TULISAN 74. INFEKSI PAYUDARA DALAM MASA MENYUSUI

Pasien kiuttter (PK): Assalamu’alaikum dokter cucuk kiuttt hello kitty… dok… payudara saya bengkak, kalo ngasih ASI masih boleh gak ? 

DCKHK: Boleh… tapi kenapa bisa bengkak ? Bukankah udah saya bilang bahwa ASI hanya utk bayi ?
PK: Iya dok… tapi suami nyosoorrrr melulu… akibatnya ya lama-lama saya gak nolak donkkkkk… ????????

bahasan pagi ini tentang infeksi payudara pada wanita menyusui…
istilah kerennya disebut MASTITIS.

merupakan suatu gejala infeksi yg bila tidak diobati dapat meningkatkan resiko terjadinya pernanahan di payudara. mastitis biasanya terjadi pada awal-awal menyusui.

apa sih tandanya mastitis ?

payudara teraba hangat/ panas, nyeri, bahkan terkadang kemerahan. demam dapat terjadi. sering juga badan terasa sakit-sakit (pegal dan linu akibat demam).

infeksi tersebut terjadi pada jaringan sekitar saluran air susu, bukan didalam saluran air susu.

penyebab mastitis adalah bakteri.
tapi tenang saja krn cara mengobatinya antara lain:

1. terpenting: tetap berikan ASI baik dengan cara menyusui ataupun pompa ASI yg bertujuan untuk mengosongi daerah saluran ASI sehingga menurunkan ketegangan jaringan disekitar saluran shg dapat mencegah perluasan infeksi.

2. obat. Berobat ke dokter kandungan/ dokter bedah.

3. kompres hangat

4. pemijatan lembut ke arah puting susu utk membantu pengeluaran ASI. suami jangan ikut-ikut mijat karena diragukan niat tulusnya…takut berubah niatnya ditengah jalan menjadi niat yg sangat diinginkan ???? dan ibu-ibu kiuttters mesti tergoda keimanannya akibat perubahan niat suami… ??????

5. bila udah pakai 4 cara di atas ternyata penyakitnya bandel dan infeksi payudara berkembang menjadi pembentukan nanah maka akan ditangani oleh dokter bedah utk mengeluarkan nanah.

Hmmm… saya rasa cukup sekian, singkat saja, kalo panjang2 bisa menghambat perjalanan be’ol saya… udah kebelet soalnya… udah diujung… ????

TULISAN 97. KURAWAT SENDIRI LUKAKU PASCA OPERASI SESAR

Kehamilan dan persalinan menyebabkan perubahan besar pada diri wanita, baik itu berupa perubahan bentuk fisik hingga perubahan kestabilan emosi. Mungkin ibu-ibu hamil yang sudah divonis untuk operasi sesar akan bertanya-tanya bagaimana sih operasi sesar itu? lama gak sembuhnya? sakit gak sih? mengganggu ASI gak? gimana posisinya kalo mau ngasih ASI pasca operasi? bagaimana cara melakukan perawatan luka operasi di rumah?

RAJIN-RAJINLAH MERAWAT LUKA OPERASI DI RUMAH

Dalam proses penyembuhan pasca operasi sesar, tentunya rasanya bercampur baur antara masih terasa nyeri, rasa tidak nyaman dan kelelahan akibat si dede suka bangun tengah malam dimana sang suami mesti molorrrrr gak mau bangun. Langkah-langkah yang mesti ibu-ibu nifas lakukan untuk mempercepat kesembuhan antara lain:

1. Jalani proses penyembuhan dengan hati senang dan santai. Banyak istirahat, tidur bila ngantuk, jangan beraktivitas berlebihan, kurangi aktivitas harian, serahkanlah nyapu ngepel setrika pada suami saja. Letakkan semua keperluan bayi didekat ibu, dalam jangkauan ibu, sehingga tidak perlu harus jalan jauh untuk mengambil misalnya bedak bayi, popok bayi, dll. Jangan mengangkat beban berat apapun selain bayi ibu. Gak usah ngangkat jemuran, gak usah ngangkat galon aqua, dll.

2. Jaga tekanan perut. Sebetulnya di Indonesia terkenal dengan yang namanya gurita. Tidak perlu pakai gurita tidak apa-apa karena kebanyakan yang saya amati ibu-ibu pakai gurita terlalu ketat sehingga dapat mempengaruhi penyembuhan luka operasi akibat tertekan dan tergesek. Kalau mau pakai gurita jangan ketat-ketat, secukupnya saja. Ada juga gurita yang dari karet, itu mungkin lebih baik karena melar. Peranan gurita disini sebetulnya hanya untuk menahan tekanan perut ketika batuk, bersin, ketawa, atau gerakan mendadak yang menyebabkan meningkatnya tekanan dalam perut. Cukup ditahan perutnya dengan tangan dan usahakan bergerak dengan tenang dan tidak terburu-buru.

3. Bila nyeri, minum obat anti nyeri yang diberikan oleh dokter kandungan ibu. Bila ibu punya bantal hangat, dapat juga ditempelkan ke perutnya. Obat anti nyeri aman bagi ibu menyusui.

4. Rajin minum air putih, apalagi kalo bisa sih pakai air zam-zam… wow… berkah bangets. Sebaiknya ditambah dengan air jus buah, kacang hijau, dan minuman bergizi tinggi lainnya. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya BAB keras.

5. Ibu akan diajari caranya ganti perban saat kontrol pertama pasca operasi. amati dan ingat-ingat cara-cara yang diberikan oleh dokter kandungan saat kontrol.

6. Makanan bergizi. Tidak berpantang makanan untuk meningkatkan daya tahan dan mempercepat kesembuhan.

7. Mandi tetapi jangan sampai basah lukanya.

AMATI TANDA-TANDA INFEKSI

Bila selama proses penyembuhan ibu-ibu nifas melihat beberapa tanda di bawah ini maka segera kunjungi dokter kandungan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan mungkin bila perlu pengobatan.

1. Luka operasi nama merah banget, bengkak dan keluar nanah.
2. Apalagi bila disertai dengan demam tinggi segera setelah operasi.
3. Luka yang infeksi seringkali terasa sangat nyeri dan rasa nyerinya makin bertambah bertambah bertambah.

CARI DAN CARI TERUS POSISI YANG PALING NYAMAN BAGI IBU SAAT MENYUSUI

Ibu-ibu nifas boleh dan sebaiknya segera menyusui bayinya setelah operasi. Untuk mengurangi rasa nyeri akibat tertimpa bayi, maka perut ibu dapat dialas pakai bantal kepala sehingga lengan ibu dan bayi ibu tersangga dengan baik. Di sini ada beberapa posisi yang nyaman untuk menyusui, tetapi tetap saja tidak bakalan nyaman bagi semua ibu nifas sehingga ibu nifas mesti mencari sendiri posisi yang paling nyaman bagi ibu-ibu.

1. Posisi memegang bola. Pegang bayi ibu disalah satu sisi lengan bawah dimana posisi siku tertekuk, arahkan kepala dan muka bayi langsung ke hadapan payudara ibu. Jadi punggung bayi berbaring diatas lengan bawah ibu. Letakkan bantal kepala untuk menopang lengan ibu sehingga tidak gampang lelah. Kalo duduk di kursi maka untuk menopang lengan bawah, pakailah kursi yang ada sandaran tangannya.
2. Posisi berbaring miring. Ibu miring ke saah satu sisi dan arahkan wajah bayi ibu menghadap ke payudara. Dengan salah satu tangan yang posisinya di atas pegang dan pence payudara ibu dan arahkan putingnya ke mulut bayi. Lengan ibu yang bagian bawah dipakai untuk ganjalan kepala ibu.
Bila ibu kesulitan untuk menyusui maka dapat berkonsultasi dengan para petugas di kamar nifas untuk membantu memberikan petunjuk dan cara yang nyaman bagi ibu.

APA SIH YANG AKAN DIALAMI OLEH IBU-IBU SELAMA MENJALANI MASA NIFAS ?

Sebetulnya tidak ada perbedaan pengalaman masa nifas pada ibu-ibu yang melahirkan dengan normal ataupun operasi. Tetapi demi ibu-ibu sekalian yang mungkin mesti kepo banget tentang nifas ya saya ceritakan juga ya..

1. Keluar darah nifas.
Ibu pasca melahirkan pasti akan mengeluarkan darah nifas selama beberapa kinggu pasca melahirkan. Warnanya merah dan bercampur dengan lendir. Iasanya merah gelap atau merah tua, kadang-kadang merah terang. Semakin lama darah nfas akan makin sedikit dan makin encer, warnanya juga makin pudar sampe dengan kuning. Apa yang perlu diwaspadai dengan darah nifas?

a. Keluar darah yang sangat banyak disertai gumpalan.
b. Darah nifas berbau busuk
c. Adanya demam pasca melahirkan.

Kalau ibu pasca melahirkan mengalami 3 hal tersebut maka harus segera ke RS atau puskesmas atau klinik terdekat.

2. Perut terasa mules atau kontraksi. Pasca melahirkan biasanya ibu-ibu akan mengalami rasa mules diperut, hal ini akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan. Rasanya mirip dengan kram saat mau menstruasi/ mau haid. Hal ini merupakan hal wajar karena bentuk perlindungan diri terhadap kemungkinan terjadinya perdarahan pasca melahirkan, dimana nyeri itu disebabkan oleh kontraksi rahim untuk menjepit jutaan pembuluh darah rahim sehingga tidak timbul perdarahan. Bila pada perut bagian yang kontraksi terasa ada rasa nyeri saat dipegang rahimnya maka segera datangi dokter kandungan untuk diperiksa apakah ada kemungkinan ibu mengalami infeksi rahim atau tidak.

3. Gangguan pipis (pipisnya gak keluar atau sakit saat pipis). Pembengkakan atau perlukaan atau lecet-lecet daerah sekitar kandung kencing dan saluran kencing pasca dilewati oleh kepala bayi saat melahirkan dapat menimbulkan gangguan pipis. Biasanya akan terasa nyeri dan perih saat pipis. Salah satu caranya adalah ketika pipis, diusahakan sambil diguyurin pake air keran, kalo yang WC duduk mesti ada selang airnya, kalo yang WC jongkok mesti bawa ember untk disiram-siram ke daerah lubang pipis sehingga dapat membantu mengurangi nyeri saat pipis. Apa yang harus diwaspadai dan harus segera ke dokter kandungan ? yaitu bila terjadi gangguan pipis sebagai berikut:

a. Rasa nyeri yang luarrr biassaa yang menimbulkan gangguan yang tidak bisa diatasi dengan cara
di atas.
b. Tidak bisa pipis atau kalo pipis ngedennya lama dan harus dipaksa.
c. Pipisnya sering tapi sedikit-sedikit.

Kehamilan dan melahirkan itu dapat menyebablan kerusakan dan regangan pada otot-otot dan syaraf-syaraf penopang panggul dan jalan lahir. Sehingga kali kita lihat ibu pasca melahirkan itu kalo batuk mesti keluar pipisnya, batuk keluar pipisnya, bersin keluar pipisnya, dll. Hal ini makin lama kadang-kadang makin sembuh dengan seiring berjalannya waktu tetapi lebih baik bila ibu pasca melahirkan melakukan senam kegel, bisa ibu-ibu lihat di youtube gimana caranya senam kegel. Konon senam kegel juga bisa bikin puassss suami… ha ha ha. Cara sederhana yang bisa dicoba untuk ibu lakukan sambil nonton tv adalah melakukan gerakan tahan pipis seperti saat pipis tau-tau distop dan pipisnya stop. Lakukan itu berulang-ulang secara rutin, ya sekitar 10-20x dalam sehari. Lakukan tidak dalam kondisi pipis ya, cuman seolah-olah sedang pipis saja.
4. Gangguan BAB dan wasir/ ambeyen/ hemoroid

Bila ibu-ibu nifas mengalami gangguan sulit BAB atau BAB keras maka ibu nifas sedang memgalami gangguan kontraksi usus. Bahkan kadang-kadang ibu nifas terutama yang baru pertama melahirkan sulit menahan BAB. Coba lakukan senam kegel secara rutin, bila tetap sulit menahan BAB maka harus segara periksa ke dokter untuk diperiksa apakah ada cedera pada otot mulut dubur atau tidak. Atau bila waktu duduk terasa ada yang mengganjal atau terasa ada yang bengkak/ benjol di dekat lubang dubur bisa jadi itu adalah gejala ambeyen/ wasir/ hemoroid. Datangi saja Dokter terdekat dan nanti biasanya dokter akan memberikan obat salep atau seperti peluru untuk mengobati hemoroid ibu. Untuk mengurangi rasa nyeri saat BAB yang mengganggu akibat adanya hemoroid atau BAB keras atau nyeri akibat luka pasca melahirkan maka ibu-ibu nifas harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

a. Sering minum air putih
b. Makan buah-buahan dan sayuran yang rajin, jangan cuman sedikit.
c. Berobat ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat pelunak BAB. Tapi jangan jadi kebiasaan ya… yang alami tetap lebih baik.

5. Payudara terasa nyeri. Pasca melahirkan seringkali payudara terasa bengkak, keras, dan nyeri. Untuk meredakan rasa tak nyaman tersebut maka lakukan pompa ASI. Dapat juga dikompres pake washlap yang telah dibasahi air hangat atau mandi pake air hangat dimana siramkan air hangat itu pada payudara ibu sambi dipijat pelan dan lembut ke arah putingnya untuk membantu pengeluaran ASI. Rajin menyusui dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit pada payudara. Kalo tetap nyeri, sebaiknya ibu segera datangi dokter terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan. Kalo misalnya ibu nifas gak mau menyusui atau tidak menyusui maka sebaiknya pake BH ketat (BH untuk olah raga) yang bertujuan uantuk mengurangi produksi ASI. Jangan dipompa atau dipijat payudaranya karena akan makin merangsang produksi ASI. Seringkali saya lihat ASI ibu-ibu nifas bocor keluar membasahi baju. Sebaiknya pakai tampon atau saya juga pernah lihat khusus softex untuk payudara, saya lupa tuh namanya… harus sering di ganti pad nya dan bersihkan dulu payudara ibu sebelum menyusui bayi.

6. Perubahan emosi. Kadang-kadang ibu nifas yang merawat bayinya mengalami perubahan emosi seperti sedih, tertekan, gampang marah, cemas, emosi yang berubah-ubah bahkan depresi. Ini dikenal dengan baby blues. Ibu nifas harus berusaha menghilangkan gangguan tersebut dengan jalan curhat atau sharing perasaan dengan suami atau ibu kandung atau ibu mertua atau teman. Intinya jangan membawa beban sendirian di hatimu. Bila suami melihat gejalanya tambah parah maka sebaiknya segera kunjungi dokter. Dokter psikiater/ ahli jiwa akan memberikan solusi terbaik bagi kesehatan jiwa ibu nifas.

7. Perubahan bentuk tubuh. Pasca melahirkan ibu-ibu nifas seringkali masih nampak gendut seperti orang hamil. Gak masalah, itu sudah biasa. Karena perubahan bentuk tubuh pasca melahirkan menuju ke bentuk ideal itu butuh waktu lama. Sering melakukan olah raga seperti aerobik, senam santai, renang, dll akan membantu memulihkan bentuk tubuh ke ideal seperti idaman ibu-ibu nifas. Nampak stretchmark di perut itu udah biasa, gak usah galau. Ntar lama-lama juga makin tipis bekasnya. Boleh kunjungi dokter spesialis kulit untuk makin menipiskan bekas stretchmark di perut.

LAKUKAN KONTROL TERATUR PASCA OPERASI SESUAI ANJURAN DOKTER

Biasanya setelah ibu diijinkan untuk pulang, maka ibu-ibu nifas akan diminta untuk kontrol lagi antara 3 hari s/d 1 minggu pasca pulang ke rumah. Dokter akan melakukan ganti perban, dan melakukan pemeriksaan luka operasi, kondisi rahim, kondisi kandung kencing, dll. Tekanan darah ibu juga akan diukur saat kontrol. Seringkali pasien bertanya kapan boleh hubungan sex dengan suami, gangguan ASI bengkak, mau KB apa, menyusui dan bercerita berbagai masalah dan kebahagiaan sejak melahirkan. Diskusikan semua hal tersebut dengan dokter kandungan terdekat.
Oke deh… selamat berbahagia dengan kelahiran buah hati ibu dan jangan lupa untuk LIKE dan SHARE artikel ini supaya semua ibu-ibu hamil dan nifas memperoleh manfaat juga.

TULISAN 102. Perawatan Diri Pasca Melahirkan Normal (2)

Gangguan BAB dan wasir / ambeyen / hemoroid

Bila ibu-ibu nifas mengalami gangguan sulit BAB atau BAB keras maka ibu nifas sedang memgalami gangguan kontraksi usus. Bahkan kadang-kadang ibu nifas terutama yang baru pertama melahirkan sulit menahan BAB. Coba lakukan senam kegel secara rutin, bila tetap sulit menahan BAB maka harus segara periksa ke dokter untuk diperiksa apakah ada cedera pada otot mulut dubur atau tidak. Atau bila waktu duduk terasa ada yang mengganjal atau terasa ada yang bengkak / benjol di dekat lubang dubur bisa jadi itu adalah gejala ambeyen / wasir / hemoroid. Datangi saja Dokter terdekat dan nanti biasanya dokter akan memberikan obat salep atau seperti peluru untuk mengobati hemoroid ibu.

Untuk mengurangi rasa nyeri saat BAB yang mengganggu akibat adanya hemoroid atau BAB keras atau nyeri akibat luka pasca melahirkan maka ibu-ibu nifas harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

a. Sering minum air putih
b. Makan buah-buahan dan sayuran yang rajin, jangan cuman sedikit.
c. Berobat ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat pelunak BAB. Tapi jangan jadi kebiasaan ya… yang alami tetap lebih baik.

Payudara terasa nyeri dan ASI bocor terus.

Pasca melahirkan seringkali payudara terasa bengkak, keras, dan nyeri. Untuk meredakan rasa tak nyaman tersebut maka lakukan pompa ASI. Dapat juga dikompres pake washlap yang telah dibasahi air hangat atau mandi pakai air hangat dimana siramkan air hangat itu pada payudara ibu sambil dipijat pelan dan lembut ke arah putingnya untuk membantu pengeluaran ASI. Rajin menyusui dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit pada payudara. Kalau tetap nyeri, sebaiknya ibu segera datangi dokter terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Kalau misalnya ibu nifas gak mau menyusui atau tidak menyusui maka sebaiknya pakai BH ketat (BH untuk olah raga) yang bertujuan uantuk mengurangi produksi ASI. Jangan dipompa atau dipijat payudaranya karena akan makin merangsang produksi ASI. Seringkali saya lihat ASI ibu-ibu nifas bocor keluar membasahi baju. Sebaiknya pakai tampon atau saya juga pernah lihat khusus softex untuk payudara, namanya breast pads. Harus sering di ganti pad-nya dan bersihkan dulu payudara ibu sebelum menyusui bayi.

Perubahan emosi.

Kadang-kadang ibu nifas yang merawat bayinya mengalami perubahan emosi seperti sedih, tertekan, gampang marah, cemas, emosi yang berubah-ubah bahkan depresi. Ini dikenal dengan baby blues. Ibu nifas harus berusaha menghilangkan gangguan tersebut dengan jalan curhat atau sharing perasaan dengan suami atau ibu kandung atau ibu mertua atau teman. Intinya jangan membawa beban sendirian di hati. Bila suami melihat gejalanya tambah parah maka sebaiknya segera kunjungi dokter. Dokter psikiater / ahli jiwa akan memberikan solusi terbaik bagi kesehatan jiwa ibu nifas.

Perubahan bentuk tubuh.

Pasca melahirkan ibu-ibu nifas seringkali masih nampak gendut seperti orang hamil. Gak masalah, itu sudah biasa. Karena perubahan bentuk tubuh pasca melahirkan menuju ke bentuk ideal itu butuh waktu lama. Sering melakukan olah raga seperti aerobik, senam santai, renang, dll akan membantu memulihkan bentuk tubuh ke ideal seperti idaman ibu-ibu nifas. Nampak stretchmark di perut itu sudah biasa, gak usah galau. Nanti lama-lama juga makin tipis bekasnya. Boleh kunjungi dokter spesialis kulit untuk makin menipiskan bekas stretchmark di perut.

Lakukan kontrol pasca melahirkan ke dokter kandungan.

Diskusikan banyak hal dengan dokter kandungan ibu seperti hubungan sexual, program KB, keluhan selama masa nifas, dan lain-lain.

Oh iya seperti biasa saya mengingatkan untuk mari bersedekah rutin Rp 1000,-/ hari sambil diniatkan memohon kelancaran dan kesehatan bagi ibu nifas.

TULISAN 101. Perawatan Diri Pasca Melahirkan Normal (1)

Proses perubahan tubuh selama hamil ternyata tidak berhenti begitu saja setelah ibu-ibu melahirkan bayinya. Untuk itu saya ingin menyampaikan apa-apa yang mungkin dialami serta bagaimana mengatasinya terutama bagi ibu-ibu pasca melahirkan normal yang ingin merawat kesehatan pasca persalinan secara mandiri.

Neri Pada Vagina

Pada ibu-ibu yang melahirkan secara normal seringkali mengalami rasa nyeri pada bagian vagina. Hal ini disebabkan oleh pembukaan pintu lahir dengan cara menggunting pintu luar vagina untuk memudahkan proses kelahiran bayi. Semakin panjang guntingan maka akan semakin lama juga nyerinya. Tapi tenang saja, nyeri pasca melahirkan normal itu masalah umum dan rutin kok. Bagaimana cara mengatasinya ?

a. bila ibu merasa tidak nyaman saat duduk maka dapat mengambil bantal kepala dan dipakai sebagai alas duduk biar lunak.

b. Ketika ibu mau pipis, untuk mencucinya jangan digosok pake tangan karena bisa tambah nyeri bahkan infeksi. Gunakan botol minum aqua ukuran 600 ml kemudian ditutupnya itu dilobangi 1 seukuran paku besar, lalu isi air matang (jangan air panas/ mendidih ya, pake air matang yang sudah dingin) kemudian remes botolnya biar airnya keluar dari tutup botol yang sudah dilobangi tersebut. Setelah itu dikeringkan dengan pelan pake tissue dan tissuenya dibuang. Jangan hemat-hemat tissue ya, takutnya ntar lembab kalo kurang kering.

c. Bila sewaktu-waktu masih timbul rasa sakit, bisa dikompres pake es batu yang dibungkus dengan waslap atau sapu tangan lalu tempelkan ke bagian yang sakit.

d. Bila nyerinya belum berkurang maka minumlah obat anti nyeri yang diberikan oleh dokter kandungan ibu saat pulang dari RS. Mesti banyak makan sayuran biar BABnya lunak sehingga bisa mengurangi rasa nyeri pada vagina. Bila BAB tetap keras maka ibu hamil boleh pake obat pelunak BAB, mintalah pada dokter kandungan ibu atau pada dokter klinik atau dokter puskesmas terdekat.

Keluar Darah Nifas

Ibu pasca melahirkan pasti akan mengeluarkan darah nifas selama beberapa minggu pasca melahirkan. Warnanya merah dan bercampur dengan lendir. Biasanya merah gelap atau merah tua, kadang-kadang merah terang. Semakin lama darah nifas akan makin sedikit dan makin encer, warnanya juga makin pudar sampai dengan kuning.

Apa yang perlu diwaspadai dengan darah nifas?

a. Keluar darah yang sangat banyak disertai gumpalan.
b. Darah nifas berbau busuk
c. Adanya demam pasca melahirkan.

Kalau ibu pasca melahirkan mengalami 3 hal tersebut maka harus segera ke RS atau puskesmas atau klinik terdekat.

Perut Terasa Mules Atau Kontraksi

Pasca melahirkan biasanya ibu-ibu akan mengalami rasa mules di perut, hal ini akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan. Rasanya mirip dengan kram saat mau menstruasi/ mau haid. Hal ini merupakan hal wajar karena bentuk perlindungan diri terhadap kemungkinan terjadinya perdarahan pasca melahirkan, dimana nyeri itu disebabkan oleh kontraksi rahim untuk menjepit jutaan pembuluh darah rahim sehingga tidak timbul perdarahan. Bila pada perut bagian yang kontraksi terasa ada rasa nyeri saat dipegang rahimnya maka segera datangi dokter kandungan untuk diperiksa apakah ada kemungkinan ibu mengalami infeksi rahim atau tidak.

Gangguan Pipis (Pipisnya Tidak Keluar Atau Sakit Saat Pipis)

Pembengkakan atau perlukaan atau lecet-lecet daerah sekitar kandung kencing dan saluran kencing pasca dilewati oleh kepala bayi saat melahirkan dapat menimbulkan gangguan pipis. Biasanya akan terasa nyeri dan perih saat pipis. Salah satu caranya adalah ketika pipis, diusahakan sambil diguyur pake air keran, kalo yang WC duduk mesti ada selang airnya, kalo yang WC jongkok mesti bawa ember untuk disiram-siram ke daerah lubang pipis sehingga dapat membantu mengurangi nyeri saat pipis.

Apa yang harus diwaspadai dan harus segera ke dokter kandungan? yaitu bila terjadi gangguan pipis sebagai berikut:

a. Rasa nyeri yang luar biasa yang menimbulkan gangguan yang tidak bisa diatasi dengan cara di atas.
b. Tidak bisa pipis atau kalau pipis ngedennya lama dan harus dipaksa.
c. Pipisnya sering tapi sedikit-sedikit.

Kehamilan dan melahirkan itu dapat menyebabkan kerusakan dan regangan pada otot-otot dan syaraf-syaraf penopang panggul dan jalan lahir. Sehingga kali kita lihat ibu pasca melahirkan itu kalau batuk mesti keluar pipisnya, bersin keluar pipisnya, dll. Hal ini makin lama kadang-kadang makin sembuh dengan seiring berjalannya waktu tetapi lebih baik bila ibu pasca melahirkan melakukan senam kegel, bisa ibu-ibu lihat di youtube bagimana caranya senam kegel itu. Konon senam kegel juga bisa bikin puassss suami… ha ha ha. Cara sederhana yang bisa dicoba untuk ibu lakukan sambil nonton tv adalah melakukan gerakan tahan pipis seperti saat pipis tau-tau distop dan pipisnya stop. Lakukan itu berulang-ulang secara rutin, ya sekitar 10-20x dalam sehari. Lakukan tidak dalam kondisi pipis ya, cuman seolah-olah sedang pipis saja.

Selamat membaca dan jangan lupa untuk disebarluaskan biar seluruh ibu-ibu hamil dan pasca melahirkan memperoleh pengetahuan yang memadai seputar masa nifas.

Jangan lupa sedekah tiap hari ya selama nifas, cuman Rp 1000-/ hari saja selama 42 hari. Sambil diniatkan mendapatkan pertolongan Allah SWT supaya nifasnya sehat, lancar, dan nyaman. Doakan bagian ke 2 segera menyusul (kalo sang dokter cucuk yang katanya kiut tidak sibuk dan tidak ngantuk).
NB. kalo sedekah Rp 5000,-/ hari hasilnya jauh lebih dahsyat lagi.

TULISAN 113. HIV AIDS DALAM KEHAMILAN…cerita seorang teman dokter

Tulisan bagus dari TS saya, Dr. Syaifuddin Zuhri, SpOG. Mohon disimak.

Pada suatu malam tim jaga kamar bersalin mendapatkan pasien baru dengan pembukaan lengkap. Saat diminta keterangan tentang riwayat penyakit si ibu, baik kepada pasien sendiri maupun kepada keluarganya tidak ada informasi apapun.

Si ibu segera dipimpin untuk persalinan dan lahirlah anak yang kelihatan sehat karena begitu lahir tangisnya keras sekali. Pada saat yang sama didapatkan hasil pemeriksaan HIV positif dari darah ibu. Saat akan memberikan penjelasan kepada keluarga pasien, salah satu keluarga menyatakan permohonan maaf karena tidak menyampaikan kondisi sebenarnya yaitu si ibu yang sudah terdeteksi dengan HIV positif sejak beberapa tahun sebelumnya dengan alasan khawatir tidak dilayani. Informasi yang lainnya ternyata ibu tersebut tidak pernah berobat dan kontrol terhadap kehamilannya.

Begitulah pemahaman sebagian masyarakat kita tentang HIV dan AIDS. Mereka belum paham bahwa HIV bisa ditularkan ke anak melalui proses persalinan. Mereka tidak tahu bahwa ada upaya pencegahan penularan dari ibu kepada bayinya melalui pengobatan pada ibunya, pemeriksaan kadar virulensi virus dan ketahanan ibu untuk menentukan cara persalinan yang aman bagi bayinya dan pengobatan pada bayi sebelum dapat diperiksa status infeksi pada bayinya. Apabila hal tersebut bisa dilakukan maka kita bisa mencegah penularan kepada bayi hingga tinggal 3% saja.

Pada kasus ini tentu kita harus kasihan kepada bayi tak berdosa yang harus menanggung risiko tertular dari ibunya. Risiko baginya bisa sampai 50%.

Kepada para penderita HIV positif dan keluarganya pahamilah bahwa tindakan menutupi informasi adalah salah. Bila positif maka periksa dan berobatlah dengan rutin. Kalau anda hamil sampaikan kalau memang positif HIV agar dilakukan tindakan pencegahan penularan kepada anak ibu.

Untuk tenaga medis yang memberikan pertolongan gunakan selalu alat pelindung diri sesuai standar yang ditetapkan. Kalau anda mengabaikan tanpa alat pelindung diri, maka ada risiko besar untuk tertular.

Keharusan penggunaan alat pelindung diri selain kepada tenaga kesehatan saat melakukan pertolongan juga harus digunakan oleh orang yang memandikan jenazah di mana saja termasuk di kampung kampung. Cairan tubuh jenazah yang mengandung HIV dapat menular melalui luka kecil yang mungkin tidak dirasakan bila tidak pakai alat pelindung diri.

Banyak orang memandikan jenazah tanpa pelindung diri karena sungkan dengan keluarga jenazah. Masyarakat umum juga cenderung bersikap negatif apabila mereka menggunakan pelindung. Pemahaman dan perilaku ini telah membawa korban seorang guru ngaji yang terdeteksi HIV positif akibat memandikan jenazah tanpa pelindung memadai.

Kasihan sekali.

TULISAN 122. SAYA PERNAH OPERASI SESAR, SEKARANG HAMIL LAGI. APAKAH BISA MELAHIRKAN NORMAL ?

Assalamu’alaikum dokter Cucuk, saya ibu hamil dengan riwayat sesar saat hamil yang lampau. Bisakah saya lahiran normal, dok?

Ada istilah yang berkembang bahwa sekali sesar maka harus sesar lagi sehingga banyak para dokter kandungan yang melakukan operasi sesar pada wanita hamil yang sudah pernah sesar. Bahkan di Amerika Serikat sekalipun angka sesar meningkat sangat tinggi, disebutkan bahwa hanya sekitar 3% saja wanita bekas sesar yang melahirkan secara normal di Amerika Serikat.

Sebetulnya usaha melahirkan normal pada wanita hamil yang pernah sesar bukanlah hal yang tabu atau hal yang salah. Tapi … kenyataannya jumlah wanita yang melakukan persalinan normal dengan riwayat bekas sesar (katakanlah dengan istilah TOLAC atau VBAC) sangat sedikit, di Amerika Serikat sendiri jumlah kurang dari 10% saja yang melahirkan secara normal, artinya yang berhasil melahirkan secara normal hanya sedikit saja.

TOLAC adalah TRIAL OF LABOR AFTER CESSAREAN BIRTH = persalinan percobaan pada wanita hamil yang pernah lahiran sesar.

Pada persalinan TOLAC, terdapat resiko robekan rahim sebesar 0,5 – 1% saja. Lalu apakah operasi sesar itu lebih aman? Cukup sulit untuk menjawabnya, karena operasi sesar pada wanita bekas sesar bukanlah sesuatu yang tanpa resiko. Jelas resiko operasi lebih besar tetapi pada upaya TOLAC terdapat resiko yang melekat yaitu robekan rahim spontan sebelum melahirkan atau saat melakukan persalinan.

Keputusan untuk melakukan TOLAC harus betul-betul disertai dengan banyak pertimbangan, tidak bisa hanya melihat dari sisi medis saja, tetapi faktor lingkungan, sarana prasarana dan kesiapan sumber daya manusia juga sangat menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk melakukan TOLAC.

Beberapa pertimbangan medis yang biasanya dipakai untuk menentukan apakah wanita hamil boleh melakukan TOLAC antara lain riwayat persalinan sebelumnya, kenapa kok dioperasi, punya penyakit apa, dan sebagianya sehingga secara medis dapat disimpulkan boleh untuk melakukan TOLAC. Boleh! ingat ya BOLEH! bukan BISA! Kalo BOLEH artinya boleh untuk melakukan TOLAC tetapi tetap mewaspadai kegagalan upaya TOLAC (belum tentu berhasil melahirkan normal), kalo BISA berarti kita jadi dukun yang bisa meramal berhasil tidaknya wanita hamil melahirkan dengan cara TOLAC. Karena setiap persalinan itu pada dasarnya adalah PERCOBAAN sehingga terdapat potensi untuk terjadinya DISTOSIA atau macet persalinan.

Wanita Hamil Bekas Sesar Kontrol Kehamilannya Di Mana? Terus Kalau Melahirkan TOLAC Bisa Gak Di PUSKESMAS?

Biasanya dokter kandungan akan berusaha menghindari terjadinya induksi persalinan karena induksi persalinan pada wanita hamil bekas sesar meningkatkan resiko robekan rahim. Tapi pertimbangan medis dokter kandungan tetap menjadi acuan untuk dilakukan atau tidaknya induksi persalinan (rangsangan persalinan). Wanita hamil yang akan melakukan TOLAC mesti melahirkan di RUMAH SAKIT, bukan di PUSKESMAS atau BIDAN atau KLINIK. Bahkan kontrol selama hamil pun WAJIB di RUMAH SAKIT, TIDAK BOLEH di bidan / puskesmas / klinik karena akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh tiap kontrol sebagai bahan pertimbangan apakah layak untuk mencoba TOLAC atau tidak. BEKAS SESAR adalah golongan KEHAMILAN RESIKO SANGAT TINGGI. Yang boleh kontrol hamil di bidan / klinik / puskesmas adalah kehamilan resiko rendah yaitu kehamilan tanpa sesuatu masalah apapun karena pada KEHAMILAN RESIKO TINGGI / SANGAT TINGGI dibutuhkan layanan pemeriksaan kehamilan yang terbaik yaitu pada dokter kandungan / rumah sakit.

Kenapa kok TOLAC WAJIB melahirkan di rumah sakit? karena untuk mewaspadai terjadinya robekan rahim dan untuk mempercepat penanganan. Coba ibu bayangkan seandainya robekan rahim terjadi di puskesmas / klinik / bidan … berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merujuk pasien supaya dokter kandungan bisa segera melakukan operasi sesar darurat?

Mengapa Wanita Hamil Bekas Sesar Hampir Ssemuanya Di-Sesar Lagi?

< Beberapa faktor berperan dalam keberhasilan atau kegagalan upaya TOLAC atau istilahnya wanita hamil yang mau melakukan TOLAC makin menurun jumlah karena beberapa sebab antara lain banyaknya kasus rujukan terlambat atau rujukan salah dari tenaga kesehatan diluar rumah sakit sehingga resiko komplikasi bahkan resiko persalinan meningkat sangat tinggi. Contohnya begini wanita hamil bekas sesar, tidak pernah kontrol ke rumah sakit, tau-tau dirujuk dengan pembukaan 3 cm maka otomatis dokter kandungan akan melakukan sesar karena para dokter kandungan tidak tahu riwayat sesarnya yang dulu bagaimana, kondisi sebelum dirujuk bagaimana, diskusi mengenai persalinan TOLAC bagaimana, kondisi ibu dan bayi bagaimana, dan banyak lagi, bahkan tidak jarang terjadi komplikasi pada wanita bekas sesar yang tidak pernah atau tidak rutin kontrol kehamilan ke dokter kandungan. Pengalaman pribadi dokter kandungan yang pernah melihat bagaimana ngerinya robekan rahim juga menjadi pertimbangan sendiri. Tidak ada dokter kandungan Indonesia yang ingin pasiennya celaka. Setiap tindakan yang diambil mesti bertujuan untuk menolong pasiennya.

Dimana Saya Boleh Melakukan TOLAC?

Organisasi dokter kandungan Amerika Serikat menyatakan bahwa pasien yang boleh melakukan TOLAC harus ada dokter kandungan yang standby, dokter bius yang standby, sehingga bila terjadi robekan rahim bisa segera dilakukan operasi sesar karena robekan rahim spontan pada TOLAC tidak dapat diprediksi.

Menurut saya, TOLAC sebaiknya dilakukan di rumah sakit pendidikan dimana dokter spesialisnya ada yang bertugas jaga di kamar bersalin, dikenal dengan istilah dokter PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). Mereka sangat cekatan dan dididik untuk melakukan pertolongan pada wanita hamil baik secara normal ataupun operasi, tentunya dengan pengawasan dan bimbingan dari para dokter spesialis senior yang ada di rumah sakit itu. Lah kalo di rumah sakit swasta? Sulit … resikonya terlalu tinggi karena yang mengawasi bidan, perawat, belum lagi dokter kandungannya masih menolong pasien melahirkan di rumah sakit lain. Artinya kondisi rumah sakit swasta tidak cukup ideal untuk melakukan TOLAC tetapi dokter kandungan akan mempertimbangkan boleh tidaknya ibu hamil melakukan TOLAC di rumah sakit swasta. Makanya diskusi dengan dokter kandungan perlu dilakukan.

KESIMPULANNYA adalah pasien mesti berdiskusi untuk mengambil keputusan yang terbaik apakah mau TOLAC atau operasi sesar lagi. Dan diskusi itu tidak boleh dalam kondisi sudah mules mau melahirkan karena dokter mesti melakukan pemeriksaan secara paripurna dan bertahap sejak hamil kecil s/d hamil tua untuk menentukan apakah secara medis memungkinkan untuk TOLAC atau tidak.

Tetapi ingat ya sekarang jalanan macet dimana-mana, pertimbangannya tidak murni medis lagi, banyak faktor yang harus dipikirkan bila ibu hamil memutuskan untuk TOLAC. Juga harus diingat bahwa resiko operasi pada bekas sesar juga meningkat, dalam artian operasi sesar pada bekas sesar bukan hal yang paling aman. Ibu hamil mesti memilih dan mempertimbangkan apa yang terbaik bagi dirinya dan bayinya dengan mempertimbangkan semua faktor. Maka dari itu periksakan kehamilan ibu secara teratur dan harus bertanya pada bidan atau dokter apakah kehamilan ibu termasuk resiko tinggi atau resiko rendah. Bila termasuk resiko tinggi maka WAJIB kontrol di rumah sakit.

TULISAN 114. IMUNISASI TT/ IMUNISASI TETANUS TOXOID

Apakah Tetanus Itu?

Tetanus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani. Ia masuk melalui luka terbuka dan menyerang syaraf pusat. Bakteri ini umumnya ada di tanah, pupuk, kotoran hewan. Ia masuk lewat luka terbuka yang ada di kulit.

Apa Manfaat Imunisasi TT?

Imunisasi ini diberikan untuk mencegah terkenanya bayi yang baru lahir dari penyakit tetanus yang mematikan. Penyakit ini ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya, atau bayi yang dilahirkan dengan alat yang tidak steril. Pencegahan dilakukan dengan cara memberi kekebalan pada ibunya melalui imunisasi ini.

Kapan Pemberian Imunisasi TT?

TT diberikan 2 kali, yaitu TT1 dan TT2.

  • Terbaik sebelum hamil, TT1 dan TT2
  • Atau saat hamil, TT1 diberikan saat diketahui hamil pertama kali. TT2 diberikan paling tidak 4 minggu setelah TT1, atau paling lambat 2 minggu sebelum melahirkan

Manfaat imunisasi TT ini bisa melindungi ibu dari resiko terinfeksi tetanus dan mencegah bayinya terkena tetanus juga.

Imunisasi TT ini aman bagi kehamilan. Hanya nyeri, bengkak, kemerahan pada bekas suntikan. Sembuh sendiri dalam 1-2 hari setelahnya.

Berikut adalah tabel imunisasi TT.

TULISAN 112. APAKAH VARICES DI VAGINA BERBAHAYA PADA KEHAMILAN ?

Saya seringkali mendapatkan rujukan dari bidan dan klinik mengenai varises vagina pada ibu hamil. Pada beberapa ibu hamil bahkan mendapatkan informasi yang sesat dari tetangganya bahkan oom dan tantenya serta engkong dan mamaknya yang memberikan nasehat menakutkan/mengerikan, padahal dokter sekalipun tidak pernah memberikan informasi yang menakutkan.

Beberapa keluhan yang disampaikan ke saya oleh ibu hamil dengan varises di vagina atau vulva antara lain dulunya gak varises sekarang kok varises, nampak menonjol dan benjol di vagina, warna kebiruan di vagina, sakit kalo duduk, dll. Beberapa dari ibu hamil ada yang lebih suka pake pakaian celana ketat daripada longgar karena lebih nyaman dipakai untuk aktivitas, katanya kalo pake celana ketat bisa lebih kurang nyerinya (kalo ini ada benarnya juga sih…). Ada yang mencoba berendam dalam air teh dengan maksud untuk mengecilkan varisesnya, tapi ya tetap saja gak ada perubahan. Saya juga bingung dapat darimana anjuran berendam dengan air teh..he he he he.

Oke deh … begini saja … mari kita kenali apa sih VARISES VULVA VAGINA (selanjutnya kita singkat dengan 3V singkatan merupakan hak patent dari Dr. Cucuk Santoso, SpOG….ha ha ha ha).

APA SIH 3V ITU?

Varises seringkali ditemukan di tungkai utamanya pada bagian betis dan sekitar pergelangan kaki. Biasanya berwarna kebiru-biruan/ kehijau-hijauan yang tampak pada kulit. Pada wanita, terutama yang sedang hamil, varises ini bisa muncul di vagina dan vulva wanita. Oh iya sudah ngerti dengan istilah vulva gak ? vulva itu artinya pintu masuk vagina, tempat adanya bibir vagina itu looooohhh….

3V itu bentuknya seperti bergelombang, melingkar, belok-belok, membenjol, kebiruan, kehijauan, keunguan, biasanya siiih jarang berubah ukurannya selama kehamilan. Bisa bergerombol atau 1 jalur saja atau menjalar seperti akar pohon. Nanti saya kasih gambarnya untuk lebih mudah mengenalinya….

APA SIH YANG DAPAT MENYEBABKAN TIMBULNYA 3V?

3V dapat terjadi pada setiap wanita terutama wanita yang memiliki keturunan menderita varises. Resiko terkena 3V meningkat bila wanita tersebut usia kehamilannya makin tua, biasanya memasuki hamil 7-9 bulan (trimester 3). Terjadinya 3V disebakan oleh penekanan terhadap pembuluh darah di daerah panggul oleh makin besarnya ukuran rahim akibat kehamilan. Gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh ibu hamil antara lain rasa nyeri di daerah vulva, daerah vagina terasa berat (gimana ya … rasanya seperti terisi sesuatu gitu deh), bengkak dan segala sesuatu rasa tak nyaman deh, baik untuk duduk maupun aktivitas lainnya.

APAKAH 3V BISA DIOBATI?

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi keluhan akibat 3V. Penggunaan pakaian ketat yang khusus untuk varises dapat digunakan… (beli dimana ya? coba cari di bukalapak atau tanyain ke toko-toko olahraga atau coba datangi dokter spesialis bedah, siapa tahu bisa kasih petunjuk untuk beli dimana… oh iya… lihat juga iklan tv media yang jualan segala macam barang, siapa tahu pas kebetulan nemu celana khusus varises). Wanita hamil sebaiknya jangan beraktivitas yang membutuhkan berdiri lama. Hmm agak sulit juga bagi wanita yang kerja di pabrik ya… tapi saya yakin pihak pabrik pasti mau memberikan dispensasi atau memindahkan posisi pekerja yang hamil ke bagian yang lebih ringan… potong gaji kah? Sebab berdiri lama itu meningkatkan tekanan terhadap pembuluh darah vena di daerah panggul sehingga akibatnya 3V makin muncul.

Kalo tidur, baiknya wanita sedikit mengganjal bokongnya dgn bantal tipis dengan maksud untuk melancarkan aliran darah sekitar panggul. Ibu hamil sebaiknya jangan mengangkat barang-barang berat karena dapat merangsang timbulnya pembesaran pembuluh darah vena di sekitar panggul. Bagi ibu hamil yang bekerja di pabrik sebaiknya minta keringanan supaya kerja ringan saja. Hal ini penting karena untuk daerah karawang, cikampek, purwakarta, subang, cikarang dan bekasi banyak wanita yang kerja di pabrik.

APAKAH WANITA HAMIL DENGAN 3V HARUS OPERASI SESAR?

Sebetulnya wanita hamil dengan 3V tidak harus di operasi sesar saat melahirkan karena pembuluh darah vena itu lunak dan lembut sehingga tidak menghalangi jalan lahir. Tapi memang rasanya gak enak bingits saat melahirkan normal disertai 3V. Yang paling penting mesti diingat adalah penilaian klinis oleh dokter kandungan lebih menentukan keputusan klinik yang diambil karena semua dokter kandungan pasti ingin melakukan segala yang terbaik bagi ibu hamil, semua dilakukan seusai dengan pertimbangan fasilitas rumah sakit, tim bersalin, dan lain-lain.
Bila terjadi perdarahan dari pembuluh darah varises akibat persalinan maka para dokter kandungan akan melakukan penanganan terhadap perdarahan vena tersebut, untungnya pembuluh darah vena disekitar vulva vagina alirannya lambat sehingga lebih mudah diatasi. Yang jelas kalo punya 3V sebaiknya melahirkan di rumah sakit, jangan di klinik PPK1 atau puskesmas apalagi bidan BPS… ngeriii tau gak….

Apakah 3V itu bisa sembuh atau permanen/ menetap?

Biasanya wanita hamil yang sebelum hamil tidak punya 3V maka ketika pasca melahirkan varisesnya akan mengecil tapi tetap gak bisa hilang. 3V itu akan kembali muncul saat kehamilan berikutnya dan makin besar seiring dengan pertambahan usia kehamilan dan umur ibu. Makanya kalo udah tua, jangan hamil lagi…. ntar kena 3V loooooh….
Kalo ibu-ibu udah gak mau hamil lagi, maka sebaiknya 3V diobati terutama bila menimbulkan masalah misalnya nyeri atau rasa tidak enak. Datanglah ke dokter spesialis bedah untuk mendapatkan penanganan antara lain dengan melakukan penyuntikan obat dalam pembuluh darah varises yang dikenal dengan istilah skleroterapi. Kadang-kadang juga dilakukan pembedahan. Yang penting berobat ke dokter yaaaaa…. jangan dipijat di dukun dan jangan percaya cerita seram dari tetangga.

TULISAN 123. TANDA-TANDA AKAN MELAHIRKAN


Sumber gambar: jabar.tribunnews.com

Bagaimana sih ciri-ciri atau tanda-tanda jika bumil akan segera melahirkan?

Tanda-tanda akan melahirkan memang sangat ditunggu-tunggu para ibu hamil. Setelah sekian bulan Anda mengandung dan mengalami beberapa gangguan, kini tiba saatnya bumil akan mengalami proses persalinan. Mungkin Anda tinggal menunggu beberapa hari bahkan hitungan jam yang akan membuat Anda berdebar-debar menunggu datangnya masa melahirkan bayi Anda.

Langsung saja bunda, berikut ini tanda-tanda jika kelahiran calon bayi Anda sudah dekat:

1. Pecahnya Air Ketuban

Pecahnya air ketuban disebabkan oleh adanya desakan kontraksi dan tekanan kepala bayi Anda pada mulut serviks. Saat air ketuban sudah mulai bocor Anda akan merasakan semburan air atau hanya berupa rembesan saja. Sebenarnya pada saat air ketuban anda tidak akan terasa karena membran tidak mempunyai syaraf.

Perubahan Bentuk Tubuh

Biasanya hormon kehamilan akan membuat banyak perubahan pada tubuh anda. Salah satunya kondisi tulang kemaluan yang sedkit melebar yang membuat dasar panggul semakin lunak agar mempermudah jalannya kelahiran bayi. Bentuk payudara tampak membesar karena produksi ASI.

3. Rasa nyeri di daerah selakangan

Posisi kepala janin sudah dalam kondisi turun kebawah didaerah rangka tulang pelvis yang akan menyebabkan bunda mengalami rasa nyeri pada selakangan. Selain itu janin juga akan menekan kandung kemih yang bisa menyebabkan bunda sering mengalami buang air kecil.

4. Lendir Kental Bercampur Darah

Pada saat persalinan akan dimulai dan serviks mulai membuka. Pada saat bersamaan membran yang mengelilingi bayi anda dan cairan amniotik agak memisah dari dinding rahim. Darah dan mucus yang keluar seperti cairan lengket yang berwarna merah muda ini menjadi salah satu tanda akan menjalani proses persalinan.

5. Rasa sakit Pada Panggul

Biasanya kalau sudah mendekati proses melahirkan, bunda akan mengalami rasa nyeri pada panggul dan tulang belakang. Hal ini disebabkan karena pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan bagian tulang belakang anda.

6. Kontraksi

Dinding rahim bunda akan semakin terasa mengeras sebelum melakukan proses persalinan. Kadang kontraksi ini tidak terasa menyakitkan dan kebanyakan wanita hamil tidak menyadarinya. Jadi sangat dianjurkan anda harus bisa mengenali apa yang sedang anda rasakan. Anda juga bisa meminta bantuan kepada Dokter.

7. Gerakan Bayi Sedikit Melambat

Anda akan merasakan gerakan bayi anda mulai melambat tidak seperti biasanya. Hal tersebut dikarenakan bayi yang ada didalam kandungan sedang mengatur posisi kelahirannya.

8. Tahap Pembukaan

Pada saat kepala bayi sudah berada pada bagian pintu rahim,proses pembukaan sudah mulai tahap demi tahap. Secara umum pembukaan ini naik satu persatu kira-kira setiap dua jam sekali yang semakin dekat dengan persalinan anda.

9. Beban Perut Akan Terasa Ringan Berbeda Dengan Sebelumnya

Kalau anda sudah mendekati masa persalinan, biasanya anda mengalami beban perut yang terasa ringan. Hal ini disebabkan oleh posisi bayi akan menurun dan mendiami daerah panggul. Ini juga akan sangat membantu bunda bisa bernafas dengan lega dibandingkan dengan sebelumnya.

10. Menderita Kram Perut

Rasa nyeri disekitar perut atau kram memang sangat membuat ibu hamil tidak nyaman karena rasnya seperti sedang datang bulan. Anda bisa membuat rasa ini sedikit berkurang dengan cara mandi air hangat yang membuat keadaan ibu hamil terasa nyaman. Bila derita ini dialami bunda berati masa persalinan sudah dekat.

Nah, sekarang bunda sudah tahu kan tanda-tandanya. Semoga proses kelahiran bayi Anda lancar ya bun.