKU TERKAPAR AKIBAT PENYAKIT TYPHUS

Demam thyphoid atau dikenal juga dengan demam usus merupakan infeksi bakteri yang disebabkan oleh kuman salmonella typhi. Kuman salmonella tiphy merupakan kuman yang menimbulkan racun pada makanan. Ketika kuman salmonella masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang tercemar maka kuman tersebut akan memperbanyak diri alias tumbuh dan berkembang jumlahnya kemudian masuk ke dalam aliran darah dan akhirnya masuk ke organ tubuh.

Ada juga infeksi lain yang mirip yang dikenal dengan infeksi paratyphi tetapi gejalanya lebih ringan daripada infeksi typhi/ infeksi tipus. Kumannya sama tetapi golongannya beda.

Kalo demam paratyphi disebabkan oleh salmonella paratyphi dan merupakan kuman yang sering ditularkan melalui makanan yang dibeli diluar rumah/ pinggir jalan yang tidak dijaga kebersihannya, baik dalam segi pembuatannya maupun kemasannya/ pembungkusannya ataupun pemajangannya.

Walopun penyakit paratyphoid dan penyakit typhoid berbeda kumannya tetapi biasanya disebut saja dengan typhoid oleh dokter karena lebih populer di masyarakat dan lebih mudah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Penyakit typhoid sangat menular. Ibu-ibu hamil perlu mengetahui bagaimana caranya infeksi typhus ini menyebar, antara lain:

  1. Memakan/ meminum makanan/ minuman yang terkontaminasi oleh orang yang sedang sakit typhus. Biasanya pada ibu hamil yang kurang menjaga kebersihan diri (malas cuci tangan) dan pada makanan yang kurang dijaga kebersihannya, pembuatannya tidak higienis, pemajangannya tidak menjaga kebersihan, penyajiannya tidak memperhatikan kebersihan, dan pembungkusannya tidak memperhatikan kaidah kesehatan dan kebersihan.
  2. Hand to mouth transmission (penularan dari tangan ke mulut) setelah memakai toilet umum ataupun makan kue tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
  3. Kualitas air yang kurang baik. Yah kita tahulah selama ini kita bayar mahal air yang kualitasnya gimanaaaa gitchuuu…
  4. Makan sayuran dan buah-buahan yang nyucinya pake air yang tercemar… sulit dehhh… gimana lagi… air keran saja sudah gak terlalu bersih (cuman bening doank, buktinya gak bisa minum langsung dari keran kayak di luar negeri), ya udah deh pake bismillah saja… semoga gak sakit typhus… aamiin. Belum lagi saat sedang di tanam di ladang disiram pake pupuk yang jelas mengandung kuman, disiram pake air selokan… ya iyalah masa disiram pake aqua… yahhh ikhtiarnya sayuran dan buah mendingan di cuci saja pake air keran dan sabun sayuran atau buah… selebihnya pasrah saja… waahhh saya jadi takut makan lalapan nih… iya kalo penjualnya nyucinya bersih, kalo gak ?
  5. Susu/ es krim yang tercemar. Minuman kemasan juga bisa tercemar dengan kuman salmonella typhi dan salmonella paratyphi.
  6. Di luar negeri, kerang merupakan salah satu sumber utama penularan kuman salmonella typhi.

Apa sih gejala dari penyakit typhoid ini ?

Ibu-ibu hamil yang terkena penyakit ini mesti bisa bercerita dengan gegap gempita semangat 45 karena udah ngerasain gimana sakitnya… gimana menderitanya… sedang hamil… mual muntah… eeeladalah ditambah typhus pula… cape dehhhh…

Gejala sakit typhus itu bisa berbagai macam bentuk bahkan ada yang mirip-mirip dengan demam berdarah ataupun malaria. Sehingga lumayan sulit juga menyatakan ibu hamil sakit typhus hanya dari gejalanya saja tanpa melakukan pemeriksaan laboratorium.

Gejala-gejala dibawah ini mungkin ada pada ibu hamil yang menderita sakit typhus walopun tidak khas (tidak selalu ada) antara lain:

  1. Sakit kepala hebat
  2. Menurunnya selera makan
  3. Nyeri perut
  4. Sulit BAB ataupun malah diare
  5. Nadi lemah
  6. Berat badan turun
  7. Kelelahan dan merasa lemas
  8. Pusing bin linglung
  9. Badannya merah-merah seperti alergi tetapi tidak gatal, tidak bisa hilang seketika, biasanya hilang dalam 4-5 hari kemudian.
  10. Demam lumayan tinggi yang makin parah kalo sudah menjelang sore/ malam hari.
  11. Pembesaran liver dan limpa.

Apabila tidak diobati maka penyakit typhus akan makin parah dan bisa berlangsung lama bahkan bisa berakibat fatal antara lain:

  1. Usus bocor sehingga be’olnya tumpah ke dalam perut.
  2. Perdarahan dalam perut.
  3. Proses penyembuhan dan pemulihan akan berlangsung sangat lama. Dan bila berobatnya tidak tuntas alias belum sembuh sudah berhenti berobat maka penyakit typhus tersebut akan balik lagi.

Apakah kehamilan akan membuat sakit typhusnya makin parah ? sebetulnya sih tidak juga. Karena ternyata dari berbagai kasus, usus wanita hamil lebih kuat daripada wanita yang tidak hamil sehingga kebocoran usus akibat typhus lebih sering terjadi pada wanita yang tidak hamil daripada wanita hamil. Pada wanita hamil, sakit typhus sering dibarengi dengan batuk, walopun ini bukan tanda khas. Sebaiknya segera berobat ke dokter penyakit dalam/ dokter kandungan terdekat apabila merasa ada yang tidak beres dengan kesehatan ibu hamil.

Dokter akan memeriksakan laboratorium pada wanita hamil yang diduga menderita typhus antara lain pemeriksaan widal. Bahkan kalo perlu dilakukan pemeriksaan kultur darah walopun rasanya di karawang-cikampek agak sulit melakukan hal ini karena keterbatasan fasilitas laboratorium rumah sakit. Ibu hamil juga akan diperiksa darah karena tidak jarang kuman typhus bikin ibu hamil jadi anemia. Setelah ibu hamil dinyatakan menderita typhus maka dokter penyakit dalam akan memberikan obat antibiotika untuk membunuh kuman typhus. Semakin lama tidak diobati maka penyembuhan typhus akan makin lama pula.

Apakah obat typhus aman bagi kehamilan ? tidak ada satupun obat di muka bumi ini yang aman 100% pada wanita hamil. Dokter akan meresepkan obat yang paling mendekati aman pada kehamilan. Coba ntar baca postingan saya yang lampau tentang “minum obat antibiotika pada kehamilan”. Jadi penggunaannya harus sesuai dengan kebutuhan pengobatan ibu hamil. Bila ibu hamil gak mau minum obat akibat kepikiran takut kenapa-kenapa dengan janinnya maka bila tidak diobati akan terjadi masalah yang lebih parah lagi pada kehamilannya. Jangan takut pada resiko yang tidak pasti. Hidup ini selalu ada resiko… gak ada itu istilah “pokoknya aman” atau “pokoknya selamat”… yang bikin selamat dan aman itu adalah ALLAH SWT, bukan manusia, bukan dokter, bukan kyai, bukan ustadz… memohonlah hanya pada Allah SWT. Kalo resikonya ternyata  terjadi maka jangan nyalahin orang lain. Gak mau resiko ? jangan sakit typhus ! jangan hamil ! gitu aja kok repot.

Apakah sakit typhus bisa bikin masalah pada kehamilan atau janin dalam kandungan ?

Sampai detik ini tidak terlalu banyak informasi yang diperoleh mengenai dampak dari typhus terhadap kehamilan ataupun janin dalam kandungan. Tetapi perlu diingat bahwa penyakit typhus merupakan penyakit yang sangat serius sehingga jangan dianggap enteng terutama pada wanita hamil. Karena bila tidak berobat akan menimbulkan komplikasi serius pada wanita hamil. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa:

  1. Kuman typhus bisa melewati aliran darah placenta dan menimbulkan infeksi bahkan keguguran.
  2. Sakit typhus dapat menyebabkan peningkatan resiko kelahiran premature dan bayinya lahir kecil.

Ada suatu studi kasus terhadap 15.940 kelahiran dengan 25 kasus penyakit typhus, dari 25 kasus ini ditemukan bahwa terdapat 1 kasus terjadi keguguran, 6 kasus janin mati mendadak dalam kehamilan, 6 kasus lahir premature dan 12 kasus lahir normal saja tanpa masalah berarti. Pada kasus yang bermasalah ini ternyata terjadi hanya pada wanita hamil yang tidak berobat untuk penyakit typhusnya.

Udah ahhh… capek nih nulisnya… yang penting ibu hamil udah pada tau bahwa sakit typhus pada kehamilan itu berbahahahayaaaaa.

TULISAN 55. AKU TERKENA DIABETES SAAT HAMIL

Dapat terjadi pada siapapun. Looo… padahal gak pernah sakit diabetes sebelumnya… ya… makanya disebut dengan gestasional diabetes. Artinya terjadinya saat kehamilan berlangsung. Pada gestasional diabetes (GDM) sama saja prosesnya seperti diabetes lainnya yaitu penyakit yang menunjukkan bagaimana sel-sel tubuh ibu hamil mengolah gula dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi pada wanita hamil dapat berakibat 2 hal yaitu mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungannya. Banyak sekali komplikasi kehamilan yang dapat disebabkan oleh GDM. Tetapi jangan kuatir… ibu hamil dapat mengontrol kadar gula darahnya dengan jalan:

  1. Makanan sehat
  2. Olah raga pagi
  3. Minum obat diabet secara teratur
  4. Kontrol kehamilan secara teratur ke dokter kandungan, utamakan pada 1 rumah sakit saja sehingga dapat dipantau secara berkesinambungan.
  5. Kontrol diabet secara teratur ke dokter penyakit dalam, utamakan pada 1 rumah sakit saja sehingga dapat dipantau secara berkesinambungan.
  6. Tambahan super penting: sedekah harian Rp 4000,-/ hari dengan niat sembuh, sehat, selamat, dan lancar kehamilan.

Pada wanita hamil yang menderita GDM, bila gula darahnya terkendali maka dapat meningkatkan kualitas kehamilannya dan kesehatan janin dalam kandungannya. Pada GDM kadar gula darah akan kembali normal setelah melahirkan. Tetapi perlu diingat bahwa wanita yang sudah pernah mengalami GDM maka beresiko untuk menjadi diabetes Mellitus beneran dikemudian hari sehingga perlu rajin check up di dokter penyakit dalam secara teratur setelah melahirkan.

Apa sih tanda-tandanya terkena GDM ?

Sebagian besar wanita hamil tidak akan merasakan tanda apapun… karena memang tidak khas. Walopun tanda dari diabetes pada umumnya dapat saja muncul seperti banyak pipis, banyak makan dan haus melulu.

Di luar negeri, setiap wanita yang test hamilnya positif, langsung segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Looo buat apa ? untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil di awal kehamilan… dan untuk mencari faktor resiko yang mungkin dapat timbul pada kehamilan dan persalinan. Juga untuk merencakan proses persalinannya kelak dikemudian hari. Tapi di era BPJS seperti ini hal tersebut sudah hampir tak mungkin lagi sebab dana yang dikucurkan oleh BPJS untuk pemeriksaan ibu hamil sudah dibuat paket murah meriah sehingga gak mungkin pemeriksaan ibu hamil bisa paripurna lengkap dan manusiawi… saya tidak tahu bagaimana anggapan BPJS terhadap rakyat kecil yang pake BPJS… dianggap manusia atau bukan ? buktinya pegawai BPJS ada tambahan asuransi inhealth…

Pemeriksaan gula dalam kehamilan untuk deteksi dini diabetes akan dilakukan beberapa kali dalam kehamilan dimulai sejak saat ibu hamil kontrol pertama kali ke dokter kandungan. Kemudian saat kehamilan masuk ditengah-tengah antara hamil mudan dan hamil tua. Kalo ibu terkena diabetes baik sebelum hamil maupun saat hamil maka jadwal kontrol ibu hamil di rumah sakit menjadi lebih ketat, lebih sering daripada ibu hamil yang normal. Tujuannya untuk memantau perkembangan kadar gulanya dan kesehatan kehamilannya. Pada umumnya tanda-tanda munculnya GDM itu dimulai pada 3 bulan terakhir usia kehamilan. Bila ibu hamil menderita GDM maka ibu hamil akan ditangani oleh dokter kandungan dan dokter penyakit dalam bahkan tidak jarang juga ditangani oleh dokter bedah bila terdapat komplikasi yang lainnya. Dokter penyakit dalam akan berusaha menurunkan kadar gula darah ibu hamil secara bertahap. Ibu hamil juga akan ditest kadar gula darah lebih sering secara teratur untuk memantau efektivitas pengobatan yang diberikan. Setelah melahirkan pun ibu-ibu nifas yang tadinya mengalami GDM saat hamil akan dilakukan test gula secara teratur oleh dokter penyakit dalam untuk melihat apakah kadar gulanya kembali ke normal atau tidak.

Sampai hari ini belum diketahui kenapa ada wanita hamil yang kena GDM dan kenapa ada yang tidak. Padahal sama-sama hamil. Mekanismes ibu hamil terkena GDM sebagai berikut:

Tubuh ibu hamil itu mencerna makanan yang masuk ke dalam perut untuk kemudian dirubah menjadi gula yang pada akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah. Kemudian kelenjar pankreas, kelenjar penting dalam perut, memproduksi hormon insulin. Hormon insulin itu nantinya akan membawa gula dari pembuluh darah untuk masuk ke dalam sel-sel tubuh dan akhirnya digunakan sebagai energi.

Selama hamil, placenta atau ari-ari, yaitu bagian penting yang menghubungkan antara ibu hamil dan janin dalam kandungan untuk mengalirkan darah dari ibu ke janinnya akan memproduksi berbagai hormon untuk kehamilan. Nah hormon-hormon tersebut akan mengganggu kerja dari hormon insulin sehingga kadar gula darah akan naik. Normalnya, setelah makan memang terdapat sedikit kenaikan kadar gula darah. Seiring dengan pertumbuhan janin, maka placenta akan makin banyak memproduksi hormon-hormon kehamilan. Nahhh… pada ibu-ibu yang menderita GDM ternyata pegaruhhormon-hormon tersebut begitu kuat mempengaruhi insulin sehingga berakibat terjadi peningkatan kadar gula yang berlebihan dalam tubuh yang pada gilirannya akan mempengaruhi pertumbuhan janin dan kesehatan janin dalam kandungan. Biasanya GDM itu munculnya pada trimester 2-3… ya kira-kira pertengahan usia kehamilan.

Apa saja sih faktor resiko untuk terkena GDM ? sebetulnya semua wanita hamil beresiko terkena gestasional diabetes (GDM) tetapi ada beberapa faktor yang makin meningkatkan resiko… belum pasti terjadi… cuman beresiko saja… syukur-syukur tidak terjadi… aamiin

  1. Semua ibu hamil yang usianya lebih dari 25 tahun
  2. Riwayat keluarga ada yang menderita Diabetes Mellitus.
  3. Sudah menunjukkan gejala-gejala gangguan gula darah sejak sebelum hamil.
  4. Pernah lahiran bayi yang ukurannya 4000g atau lebih.
  5. Pernah lahiran bayi mati yang tidak diketahui penyebabnya.
  6. Ibu hamil super gemuk… terutama yang BMInya 30 atau lebih. BMI itu singkatan dari indeks massa tubuh yang membandingkan tinggi badan dengan berat badan. Ntar tanyain aja ke dokter gimana caranya ngukurnya.
  7. Ibu hamil kulit berwarna. Jadi kalo ibu hamil bule katanya sih jarang yang terkena GDM.

Bila ibu hamil menderita diabetes oleh sebab apapun dan tidak diobati secara teratur, tidak kontrol secara teratur, maka akan menyebabkan gangguan serius pada kehamilannya dan juga pada janin dalam kandungannya. Komplikasi kehamilan lebih sering terjadi pada diabetes yang tidak berobat secara teratur. Adapun komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu hamil yang terkena GDM antara lain:

  1. Berat badan janin besar, karena mesti ada gula yang masuk ke dalam peredaran darah janin sehingga memaksa kelenjar pankreas janin untuk memproduksi extra insulin. Lama-lama bayinya menjadi besar yang dapat mengakibatkan meningkatnya resiko nyangkut dijalan lahir, komplikasi persalinan, terpaksa harus operasi, janin kejepit jalan lahir s/d kematian janin.
  2. Janin susah bernafas, pada ibu hamil yang menderita GDM walopun melahirkan pada kehamilan tua tetap beresiko untuk terjadinya kegagalan bernafas pada bayinya. Belum lagi resiko lahiran premature. Dari hasil penelitian ternyata terdapat resiko peningkatan kemungkinan lahiran premature pada ibu hamil yang menderita diabetes.
  3. Sering lahir premature
  4. Bayi saat lahir mengalami kekurangan gula.
  5. Bayi bisa menderita diabetes kelak saat dewasa.
  6. Kematian bayi mendadak baik sebelum lahiran ataupun saat melahirkan ataupun setelah melahirkan, terutama bagi ibu hamil yang menderita diabetes tetapi tidak diobati secara teratur. Jangan sampe kehabisan obat baru kontrol ke dokter penyakit dalam, sebelum obat habis harus kontrol.

Resiko pada ibu hamil juga meningkat bila menderita diabetes, antara lain:

  1. Kemungkinan timbul komplikasi kehamilan yang lain yaitu keracunan kehamilan, ditandai dengan darah tinggi saat hamil yang timbulnya disaat hamil saja.
  2. Menderita penyakit diabetes beneran kelak dikemudian hari. Makanya selama hamil dokter kandungan gak bosen-bosen untuk nyuruh ibu hamil makan makanan yang sehat-sehat saja, yang gak penting dan instan sebaiknya dihindari sedapat mungkin.

Dokter kandungan akan meminta ibu hamil untuk periksa gula darah bila ada faktor resiko walopun banyak juga yang tanpa faktor resiko pun diperiksa juga karena semua demi kebaikan ibu hamil sendiri. Bila ternyata ibu hamil menderita diabetes dalam kehamilan maka lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Hindari makanan yang berkadar gula tinggi. Rajin makan sayuran dan buah. Makanan mesti mengandung serat tinggi.
  2. Mesti kontrol teratur ke dokter penyakit dalam untuk mengontrol kadar gula darahnya. Dokter penyakit dalam akan memberikan juga obat-obatan untuk menurunkan kadar gula darah ibu hamil.
  3. Olah raga tiap pagi jalan kaki atau olah raga ringan.
  4. Kontrol teratur ke dokter kandungan atau rumah sakit karena masuk kategori kehamilan resiko tinggi.

Oke ya… jangan lupa untuk sedekah Rp 4000,-/ hari dengan niat untuk kesehatan kehamilannya. Sedekah yang lain tetap dilanjutin, yang ini khusus untuk kehamilan saja. Bagikan ke anak yatim atau masjid tiap 1 minggu sekalia atau 1 bulan sekali.

 

 

 

 

TULISAN 56. IBU HAMIL DI SERBU PENYAKIT GONDONGAN (MUMPS/ PAROTITIS)

Mumps atau parotitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Di Inggris, para wanita sudah biasa mendapatkan imunisasi MMR yaitu mumps – measles – rubella sehingga wanita inggris hampir semuanya memiliki kekebalan terhadap mumps. Bagaimana dengan Indonesia ? sekali lagi kita lihat bentuk ketidak-pedulian pemerintah RI untuk memberikan program imunisasi penting bagi wanita Indonesia. Lebih penting buat MRT daripada kesehatan rakyatnya sendiri. BPJS pasti tidak menanggung imunisasi pelengkap bagi pesertanya padahal bayarnya setiap bulan seumur hidup.

Saat ini tidak banyak diketahui efek samping langsung penyakit mumps terhadap kehamilan tetapi para ahli meyakini bahwa mumps sedikit banyak dapat menyebabkan keguguran pada wanita hamil utamanya hamil muda. Penularan mumps dapat terjadi akibat droplets yaitu melalui bersin atau batuk dari penderita mumps. Biasanya mumps itu sering terjadi pada anak-anak usia 5 – 15 tahun tetapi secara umum dapat menyerang siapa saja dari berbagai usia. Mumps merupakan penyakit ringan tetapi bukan berarti tidak dapat menimbulkan komplikasi serius seperti meningitis, radang paru-paru, hepatitis, adnexitis, dan lain-lain. Jadi kalo menderita mumps harus segera berobat ke dokter umum ataupun dokter spesialis penyakit dalam.

Adapun gejala mumps antara lain:

  1. Demam
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri pada rahang atau pipi
  4. Bengkak pada rahang atau pipi
  5. Pembengkakan kelenjar dekat leher

Gejala-gejala di atas biasanya muncul kira-kira 10-15 hari setelah kontak dengan penderita mumps.

Pada wanita hamil yang usia kehamilannya kurang dari 16 minggu memiliki resiko untuk keguguran bila menderita mumps tetapi efek kecacatan terhadap janin dalam kandungan belum pernah dilaporkan selama ini di seluruh dunia. Ya iyalah… setiap kehamilan itu memiliki resiko cacat sebesar 3% pada siapapun yang hamil. Gak ada hamil tanpa resiko, yang penting berdoa dan sedekah supaya hamilnya sehat lancar dan selamat… aamiin.

Boleh gak divaksinasi MMR sebelum hamil ? boleh donkkk… tetapi setelah divaksinasi, gak boleh hamil dulu selama 3 bulan karena pada wanita hamil terjadi penurunan kekebalan tubuh dan vaksin MMR itu berisi virus hidup yang dilemahkan. Harapannya setelah divaksinasi MMR timbul rangsangan tubuh untuk menciptakan zat antibody sehingga mampu melawan infeksi MMR.

Kalo sedang hamil boleh gak di vaksinasi MMR ? gak boleh donk… kan isinya virus hidup sehingga dikuatirkan menimbulkan masalah bagi janin dalam kandungan. Ngtar kalo janinnya digaruk-garuk oleh virusnya gimana ? bisa berabe tooo….

Oke deh… ntar kalo ada pertanyaan, silakan tanya ke dokter penyakit dalam saja.

Marilah rajin bersedekah Rp 4000,- per orang perhari yang dikumpulkan tiap hari dalam kaleng kecil khusus. Sedekah suami dan isteri (jangan digabung ya…), suami sedekah Rp 4000,- dan isteri juga Rp 4000,-. Setiap hari jum’at sedekah tersebut disalurkan suami ke panti asuhan atau masjid. Niat sedekahnya:

  1. Segera punya keturunan/ segera hamil.
  2. tidak terkena penyakit mumps saat hamil
  3. Yang sudah hamil, minta hamilnya sehat, lancar, selamat, mudah, dan aman.
  4. Naik gaji, naik jabatan, suami betah di rumah, makin dimanja suami, dan lain-lain.

Sedekahnya tidak perlu ikhlas, tidak perlu yakin, tidak perlu nunggu kaya, tidak perlu berbagai alasan yang lain… karena ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai beli nasi oleh anak yatim piatu, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar listrik panti asuhan, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar duit sekolah oleh anak yatim piatu. Tetapi ingat bahwa setiap senyuman anak yatim akan menggetarrrrkan langit sehingga doa yang dipanjatkan anak yatim akan didengar merdu oleh Allah dan senyuman anak yatim yang menerima sedekah (walopun tak ikhlas) akan membuat Allah melimpahkan rahmatNYA dan mengabulkan hajat serta memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi suami isteri yang telah menjadi pejuang sedekah anak yatim. TETAPI KALO IKHLAS MAKA AKAN MAKIN DAHSYAT HASILNYA.

Postingan ini bertujuan untuk mengajak para kiuttters untuk bersama-sama memberikan edukasi/ pendidikan/ pengetahuan bagi ibu-ibu hamil seluruh indonesia sehingga tidak terpengaruh oleh berbagai informasi sesat dari tetangga, pakar hoaxxx, mbah google, dan lain-lain.

TULISAN 57. KENAPA PULA WARNA KETUBANKU HIJAU, PENGENNYA SIH PINK KALO ADA ?

Ketuban berwarna hijau merupakan salah satu tanda pada kehamilan yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil dan petugas kesehatan yang menolongnya. Dibidang kedokteran kandungan dikenal dengan istilah ketuban meconeum.

Ketuban meconeum itu merupakan peristiwa yang lumayan sering terjadi pada kehamilan tua (aterm) dan kelewat tua (postterm) dan kadang-kadang terjadi pada kehamilan premature (cuman 1%). Meconeum itu artinya be’olnya bayi, bila bayi udah lahir maka insya Allah itu normal, tetapi bila terjadi sebelum bayi lahir nahhh itu yang perlu diwaspadai.

Ketuban yang meconeum itu disebabkan oleh peningkatan pergerakan usus bayi (motilitas usus) dan berkurangnya kemampuan janin dan placenta untuk membersihkannya, hal ini dapat terjadi pada janin yang mengalami kesulitan nafas dalam kandungan (fetal hipoksia/ janin kekurangan oksigen).

Dokter cucuk… anak saya yang pertama meninggal dunia karena tertelan ketuban dan kata dokter anaknya MAS, saat ini hamil yang ke-2. MAS itu apa sih dok ? saya takut dok… Apakah nanti bisa ketelan ketuban lagi ?

MAS (meconeal aspiration syndrome) itu merupakan gangguan pernafasan yang sangat berat yang seringkali disebabkan oleh proses yang sifatnya berlangsung lama atau kronis misalnya infeksi pada janin pada ibu-ibu hamil dengan ketuban pecah, bisa juga pada janin yang kekurangan oksigen dalam kandungan misalnya akibat ibu hamil darah tinggi ataupun terjepitnya tali pusat diantara badan bayi dan dinding rahim akibat ketuban yang sedikit, bisa juga akibat kelewatan bulan.

Nah jelas tooo… bila ketelan ketuban hijau kemudian masuk ke paru-paru ya jelas berbahaya bagi janin… kan itu tai-nya janin yang masuk paru-paru… tempatnya tai itu di WC, bukan di dalam paru-paru.

Meconeum itu terbentuk karena janin menelan ketuban selama kehamilan dan menelan ketuban itu adalah proses yang normal karena janin kan berenang di dalam ketuban. Isinya ketuban itu antara lain bulu-bulu halusnya janin, sel-selnya janin, rambut halusnya, lemaknya,  lendirnya janin, dan lain-lain. Lama-lama di dalam usus janin akan terisi meconeum. Meconeum itu akan dinetralisir oleh janin yang sehat dan palcenta dalam kandungan sehingga tidak berbahaya, tetapi pada janin yang sudah tidak sehat maka dapat berbahaya bila keluar meconeum dari ususnya melalui lubang dubur janin kemudian bercampur dengan cairan ketuban yang jernih dan dihisap janin masuk ke paru-paru janin. Bayangin ada barang seperti lem yang lengket masuk ke paru-paru janin… bisa nafas gak janinnya ? pasti gak bisa nafas atau sulit bernafas. Normalnya bayi itu bernafas kecil-kecil dalam rahim, pada kondisi dimana terjadi kondisi kekurangan oksigen maka janin akan berusaha bernafas makin dalam. Contohnya selama proses kontraksi rahim akibat induksi persalinan dimana pada kondisi ketuban yang kurang atau sedikit pada saat kontraksi terjadi hambatan pengembangan dada janin akibat jepitan rahim. Itulah sebabnya kenapa dokter kandungan selalu melakukan testing dulu sebelum induksi/ rangsangan persalinan dan melakukan pengawasan selama proses induksi. Bila diamati ada hal yang mengkuatirkan maka dokter kandungan akan menghentikan proses induksi dan melanjutkan proses persalinan dengan jalan operasi sesar sebelum janinnya kepayahan nafas lebih lanjut.

10% janin akan mengeluarkan meconeum selama dalam kandungan. Hal ini masih belum dapat dijelaskan penyebabnya. Tetapi meconeum itu merupakan tanda-tanda dari hal-hal berikut:

  1. Sistem pencernaan janin sudah matang dan sudah mulai bekerja dengan baik. Meconeum yang dikeluarkan janin sebelum umur kehamilan 34 minggu sangat jarang, biasanya setelah kehamilan 37 minggu ke atas.
  2. Terdapat suasana kekurangan oksigen dalam rahim sehingga terjadi kontraksi usus yang mengakibatkan meconeum keluar. Hal ini seringkali merupakan tanda kegawat-daruratan janin walopun tidak semua janin yang lahir dengan ketuban meconeum itu mesti kondisinya buruk. Tetapi perlu diingat bahwa kondisi meconeum berkaitan erat dengan suasana kurang oksigen, seperti dibekap. Seperti halnya ketuban jernih tetapi janin dapat lahir dengan kondisi gawat. Emangnya siapa berani bertaruh ?
  3. Terjepitnya tali pusat diantara badan janin dan dinding rahim atau dikenal dengan istilah kompresi tali pusat. Bisa juga karena kompresi kepala janin di jalan lahir. Bila kompresi kepala terjadi maka akan timbul yang namanya respon vagal. Syaraf vagal itu merupakan bagian sistem syaraf janin yang mengatur fungsi kesadaran dan juga mengatur sistem pencernaan janin sehingga bila respon vagal ini terangsang maka janin dapat lahir dengan sehat walopun ketubannya hijau.

Ketuban hijau sendiri sudah menunjukkan kegawat-darutan janin baik sebelum melahirkan ataupun saat proses melahirkan dan sangat berbahaya bila dihirup oleh janin.

Apa saja sih faktor resiko yang dapat menimbulkan ketuban hijau ?

  1. Hamil lewat bulan atau ketuaan
  2. Janin kekurangan oksigen
  3. Infeksi dalam kandungan
  4. Placenta sudah tidak berfungsi menghantarkan oksigen dengan cukup ke janin
  5. Gangguan pertumbuhan janin
  6. Darah tinggi saat hamil
  7. Kekurangan ketuban
  8. Persalinan yang berlangsung sangat lama.
  9. Rangsangan persalinan yang menimbulkan respon kontraksi berlebihan dan yang tidak diawasi.

TULISAN 59. SAYA HAMIL TAPI KENA CACAR AIR

Ibu hamil kiuttter (IHK) : Assalamu’alaikum dokter cucuk kiuttt hello kitty… kali ini saya gak mau ikutan bilang power rangers karena dokter cucuk gak mirip power ranger… power ranger itu perutnya 6 packs alias seperti roti kasur, kalo dokter cucuk perutnya 1 packs alias kayak buntelan pupuk tanaman… saya konsul nih dok… saya terkena cacar air, saat ini saya hamil 26minggu… gitu kata bu bidan…

Dokter cucuk kiuttt hello kitty (DCKHK) : whaaaatttt ?!?!?! t e r l a l u… padahal aselinya dalemannya 6 packs, kostumnya memang sengaja dibuat mirip buntelan… maklum sedang dalam penyamaran… mirip-mirip james bond gitu lohhh… dan karena ibu gak percaya kalo saya aselinya 6 packs maka saya gak mau ngejawab… mau bobok saja, ntar saya jawab 1 minggu lagi saja… bye bye…

IHK : ya gini ini yang bikin ngegemesin… gak dikasih bakakak lo ntar kalo saya lahiran… nggak dikasih sate kambing kalo saya akikahan…

DCKHK : haaaaaa ?! ngancemnya kejam bingitsss sihhhh… mauuuuuuuu…. sini bakakaknya…. saya terima dengan senang hati sate kambingnya… jangan lupa… awas kalo lupa…

Seperti sudah diketahui bersama bahwa belakangan ini memang sering saya temui anak-anak kecil yang terkena cacar air. Nah ibu hamil tentu beresiko terkena cacar air juga, apalagi bila tinggal dalam 1 rumah. Apakah cacar air (chicken pox) beresiko pada kehamilan ? jawabannya tergantung. Maksudnya ? bila ibu hamil sebelumnya sudah pernah terkena cacar air maka saat ini tentu tubuhnya memiliki kekebalan terhadap virus cacar air. Dan pada ibu-ibu hamil yang sudah pernah mendapatkan vaksinasi cacar tentunya memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut. Sekali suntik Vaksin cacar air itu efektivitasnya mencapai 80-85% untuk mencegah terkena cacar air, dan bila tetap kena pun gak sampai parah-parah amat. Makanya sekarang di amerika serikat digalakkan suntikan vaksin cacar hingga 2x suntikan dengan jangaka waktu berbeda. Ntar saya tanyain deh ke dokter anak berapa tahun jarak waktunya antara 2 suntikan.

Sebetulnya banyak banget orang dewasa yang kebal terhadap cacar air, tapi tetap bisa kena juga, sehingga ibu hamil yang terkena cacar air juga sedikit banget… yaaaa sekitar 1-5 orang saja diantara 10000 kehamilan. Kalo ibu hamil sampe kena gimana donk ? tenang saja… cacar air hanya sedikit saja kemungkinannya untuk menimbulkan masalah bagi janin dalam kandungan.

Bila ibu hamil sedang hamil muda kurang dari 20 minggu maka terdapat kemungkinan 2% janin ibu mengalami congenital varicella syndrome. Resiko tertingginya pada umur kehamilan 13-20 minggu. Congenital varicella syndrome itu suatu kumpulan gejala antara lain ukuran kepala janin kecil, gangguan syaraf, gangguan penglihatan, cacat tubuh, kelainan kulit dan lain-lain. Janin yang tertular cacar air dalam kandungan dapat terjadi kejang dalam rahim, gagal pertumbuhan, mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan mental (idiot), dan lain-lain. Tapi gak usah kuatir karena kemungkinannya sangat kecil cuman 2% doank… berdoa dan rajin sedekah sama Allah SWT insya Allah akan aman-aman saja. Kalo kehamilannya masih sangat muda bisa keguguran atau bila kehamilannya berlanjut maka janinnya bisa mendadak mati dalam kandungan. Bila ibu hamil terkena cacar air maka dokter kandungan akan melakukan USG untuk mengamati pertumbuhan, perkembangan janin dengan lebih ketat, kontrol makin ketat, dilihat ada cacatnya atau tidak… segalanya makin ketat.

Kalo ibu hamil terkena cacar air saat dekat-dekat melahirkan, gimana donk ? tenang saja… Allah SWT itu Maha Kuasa atas segala yang di langit dan di bumi. Insya Allah janin ibu baik-baik saja. Kok bisa ? ya karena bila ibu hamil terkena cacar air maka 5 hari kemudian sejak terinfeksi cacar air tubuh ibu hamil akan memproduksi antidody yang akan melawan virus cacar air dan seperti yang sudah ibu ketahui bahwa ntar tuh antibody akan memasuki tubuh janin melalui tali pusat sehingga janin ibu juga akan ikut-ikutan kebal terhadap cacar air saat dilahirkan kelak. Kan bayi ibu belum bisa produksi sendiri zat kebalnya sehingga mendapatkan zat kebal dari ibunya donkkkk.

Nahhh yang repot tuh bila terkenanya kurang dari 5 hari sebelum lahiran atau saat melahirkan atau kurang dari 5 hari setelah melahirkan. Sebab pada masa itu tubuh ibu hamil belum memproduksi zat kebal sehingga janin belum sempat memperoleh zat antibody dari ibunya. Kalo ini yang terjadi maka 50% bayi yang dilahirkan dapat terinfeksi cacar air dengan berbagai komplikasinya. Dan ini sangat berbahaya bagi janin atau bayi yang baru lahir. Bila ibu melahirkan terkena cacar air dalam waktu 5 hari setelah melahirkan maka dokter anak akan segera melakukan pertolongan bagi bayi dengan memberikan suntikan varicella zoster imunoglobulin (VZIG) atau dikenal diluar negeri dengan sebutan VARIZIG. Di Indonesia saya gak tau apakah ada obat ini atau gak. Dan bila bayinya tertular maka akan diberikan suntikan antivirus misalnya asiklovir injeksi intravena bila bayinya menunjukkan gejala ada bintiknya atau demam.

Pada wanita hamil bila terkena cacar air maka dapat menyebabkan penyakit infeksi paru yang dikenal dengan varicella pneumonia atau bisa juga terkena lahir premature bayinya.

Apa yang harus ibu hamil lakukan bila selama hamil terpapar oleh orang dengan sakit cacar air ? ibu hamil harus segera ke dokter penyakit dalam atau dokter kandungan untuk diperiksa. Kalo diluar negeri ibu hamil yang terpapar akan dilakukan pemeriksaan darah untuk melihat status kekebalannya terhadap cacar air. Bila kebal maka ya dibiarin saja, tapi bila gak kebal maka akan disuntik dengan VZIG untuk mengurangi resiko kemungkinan tertular atau bila tetap saja tertular ya gak parah-parah banget seperti yang telah saya jelaskan di atas. Harganya ? muahhhalll… gak tau apakah di BPJS ditanggung apa kagak ? tapi apakah di Indonesia obatnya sudah masuk ? saya tidak tahu. Tetapi perlu diingat, suntikan tersebut tidak dapat mencegah janin dalam kandungan ibu hamil tertular infeksi cacar air.

Apakah mesti tertular cacar air ? 90% ya bila yang kena cacar air adalah orang yang tinggal dalam 1 rumah. Terutama bila ibu hamil tidak memiliki kekebalan terhadap cacar air atau belum pernah vaksinasi cacar air.

Apa sih tandanya ibu hamil tertular cacar air ? gampang saja… lihat saja dalam jangka waktu 10-21 hari sejak terpapar dengan orang yang sakit cacar air maka ibu hamil akan mengalami demam-demam ringan, flu ringan, keluar bintik-bintik merah yang ujungnya agak berair dikit.

Bila ibu hamil terkena cacar air maka sebaiknya segera ke dokter dan tapi perlu diingat bahwa ibu hamil yang mengalami cacar air dapat menularkan ke ibu hamil yang lain yang tidak memiliki kekebalan terhadap cacar air. Jadi sebaiknya periksanya pas terakhir-terakhir saja setelah semua ibu hamil yang lain pada pulang. Biasanya ibu hamil akan dirawat bersama antara dokter penyakit dalam dan dokter kandungan.

 

 

TULISAN 60. KUPACU MOBILKU KE RS KETIKA KETUBAN ISTERIKU PECAH

Cerita yang melatar-belakangi tulisan saya di facebook:

5-4-2017
Ketuban pecah… infeksi berat…
Semoga Allah SWT menolong ibu dan bayinya… aamiin

6-4-2017
Semalam habis nolongin ibu melahirkan dengan perasaan sedih karena ketuban sudah pecah, berbau dan berwarna hijau ??? dan juga kadar lekosit darah sudah mencapai lebih dari 20.000

Apa sih ketuban pecah itu ?

Ketuban pecah merupakan kondisi kehamilan emergensi sehingga secara otomatis merubah status kehamilan yang mungkin tadinya termasuk kategori kehamilan resiko rendah ( tanpa resiko ) menjadi kehamilan resiko tinggi sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit. Silakan dibaca postingan saya yg lampau mengenai ketuban pecah.

Ketuban pecah dalam dunia kedokteran dikenal dengan 2 macam istilah yaitu PROM (premature rupture of amniotic membrane) dan PPROM (preterm premature rupture of amniotic membrane). Bedanya PROM dan PPROM adalah pada waktu pecahnya. Kalo PROM pecahnya ketuban pada usia kehamilan 37 minggu atau lebih sedangkan PPROM pecahnya sebelum usia kehamilan 37 minggu. PROM terjadi pada 8-10% dari semua kehamilan usia tua, sedangkan PPROM merupakan penyebab 25-30% kehamilan premature.

Apa sih penyebab pecahnya ketuban itu ?

Pada kehamilan tua (≥37 minggu) pecahnya ketuban disebabkan oleh tekanan kontraksi-kontraksi pada rahim, dapat juga karena kelemahan selaput ketuban seiring dengan makin tuanya usia kehamilan. Kalo pada kehamilan prematur lebih sering disebabkan adanya infeksi rahim.

Apa saja faktor resiko yang dapat menyebabkan ketuban pecah ?

  1. Status sosial ekonomi yang rendah. Sering terjadi pada masyarakat yang tidak memeproleh layanan pemeriksaan kehamilan yang mencukupi, misalnya masyarakat malas memeriksakan diri ke petugas kesehatan (puskesmas, klinik, bidan) atau mungkin saja akibat tidak diberikan rujukan untuk memperoleh layanan kesehatan kehamilan yang lebih tinggi (rumah sakit/ dokter kandungan).
  2. Menderita penyakit infeksi kelamin (clamidia dan GO/ raja singa), bisa disadari ataupun tidak disadari.
  3. Pernah lahiran premature sebelumnya.
  4. Perdarahan saat kehamilan.
  5. Suami merokok atau istri merokok atau sering menghirup bau asap rokok.
  6. Malas makan makanan bergizi.
  7. Kurang menjaga kebersihan pribadi.
  8. Suka nahan-nahan pipis ataupun malas minum.
  9. Leher rahimnya pendek.
  10. Pecah tanpa diketahui penyebabnya alias pecah sendiri.

Kenapa sih ketuban pecah perlu memperoleh perhatian khusus baik dari ibu hamil maupun petugas kesehatan ?

Ketuban pecah merupakan komplikasi kehamilan dan 30% ketuban pecah merupakan penyebab persalinan kurang bulan/ premature. Kalo bayi itu terpaksa harus lahir karena ketuban pecah maka bertambah lagi masalahnya yaitu kemampuan hidupnya di dunia luar bisa merupakan kesulitan tersendiri bagi sang bayi. Tidak jarang bayi sesak nafas saat lahir atau setelah lahir.

Masalah yang timbul pada ketuban pecah tidak hanya itu, resiko infeksi pada jaringan placenta (ari-ari) yang dikenal dengan chorioamnionitis merupakan salah satu infeksi yang serius  dan sangat membahayakan baik bagi ibu hamil maupun janin dalam kandungan. Resiko yang lain yang dapat disebabkan oleh ketuban pecah adalah lepasnya placenta/ ari-ari dari rahim sehingga dapat menyebabkan perdarahan hebat pada ibu hamil baik perdarahan keluar vagina ataupun perdarahan dalam rahim sehingga menyebabkan kematian ibu dan atau janin dalam kandungan.

Pada ketuban pecah maka secara gampang janin kehilangan pelindungnya alias kehilangan bantal sehingga bayi langsung mepet dengan dinding rahim, akibatnya adalah terjepitnya tali pusat janin antara tubuh janin dengan dinding rahim. Apa yang terjadi ? jelas terjadi gangguan aliran darah dari ibu ke janin yang dapat menyebabkan terganggunya pasokan oksigen/ pasokan nafas ke janin sehingga janin gak bisa nafas… akibatnya ? janinnya game over.

Bahkan seringpula tali pusat menjulur keluar mendahului janinnya. Kalo sudah ini yang terjadi, jangankan dokter, biarpun malaikat sekalipun gak bakalan bisa menyelamatkan sang bayi, HANYA ALLAH SWT YANG MAHA MENOLONG DAN MAHA BERKEHENDAK. Belum lagi ketuban pecah itu dapat menyebabkan infeksi sebelum melahirkan, saat melahirkan dan setelah melahirkan baik pada ibu maupun bayinya.

Apa sih tandanya ketuban pecah ?

  1. Keluar cairan banyak yang membasahi seprei, tembus ke celana luar seperti ngompol.
  2. Cairan keluar sedikit-sedikit tapi terus menerus gak stop-stop dan sudah di test oleh dokter kandungan serta udah dinyatakan memang ketubannya pecah.

Kalo mengalami 2 tanda di atas maka harus segera ke dokter kandungan karena harus dipastikan ketubannya pecah atau bukan.

Dalam menangani ketuban pecah, dokter kandungan akan mempertimbangkan banyak faktor antara lain:

  1. Kondisi kehamilan ibu saat ketuban pecah misalnya umur kehamilan, fasilitas rumah sakit, transportasi rujukan, dan lain-lain.
  2. Kondisi kesehatan ibu hamil secara umum misalnya ada gak komplikasi kehamilan lainnya.
  3. Riwayat penyakit ibu hamil yang sedang diderita saat ini atau masa lalu.
  4. Kondisi lain-lain yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayinya.
  5. Keputusan ibu hamil dan keluarga mengenai ketuban pecah misalnya tetap ingin dipertahankan ataupun memutuskan untuk dilahirkan.

Yang jelas bila ada ketuban pecah maka ibu hamil harus dirawat di rumah sakit. Dokter kandungan bisa mempertahankan ataupun melahirkan janin sesuai dengan kondisi kehamilan ibu.

Ketuban pecah tidak dapat dicegah tetapi saya sering mengingatkan ibu hamil untuk selalu rajin minum dan jangan menahan-nahan pipis sebab hal tersebut sudah membantu untuk mengurangi resiko infeksi saluran kencing sehingga mengurangi resiko ketuban pecah.

Ada kalanya ketuban sengaja dipecah oleh bidan/ dokter kandungan saat proses kelahiran demi keselamatan ibu dan janinnya. Biasanya pada persalinan yang macet akibat kontraksi yang kurang kuat. Ini kondisi yang dibuat dengan tujuan untuk memperkuat kontraksi ibu hamil dan dilakukan saat pembukaan sudah besar dan bayinya sudah hampir nongol ke vagina. Ketuban yang dipecah oleh dokter kandungan atau bidan tidak masuk kategori PROM atau PPROM karena bukan penyakit kehamilan/ komplikasi kehamilan tetapi merupakan tindakan pertolongan persalinan.

Sudah ya… capek… mau mandi lanjut lagi ke RS Izza dan RS Puri Asih.

TULISAN 63. BAB KERAS SAAT HAMIL MEMBUATKU MENJERIT KESAKITAN

Sulit be’ol selama hamil memang menyebalkan dan memang bikin perut ibu hamil gak enak. Berbagai makanan pelunak be’ol boleh saja dimakan oleh ibu hamil seperti buah-buahan, sayuran, dll. Tetapi ingat ya… jangan sembarangan minum obat pelancar be’ol sebelum berobat ke dokter terdekat.

BAB keras saat hamil dapat dicegah dengan mengatur pola hidup dan pola makan ibu hamil. Apa yang harus dilakukan ?

  1. Rajin minum air, boleh air juice buah atau air putih ataupun air kelapa muda.
  2. Rajin jalan pagi. Setiap aktivitas fisik yang sehat seperti jalan pagi rutin tiap hari atau senam aerobic ringan (jangan lompat-lompat dan jangan sampai capek) sangat baik untuk membantu mencegah terjadinya konstipasi (sulit be’ol) selama hamil.
  3. Makanan ibu hamil mesti mengandung banyak serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, gandum, dll. Kadang-kadang serat fiber kemasan boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, tetapi dokter kiuttt hello kitty tidak menganjurkan yang makanan serat yang sudah dalam olahan pabrik. Lebih baik yang alami saja.

Jangan bingung kalo be’olnya berwarna hitam atau agak sulit setelah minum tablet tambah darah. Saat ini banyak kok dijual bebas tablet tambah darah yang bagus yang lebih sedikit efek samping sulit be’olnya. Beli saja di apotik. Kalo ibu hamil mengalami hal ini maka dokter kandungan akan mengurangi dosis tablet tambah darah yang ibu konsumsi.

Kalo sudah gak be’ol 3 hari maka wajib berobat ke dokter kandungan terdekat atau dokter puskesmas terdekat untuk diperiksa. Ingat ya… JANGAN MINUM OBAT PELANCAR BAB sebelum memeriksakan diri ke dokter terdekat !

Informasi penting dokter cucuk kiuttt hello kitty:

Marilah rajin bersedekah Rp 4000,- per orang perhari yang dikumpulkan tiap hari dalam kaleng kecil khusus. Sedekah suami dan isteri (jangan digabung ya…), suami sedekah Rp 4000,- dan isteri juga Rp 4000,-. Setiap hari jum’at sedekah tersebut disalurkan suami ke panti asuhan atau masjid. Niat sedekahnya:

  1. Segera punya keturunan/ segera hamil.
  2. Yang sudah hamil, minta hamilnya sehat, lancar, selamat, mudah, dan aman.
  3. Naik gaji, naik jabatan, suami betah di rumah, makin dimanja suami, dan lain-lain.

Sedekahnya tidak perlu nunggu ikhlas, tidak perlu yakin, tidak perlu nunggu kaya, tidak perlu berbagai alasan yang lain… karena ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai beli nasi oleh anak yatim piatu, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar listrik panti asuhan, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar duit sekolah oleh anak yatim piatu. Tetapi ingat bahwa setiap senyuman anak yatim akan menggetarrrrkan langit sehingga doa yang dipanjatkan anak yatim akan didengar merdu oleh Allah dan senyuman anak yatim yang menerima sedekah (walopun tak ikhlas) akan membuat Allah melimpahkan rahmatNYA dan mengabulkan hajat serta memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi suami isteri yang telah menjadi pejuang sedekah anak yatim. TETAPI KALO IKHLAS MAKA AKAN MAKIN DAHSYAT HASILNYA.

Postingan ini bertujuan untuk mengajak para kiuttters untuk bersama-sama memberikan edukasi/ pendidikan/ pengetahuan bagi ibu-ibu hamil seluruh indonesia sehingga tidak terpengaruh oleh berbagai informasi sesat dari tetangga, pakar hoaxxx, mbah google, dan lain-lain.

TULISAN 66. AKU TAK MAU MELAHIRKAN SECARA LOTUS BIRTH

Semalam saya ditanyain oleh seorang ibu non kiuttters… semoga ntar ibu tersebut mau bergabung dalam group ibu hamil kiuttt hello kitty sehingga menjadi kiuttters juga… dokter cucuk kiuttt hello kitty pernah dengar lotus birth gak ? saya mau mencoba lotus birth. Bisa gak dok ?

Ya saya jawab saja… ibu dari mana ? ibu gak tinggal di dalam gua kan ? ibu punya Hp dan bisa maen facebook kan ?

Lotus birth. Mungkin ibu-ibu semua pernah mendengar bahkan berkeinginan untuk menjalani persalinan dengan cara lotus birth. Apa sih lotus birth itu ?

Lotus birth adalah proses persalinan yg dialami oleh suku aborigin australia dan katanya sih monyet simpanse juga menjalani lotus birth dimana saat melahirkan plasenta/ ari-ari dibiarkan melekat pada bayi. Hal ini dilakukan dgn jalan TIDAK MEMOTONG tali pusat. Kenapa demikian ? Karena penganut lotus birth berkeyakinan bahwa bila tali pusat dipotong maka sama saja dgn memotong/ melukai bayi shg juga menimbulkan rasa nyeri pada bayi.

Apakah lotus birth itu aman ? Sampai hari ini masih banyak perdebatan dikalangan dokter kandungan dan sangat sedikit wanita hamil yg menjalani lotus birth. Apa sih resiko lotus birth ? Jelas resiko infeksi pada bayi akan meningkat krn ada port d’entri ( pintu masuk ) kuman yaitu plasenta yg tentu saja berbau anyir/amis yg masih melekat pada bayi. Biasanya tali pusat akan lepas sendiri pada 3-7 hari setelah bayi lahir.

Tidak semua persalinan dapat dilakukan lotus birth. Pada kasus kehamilan resiko tinggi dan pada kasus persalinan dgn potensi infeksi yg tinggi misalnya ketuban pecah sebelum fase aktif persalinan sebaiknya tidak melakukan lotus birth. Ibu-ibu hamil yg bersikeras melakukan lotus birth harus menyadari bahwa ini persalinan yg tidak lazim di dunia kedokteran modern dan resiko infeksi yg tinggi juga harus menjadi perhatian ibu-ibu yg menjalani lotus birth.

Menurut hemat saya dan saya juga belum ketemu tuh ada penelitian medis berskala luas yg secara konsisten menyatakan bahwa lotus birth aman dan dapat dipakai sebagai alternatif model persalinan. Pandangan saya sbg dokter kandungan:

  1. Kita hidup di alam modern dengan berbagai pencegahan infeksi dalam persalinan.
  2. Sebaiknya kita hindari resiko yg tidak perlu. Pikir baik2 bila ingin lotus birth karena belum ada penelitian yg mengukur perbandingan tingkat kematian bayi akibat infeksi antara lotus birth vs lahir seperti umumnya manusia.
  3. Selalu berdoa pada Allah SWT Tuhan YME supaya ibu-ibu hamil bisa melahirkan lancar, aman, sehat dan selamat baik ibunya maupun bayinya…aamiin.

Informasi dokter cucuk kiuttt hello kitty:

  1. Marilah rajin bersedekah Rp 4000,- per orang perhari yang dikumpulkan tiap hari dalam kaleng kecil khusus. sedekah suami dan isteri (jangan digabung ya…), suami sedekah Rp 4000,- dan isteri juga Rp 4000,-. Setiap hari jum’at sedekah tersebut disalurkan suami ke panti asuhan atau masjid.
  2. Niat sedekahnya:
  3. Segera punya keturunan/ segera hamil.
  4. Yang sudah hamil, minta hamilnya sehat, lancar, selamat, mudah, dan aman.
  5. Naik gaji, naik jabatan, suami betah di rumah, makin dimanja suami, dan lain-lain.
  6. Sedekahnya tidak perlu ikhlas, tidak perlu yakin, tidak perlu nunggu kaya, tidak perlu berbagai alasan yang lain… karena ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai beli nasi oleh anak yatim piatu, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar listrik panti asuhan, ikhlas dan keyakinan tidak bisa dipakai bayar duit sekolah oleh anak yatim piatu. Tetapi ingat bahwa setiap senyuman anak yatim akan menggetarrrrkan langit sehingga doa yang dipanjatkan anak yatim akan didengar merdu oleh Allah dan senyuman anak yatim yang menerima sedekah (walopun tak ikhlas) akan membuat Allah melimpahkan rahmatNYA dan mengabulkan hajat serta memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi suami isteri yang telah menjadi pejuang sedekah anak yatim. TETAPI KALO IKHLAS MAKA AKAN MAKIN DAHSYAT HASILNYA.

fanpage facebook: dr. cucuk santoso, spog

group ibu hamil facebook: ibu hamil kiuttt hello kitty

TULISAN 70. TRAGEDI PERDARAHAN DALAM PERUT AKIBAT PECAHNYA BUAH KEHAMILANKU

Tengah malam… untung saya belom bobok… dapat inbox dari kiuttters…

Kiuttter:
assalamu’alaikum… Dokter cucuk kiuttt hello kitty… saya penggemar dan follower dokter cucuk kiuttt hello kitty… saat ini perut saya sakit dok… tatttiiiiittttt bingitssss… saya sedang hamil 2 bulan… ada pendarahan dok sejak 1 minggu yang lalu. Apa yg harus saya lakukan ? Sakitnya luarrr biasa sampe saya pingsan dok saking sakitnya…. tattiiiiit peyuuuttt…. oh iya… ini saya suaminya dok, saya bantuin ngetikin inbox karena isteri kesakitan terus… saya bukan pasiennya… itu cerita isteri saya… kemana kami harus berobat ?

Dokter kiuttt hello kitty:
segera ke UGD RS terdekat sekarang juga. Jangan nunggu besok.

Kiuttter:
Baik dok, salam kiuttters, assalamu’alaikum… terima kasih dokter kiuttt…

Dokter cucuk kiuttt hello kitty:
Oke oom kiuttters… segera ke UGD bawa isterinya ?salam kiuttt hello kitty?… semoga Allah menolong isteri bapak… bismillah… wassalamu’alaikum…

Kehamilan ektopik atau dikenal dengan kehamilan luar kandungan (kita singkat dengan KE) merupakan kehamilan yang tumbuh ditempat yang tidak semestinya.

Proses kehamilan yang normal dimulai dengan berjalannya sel telur dari ovarium menuju saluran telur kemudian bertemu dengan sperma dan mengadakan pembuahan kemudian berubah menjadi segumpal sel kemudian masuk ke dalam Rahim untuk menempel di dinding Rahim dan tumbuh menjadi kehamilan. Tetapi pada KE gumpalan sel hasil pembuahan tidak masuk ke dalam Rahim tetapi tumbuh didalam saluran telur. Akibatnya seiring dengan pertambahan waktu maka saluran telur tak muat lagi untuk menampung kehamilan tersebut dan akhirnya pecah yang diikuti dengan perdarahan hebat didalam perut dan hal ini sangat berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian karena perdarahannya sangat banyak bisa mencapai 3-4 liter.

Tidak hanya dalam saluran telur, KE dapat juga tumbuh ditempat lain misalnya di leher Rahim, ovarium, perbatasan antara Rahim dan saluran telur, bahkan dalam perut.

Apa sih penyebab terjadinya kehamilan luar kandungan ?
KE seringkali disebabkan oleh kerusakan dari saluran telur sehingga perjalanan sel telur ke dalam Rahim akan terganggu akibatnya kehamilan tumbuh di luar Rahim.

Beberapa hal yang beresiko menimbulkan kemungkinan hamil luar kandungan antara lain:
1. Merokok, baik suami maupun isteri.
2. Infeksi kandungan.
3. Endometriosis.
4. Penyembuhan luka bekas operasi yang menimbulkan perlengketan yang menghalangi perjalanan sel telur.
5. Suka pijat di perut dapat menimbulkan perlengketan akibat trauma sehingga menghalangi perjalanan sel telur.

Apa saja gejala hamil luar kandungan ?
Pada awal-awal kehamilan, gejalanya sama persis seperti kehamilan normal, misalnya mual, muntah, pusing, payudara terasa nyeri/ bengkak, nyidam, dll. Tetapi seiring dengan bertambahnya umur kehamilan maka akan mulai muncul gejala-gejala yang mengarah pada kelainan yaitu nyeri perut hebat sering dikenal dengan istilah ACUT ABDOMEN dan perdarahan seperti keguguran.

Bila ibu-ibu mengalami hal ini maka ini adalah kondisi emergensi dan harus segera ke rumah sakit.

Dokter kandungan akan mencurigai dan mewaspadai kemungkinan adanya hamil luar kandungan bila ibu merasa hamil sudah 6 minggu tetapi belum tampak gambaran kehamilan dalam kandungannya. Dokter kandungan akan memberikan nasehat-nasehat penting seperti USG ulang, hati-hati bila ada nyeri perut, waspada bila ada perdarahan seprti keguguran, dll.

Bila dokter menyatakan bahwa nyeri perut ibu merupakan ACUT ABDOMEN dan kemungkinannya disebabkan oleh hamil luar kandungan maka tindakan operasi akan dilakukan segera, tentunya pasien akan diperiksa laborat dulu, pasang infus, berikan obat, konsultasi ke dokter bius, persiapan kamar operasi, dan lain-lain. Pada rumah sakit yang canggih operasi dapat dilakukan dengan cara teropong atau dikenal dengan istilah laparoskopi, mungkin biayanya sangat mahal karena persiapannya canggih dan alat-alatnya mahal-mahal semua dan dikerjakan oleh team dokter yang memiliki keahlian khusus dibidang tersebut.

Di Indonesia, operasi laparoskopi sudah banyak dikerjakan di rumah sakit besar, bahkan pusatnya ada di rumah sakit pendidikan seperti RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Hassan Sadikin Bandung, RS Dr. Soetomo Surabaya, dan lain-lain.

Ibu-ibu yang pernah mengalami kehamilan ektopik/ hamil luar kandungan memiliki resiko terganggunya upaya untuk kehamilan berikutnya dan memiliki resiko untuk terjadi kehamilan ektopik lagi.

Sebaiknya ibu hamil rajin memeriksakan diri selama hamil ke rumah sakit atau dokter kandungan sehingga dapat dilakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkesinambungan untuk menjalani proses kehamilan s/d melahirkan.

TULISAN 73. BAHAYA DARAH TINGGI DALAM KEHAMILAN

Pada suatu hari… kisah nyata di negeri antah berantah…

Kisah pertama…
Dokter kiuttt hello kitty: kenapa ibu ? apa yang bisa saya bantu ? hamil berapa bulan ?

Ibu hamil: hamil ke 2 dok, udah bulannya… kata posyandu saya darah tinggi dok… kemaren diperiksa tensinya 140, bawahnya 90. Terus saya dirujuk ke puskesmas, oleh puskesmas dirujuk ke rumah sakit. Nahhhh… saya terus ke sini untuk ketemu dokter kiuttt hello kitty… mau minta foto bareng… telolet… telolet… telolet… ??????

Halah… halah… halah… sambungannya betul-betul menunjukkan dokter cucuk kiuttt hello kitty sedang dalam khayalan bin mimpi bin kesurupan tingkat tinggi… jangan dipercaya… sumpah… gak ada ibu hamil yang model gitu… ?????

Kisah kedua…
Bidan UGD RS: dok… ada pasien yg dirujuk di UGD… tapi kami tidak menemukan detak jantung janinnya… ini pasien rujukan dgn darah tinggi…
Dokter cucuk: oke deh… berapa tensinya ?
Bidan UGD: 180/90. Udah dicoba dicari oleh dokter jaga UGD juga gak ketemu bunyi jantung janinnya dok…
Dokter cucuk: okelah… ayo kita usg…
Pasien ibu hamil: bagaimana dok kondisi bayi saya ?
Dokter cucuk: saya terpaksa harus sampaikan berita sedih bu… bayi ibu meninggal dalam kandungan… ibu mengalami keracunan hamil/ pre-eclampsia… sejak kapan ketauan darah tingginya ?
Pasien ibu hamil: sejak 1 minggu yang lalu dok…. huaaaa huaaaaa huaaaa ( pasiennya nangis, dokter cucuk jadi pengen ikutan nangis ). ?
Dokter cucuk: saat itu ibu gak minta dirujuk ke rumah sakit ?
Ibu hamil: saya gak mengerti dok…

Khusus cerita yang kedua ini saya gak mau ada becandaan karena ibu hamil tersebut adalah kiuttter walopun saya gak ingat namanya…

Darah tinggi dalam kehamilan merupakan salah satu dari sekian banyak kehamilan resiko sangat tinggi. Kenapa demikian ? karena darah tinggi pada wanita, baik ditemukan sebelum hamil maupun saat hamil memerlukan perhatian khusus dari dokter kandungan/ rumah sakit. Hal ini disebabkan oleh karena banyak sekali komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan.

JADI BILA IBU-IBU MEMILIKI TENSI DARAH 140 ATAU LEBIH, DAN BAWAHNYA 90 ATAU LEBIH, MAKA IBU HAMIL WAJIB HAQQUL YAKIN KONTROLNYA DI RUMAH SAKIT/ DOKTER KANDUNGAN. MINTALAH RUJUKAN SEGERA KE RUMAH SAKIT. ?

Bila tidak ada yang mau memberikan rujukan BPJS maka pergi saja langsung ke rumah sakit, sementara pakai status pasien umum saja, ntar dokter kandungan di rumah sakit akan membantu membuat surat kontrol kepada puskesmas agar pasien melakukan pemeriksaan kehamilan di rumah sakit. Sehingga pada kunjungan berikutnya bisa pake BPJS di rumah sakit.?

Saya banyak sekali menerima kasus darah tinggi yang terlambat dirujuk, beberapa kali saya menerima pasien yang diobatin ntah apa yang diberikan lalu karena udah jelek langsung dirujuk ke rumah sakit. Di negara kita ini dinas kesehatan tidak berperan nyata dalam memberantas angka kematian ibu dan bayi. Kebanyakan cuman slogan saja, tidak bisa mengambil tindakan tegas terhadap kasus yang marak di depan matanya. Sorry ya… saya jadi emosi karena memang ini fakta di lapangan.?

Darah tinggi dalam kehamilan itu ada beberapa kelompok yaitu:

1. Darah tinggi kehamilan (gestasional hypertension). Pada darah tinggi yang model ini maka sebagian besar berkembang menjadi keracunan kehamilan. Jarang yang murni betul-betul gestasional hypertension saja.

2. Darah tinggi sejak sebelum hamil (chronic hypertension). Darah tinggi model ini sering ditemukan sebelum usia kehamilan 5 bulan.

3. Campuran saling memberatkan antara chronic hypertension dan keracunan kehamilan (pre-eclampsia). Ini awalnya darah tinggi kronis lalu berkembang menjadi keracunan kehamilan.

4. Keracunan kehamilan (PRE-ECLAMPSIA/ eclampsia). Ini merupakan penyakit yang paling sangat berbahaya, ditandai dengan darah tinggi pada umur kehamilan lebih dari 5 bulan, ditandai adanya kebocoran ginjal atau kerusakan organ dalam tubuh yang lain. Bila tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan kefatalan baik bagi ibu hamil maupun janin dalam kandungan.

DAHULU KALA, DIAGNOSIS KERACUNAN KEHAMILAN DISEBUTKAN BILA ADA DARAH TINGGI DALAM KEHAMILAN DISERTAI ADANYA PROTEIN DALAM URINE, TETAPI PADA MASA KINI, DEMI KEAMANAN IBU HAMIL, PERLAKUAN DOKTER TERHADAP DARAH TINGGI PADA IBU HAMIL SEMUANYA DISAMAKAN DENGAN STANDART PENANGANAN KERACUNAN KEHAMILAN. JADI DIAGNOSIS PENYAKIT KERACUNAN KEHAMILAN TIDAK LAGI BERPATOKAN PADA ADANYA PROTEIN DALAM URINE IBU HAMIL.

Kenapa darah tinggi dalam kehamilan itu berbahaya ?

baiklah… dokter cucuk kiuttt hello kitty akan menjelaskan kepada ibu-ibu kiuttters. ??

Pada darah tinggi dalam kehamilan resiko yang dapat terjadi antara lain:

1. Menghambat aliran darah dari ibu ke janin dalam kandungan. Kalo aliran darah ke janin terhambat maka janin akan kekurangan oksigen, kekurangan makanan. Lama-lama akan terjadi pertumbuhan janin terganggu, janin lahir dengan berat kecil, dan lahir premature. Bahkan dapat terjadi kematian janin dalam kandungan. Ketika lahir bayi dapat sulit bernafas, baik karena lahir premature ataupun karena terpaksa dilahirkan demi keselamatan ibu hamil.?

2. Placentanya lepas mendadak. Pada kasus keracunan kehamilan dan darah tinggi, beberapa kali saya menangani ibu hamil dengan placenta yang lepas, sehingga bayinya gawat, ibunya terancam nyawanya. ? Dokternya dak dik duk derrrr…. pasiennya juga dak dik duk derrr… pasiennya pucat, dokternya lebih pucat lagi… ingat lo… dokter bukan Tuhan sehingga tidak semua kegawatan bisa berhasil ditangani… jadi lebih baik mencegah daripada mengobati…
Lepasnya placenta/ ari-ari dapat menimbulkan perdarahan hebat, gangguan pembekuan darah, kematian janin, kematian ibu, dan banyak komplikasi kegawatan kehamilan ataupun persalinan. ?

3. Bayi lahir prematur/ kurang bulan. Persalinan premature pada darah tinggi ?dalam kehamilan dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:
a. otomatis karena janin tidak kuat berada di dalam rahim.
b. janin dalam kondisi gawat sehingga terpaksa dilahirkan.
c. yang paling penting: demi menyelamatkan ibu hamil maka terpaksa janin harus dilahirkan prematur/ kurang bulan.?

4. Penyakit jantung/ darah tinggi/ stroke. Kalo ibu hamil pernah mengalami darah tinggi dalam kehamilan maka untuk masa yang akan datang beresiko untuk mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah, bisa punya darah tinggi lagi walopun sedang tidak hamil, bahkan bisa stroke bila darah tingginya tidak berobat teratur ke dokter penyakit dalam/ dokter kandungan. Pada kehamilan berikutnya ibu hamil juga beresiko untuk mengalami darah tinggi lagi.

Bagaimana caranya untuk mengurangi resiko darah tinggi/ penyakit jantung & pembuluh darah/ stroke di masa yang akan datang ?

gampang saja… duitnya ada… duitnya ada… duitnya ada… kerjakan hal ini:

1. makan sayur mayur rajin…

2. makan buah rajin…

3. olah raga rajin… weleh-weleh-weleh sok nyuruhin olah raga, dokter cucuk kiuttt hello kitty saja males olah raga…

4. jagain berat badan, jangan gemuk-gemuk…. eng ing eng… gak mungkinnnn… ibu-ibu kiuttters sering ngirim makanan ke dokter cucuk… ibu-ibu kiuttters mesti ikut tanggung jawab bila dokter cucuk kiuttt hello kitty jadi gemuk… lo lo lo kok jadi melenceng ngebahas saya ya…. yang jagain berat badan itu ibu-ibu kiuttters, bukan dokter cucuk…

5. suami/ isteri tidak boleh merokok… tapi sepertinya bagi suami yang egois, rokok lebih penting daripada isteri… betul betul betul…???

Pre-eclampsia kadang-kadang timbul tanpa gejala selain darah tinggi. Darah tinggi pada per-eclampsia bisa timbul pelan-pelan, tetapi lebih sering timbul mendadak. Selama pemeriksaan kehamilan baik di bidan ataupun di puskesmas/ klinik, ibu hamil harus selalu bertanya berapa tensinya, catat di handphone, baca buku pink yang diberikan bidan, bila tidak diberikan maka catat sendiri di rumah.

Bila ibu hamil memiliki tensi darah 140 atau lebih dan bawahnya 90 atau lebih, maka segera ke rumah sakit untuk diperiksa.

Tanda-tanda kemungkinan ibu hamil mengalami keracunan kehamilan/ pre-eclampsia antara lain:
1. adanya protein dalam urine.
2. Sakit kepala hebat
3. Mata kabur, bahkan saya pernah lihat pasien yang tidak bisa melihat gara-gara keracunan hamil.
4. Nyeri ulu hati terutama disebelah kanan atas.
5. Mual/ muntah.
6. Urinenya makin dikit
7. Kalo diperiksa laboratorium, kadar pembekuan darah menurun/ rendah, gangguan liver, gangguan ginjal, dan lain-lain
8. Sesak nafas, hal ini disebabkan oleh adanya cairan dalam paru-paru.
9. Berat badan naik mendadak berlebihan.
10. Adanya bengkak di tangan dan wajah, tetapi ini tidak dapat dijadikan pedoman pada keracunan hamil, sebagian besar ibu-ibu hamil yang sehat juga mengalami hal ini.

Ibu hamil akan diberikan obat-obatan oleh dokter kandungan bila mengalami darah tinggi dalam kehamilan. Tujuan pengobatan itu bukan untuk menyembuhkan tetapi untuk mengurangi resiko yang bakalan terjadi akibat darah tinggi dalam kehamilan. Perlu diingat bahwa walopun ibu-ibu hamil telah diobatin, resiko untuk terjadinya serangan jantung, stroke, dan berbagai komplikasi akibat darah tinggi dalam kehamilan tidak bisa hilang 100%.

Selama kontrol kehamilan, dokter kandungan akan sering melakukan pemeriksaan laboratorium, bahkan jarak waktu kontrol bisa makin dipercepat untuk antisipasi dini dan deteksi dini timbulnya komplikasi akibat keracunan kehamilan. Komplikasinya bisa terhadap ibu hamil maupun janin dalam kandungan. Dokter kandungan akan mengamati dari hari ke hari perkembangan janin dalam kandungan.

BELUM ADA CARA PASTI YANG DAPAT MENCEGAH TERJADINYA PRE-ECLAMPSIA/ KERACUNAN KEHAMILAN.

Bagaiamana cara bersalin ibu hamil dengan darah tinggi ?

Dokter kandungan akan melakukan pelahiran bila ditemukan gejala-gejala yang diperkirakan membahayakan ibu hamil atau janin dalam kandungannya atau kedua-duanya. Sering juga terpaksa harus lahir prematur demi menyelamatkan ibu hamil ataupun bayi dalam kandungan. Bila ditemukan masalah maka dokter kandungan akan menyarankan untuk melakukan induksi persalinan/ rangsangan persalinan, bahkan sering juga operasi sesar pada ibu hamil dengan darah tinggi pada kehamilan.