TULISAN 118. KEHAMILAN KOSONG ALIAS BLIGHTED OVUM ALIAS BO

Dokter Cucuk … saya konsul donk. Tadi saya periksa hamil dan katanya hamil saya kosong. huaaa… huaaa… huaaa (nangis).

Kehamilan kosong atau istilah medisnya dikenal sebagai Blighted Ovum atau Anembryonic Gestation merupakan salah satu bentuk keguguran dalam kehamilan. Dalam hal ini selanjutnya kita pakai istilah BO.

BO dapat terjadi akibat sel telur yang telah dibuahi menempelkan diri ke dalam rahim dan celakanya sel telur yang telah dibuahi tersebut ternyata tak berkembang menjadi embryo. Pada awal-awal kehamilan, BO ini sering tanpa gejala misalnya perdarahan, tau-tau pas saat periksa ke dokter kandungan didapatkan hamilnya kosong. Biasanya BO yang tidak diketahui ini menimbulkan perdarahan pada akhir-akhir trimester 1. Itulah sebabnya pentingnya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan segera begitu telat haid atau saat diketahui test hamilnya positif.

BO ini merupakan penyebab keguguran pada 50% wanita yang mengalami keguguran saat hamil muda. Sudah jelas dengan tidak berkembangnya embryo menunjukkan telah terjadi gangguan atau ketidaknormalan kromosom pada buah kehamilan. Kromosom itu apa? kromosom itu bahan pembentuk tubuh kita. Gampangnya bahan pembentuk sel tubuh. Alhamdulillah Tuhan YME masih memberikan pertolongan secara otomatis pada wanita hamil yang mengalami BO yaitu adanya komputer tubuh yang mampu mendeteksi adanya kelainan kromosom pada proses pembentukan janin sehingga secara otomoatis tubuh memprogram untuk menghentikan proses pembentukan janin. Kelainan kromosom ini dapat disebabkan oleh gangguan pembelahan sel ataupun kualitas sperma yang buruk kadang-kadang juga karena telur yang buruk. Makanya para suami dilarang merokok kalau isteri sedang hamil karena selain dapat merusak sperma juga dapat merusak sel telur isteri.

Tapi Test Hamil Saya Masih Positif

Walaupun sudah dinyatakan oleh dokter kandungan bahwa ibu hamil menderita BO, bila dilakukan test hamil maka hasilnya mesti masih positif (garisnya 2 buah). Hal ini terjadi karena pada BO embryo tidak terbentuk (cikal bakal janin) tetapi placentanya masih bisa terbentuk untuk memproduksi hormon kehamilan sampai batas waktu tertentu. Ibu hamil juga masih dapat merasakan gejala kehamilan seperti mual, mudah lelah, payudara tegang, dan lain-lain. Bila hormon kehamilan ini makin turun pada makin tua kehamilan maka ibu hamil akan mulai mengalami perdarahan mulai dari sekedar bercak sampe perdarahan banyak. Mulai timbul pula gejala kram diperut, atau nyeri di bagian bawah perut. Itu merupakan tanda-tanda akan keluar darah akibat BO.

Bila ibu hamil periksa ke bidan atau dokter klinik maka BO akan dicurigai bila sudah hamil 3 bulan kok belum ada terdeteksi detak jantung janin. Mereka akan merujuk ibu hamil ke dokter kandungan untuk diperiksa kesehatan kehamilannya. Bila ternyata betulan BO maka gambaran hasil USG-nya akan ditunjukkan ke ibu yaitu kantong kehamilannya ada tetapi janinnya tidak ada. Keguguran akibat BO akan terjadi umumnya pada akhir trimester 1 kehamilan, tandanya seperti yang telah saya sebutkan di atas yaitu timbul nyeri perut dan ada perdarahan. Biasanya seringkali tanda keguguran itu muncul lebih awal sebagai tanda bahwa kehamilan ibu tidak sehat.

Walaupun kehamilan ini tidak ada janinnya, bila terjadi keguguran seringkali ibu-ibu menangis karena sedih. Membawa suasana kesedihan bila keguguran. Mestinya tidak usah sedih atau melow karena keguguran pada hamil BO itu lantaran Allah SWT begitu cintanya pada ibu-ibu hamil sehingga sebelum kehamilan BO itu membawa bahaya bagi ibu hamil Allah SWT sudah menggugurkannya terlebih dulu.

Apa Yang Harus Saya Lakukan Bila Saya Terkena BO?

Ikuti saran dari dokter kandungan ibu. Dokter kandungan akan memberikan terapi sesuai dengan kondisi ibu. Biasanya dokter kandungan akan menyarankan untuk melakukan kuret karena sangat berbahaya membiarkan penyakit BO ini diam dalam tubuh ibu hamil, dapat menimbulkan keguguran yang disertai perdarahan bahkan dapat terjadi infeksi rahim.

Setelah dikuret dokter kandungan akan memeriksakan hasil kuretnya ke laboratorium patologi untuk mencari penyebab keguguran. Ada beberapa ibu hamil yang takut bahkan tidak mau dikuret padahal kuret itu dibius tidur sehingga tidak terasa. Ya boleh-boleh saja sih asalkan kehamilan BO bisa keluar sempurna dari tubuh ibu hamil, kalo tidak bisa? ya jelas berbahaya. Atau keluar sebagian disertai perdarahan? tambah bahaya lagi.

Di Indonesia situasinya sangat berbeda dengan luar negeri dimana tingkat pendidikan dan pengetahuan akan kehamilan masyarakat Indonesia lebih rendah daripada wanita luar negeri (dalam hal ini negara barat ya) sehingga rasanya terlalu beresiko bila wanita hamil membiarkan hamil kosongnya berlarut-larut tanpa penanganan dokter kandungan. Belum lagi jalanan macet, banyaknya ibu melahirkan yang harus ditolong dokter, akses kendaraan yang sulit, jalanan yang rusak, dll semuanya dapat mempengaruhi kecepatan penanganan komplikasi perdarahan akibat BO yang tak diobati. Jadi kesimpulannya sebaiknya ibu hamil mengikuti saran dari dokter kandungan saja.

Apakah Penyakit BO Ini Bisa Dicegah?

BO tidak dapat dicegah tetapi bagi ibu hamil yang suaminya merokok sebaiknya berhenti merokok karena sudah sangat membantu untuk mengurangi resiko BO pada isterinya. Apakah bisa kena BO lagi? bisa, tapi jarang karena sifatnya BO itu biasanya terjadi 1x saja. Kapan boleh hamil lagi? ya tentunya setelah lewat masa nifas pasca keguguran, ya kira-kira 2-3 bulan setelah keguguran langsung saja tancap gas tanpa rem ya bagi pasangan suami-isteri.

Oke deh… semoga bermanfaat. Jangan lupa di LIKE dan di SHARE yaaa… jangan pelit.

One thought on “TULISAN 118. KEHAMILAN KOSONG ALIAS BLIGHTED OVUM ALIAS BO”

  1. DR cucuk saya konsul dong ,,,saya kan sedang hamil ,,tapi pada saat usia kndungan saya 8 minggu saya priksa ke puskesmas dan mnurut petugas puskesmas kntung rahim saya berkembang ,tapi tidak ada janin di kntung rahim saya ,,dan skrng saya khmilan saya sudah masuk usia 14 minggu ,,saya baru akan cek lagi ke DR kandungan ,,dan saya pun tidaj merasakan keluhan apapun ,,tapi saya biasa ko mrsakan sperti wanita hamil biasa nya Dok ,,tolong mnta saran nya iya dok ,,
    Terimakasih

Comments are closed.